
Sieg tidak dapat berkata apa - apa melihat sosok di depannya. Terlebih lagi Bertemu dengan Ras Snow Elf.
Salah satu Ras yang sangat langka. Memang selama ini, dari Sejarah yang diketahui. Ras Snow Elf memiliki Kekuatan yang luar biasa tetapi Sieg tidak menyangka bakal melihat dengan Matanya sendiri
Snow Elf terkenal akan Kemampuan mereka yang dapat mengendalikan semua elemen. Dan yang paling pentingnya lagi. Snow Elf sangat berbakat menggunakan Elemen Es.
Dan Kini, salah satu Dari Ras Snow Elf berada di hadapannya. Tapi, yang paling anehnya. Kenapa Salah satu diantara mereka bisa berada disini dan Terkurung di penjara?
Selain itu, Penjara yang mengurungnya bukan sembarangan dikarenakan Bahan - bahan yang sangat sulit ditemukan.
Karna Sieg tidak mau memikirkan lebih lanjut lagi. Sieg pun berniat untuk membebaskan Gadis Elf itu.
Sieg tidak tega melihat Gadis itu memasang wajah yang sedih dan kalau bisa, Sieg ingin mengembalikan Gadis itu ke tempat yang seharusnya.
Tapi. Ketika Sieg ingin menghancurkan Penjara itu. Gadis itu mengulangi pertanyaan yang tadi..
"Siapa.."
Mendengarkan Pertanyaan yang sama. Sieg pun menghela nafas dan menjawabnya.
"Aku manusia..." Sieg menjawab seperti itu karna dia tidak mau Gadis itu mengetahui namanya.
Mendengarkan jawaban Sieg. Gadis itu memasang wajah yang terlihat khawatir dan Mendekati Sieg meski terhalang oleh penjara itu
"Lari.. segera tinggalkan tempat ini.. Tempat ini dipenuhi dengan Iblis... kau tidak akan mampu melawannya.." ucapnya dengan khawatir
Sieg langsung mengalihkan wajahnya ke Kanan karna hampir lagi melihat tubuh telanjang Gadis elf sepenuhnya.
Sepertinya Gadis itu tidak peduli jika tubuhnya dilihat oleh orang lain Pikir Sieg.
Sieg tidak akan dapat membebaskan Gadis elf itu jika Gadis itu berdiri dari tempatnya dikarenakan, Jika dia berdiri maka Tubuhnya juga terlihat sangat jelas.
"Hey. Bisakah kau duduk terlebih dahulu.."
"Tidak. Kau harus meninggalkan Tempat ini. Tempat sangat berbahaya..." ucapnya dengan nada khawatir sembari mencoba mengeluarkan lengan tangannya lewat celah - celan penjara itu namun, ketika dia melakukan itu. Tangannya langsung dibakar oleh api yang tidak diketahui
"Argg..." ucapnya yang terduduk kembali di dalam penjara itu.
Melihat Gadis itu mendapatkan luka. Dengan segera Sieg ingin menghancurkan Penjara itu Tetapi, penjara itu langsung mengeluarkan Sejumlah api Biru dan Melesat ke arah Sieg.
Sieg yang menyadari itu langsung bertukar tempat dengan Salah salah satu Batu yang ada disekitarnya. Yang, tidak lain adalah Amenotejikara.
Namun, meski sudah berada di posisi yang lumayan jauh. Api biru itu terus mengikuti Sieg dan membuat Gadis Snow Elf itu khawatir dengan Sieg hingga dia melupakan Luka yang barusan di alami
"Hati - hati!!"
Ketika mendengar kata - kata itu.
Sieg sedikit tertarik dengan kekuatan Api itu. Dan mencoba adu kekuatan dengan Essence Flamenya sekaligus mengetes apa Api Biru itu bakal Tunduk kepada Essence Flamenya?
Setelah mengeluarkan Essence Flame Sieg. Api biru itu berhenti Mengincar Sieg dan Menghilang seperti sedia kala.
Gadis Snow Elf itu sangat terkejut melihat Kejadian itu.
Sedangkan Sieg kembali mendekati Gadis Snow Elf itu.
Merasakan Kehadiran Sieg yang menghampirinya. Gadis itu pun melontarkan beberapa pertanyaan kepada Sieg.
"Siapa kau?"
"Haa. Ini sudah Ketiga kalinya kau bertanya seperti itu."
Sieg sedikit merasa Deja Vu dengan kejadian ini tapi dia lebih memilih untuk tidak mengingatnya.
"Sieg. Kurosaki Sieg. Aku secara kebetulan menemui tempat ini setelah melihat Jumlah mana yang kau miliki"
"Bagaimana bisa? Manaku bisa dilihat seseorang. Apa kau memiliki Mata Sihir?"
"Mata Sihir?"
Sieg sedikit bingung mendengar Kata Mata Sihir. Selama ini, dia belum mendengar soal itu. Bahkan Kurumi tidak mendapatkan Informasi apa - apa tentang Mata Sihir. Di Sejarah juga tidak memilikinya.
Si Gadis ini menyadari jika Sieg tidak mengetahui apa - apa tentang itu. Dan berniat untuk menjelaskannya kepada Sieg namun, Mengingat keadaan saat ini. Sepertinya itu tidak memungkinkan.
"Segera Tinggalkan tempat ini" ucapnya memohon
Sieg sudah tidak kuat lagi melihat Gadis ini dari tadi memohon kepada untuk meninggalkan Tempat ini.
Tapi memang, Jika dilihat kejadian barusan. Tempat ini seharusnya tidak boleh dimasuki siapapun bahkan Orang itu Pahlawan atau Raja Iblis.
Karna Jumlah iblis yang menjaga Mansion ini dan Api Biru barusan. Tapi...
'Aku merasakan kehadiran yang lainnya juga. Tapi mata Rinneganku tidak dapat menemukannya melalui Mana..'
Sieg benar - benar menjadi curiga karna Tidak dapat menemukan kehadiran itu. Dan membuatnya menjadi waspada.
Sieg pun berniat untuk meninggalkan tempat ini. Tetapi, sebelum meninggalkan tempat ini. Dia harus membebaskan Gadis yang terkurung ini namun caranya bagaimana?
