I Live With The System

I Live With The System
CHAPTER 45



Akibat dari Quest aneh yang Sieg dapatkan. Ia langsung bertanya kepada System dan Dai Kenja tapi...


[Jawab : Tidak dapat menjawab]


[Maaf Sieg. Tapi kami tidak boleh memberitahumu]


Tentunya Sieg merasa semakin Bingung tapi setelah beberapa menit membuat Otaknya berpikir. Sieg dapat menebak sesuatu dari kedua Quest itu.


Pertama Ia akan bertemu dengan Salah satu Gadis yang berasal dari Istana Es.


Tentu saja Sieg juga mengetahui soal Istana Es melalui buku Kerajaan Ais'z meski Ai ragu itu benar atau salah.


Tetapi, Intinya Istana Es itu adalah salah satu Kelompok yang kuat di dunia ini bahkan Sieg ragu untuk melawan mereka.


Dan kemungkinan besarnya. Ia akan bertemu dengan Gadis itu, selama perjalanan ataupun di Arena tetapi, Sieg sama sekali tidak ikut Pertandingan itu. Artinya mereka mungkin akan bertemu dalam perjalanan kesana.


Lalu yang Kedua. Sampai - sampai ada kata Dunia Hancur, Sosok berbahaya, Iblis serta Divine Beast pun ada dan Kata "Dewa'. Berarti kejadian Ini benar - benar sangat serius.


'Apa aku ikut dengan Turnamen itu?' Pikir Sieg


Tapi, Sieg benar - benar tidak mau mengikutinya dan lebih memilih untuk menonton saja.


'Aku benar - benar sangat pusing..'


Kalau semuanya itu benar. Maka Sieg harus memikirkan ulang Apa Ia harus ikut atau tidak.


Masih ada kemungkinan kalau salah satu Iblis menyamar menjadi peserta di Turnamen Muda tetapi, itu seharusnya tidak mudah dilakukan mengingat disana juga ada Divine Beast


Ketika Sieg berpikir pada saat yang bersamaan Sieg mendapatkan Telepati dari Rimuru.


'Kau melihatnya kan?' Ucap Rimuru.


Tentu saja Rimuru dapat melihat apa Yang Sieg lihat karna Kontrak antara mereka.


'Ya. Tentu saja. Tapi... ini pertama kalinya Aku mendapatkan Quest seperti ini..'


'Eh? Yang benar?'


'Tidak ada gunanya aku membohongimu sekarang.'


'Hahaha... bercanda. Terus selanjutnya kita bagaimana?'


'Itu masalahnya... apa Aku harus ikut serta dalam Turnamen Muda itu??'


'Kenapa kau malah bertanya padaku?'


'Cuma kau satu - satunya yang dapat kuandalkan saat ini..'


'Jika kau bekata seperti itu, Apa boleh buat tapi benar juga ya. Hemm..... Menurutku kau tidak perlu ikut'


'Kenapa bisa seperti itu?'


'Coba pikirkan baik - baik. Jika kau ikut serta. mungkin akan menimbulkan Keributan dan Pihak dari musuh akan berpikir kau sedikit aneh dan waspada denganmu.'


'Ah. Benar juga..'


'Selain itu, Jika kau tidak ikut serta. Kau dapat mengawasi orang - orang dari jauh. Jika kau melihat tindakan aneh diantara Penonton ataupun peserta. Di saat itu kau dapat bertindak atau Memerintahkan Skill Shadow Soldiernya untuk mengurusinya'


Rimuru juga sudah sedikit tau soal kekuatan Sieg meski Sieg masih merahsiakan Beberapa Skillnya lagi.


'Oh. Saran Nice Advice. Terima Kasih Rimuru'


'Sama - sama dan Ngomong - ngomong. Apa aku harus menyampaikan soal ini kepada yang lainnya kalau kita harus menjadi sekuat mungkin?'


Sieg berpikir sejenak.


'Ya. Sampaikan kepada yang lainnya soal ini dan bersiap - siap. Dan sampaikan juga pesanku..'


'Pesan?'


"Jangan memaksakan diri"


Rimuru sedikit tersenyum dan hanya menjawab.


'Dimengerti. Kapten...'


...**********************...


Setelah Berbicara dengan Rimuru lewat telepati tadi. Sieg pun berniat untuk membiat dirinya sedikit kuat dari sebelumnya.


