
"Kuasa Elemen "
Satu lingkaran dengan 8 Simbol yang berbeda muncul di hadapan Sieg. Sieg langsung memasuki ke dalam Lingkaran itu.
Setelah memasuki ke dalam Lingkaran itu. Terlihat 8 Sieg dengan pakaian dan senjata yang berbeda mengejutkan para Iblis Di Lantai 90.
Sieg akan menggunakan Kuasa Elementalnya untuk mengurusi para Iblis ini. Karena Chakra Wujud Rikudou Senninnya hampir habis. Meskipun Chakra itu berasal dari Kesembilan Bijuu termasuk Kurama.
MP milik Sieg tidak dapat dipakai untuk digunakan untuk mengaktifkan Rikudou Sennin Mode. Untuk mengaktifkannya, Sieg harus menggunakan Chakra Bijuu yang berada di tubuhnya.
Oleh sebab itu, Sieg menggunakan Kuasa Elementalnya karena Dia harus mengisi Chakra Bijuu yang Jumlahnya mencapai Puluhan Jutaan jika digabungkan dengan Ckara Kurama dan Chakra semua Bijuu di tubuhnya.
Namun, sesuai dugaan. Para Elemen lainnya tidak terlalu Akrab dengan Elemen Baru yaitu Kegelapan..
"Hei hei. Jangan melihatku seperti itu. Secara tidak langsung kalian juga memarahi diri kalian sendiri." Canda Sieg Kegelapan.
"Sudahlah. Mari kita selesaikan Lantai ini." Ucap Sieg Gempa. Cuma dia satu - satunya Elemen yang cocok untuk dijadikan Pemimpin.
Semua Sieg pun langsung fokus dan memanggil semua senjata masing - masing.
Sieg Halilintar Tombaknya, Sieg Taufan Hoverboardnya, Sieg Gempa dengan Gauntlet yang terbuat Tanah, Sieg Blaze Cakram Api, Sieg Es Panah Es, Sieg Thorn Akar berduri, Sieg Solar Pedang Solar, dan Sieg Kegelapan dengan Sabitnya beserta Sayap.
Diantara mereka semua. Yang paling mencolok bukan lagi Sieg Solar melainkan Sieg Kegelapan karena Auranya yang pekat.
"Kita Mulai Pembantaiannya hahaha!!!"
"Jangan terlalu berisik Kegelapan." Ucap Sieg Solar dengan tajam
"Baik - baik."
Mereka pun langsung menyerang para Iblis itu dengan cepat dengan senjata masing - masing.
Sieg Halilintar Memanggil Kirin dari langit beserta Hujan Halilintar hingga Semua Iblis menjadi Gosong. Tentunya Sieg yang lain Tidak terkena dampaknya.
Sieg Blaze dan Es juga menggabungkan kekuatan mereka untuk menumbangkan para Iblis ini dengan mudah tetapi meskipun sudah terkena serangan Gabungan antara mereka berdua. Masih ada beberapa Iblis yang masih hidup.
"Sepertinya kita akan Menjadi Todoroki Shoto bukan Blaze?" (Sieg Es)
"Yahoo, Apa kita akan melakukan Fusion?" (Sieg Blaze)
"Kita belum pernah menggunakannya. Tetapi, tidak ada salahnya mencobanya." (Sieg Es)
"Kalau begitu..."
"....Kita mulai."
""Elemental Fusion !!""
Sieg Es dan Blaze langsung bergabung sampai - sampai menyebabkan Suhu beserta Es yang membekukan para Iblis dan membakar Iblis dengan mudah.
Tidak berhenti sampai disitu, terlihat Es yang menerjang ke arah Para Iblis itu diikuti oleh Bola Api Raksasa.
BOOM
KREEK
Kemudian, terlihatlah Sososk Sieg dengan dua mata warna Berbeda. Tidak ada mata Rinnegan Disitu dan yang ada hanyalah Mata berwarna Biru Es yang melambangkan orang tersebut dingin dan Merah berapi yang melambangkan orang itu pemarah.
Pakainnya juga sedikit aneh karena mengenakan Pakaian tebal namun, Lengan Pakaiannya terlihat pendek.
""Sekarang Kita mari kita lanjutkan!!""
Dari cara bicaranya itu. Seperti terdengar dua orang yang berbicara namun, para Iblis itu tidak memikirkan itu dan Mencoba Menyerang Sieg tapi, Sieg Frostfire langsung membuat Kubah Es mengurung Para Iblis. Tidak sampai Disitu, Terlihat satu Bola Api Dengan Ukuran Sekitar 10 Meter jatuh tepat di atas para Iblis hingga menyebabkan Ledakan besar dalam Kubah Es tersebut.
""Meteor Berapi!!""