Shinra Tensei saja tidak dapat menghancurkannya. Apalagi Skill Lainnya. Mungkin yang dapat menghancurkannya adalah Pukulan Kurama menurut Sieg.
Sembari Berpikir sangat keras. Di saat itu juga Sieg merasakan kehadiran yang benar - benar sangat berbahaya.
Di Belakangnya. Tanpa sadar dia mendengarkan bisikan seorang Gadis.
"Kenapa ada Seorang Anak berada disini...?" Bisiknya lembut.
Tidak membuang masa lagi. Sieg langsung menggunakan Shinra Tensei untuk melenyapkan asal suara barusan.
Karna Gadis Snow Elf itu dilindungi oleh Penjara Kristal. Maka Sieg tidak perlu ragu untuk mengeluarkan serangan berdampak besar.
Setelah mengeluarkan Shinra Tenseinya. Sieg menyangka serangan Barusn itu sudah membunuhnya tetapi, Semua itu langsung menghilang seketika saat Sieg melihat Lurus ke hadapannya.
Seorang Iblis yang memiliki Penampilan seorang Manusia. Kenapa dia seorang iblis? Itu dikarenakan Dia memiliki Tanduk.
Yang paling menarik Perhatian adalah pakaian Yang dikenakan oleh Iblis Tersebut. Pakaiannya benar - benar sangat terbuka sampai belahan dadanya terlihat.
Untung saja. Sieg sudah dapat melawan hal yang seperti ini.
Gadis Snow Elf itu mulai panik melihat Kehadiran Perempuan Iblis itu. Dan menyuruh Sieg untuk meninggalkan tempat ini tapi Sieg hanya mengabaikannya.
"Kau bukan Iblis biasa.. siapa kau?" Tanya Sieg memastikan.
Walau dia dapat merasakan kehadiran Iblis itu tapi dia sama sekali tidak dapat melihat mananya Dengan mata Rinnegannya. Berarti cuma satu kata yang cocok untuk Situasi Sieg saat ini.
Iblis ini mampu menyembunyikan Mananya sendiri.
Perempuan Itu menatap Sieg dengan wajah yang penuh tertarik
"Siapa aku? Aku cuma iblis yang merupakan Pemilik Mansion ini. Aku datang kesini untuk memeriksa apa yang terjadi Di sini tetapi Ternyata Semua Bawahan ku dapat kau bunuh terlebih lagi. Yang melakukan itu adalah Anak yang baru berumur beberapa Tahun."
"Heh. Jika benar begitu. Apa kau datang kesini untuk membunuhku?"
"Begitulah tapi... sepertinya peluang ku untuk menang darimu sangat kecil.. "
"Jika kau menyadarinya. Bagaiman jika kau membunuh dirimu sendiri?" Ucap Sieg
Perempuan Iblis memperlihatkan Senyuman Lembutnya hingga Gadis Snow Elf itu sangat panik.
"Sieg. Tinggalkan tempat ini!! Kau tidak akan dapat mengalahkannya!! Dia juga yang mencipta penjara ini untuk menyegel ku!!"
Sieg merasa Kaget mendengar Kata - kata Gadis Snow Elf itu. Jika Penjaranya saja sudah memiliki kekuatan seperti ini bagaimana dengan Penciptanya?.
Sieg yang masih dalam keadaan Berpikir tanpa disadari serangan datang mengincar Dirinya.
Untung saja Sieg langsung menghindari serangan yang barusan itu Dengan Amenotejikara.
"Lumayan juga kau. Bagaimana jika Kau Menjadi Bawahanku. Tidak perlu khawatir keuntungan yang kau dapatkan. Kau bisa mengambil apapun yang kau mau jika kau menginginkan tubuhku juga. Kau bisa memilikinya" ucapnya menggoda.
Sekilas Sieg menaikkan alisnya mendengar kalimat Perempuan Iblis tersebut.
"Kalau begitu. Inilah jawabanku. Aku menolak. Aku sudah Memiliki seorang yang berharga buatku"
"Ah. Kalau begitu sangat disayangkan. Dan karna kau menolaknya. Kau akan menerima akibatnya!!"
Tepat dia menyelesaikan Kalimatnya. Tiba - tiba saja, lantai Ruang bawah tanah itu bergetar Kuat.
Sieg bingung dengan kejadian ini dan saat melihatnya dengan Mata Rinnegannya. Dia sangat terkejut. Bagaimana tidak?
Saat ini. Banyak jumlah mana yang berkumpul di satu Titik. Atau bahkan ada yang berpencar - pencar.
"Lihatlah. Inilah salah satu kekuatan Dahsyatku!!" Ucapnya
Setelah Mengatakan itu. Beberapa Batu berkumpul menjadi satu dan berubah menjadi bentuk. Dari bentuknya. Sieg sudah dapat menebak apa itu.
"Golem" ucap Sieg
Tidak sampai disitu. Di sekitar Perempuan iblis itu ada Tiga Lingkaran Sihir yang mengeluarkan beberapa Iblis tingkat tinggi dan yang paling mencoloknya lagi adalah Tiga Naga berwarna Putih terbang.
Perempuan iblis itu menunjukkan Senyuman kemenangan kepada Sieg.
"Ini..."
Sieg tidak menyangka kalau di dunia ini masih ada makhluk yang memiliki Kekuatan sebesar ini.
Untung saja sebelum datang kesini. Sieg sudah membuat Penghalang untuk membuat Mana yang mengalir dari Mansion ini tidak menyebar keluar. Akan menarik perhatian jika ada mana yang keluar entah darimana asalnya.
Mungkin Banyak petualang, Prajurit yang berada di kota ini menuju ke Lokasi ini jika seandainya Sieg tidak menaruh Pelindung di Mansion ini
"Sekarang. Serang dia!!" Perintah Perempuan iblis.
Mendengar perintah Iblis itu. Gadis Snow Elf itu semakin Panik sangat khawatir akan keselamatan Sieg.
Sieg hanya membalas.