Dan sebelum melakukan itu Ia harus pindah tempat. Bisa - bisa Tempat ini akan hancur dalam beberapa kali gerakan.


"I Am The Bone Of My Sword"


"Unknown To Death"


"Nor Known To Life"


"Unlimited Blade Works.."


Setelah mengucapkan mantra itu. Sieg pun langsung dipindahkan ke dunia UBW lagi.


Tempat ini akan Sieg gunakan sebagai Tempat latihan sementara agar tidak menganggu Dunia luar.


Dan hal yang pertama Sieg lakukan adalah memanggil Kurama ke hadapannya.


'Kurama. Kau disana?'


"Hoh. Sieg kah? Ada apa kau tiba - tiba menghubungiku?"


'Aku pikir kau sudah melihat semuanya. Jadi aku tidak perlu menjelaskannya lagi.'


'Hem. Seperti biasa, Otakmu sangat Bagus.'


Otak yang sangat bagus? Sieg menganggap itu sebagai Ejekan. Jika otaknya bagus, Maka seharusnya hal segampang Seperti Yang Rimuru katakan tadi, Dapat Ia tebak.


'Aku dapat mendengarmu Sieg.'


'Eh? Ah. Ehem. Lupakan soal itu, dan Aku ingin bertanya sesuatu. Dan cepatlah muncul di hadapanku.'


'Baiklah - baiklah.'


Setelah itu, muncul sebuah asap putih kecil yang tidak tau asalnya darimana. Begitu asap Putih itu memudari, Disitu terlihat satu Rubah kecil, Dengan sembilan Ekor dan berwarna oranye melayang di situ.


Benar, Itu adalah Kurama dalam wujud kecilnya.


"Jadi. Ada apa sampai repot - repot memanggilku?"


"Aku ingin bertanya soal Wujud Terkuat dari duniamu"


"Wujud terkuat dari duniaku? Apa maksudmu?"


"Begini. Kau juga sudah kalau Kita nanti akan melawan musuh yang merepotkan. Jadi aku ingin membuat diriku menjadi sekuat mungkin agar Aku dapat mengurusi musuh - musuh itu"


"Hem aku tau. Apakah yang kau maksudkan itu adalah Rikudou Sennin modo'?"


Sieg menggaruk kepalanya. Karna memang benar yang Sieg maksudkan adalah itu tetapi, sedikit ketakutan pada saat yang bersamaan. Bisa saja nanti, Kurama tidak mau memberitahukan soal Wujud itu.


Tapi. Ini semua demi membuat dirinya menjadi kuat secepat mungkin, Mau tak mau Ia harus menanyaka soal itu


"Be - benar. Yang itu. Cara agar kita dapat menggunakan Wujud itu. Kita harus bagaimana?"


"Hem. Cara mendapatkannya tidak semudah yang kau bayangkan. Pertama, Kau harus memiliki Senjutsu untuk menyerap Chakra Alam atau di dunia ini disebut dengan Mana Alam. Kedua, Kau setidaknya harus memiliki Chakra dari seluruh Bijuu dan Mata Rinnegan. Tetapi, seperti Mata Rinnegannya kau sudah memilikinya. Aku juga penasaran darimana kau mendapatkan itu.." ucapnya mengintimidasi.


Sieg tertawa canggung jika Kurama Berkata seperti itu


"Be - begitu. Aku mengerti, dan salah satu Senjutsu adalah Sejutsu Katak kan?"


"Kau juga sampai mengetahui itu. Sepertinya aku benar - benar tidak dapat meremehkanmu."


"Aha.. ahahaha...."


'Gawat.. Jika aku melanjutkan ini aku bakalan dalam masalah besar. Tetapi, aku dapat memenuhi semuanya kecuali...'


"Yang masalahnya adalah Chakra dari seluruh Bijuu. Darimana aku bisa mendapatkan itu.." ucap Sieg dengan nada lemah.


Tidak mungkin Sieg memanggil semua Bijuu ke dunia ini dan menyimpan mereka semua ke dalam tubuh. Poin yang dibutuhkan itu mungkin sangat besar.


Apalagi, jika bertambahnya para Bijuu itu. Mereka semua akan saling berkelahi dan berdebat setiap hari. 


Namun, semua itu langsung menghilang ketika Kurama melanjutkan menjelaskan.


"Ada satu cara dimana kau bisa mendapatkan Chakra semua Bijuu."


"Bagaimana caranya?"