"Tidak perlu khawatir begitu. Mereka hanya serangga bagiku. Tunggulah disini, aku akan segera kembali dan membebaskan mu dari Penjara ini"
Walau hanya beberapa Kata. Tapi, entah kenapa hati Gadis Snow Elf menyuruhnya untuk mempercayainya.
Dan tanpa sadar dia mengatakan
"Baik.." ucapnya perlahan
...********************...
Sieg pun tidak tinggal diam melihat ramai Iblis tingkat tinggi Menghampirinya.
"Jumlahnya bahkan lebih banyak dari yang tadi, apalagi tiga naga Putih itu" ucap Sieg sambil tersenyum pahit
Mungkin dengan Shinra Tensei. Dia dapat membunuh semua Iblis itu dengan satu serangan tetapi, Jika dia ingin melakukan itu dia harus mengeluarkan 100% Shinra Tensei namun, Jika 100% di keluarkan. Penjara Gadis Elf itu juga bakal hancur dan mengakibatkan Luka yang parah kepada Gadis Snow Elf tersebut. Serta Kota ini juga.
Sembari mendekati Kesemua Iblis itu. Sieg sedikit serius.
Kesemua Shadow Soldiers yang menunggu untuk membantu tuannya keluar dari bayangan Sieg dan hanya dalam waktu sedetik 20% dari Jumlah Iblis tadi langsung mati seketika.
Perempuan Iblis itu sangat terkejut melihat Pemandangan ini.
"Skill itu... adalah Necromancer!!!" Kaget perempuan Iblis itu.
Menyangka ini kesempatan. Sieg berlari menerobos dan membunuh Iblis yang menghalangi Jalannya dengan Pedang UBW dan Essence Flame.
Namun, Jumlah Iblis itu sangat banyak dan membuat Sieg sedikit kewalahan menghadapinya.
Shadow Soldiers Sieg juga beberapa kali hancur karna perbedaan Level. Setiap satu Iblis ini setidaknya berlevel 180 ke atas.
Sulit dipercaya jika satu Perempuan Iblis dapat memanggil Sejumlah Iblis tingkat tinggi sebanyak ini.
Sieg langsung dikepung di berbagai arah. Dan kesemua Iblis itu mengeluarkan bermacam Sihir ke Sieg.
Untuk melindungi dirinya. Sieg menyerap Kesemua Sihir itu dengan Mata Rinnegannya.
Karna ini juga salah satu kemampuan Unik Rinnegan Sasuke yang membuat Sieg hampir tidak terkalahkan dalam hal pertarungan Sihir.
Tentunya, Perempuan Iblis itu sangat terkejut. Begitu juga Iblis lainnya saat melihat Sihir yang mereka keluarkan terserap begitu saja.
Perempuan Iblis itu akhirnya memerintahkan Ketiga Naga Putih itu menyerang Sieg.
Ketiga Naga itu terbang ke langit dan Mengeluarkan semburan api berwarna Biru kepada Sieg.
Karna Semburan Api biru bukanlah sihir. Sieg tidak dapat menyerapnya dan yang dia bisa lakukan untuk melindungi Dirinya terhindari dari serangan itu adalah menggunakan Rho Aias namun, mengingat dirinya di tengah - tengah Segerombolan Iblis.
Rho Aias pasti membuat pergerakan Sieg terbatas apalagi Mantranya membutuhkan waktu.
Yang tersisa hanyalah Shinra Tensei.
"Shinra Tensei"
Hanya dalam sekejap Kesemua Iblis itu langsung terbang ke sana sini akibat dari Shinra Tensei Sieg. Semburan Api biru itu juga terdorong mundur seakan baru ada Angin yang meniup api.
Tapi. Karna Jumlah Iblis itu semakin bertambah. Sieg merasa sangat kerepotan.
Para Bayangannya juga tidak dapat mengimbanginya. Bahkan White Wolf sudah terbunuh beberapa kali.
Karna dalam keadaan yang lumayan terdesak. Sieg menghidupkan Iblis yang dibunuhnya dan mengeluarkan salah satu Skill Title Shadow Monarchnya.
Bayangan kaki Sieg meluas beberapa Puluhan Meter dan saat bayangan itu berhenti meluas.
Warna Para Shadow Soldiers Sieg yang biasanya Hitam kebiruan kini berubah menjadi Hitam keunguan
Skill itu disebut dengan Area Of Monarch. Skill yang meningkat kekuatan Shadow Soldiersnya sebanyak 2 kali lipat.
Tidak sampai disitu. Sieg mengeluarkan Essence Flamenya Mengamuk membabi buta dan membakar sekelilingnya.
Sedangkan Para Shadow Soldiersnya dengan mudah dapat Membunuh para Iblis tingkat tinggi itu meski masih kewalahan karna Jumlah Iblis itu terus bertambah tanpa henti.
Gadis Snow Elf itu sangat kagum melihat pertarungan Sieg
"Hebat..." ucapnya dengan Mata yang tertarik.
Perempuan Iblis itu mengigit bibirnya karna Tidak menyangka jika Kekuatan Necromancer sekuat ini.
Dan jika dia menghentikan pemanggilan Iblis maka dirinya Akan menjadi sasaran sedangkan jika Dia meneruskan pemanggilan Iblis maka Kekuatan Shadow Soldiers Sieg akan bertambah benar - benar pilihan yang sangat sulit
Sieg membunuh para Iblis tingkat tinggi itu sembari Membangkitkannya menjadi Shadow Soldiers.
'Pantasan saja Skill ini dikenal sebagai OP karna kemampuannya yang menciptakan Shadow Soldiers tanpa batas' pikir Sieg
Salah satu naga mulai menyemburkan Api Biru sekali lagi. Sieg yang menyadari Itu langsung melompat ke atas dengan Rasengan di tangan Kanannya dan Chidori di tangan kirinya.
Ini seperti Naruto dan Sasuke bergabung menjadi satu.
Yang pertama kali Sieg lakukan adalah Menggunakan Chidorinya dan menembusi Api Biru itu hingga Chidori Sieg menembusi Perut Naga Putih itu. Darah langsung memenuhi tubuh Sieg.