"Ketemu langsung dengan Jiji dan Minta pada dirinya untuk memberikan seluruh Chakra Bijuu.."


Sieg sudah tau siapa yang Kurama maksudkan. Orang itu pasti Otsutsuki Hagoromo. Salah satu Dewa jika di dunianya dan karna saking kuatnya dirinya. Hagoromo masih dapat melihat perkembangan dunia Shinobi meski Ia sudah mati.


Tentunya Hagoromo itu melihat Dunia Shinobi itu dari dimensi lain dan Ia tidak bisa terlalu ikut campur dalam Dunia Shinobi.


Namun, satu hal lagi yang menjadi masalah Yaitu meski Hagoromo sangat kuat. Itu sangat mustahil untuk ke dunia Sieg sekarang dan Bagaimana Hagoromo itu dapat bertemu dengan Sieg?


"Aku tau apa yang kau pikirkan. Tetapi, kau lupa dengan satu hal"


"Apa?


"Apa kau tidak melihatku? Aku berada dihadapan mu. Aku bisa menjadi Perantara hubungan antara kau dan Jiji. Orang yang kumaksudkan, tidak perlu kukatakan lagi kan?"


"Y - ya. Kau tidak perlu menjelaskannya lagi. Orang itu tidak lain adalah Otsutsuki Hagoromo bukan?"


"Benar.. dan berhati - hatilah Dalam berbicara dengan Jiji. Karna kau sudah mengambilku dari dunianya mungkin Duniaku berubah dratis."


"Kata - kata itu.. apa jangan - jangan kau sudah mengetahui seperti apa Duniamu yang asli?"


"Entahlah. Pikirkan sendiri.."


"Kalau begitu. Apa kau ingin adu tos denganku?" Ucap Kurama mengepalkan tangannya. Kurama juga sedikit memperlihat senyuman puas kepada Sieg


Melihat kejadian ini. Sieg jadi teringat dengan pertama kalinya Naruto dan Kurama berkerja sama untuk mengalahkan Obito.


Sieg hanya tersenyum kecil dan Mengikuti sesuai apa yang Kurama katakan.


"Iya."


Sieg kemudian Mengepalkan tangannya dan menempelkan Tangannya ke Tangan Kurama.


Setelah melakukan itu. Kesadaran Sieg mulai memudar. Sieg tau, Ia tidak perlu melawannya dan biarkan Kesadarannya menghilang.


"Semoga Berhasil Sieg."


...*******************...


Setelah Sieg membuka matanya. Hal yang pertama kalinya, Ia lihat adalah Genangan Air dan Berdiri di atasnya.


Sieg tau tempat ini. Seingatnya, Tempat ini adalah salah satu Tempat dimana Kurama berada di Tubuh Naruto.


Sieg dapat melihat Jelas pantulan dirinya di Genangan - genangan Air itu.


'Ah. Tidak. Aku harus fokus dengan Tujuanku kesini.'


Sieg pun langsung melihat - lihat ke sekelilingnya tetapi, Sieg tidak menemukan apa - apa selain Genangan Air dan dirinya disini


Karna tidak ada baiknya berdiri Diam terus disini. Sieg lalu mencoba mengerakkan Tubuhnya namun, pergerakannya terhenti saat Mendengarkan Suara.


"Begitu. Jadi ini adalah Manusia Terkuat yang dapat memanggil Kurama ke dunia lain.." ucap dari seseorang. Sieg dapat mengetahui dari Nada suaranya. Jelas sekali kalau Suara itu berasal dari seorang Tua yang umurnya mungkin sudah Ratusan tahun.


Sieg pun menengok ke sumber suara itu dan mendapati seorang Pak Tua duduk Bersila melayang Di langit.


Pak tua itu memiliki tanduk dan warna kulitnya sedikit ngeri serta memiliki mata Berwarna ungu yang tidak lain adalah Rinnegan seperti Tomoe Rinnegan Sieg.


Pak Tua itu juga memiliki Beberapa Bola Hitam melayang di sekitarnya serta memegangi Satu Tongkat Hitam?


Kira - kira begitulah di pandangan Sieg.


"Kau adalah Otsutsuki Hagoromo bukan?" Ucap Sieg tanpa basa basi


"Ya. Aku datang kesini saat mendengar Suara Kurama memanggilku. Seharusnya hal itu mustahil dilakukan tetapi, entah bagaimana Kurama dapat melakukan itu."


Sieg juga sendiri terkejut mendengar itu. Selama ini Sieg tidak menyangka jika Kurama dapat melakukan itu.


"Jadi. Siapa sebenarnya kau? Sosok yang dapat memanggil Kurama ke Tempat yang bahkan aku tidak dapat jangkau. Dan Memiliki Kekuatan melebihi diriku serta memiliki Mata Rinnegan yang tidak mudah kudapatkan. Selain itu, Kau sama sekali Tidak memiliki Darah Uchiha."


"Sekarang aku harus mulai darimana? Tapi, aku ingin mengingatkan sesuatu kepadamu etto.. Bagaimana aku memanggilmu?" Tanya Sieg.


Hagoromo sedikit tertawa kecil. Sangat jarang dapat melihat Pemuda seperti ini dan merasa sangat menarik dengan pemuda ini.


"Kau bisa memanggilku sesukamu"


"Kalau begitu. Hagoromo - san"


Hagoromo hanya menganggukkan kepalanya petanda Ia setuju dengan Nama Panggilannya.


"Aku ingin mengingatkan sesuatu kepada Hagoromo - san kalau Aku sama sekali tidak berniat jahat ataupun bertarung melawanmu. Jadi Hagoromo - san tidak perlu berhati - hati denganku. Ah, tentu saja Hagoromo - san dapat mewaspadaiku. Aku hanya tidak ingin semua ini berakhir dengan Pertarungan"


"Hm. Baiklah. Jadi bisa kau jelaskan soal dirimu ini?"


"Tentu."


Lalu Sieg menjelaskan soal Dirinya dan Dunia yang Ia tempati dengan sangat Rinci. Soal Sieg memanggil Kurama ke dunia ini pun Sieg katakan kepada Hagoromo.


Sieg memanggil Kurama karna Ia ingin Menambahkan kekuatannya dan Meminta maaf kepada Hagoromo jika seandainya Dunia asalnya sedang dalam kekacauan akibat dari Kehilangan salah satu Bijuu di dunianya.


Tentunya, Hagoromo juga mengetahui tetapi, Ia tidak dapat mencampuri di dunianya.


Sieg juga menjelaskan Kalau Sieg memanggil Kurama itu secara acak atau Kurama yang terpilih saat Sieg mencoba memanggil Karakter - karakter.


Setelah menjelaskan semua yang penting - pentingnya. Sieg langsung memasuki ke dalam Topik Utamanya yaitu alasan kenapa Ia memanggil Otsutsuki Hagoromo ke sini karna waktunya juga mau habis.


"Begitu. Jadi kau menemuiku adalah karna ingin mendapatkan Chakra dari para Bijuu.."


"Benar. Maafkan saya, karna memanggil anda hanya karna tentang ini" ucap Sieg sedikit menundukkan kepalanya tapi langsung dihentikan pleh Hagoromo.


"Tidak. Kau sudah mengatakan yang sejujurnya. Aku tidak keberatan memberikan beberapa Chakra Para Bijuu tapi sebelum itu aku harus menanyakan sesuatu."


"Silahkan."


"Dengan Kekuatan yang kau miliki saat ini. Kau akan gunakan kekuatan itu untuk apa?"


"Aku pikir anda sudah tau."


"Tidak. Mendengar dari Mulut Orangnya sendiri itu lebih bagus."


Sieg lalu tersenyum dan mengatakan..


"Kekuatan ini akan kugunakan Untuk melindungi Dunia ah mungkin lebih tepatnya Melindungi orang - orang yang berhargaku? Aku tidak tau yang pasti. Tapi kekuatan ini aku benar - benar akan kugunakan untuk kebaikan. Jika anda berpikir ini adalah kebohongan aku tidak keberatan. Soalnya akan aneh juga kan?, Tiba - tiba disuruh mempercayai kepada orang yang baru anda Temui pertama kali?"


"Tidak. Aku sangat mempercayaimu. Jika Kurama mempercayaimu, jadi tidak ada alasan bagiku untuk tidak mempercayaimu. Di dalam dirimu, kau sama sekali tidak memiliki kejahatan."


"Aku merasa terhormat"


Setelah itu. Kepala Sieg merasa sedikit pusing dan mulai kehilangan kesadaran. Tubuh Hagoromo juga mulai terlihat memudar.


'Aku terlalu banyak menghabiskan waktu.' Sieg memaksakan diri untuk tetap sadar dan menatap ke arah Hagoromo dengan Ekspresi Wajah Rumit.