Tidak sampai disitu. Sieg menukarkan Tempat antara naga mati tadi ke naga yang masih hidup ke depannya dengan Amenotejikara.
Lalu Menggunakan Rasengan membuat Naga Putih itu mati seketika.
Hanya membutuhkan beberapa Detik. Sieg dapat membunuh 2 naga berlevel Tinggi.
Karna Naga ini lumayan kuat. Sieg pun membangkitkan Naga ini kembali dan Memerintahkan mereka untuk memburu Naga yang satunya lagi. Dan Pertarungan mereka tidak seimbang karna 2 VS 1 dan Mengakibatkan Naga Terakhir itu mati.
Setelah Sieg membangkitkan Naga yang terakhir itu. Sieg memerintahkan Ketiga - tiga naga itu untuk membunuh Semua Iblis yang tersisa.
Pemanggilan Iblis juga sudah berakhir karna Mana yang dimiliki Perempuan Iblis itu sudah habis.
Melihat para Iblis Tingkat Tinggi melawan Sieg tidak bergeming sama sekali. Membuat Perempuan Iblis itu ketakutan dan putus asa.
Dia sudah mengambil langkah yang salah. Jika dia mengetahui Tentang Kemampuan Sieg necromancer. Maka dia tidak akan ceroboh menggunakan Kemampuan Pemanggilan Iblisnya karna Iblis tersebut hanya menambah Kekuatan Shadow Soldiers Sieg.
"Kau.. siapa sebenarnya kau?!! Bukankah kemampuan Itu dibenci oleh Manusia?!!"
"Apa yang kau katakan itu tidah salah tetapi, Jika kekuatan ini digunakan untuk berbuat Kebaikan. Maka kekuatan ini dapat dijadikan Sebagai Kekuatan yang baik daripada disebut terkutuk"
"Yah, hentikan pembicaraan tidak berguna ini. Selanjutnya kau.." lanjut Sieg dengan nada Dingin
Setelah Mengatakan itu. Shadow Soldiers Sieg mulai menyerang Si Perempuan ibIis itu dari berbagai Arah dan Yang paling Gilanya lagi. Shadow Soldiersnya Sieg jumlahnya sudah bertambah dan Kekuatannya juga meningkat Dua Kali Lipat.
Melihat Shadow Soldiers Sieg yang jumlahnya mencapai Ribuan. Perempuan Iblis terpaksa Menggunakan pilihan terakhirnya.
'Sial. Aku tidak mau menggunakan ini tapi karna keadaannya seperti ini. Mau bagaimana lagi"
Tubuh Perempuan Iblis itu tiba - tiba saja membesar dan wajahnya yang menggoda tadi berubah menjadi jelek. Begitu juga dengan tubuhnya yang seksi berubah menjadi Tubuh Berotot. Sembari memegang Gada besar.
Tubuh perempuan Iblis Mencapai 6 M di hadapan Sieg.
Tentunya Sieg terkejut melihat Perubahan Perempuan Iblis ini. Bahkan Mana yang berada di tubuh Perempuan Iblis itu lebih banyak dari yang sebelumnya.
"Meningkat 3.. 4... 5... dan 6..." Gumam Sieg
Mana yang dimiliki Perempuan Iblis itu meningkat 6 kali lipat. Dan Sieg mulai mencari asal dari mana sejumlah mana itu. Mustahil Perempuan Iblis itu dapat menyerap Mana yang ada disini dalam waktu singkat.
Dan yang tersisa adalah Gadis Snow Elf tadi. Untuk memastikan Pemikiran Sieg benar. Sieg pun melirik ke arah Gadis Snow Elf tadi dan yang benar saja. Gadis Snow Elf itu memasang Ekspresi Kesakitan bahkan pernafasannya tidak beraturan.
Kini beberapa kata Sieg sudah ketahui...
"Perempuan Iblis itu menggunakan Mana yang dimiliki Gadis Snow Elf itu.."
Sieg akhirnya mengetahui asal jumlah mana yang dikeluarkan Perempuan Iblis itu dengan menggunakan Pemanggilan Iblis Tingkat Tinggi.
Mungkin Dikarenakan Gadis Snow Elf itu berada di Penjara yang perempuan iblis itu ciptakan.
Maka Siapapun yang berada dalam penjara itu, Mana yang dimiliki oleh orang tersebut akan Terserap dan digunakan oleh Perempuan Iblis itu.
'Benar - benar merepotkan...'
Perempuan Iblis itu menatap Sieg dengan tatapan kemarahan.
"Akan kubunuh kau!! Ini semua karna kau!!! Kecantikanku menghilang!!" Ucapnya sembari mengangkat Gadanya dan Menghantamkannya ke Sieg.
Merasakan serangan Datang. Sieg pun menghindarinya dengan melompat mundur ke belakang.
Namun, Yang Sieg lakukan itu salah. Karna Gada itu menyerang Sieg yang berada di Udara.
Mungkin Perempuan Iblis itu berpikir jika Dia udara. Sieg tidak akan dapat menghindarinya.
Sieg pun mengarahkan Telapak Tangannya lalu..
"Shinra Tensei!!"
Gelombang Kejut yang Sieg keluarkan itu hanya dapat Membuat Pergerakan Perempuan Iblis itu berhenti sementara.
Tentu saja Sieg merasa sangat terkejut melihat Perempuan Iblis ini hanya Berhenti Bergerak sejenak. Sedangkan Batu - batu di sekitarnya sudah merata tetapi Perempuan Iblis ini sama sekali tidak terodorong bahkan Satu meter!!
Jelas membuat Sieg sangat kagum dan menyadari alasan kenapa Perempuan Iblis itu tidak terdorong. Itu dikarenakan Jumlah Mana itu sangat banyak dan orang biasa yang merasakan Jumlah Mana itu pasti Sudah pingsan dari tadi.
Gada itu kembali menyerang Sieg yang berada di udara.
"Hahaha!! Mati kau.!!" Gada Itu terus melurus ke arah Sieg namun..
Pada saat yang bersamaan Sieg langsung menggunakan Amenotejikara untuk menghindarinya.