"Sepertinya kita terlalu banyak Menghabiskan waktu. Baiklah, Kurosaki Sieg. Mendekatlah."


Mendengar namanya dipanggil. Sieg pun mendekat ke arah Hagoromo dan berdiri diam Di hadapan Hagoromo.


Tangan Hagoromo kemudian menyentuh kepala Sieg dan tiba - tiba kepala Sieg merasa sakit sejenak dan kesadarannya hampir menghilang.


Tubuhnya juga terasa seperti ingin meledak dan itu bisa terjadi kapan saja.


"Tetap pertahankan kesadaranmu. Aku memasukkan semua Chakra setiap Bijuu ke dalam tubuhmu."


Sieg menggertakkan giginya dan berusaha sekuat mungkin mempertahankan kesadarannya tetap ada. Ini sangat sebanding dengan kekuatan yang akan ia dapatkan. Jadi setidaknya Ia harus berusaha sebisa mungkin.


Setelah beberapa menit kemudian. Akhirnya sudah selesai. Mata Sieg mulai tertutup dan kedua lututnya jatuh.


"Dengan ini sudah selesai. Aku akan ingatkan sesuatu lagi kepadamu. Kau tidak perlu khawatir jika Kehabisan Chakra lagi karna Chakra Bijuu yang berada di dalam tubuhmu akan segera pulih saat Chakra Bijuumu habis."


"Waktuku sudah habis. Dan semoga beruntung dalam menghadapi musuhmu. Kurosaki Sieg."


Setelah mengucapkan Itu. Mata Sieg sudah tertutup dan Pada saat yang sama. Tubuh Hagoromo menghilang sepenuhnya.


Yang Sieg ingat sebelum matamya tertutup sepenuhnya adalah wajah Puas Hagoromo dan pesan seakan - akan menyuruh Sieg untuk tetap bersama Kurama.


'Terima... kas...'


...*****************...


"Walau itu adalah pertemuan Pertama kalian. Tapi, Jiji benar - benar tertarik denganmu. Sayang sekali karna Kita tidak akan bertemu lagi dengan jiji" ucap Kurama kepada Sieg yang baru saja sadar kembali ke Dunia UBW


Sieg juga tidak menyangka akan semudah itu mendapatkan Chakra dari semua Bijuu.


"Yah, aku sangat berterima kasih dengannya.."


"Jadi. Bagaimana? Apa kau merasakan perubahan pada tubuhmu?"


"Begitulah. Tubuhku terasa lebih ringan dari yang sebelumnya. Dan Banyak kekuatan yang mengalir di dalam tubuhku. Apa ini adalah Chakra?"


"Meski ini pertama kalinya kau merasakan Chakra tapi kau sudah dapat merasakan Perbedaan Antara Mana Dan Chakra."


Sieg kemudian berdiri dari Tempatnya dan menepuk - nepuk celananya. Dia berniat untuk mencoba kekuatannya sekarang.


"Kau akan menggunakannya?"


"Iya"


Sieg menarik Nafasnya dalam - dalam. Lalu menghembuskannya kembali.


Sieg berdiri dalam Posisi yang cukup lama. Setelah itu, Udara disekitarnya berubah serta Auranya menjadi Tenang.


Nafasnya juga menjadi lebih tenang dari sebelumnya.


Tidak Lama Kemudian.. Aura yang kuat keluar menyebar dari dalam Tubuh Sieg.


Tubuh Sieg mulai menyala - nyala menjadi Putih dan diselimuti oleh Aura Keputih - putihaan.


Mata Kanan Sieg yang berubah menjadi Unik dan sekitarnya tercipta satu per satu Bola Hitam dan Bola Ungu Api melayang di sekitar Sieg.


Seketika Tanah menjadi retak akibat dari perubahan Sieg.


"Ini... Rikudou Sennin Mode?"


"Ya. Buktinya adalah Kekuatanmu meningkat 10 kali lipat dari Bijuu Mode dan Disekitarmu ada Gudoudama." Ucap Kurama


Sieg tau soal itu atau Gudoudama. Dan Ia melihat Bola Hitam disekelilingnya yang merupakan Gugoudama


Merupakan Bola hitam yang dapat meniadakan semua benda ataupun Kehidupan yang menyentuhnya. Dan hanya orang - orang tertentu yang dapat menyentuhnya


Sieg juga sudah tidak perlu mempelajari Senjutsu Katak seperti Naruto karna Chakra Bijuunya saja sudah cukup untuk mengaktikan Rikudou Sennin.