Entah sudah berapa kali Dia menggunakan Shinra Tensei dan Amenotejikara. Dia terlalu bergantung pada Kedua Kekuatan itu dan membuat Mananya terkuras 30%.
"Kekuatannya sudah setara dengan Gorilla tapi yang membuatku Khawatir adalah..." ucap Sieg sembari menatap ke Gadis Snow Elf itu yang memasang Ekspresi wajah tersiksa.
'Aku harus mengakhiri ini dengan Cepat!!'
Perempuan Iblis itu masih lagi melancarkan Gadanya yang besar itu kepada Sieg..
Pada saat itu juga Sieg mengeluarkan Bola Spiral seukuran 3 kali lipat dari Bola basket lalu melompat dari Lantai itu.
"Oodama Rasengan!!" Teriak Sieg.
Oodama Sieg mengenai Tepat di jantung Perempuan Iblis itu tetapi Sieg tau, Serangan Itu tidak akan terlalu berefek kepada Perempuan Iblis tersebut.
Essence Flame itu langsung membuat ledakan yang luar biasa sampai perempuan Iblis itu mengeluarkan Teriakan Yang berisik.
BOOM
Tidak sampai disitu. Ketiga - tiga naga Putih yang Sieg bangkitkan tadi pun mengeluarkan Semburan Api Biru.
Ketiga Semburan Api biru itu bergabung menjadi satu dan Membuat Ukurannya menjadi lebih besar.
Kali Ini juga. Semburan Api biru itu mengenai Telak Tubuh Si Perempuan Iblis itu.
Sieg pun memerintahkan Kesemuaย Shadow Soldiersnya untuk menyerang dari bawah sedangkan Sieg dan Ketiga naganya akan menyerang dari atas.
Ketika Shadow Soldiers Sieg ingin menyerang Perempuan Iblis itu. Entah mengapa, Kesemua Shadow Soldiers Sieg langsung lenyap seketika.
Dan Yang serius saja. Ukuran Perempuan Iblis itu lebih besar dari yang tadi.
"Ini mah.. seperti Titan dari Shingeki No Kyojin" Gumam Sieg sambil tersenyum pahit.
Sieg yang tidak mau Mananya berkurang lebih banyak lagi langsung Menyerap Para Shadow Soldiersnya Kembali ke bayangannya lagi.
Jujur saja. Bagi Sieg ini pertama kalinya Ia melawan Makhluk dengan Kekuatan yang seperti ini.
"Kalau begitu. Hanya ini satu - satunya pilihan yang tersisa.."
"I Am The Bone Of My Sword"
"Unknown To Death"
"Nor Known To Life"
"Unlimited Blade Works."
Diakhiri dengan nada yang dingin. Mansion itu beserta isinya terpindah ke Dunia UBW.
Kenapa Mansionnya juga bisa ikut berpindah? Itu karna Ini juga salah satu kemampuan Sieg. Jika dia menginginkan benda tersebut pindah maka secara Otomatis Benda itu juga pindah.
Perempuan Iblis itu bingung dengan lokasinya entah dimana. Berapa kalipun dilihat Dunia ini. Yang ada palingan Ribuan Pedang yang tertancap di tanah.
"Kau Manusia Sialan!! Dimana kita berada ha'!!"
"Pikirkan sendiri"
Perempuan Iblis itu langsung merasa geram dan Berlari menuju ke arah Sieg sembari mengayunkan Gadanya sekuat tenaga.
Sieg juga tidak tinggal diam. Ia, langsung melancarkan Ribuan pedang untuk menyerang Gadis Iblis Tapi dampak yang dihasilkan Oleh Pedang UBW tidak terlalu berarti karna Kulit Perempuan Iblis itu terlalu keras.
Dan Kekuatannya semakin bertambah.
"Percuma saja!! Kekuatanku yang sekarang sudah melebihi Raja Iblis. Yang bisa membunuhku sekarang adalah Divine Beast yang berada di urutan 1 sampai 4!!" Ucapnya lalu tertawa Terbahak - bahak.
Meski sudah mengetahui hal tersebut. Sieg masih lagi memasang Ekspresi Tenangnya dan Mengarahkan Telapak Tangannya ke arah Perempuan Iblis itu.
"Chibaku Tensei!!" Teriak Sieg sembari mengangkat Tangannya
Tanah - tanah yang datar itu langsung terangkat lalu mendekati Perempuan Iblis itu seperti dipukuli sesuatu yang keras sampai Dia tidak dapat melawannya akibat banyak Bangkohan tanah dan Ribuan pedang Menembusi Kulitnya.
Tubuh Perempuan Iblis itu langsung terangkat ke atas langit diikuti ribuan pedang dan Banyak Lagi Bongkahan Tanah hingga berhenti setelah Menutupi keseluruh Tubuh Perempuan Iblis itu.
Perempuan Iblis itu juga meronta sekuat tenaga untuk menghancurkan Tanahnya tapi.. Tanahnya semakin bertambah begitu juga ribuan pedang
Kini. Di langit ada sejumlah tanah yang membentuk Bulan. Di dalamnya tidak perlu ditanyakan lagi. Perempuan Iblis itu tersegel di dalamnya. Tapi meski sudah tersegel. Mana Gadis Snow Elf itu masih lagi terserap oleh Perempuan Iblis itu.
Sieg pun langsung Menggunakan serangannya yang mematikan untuk mengakhiri semuanya.
"Kuasa Elemen "
Langit menjadi Gelap. Petir Hitam Kemerahan mulai Menyambar lalu menuju ke arah Sieg dan mengenai Tubuhnya hingga membuat mata Siapapun menjadi silau.
Setelah Petir itu habis menyambar Sieg
Terlihatlah sosok Sieg yang sangat tampan. Rambut yang bergabung antara merah kehitam - hitaman. Memakai Baju normal pada umumnya warna Merah Hitam yang berlambang Petir.
Ia juga memakai Sarung Tangan berwarna hitam hingga membuat dirinya sangat keren.
Di tangan Kanannya dia memegang Sebuah
Tombak dengan bentuk yang unik. Tombak itu terasa dapat Memotong apa saja di hadapannya. Baik itu di bagian bawah maupun atas. Tombak itu terlihat memiliki ketajaman yang luar biasa.