"Kau berhasil." Puji Kurama kepada Sieg.


"Terima Kasih Kurama. Jika bukan karna kau, mungkin aku tidak akan dapat mendapa -"


"Sudah. Aku ingin kembali dulu." Ucap Kurama memotong perkataan Sieg meski Ia juga senang dapat melihat Sieg dapat berkembang sejauh ini.


Sieg juga menyadari Kalau Kurama itu Senang dan tidak mau membahasnya. Memang Kurama itu adalah Tipe - tipe Yang Tsundere.


'Seperti biasa. Dia tidak akan jujur dengan Perasaannya' Pikir Sieg.


Kurama langsung menghilang setelah Sieg memikirkan Itu menyisakan Sieg sendiri di dunia UBW tersebut.


'Selanjutnya. Aku akan coba seberapa kuat kekuatan Fisiknya..' Gumam Sieg.


Sieg lalu mengepalkan Tangan Kanannya dan Mengeratkan sekuat mungkin. Dan...


BOOM


Ketika Sieg memukul ke Tanah Dunia UBW. Tanah menjadi Retak Ratusan Meter atau bahkan ada yang Hancur menjadi debu hingga Mata Sieg tertutupi olehnya.


Setelah Debu itu menghilang. Mata Sieg melebar dan tersenyum pahit melihat Tanah dihapannya.


Sangat Mustahil bagi Sieg melihat ini. Hanya dengan satu Pukulan, Tanah itu menjadi Retak dan Hancur lebur. Pedang UBW juga Hancur berkeping - keping akibat dari Pukulan Sieg. Ini seperti Sieg adalah seorang Dewa.


'Aku terlalu berlebihan..'


Untungnya Ini adalah Dunia Sieg. Jadi Sieg dapat memperbaikan Dunia UBW ini seperti sedia kala.


Sieg pun menghentikan wujud Rikudou Sennin Modenya semula dan menanyakan Sesuatu kepada System


'System. Apa ada cara lagi agar diriku menjadi kuat?'


[Ada Sieg]


Sieg sedikit bingung kemana Perginya Dai Kenja. Biasanya Dai Kenja akan ikut menjawab jika Sieg bertanya.


[Jawab : Karna yang anda bertanya kepada System. Maka Dai Kenja tidak akan menjawab]


'Ah begitu. Kalau begitu System, tolong beritahu aku cara lain membuat diriku menjadi lebih kuat lagi'


Sieg sekarang seharusnya sudah menjadi lebih dari kata Kuat tetapi, Sieg masih merasa ragu. Karna Mengingat Ada Dewa akan ikut menjadi musuhnya dan sosok berbahaya maka kekuatannya saat ini saja tidak mencukupi.


[Cara ini adalah dengan cara mengubah rasmu atau Menambahkan rasmu]


"Mengubah Rasku?"


[Di dalam Storagemu kan terdapat Kartu Pengubah Ras.]


Sieg mencoba mengingat - ngingat dan Setelah beberapa saat, Sieg pun sudah ingat kembali.


"Kartu Pengubah Ras Yaitu Setengah Rubah."


[Benar. Jika kau menambahkan Ras Setengah Rubah ke tubuhmu, kekuatanmu pasti meningkat dratis]


"Oh. Eh bentar dulu tapi.. Menjadi Setengah Rubah itu. Apa aku akan memiliki Ekor dan Kuping seperti Rubah?"


[I - itu benar Sieg] jawab System dengan Gugup.


Sieg langsung menghela nafas dan tubuhnya terasa lelah mendengar itu.


'Kenapa bisa seperti ini....'


Meski bisa mendapatkan Kekuatan yang besar tetapi Sieg tidak mengharapkan akan mendapatkan Kuping serta Ekor Rubah.


[Ja - jangan kecewa dulu Sieg. Karna ini adalah Setengah Rubah. Jadi kau masih dapat mengubah Dirimu menjadi manusia kembali]


'Begitu?'


[Ya, tapi untuk meningkatkan kekuatanku tentu kau harus menggunakan Wujud Rubahmu.]


"Dengan kata lain. Jika aku dalam wujud manusiaku, Kekuatan Rubahku tidak akan aktif sedangkan kalau aku Dalam Wujud Setengah Rubahku, Kekuatan Rubahku bakal Aktif?"