Dan ditambah lagi Topeng yang dia kenakan berubah menjadi Merah Hitam.
Gadis Snow Elf itu menatap ke Sieg walau masih terluka.
"Sekarang. Sudah berakhir" ucap Sieg Halilintar dengan Dingin.
Perlu diketahui, Sieg Halilintar memiliki Kepribadian Dingin, Terlalu Serius, Cuek, oleh karna itu dia dikenal sebagai Elemen yang keren. Dia cuma akan bertingkah baik ketika berada di hadapan orang yang dia anggap berharga seperti Ai, Kurumi, Kirito dan Asuna. Dan sebagai Tambahan, Elemen yang biasa kuat marah.
Sieg Halilintar Mengangkat Tombaknya dan Melesat Menuju ke Arah Bulan Tanah yang dia Ciptakan dengan Pergerakan Zig Zag.
Karna kecepatan Yang dia miliki, Yang terlihat dari pergerakan Sieg hanya Kilatan Merah.
Sieg pun menuju ke arah Bulan itu sambil menembusi Bulan itu. Sekilas Bulan itu mengeluarkan Teriakan yang kuat dan diiringi mengeluarkan Kilatan Merah terus menerus.
Tidak sampai disitu. Sieg terus melakukan itu berulang - ulang dan Ketika pergerakannya terhenti.
Di saat Itu juga. Sieg mengangkat Tangannya ke langit dan mengatakan
"Kirin"
Di Langit itu. Keluar sosok Naga yang besar dengan tubuh Berwarna Merah Hitam dan Melesat ke arah Bulan tersebut hingga Bulan itu hancur tak tersisa. Ini aslinya milik Sasuke tetapi karna Ini khusus Milik Sieg bisa dibilang, Versi Sieg Halilintar
KABOOM!!
Saking kuatnya ledakan yang dihasilkan. Gelombang Angin pun tercipta.
Setelah itu. Dari atas langit jatuh sosok dengan tubuh yang menjadi abu namun masih dapat bergerak.
Sieg Halilintar langsung melesat ke sana dan Menebasnya dengan Tombaknya secara Vertikal dan menyebabkan Kematian kepada Perempuan Iblis itu.
Sieg Halilintar pun mendarat kembali ke tanah sembari mendekati Penjara Dimana gadis Snow Elf itu berada. Mana Gadis itu sudah berhenti terserap karna Perempuan Iblis itu sudah mati.
Tetapi, Meski sudah mati. Gadis Snow Elf itu masih Memasang Ekspresi Kesakitan. Walau Sieg halilintar Sangat Dingin tapi, Kebaikannya masih ada.
Setelah Ia Tiba di depan Penjara. Sieg Halilintar langsung menebas Penjara itu denganย Tombak Halilintarnya. Namun, tidak disangka - sangka penjara itu malah mengeluarkan Api biru dan Sieg langsung mengeluarkan Pelindungnya yang dialiri Listrik.
Api Biru itu hanya menembusi Tubuh Sieg Halilintar lalu Ia kembali Menebas dengan sekuat tenaga hingga Hancur berkeping - keping.
Sekilas Sieg Halilintar benar - benar Melihat seluruh tubuh Gadis Snow Elf itu dan Langsung mengalihkan wajahnya ke arah sebaliknya.
Sieg membuka Jaket yang dia kenakan karna Kebetulan juga Wujud Halilintarnya mengenakan Jaket berlambang Halilintar. Ia memberikan Jaket berlambang Halilintar itu kepada Gadis Snow Elf.
Dan Telihatlah Wujud Sieg yang hanya mengenakan Pakaian biasa berwarna Hitam sepenuhnya. Seperti Bagian atasnya merah dan Di bawahnya (Celana) Merah hitam berlambang Petir.
Meski tidak sempurna tetapi Dia masih lagi sangat tampan jika Topeng yang dia kenakan itu dibuka.
Sieg menghilangkan Tombak Halilintarnya lalu memakaikan Jaketnya kepada Si Gadis Snow Elf dan Mengendongnya di belakang sampai dia menjadi Panik dengan wajah yang memerah
"E - eh?. Apa yang anda sedang lakukan?..." ucapnya dengan lemah
"Jangan bergerak. Kita akan meninggalkan tempat ini" ucap Sieg dingin
"Ta - tapi.."
Tidak sempat menyelesaikan Perkataannya. Dunia UBW pun memudar dan Mansion berserta Isinya kembali ke dunia nyata.
Dan sebelum Ia meninggalkan tempat ini. Dia harus menghancurkan tempat ini sepenuhnya agar tidak ada lagi Bukti.
Karna pasti ada beberapa orang di Kota ini langsung mendatangi Mansion ini yang berporak porandakan
Sieg menggunakan 50% Shinra Tensei dari kekuatan Aslinya.
Semuanya langsung menjadi Rata. Atau bahkan ada yang menjadi Debu.
Gadis Snow Elf yang berada di Gendongan Sieg cuma bisa kagum melihat semuanya.
Seharusnya selama Sieg berada di Dalam Wujud Elemental. Dia tidak akan bisa menggunakan Skill lainnya tetapi dikarenakan Mata Tomoe Rinnegannya tidak dapat Dinonaktifkan, Itu sama saja dapat diaktifkan meski dalam wujud Elemental .
"Si -"
"Sudah. Aku sudah lelah mendengarmu bertanya terus" ucap Sieg Halilintar dan Lompat melewati atap - atap.
Kenapa Sieg tidak kembali Ke Normal?
Itu karna Sieg sengaja menggunakan wujudnya seperti sementara. Karna Sieg Normal pasti tidak dapat Fokus jika ada Gadis Cantik telanjang di belakangnya.
Lagian, Sieg Halilintar adalah Elemen yang tidak terpengaruh terhadapan Seperti ini dikarenakan Kepribadiannya yang sangat dingin.
Sembari Melintasi berpindah - pindah ke atap lain ke atap lainnya. Sieg sebenarnya ingin menggunakan Gerakan Kilatnya tetapi, karna Gadis Snow Elf itu masih berada di belakangnya. Sieg Halilintar urungkan niatnya.
Dan dalam perjalanan menuju ke arah Penginapan. Gadis Snow Elf itu melingkarkan kedua lengannya di Leher Sieg dan mengeratkannya dari belakang.
Sieg Halilintar hanya mengabaikannya Dan terus berpindah atap.
"Terima Kasih..." bisiknya di Telinga Sieg.
Orang Biasa pasti sedikit tergoda tetapi Yah, Sieg Halilintar biasa saja.
"Sama - sama.." balas Sieg.
Dan Tanpa Sieg sadari. Kejadian Yang Sieg lakukan hari Itu langsung menjadi Rumor dikarenakan Jumlah Mana yang keluar dari Gadis Snow Elf tersebut.
Walau sudah berkurang tetapi, Jumlah Mana itu sangat banyak. Selain itu, Rumor tentang Mansion yang hancur dalam Sehari juga menjadi Luas.
Hingga Rumor tersebut sampai Ke Telinga orang yang sangat berbahaya dan tidak seharusnya didekati...
...**********************...
Setibanya Di Penginapan. Sieg Halilintar langsung meletakkan Pelindung agar Mana yang dimiliki Gadis Snow Elf itu tidak tersebar.
Dan Sieg langsung memberikan beberapa Pertanyaan kepada Gadis Snow Elf itu.
"Aku akan bertanya kepadamu.. siapa kau sebenarnya.?" Karna hanya mereka berdua di Penginapan itu. Sieg tanpa basa basi langsung ke intinya.
"Seperti yang anda ketahui. Saya berasal dari Ras Snow Elf, salah satu Putri yang berasal dari Olivia bernama Ayu Olivia"
Sieg Halilintar sedikit terkejut meski wajahnya masih datar. Ngomong - ngomong Sieg masih belum membuka Topengnya.
"Begitu. Jadi Kenapa seorang Putri bisa berada disini dan Terlebih lagi dikurung oleh Penjara yang bahkan Aku sulit hancurkan"
"Itu karna. Saya diculik dalam keadaan yang tidak sadar.. untuk digunakan sebagai Sumber kekuatan Para Iblis itu"
"Aku lanjutkan. Apa setiap Ras Snow Elf memiliki Mana sebanyak dirimu?"
"Yang memiliki kekuatan sebanyak ini hanya aku dan Ayah"
"Kenapa seorang Anak berumur 10 tahun sepertimu Bisa memiliki Mana sebanyak itu? Untuk seukuran tubuh Segitu, seharusnya tidak dapat Menahan jumlah Mana dengan Jumlah seperti itu"
"Tubuh ini berbeda dari yang lain. Atau Tubuh Saya ini adalah Tubuh yang diciptakan Oleh para Dewa Dewi"
"Intinya. Tubuh itu hanya wadah?"
"Benar sekali.."
"Jika begitu. Berarti Kesadaranmu yang saat ini..."
"Ah. Mengenai Kesadaran itu saya asli. Tubuh saya yang aslinya sudah hancur dan dikarenakan Ayahanda, tidak menginginkan aku mati. Dia menggunakan Tubuh Ini sebagai wadah dan memindahkan kesadaranku ke tubuh ini"
Sieg tidak menyangka jika hal tersebut bisa dilakukan. Meski, bisa dilakukan tetapi Mungkin memiliki Efek samping.
"Lalu jumlah Mana yang berada di tubuhmu itu.."
"Ini adalah berkah dari Tubuh ini. Dikatakan jika Kesadaran makhluk hidup lainnya berada di Tubuh yang diciptakan dewa dewi ini. Maka dia akan mendapatkan kekuatan yang luar biasa. Ada ramai yang mengincar tubuh ini. Dan karna Saya yang mendapatkan Tubuh ini, mereka sangat menghormati saya kecuali Kakak saya yang iri akan Kecantikan dan kekuatan yang dimiliki Tubuh ini" ucapnya dengan wajah sedih.
"Aku akhirnya mengerti. Dan sudah berapa kau berada di penjara Kristal itu?"
"Sudah 2 Tahun"
'Ternyata lama dari Perkiraanku.'
Sieg sudah merasa pusing. Jika Gadis atau Ayu sudah menghilang 2 Tahun tanpa diketahui apa alasannya. Ayahnya pasti depresi dan Ayu Dianggap sebagai orang yang sudah mati.
'Tetapi, kenapa mereka tidak berpikir lebih lanjut lagi. Coba pikirkan, Mana yang berada di Tubuhnya ini sangat banyak. Mustahil sekali ada seseorang Dapat membunuhnya dengan mudah. Baik itu ayah tersayangnya juga sangat Bodoh' pikir Sieg.
Ayu sedikit melirik lirik ke arah Sieg dan ketika Sieg menyadari itu. Ayu mengalihkan Pandangannya ke arah sebaliknya.
"Dan seterusnya kau ingin melakukan apa? Apa harus kuhantarkan kembali Ke Tempatmu?"
"Itu..."
Ayu sedikit ragu. Untuk menjawabnya. Dia sebenarnya ingin sekali kembali tetapi, mengingat Kakaknya yang masih berada di sana. Dia merasa ketakutan dan Entah kenapa jauh di lubuk hatinya.. dia penasaran dengan Anak Seumuran dirinya yang terus mengeluarkan Aura Misterius.
Serta sangat penasaran seperti apa wajahnya.
"Hmm?. Ada apa? Kau ingin kembali atau tidak?" Tanya Sieg
"A - aku..."
"Katakan saja. Aku tidak keberatan.."
"Apa aku bisa Berada disini untuk sementara?" Ucapnya perlahan
"Kau tidak ingin kembali ke Rumahmu?"
"Ingin tetapi.. Kakakku masih ada disana.."
"Jika cuma itu. Aku dapat Melawannya. Kalau kau menginginkannya mati. Aku bisa membunuhnya sekarang Juga"
Setelah Sieg mengatakan itu. Entaha mengapa, Ayu terdiam. Tentunya Bingung apa ada kata - kata Yang salah darinya? Sieg Halilinta pun ingin bertanya Tapi.....