[Benar Sieg]


Sieg pun menerimanya. Walau aslinya Sih Sieg tidak menginginkannya.


"Baiklah. Gunakan Kartu Pengubah Ras itu."


[Ba - baik. Menggunakan Kartu Pengubah Ras kepada Kurosaki Sieg]


Setelah itu. Sieg merasa sedikit aneh dengan tubuhnya dan Merasa sedikit geli di bagian kepalanya.


Saat Sieg menyentuh nya, Sieg merasakan sesuatu yang hangat, Halus dan Lembut serta berbulu?


Lantas Sieg memiliki Firasat yang buruk dan segera mencari Cermin dari dalam Storagenya dan melihatnya di cermin


Pada saat yang Sama. Suara System terdengar.


[R - ras Setengah Rubah sudah ditambahkan. Apa Kau mau melihat Info soal kekuatan Rubah itu Sieg?]


"Ah. Sy - system bisakah Kau hilangkan Kuping dan Ekor Rubah ini...?"


Sieg tidak dapat berkata apa - apa saat melihat dirinya sendiri di dalam Cermin. Di dalam Cermin itu terlihat dirinya dengan Kuping dan Ekor putih bersih yang tidak lain adalah Bagian tubuh dari Ras Rubah.


Namun, meski wujudnya seperti itu tetapi Karisma Sieg bertambah dan menjadi lebih Tampan dari sebelumnya dikarenakan Kuping dan Ekor Rubah Sieg sangat cocok dengannya


Tapi, Bagi Sieg ini sedikit ngeri dan ia tidak mau melihatnya.


[U - untuk menghilangkannya. Aku harus Menonaktifkan kekuatan Rubahmu]


"Ba - tidak. Sebelum itu bisakah kau jelaskan sesuatu dulu? Jika aku seorang Rubah bukankah seharusnya memiliki Sembilan Ekor dan Wujud Rubah seperti Kurama?"


[A - ah. Soal itu, Jika kau ingin mengambil Wujud Rubah sepenuhnya seperti Kurama kau harus membuka semua Ekor itu satu per satu sampai Sembilan Ekor. Setelah Sembilan Ekormu terbuka, Maka Kau dapat menggunakam Wujud Seperti Kurama]


[Dan untuk sekarang kau hanya bisa membuka Satu Ekor. Jika kau hanya satu ekor maka, Kau hanya bisa meningkatkan Kekuatannya sebanyak 2 Kali lipat sedangkan jika kau sudah mencapai Tahap Ekor ke dua, Maka Kekuatanmu juga akan meningkat 4 kali lipat. Begitu juga dengan seterusnya]


"Jadi. Karna aku hanya bisa membuka Satu Ekor saat ini, Kekuatanku hanya meningkat sebanyak 2 Kali lipat? Begitu?"


[Be - benar Sieg]


"Aku akhirnya mengerti dan System Tolong hentikan Wujud Rubahku ini. Aku tidak nyaman dengan Ekor dan Kuping ini.." ucap Sieg dengan nada lemah


[Ba - baik Sieg]


Sieg menjadi penasaran ada apa dengan system yang selalu gugup ketika System menjawab.


"System. Kenapa kau terus kedengaran Gugup?"


[Ti - tidak ada apa - apa]


"Katakan saja. Ada apa? Rasanya aneh jika Kau gugup tanpa alasan yang jelas."


[Jawab : System Gugup karna Ia tergoda dengan Penampilan anda ketika memakai Wujud Rubah tersebut]


Sontak wajah Sieg sedikit memerah mendapatkan balasan dari Dai Kenja dan berpikir itu hanya Candaan.


[Jawab : ini Bukan candaan melainkan Fakta]


"Y - ya. Terima Kasih Dai Kenja."


Sieg tidak tau jika Wujud Rubahnya yang menurutnya jijik itu berbeda di pandangan orang lain. Jika orang lain melihat Sieg dalam wujud Rubahnya, Mungkin Orang tersebut akan terpesona dengan Sieg.


Sementara Itu. System mulai hari berjanji tidak akan tergoda dengan Sieg lagi di masa depan.


Sieg kemudian mencoba beberapa skillnya lagi dan Melihat beberapa Item yang berguna di dalam Storagenya. Mungkin saja ada sesuatu yang berguna.....


...**************...


Jangan Lupa Dilike, Komen, Share, Vote dan Rate 5 Bintang Ya.


See You In The Next Chapter 👋👋👋