"Tidak!! Aku tidak mau salah satu keluargaku Mati!!" Ucapnya sembari Mengeluarkan Mana yang kuat hingga Sieg Halilintar terdorong kuat.
"Ugh..."
Saking kuatnya Mana yang dikeluarkan Oleh Gadis itu. Penghalang yang Sieg ciptakan tadi hancur seketika hingga Mana tersebut memenuhi Kota ini.
Baik itu Guild Petualang, dan beberapa Prajurit lainnya langsung menuju ke Lokasi Sieg berada.
Kirito, Ai, Kurumi, dan Asuna yang berada dari kejauhan juga menuju ke Lokasi Sieg.
Kembali Ke Sieg
Untuk pertama kalinya Sieg Halilintar merasa merinding melihat Kejadian ini. Bahkan Tempatnya sekarang sudah dipenuhi Dengan Kegelapan.
Selain itu, Mana yang suci tadi juga berubah menjadi Menakutkan.
Ayu menatap tajam ke arah Sieg dan mengeluarkan Tekanan Mana yang lebih kuat sebelumnya.
Merasakan Tekanan yang luar biasa itu. Sieg langsung menembusi Dinding kamar sendiri bahkan tidak sempat bereaksi padahal Wujud Halilintar
'Apa ini yang dikatakan Kekuatan untuk melindungi Kakak berharganya!!
Sieg benar - benar merasa kesal sekaligus Bingung kenapa Ayu, Mau melindungi Kakaknya padahal Kakaknya sendiri yang mau mencelakainya.
"Oi!! Aku sudah menyelamatkanmu!! Dan ini balasan yang kau berikan?!!" Ucap Sieg Halilintar marah.
Lihat? Cuma karna ini Sieg Halilintar langsung marah. Memang Elemen yang kuat sekaligus keren.
Ayu tidak mendengarkan dan cuma menatap dengan Niat membunuh yang kuat kepada Sieg.
Pada saat yang bersamaan terlihat sosok Kurumi dalam Pakaian wujud Rohnya langsung menyerang Ayu dengan Pistol dan Senapannya.
Tetapi Hasilnya Nihil dan Tubuh Kurumi langsung terkoyak - koyak akibat Mana yang dikeluarkan.
Sieg sangat terkejut melihat kejadian itu tetapi Sieg tau. Kurumi tidak akan mati cuma karna itu.
Di Belakang Sieg ada Kirito, Asuna dan Ai menuju ke arahnya. Di samping Sieg muncul Kurumi yang keluar dari bayangannya sendiri.
"Sieg apa kau baik - bai -" ucap Ai yang langsung terhenti melihat wujud Sieg sekarang.
'Ah. Ini pertama kali buat mereka Melihat wujud Elementalku'
"Ara.. wujud Sieg - san berubah." Ucap Kurumi terkejut.
"Daripada membicarakan itu. Lebih baik jika kita mengurusi yang di depan" ucap Seig sambil memanggil Tombak Halilintarnya.
Kirito memanggil Kedua pedangnya. Begitu juga Asuna.
"Padahal. Aku ingin bersenang - senang dengan Kirito - kun"
"Sudah Asuna. Kita bisa melanjutkan Nanti" ucap Kirito tersenyum
"Yah. Aku minta maaf karna sudah menyebabkan masalah terus" ucap Sieg Halilintar.
"Memang" ucap Kirito
Dan Sieg Halilintar sedikit kesal.
"Tetapi. Mustahil kita dapat bertarung di Kota ini. Masih banyak para warga yang ada di kota ini bahkan ada yang tidak sadarkan diri." Ucap Asuna
"Jika begitu. Aku dan Kirito yang akan Mengulurkan waktu sebisa mungkin. Ai, Asuna - san dan Kurumi segera selamatakan para warga Kota"
"""Baiklah"""
Mereka bertiga langsung menghilang menggunakan Skill Teleport kecuali Kurumi yang menggunakan Peluru Pertama Aleph
Dan tersisa Sieg dan Kirito disitu bersama Ayu
"Hmm? Itu Elf ya Sieg? Tapi kenapa sedikit berbeda yang dari yang kuketahui?"
"Itu Elf tapi berasal da -" tidak sempat melanjutkan perkataannya.
Ayu langsung mengeluarkan Bilah Angin yang kuat. Dengan Ukuran yang dapat menebas Paus.
Jika Sieg dan Kirito Menghindari itu maka Serangan itu akan membelah rumah yang ada di Belakang. Dan oleh karna itu mereka berdua harua menangkisnya.
Kirito dan Sieg bersamaan menggunakan Skill masing - masing dan melesat Menuju ke bilah angin yang menebas mereka semua.
Sieg menggunakan Tombaknya untuk menusuk lurus ke depan. Begitu juga Kirito menusuk Lurus ke depan dengan pedang Excalibur.
Serangan mereka berdua bertembung tetapi karna perbedaan kekuatan yang sangat jauh. Sieg dan Kirito terlempar jauh.
Di saat itu. Langit mulai menjadi Gelap dan petir mulai menyambar - nyambar.
Itu adalah Kekuatan pengendali Alam. Selain Elemen biasa. Ras Snow Elf juga dapat mengendalikan Alam. Tetapi jarang yang memilikinya.
Yah, mengingat Tubuh itu adalah Tubuh yang diciptkaan oleh para Dewa Dewi. Tentu saja Tubuh itu sangat OP.
'Demi Tuhan. Sebenarnya Kenapa Masalah terus menerus mendatangiku?!' Teriak Sieg dalam hati...
...********************...
Maaf saja Jika pertarungannya tidak Epik๐๐ Karna Thor sendiri bingung mau buat kayak Gimana. Dan Thor buat kaya Gitu saja deh.
Jika kalian tidak suka. Kalian bisa beritahu di Kolom Komentar.๐๐
Oh And Don't forget likes, comments, Vote, Rate 5 Stars and Share
Mungkin bakal Thor update hari - hari Tapi Thor tidak yakin Jam berapa ya๐ ๐
See You In The Next Chapter ๐๐๐
Jumlah kata : 5399