Sieg Frosfire memunculkan Satu Meteroid yang tidak tau darimana asalnya sampai - sampai Iblis itu bingung sekaligus ngeri melihat Meteor dengan ukuran besar jatuh ke arah mereka semua.
Bahkan Sieg Elemen lainnya kaget melihat ini termasuk Sieg Solar dan Kegelapan.
"Mama!! Ada Meteor jatuh!!" Yang berbicara itu tidak lain adalah Sieg Thorn. Karena memiliki kepribadian penakut.
Sieg Gempa juga langsung menciptakan Dinding Tanah dibantu oleh Taufan yang membuat Pusaran Taufan agar dapat berlindung.
Sieg Solar beserta kegelapan juga ikut untuk berlindung. Mereka bisa saja Menggunakan Kekuatan mereka untuk menghindari Meteor itu namun, mereka harus menghemat kekuatan mereka.
Kembali Ke Sieg Frostfire.
Ketika Meteor itu menyentuh daratan. Tanpa diduga - duga, ledakan yang dapat menghancurkan satu Benua itu langsung menyapu bersih Lantai Tersebut sampai - sampai mata mereka semua terbelakkan. Tak terkecuali Orang yang memanggil Meteor tersebut.
Namun, kesemua Sieg juga tidak mengira bahwa masih ada Iblis yang bertahan hidup bahkan setelah terkena langsung oleh Meteor itu.
""Hujan Es!!""
Sekali Lagi Sieg Frostfire menggunakan salah satu kekuatannya. Langit berubah menjadi Biru tapi, Langit itu sedikit berbeda karena mendadak Sebuah Es turun membuat Api yang membara tadi akibat dari meteor jatuh langsung membuat Api itu padam kembali dan Iblis langsung Menjadi beku.
Bahkan Perisai yang diciptakan oleh Sieg Gempa Dan Taufan menjadi Beku lalu retak menjadi serpihan - serpihan.
Setelah itu. Seperti biasa mereka mendapatkan Notifikasi.
...[Anda Menyelesaikan Lantai 90]...
...[Jumlah Iblis yang harus dibunuh (700.000.000/?????????]...
...[Apa Anda ingin memasuki ke Lantai 91 ? (Y/N)]...
Sieg tidak menyangka hanya dalam dua serangan. Mereka dapat menyelesaikan Satu Lantai dengan cepat. Jika Sieg mengetahui ini mungkin dia sudah menggunakan cara ini dari awal namun, sepertinya itu tidak berguna lagi di lantai berikut karena serangan yang barusan itu mengurangi banyak kekuatan Sieg Frostfire.
"Menarik. Kalian berdua atau Aku harus panggil Frostfire?" Ucap Sieg Kegelapan.
"Terserah kalian memanggilku seperti apa. Tapi mungkin kita harus pergi ke lantai berikutnya kan Eiko?"
[Be - benar. Lebih bagus kalian lekas menyelesaikan lantai berikutnya.]
"Kalau begitu ayo kita pergi."
"""""""Yes."""""""""
...*****************...
...[Anda Memasuki Ke Lantai 91]...
""Panah Bakar dan Beku!!""
Sieg Frostfire memanah mereka semua secara beruntung. Setiap Satu Panah, setidaknya akan menyebabkan Es dan Api untuk membakar serta Membeku Iblis ini.
Sieg Taufan dan Gempa yang tidak mau kalah juga menyerang.
"Golem Tanah!!"
Ratusan Golem tercipta dengan ukuran 10 Meter masing - masing Golem. Sieg Gempa kemudian memerintahkan mereka semua untuk menghabisi para Iblis yang ada di lantai ini.
Sementara itu, Sieg Taufan juga menyerang dengan menggabungkan serangannya dengan Sieg Halilintar.
""Badai Halilintar!!""
Sieg Thorn juga menggunakan Akar - akarnya untuk menyerap Kekuatan Para Iblis ini.
Salah satu Kekuatan Sieg Thorn adalah mampu Menyerap kekuatan musuhnya selain menjerat musuhnya. Apalagi dia dapat berhubungan dengan tumbuhan.
Melihat Diri mereka yang lain berusaha keras. Sieg Kegelapan hanya tersenyum Kecil. Dan ikut membantai Para Iblis.
"Demon Mode.."
Seketika Sebuah Tanduk muncul di kepala Sieg Kegelapan dan menumbuhkan 2 Sayap lagi di punggungnya..
Sieg Lainnya juga merasa merinding melihat diri mereka berubah wujud yang hampir mirip dengan iblis tetapi, Itu di mata mereka. Jika orang lain yang melihat Sieg Kegelapan, maka Orang itu tidak keberatan dengan Wujudnya karena orang itu Tampan.
Sieg Kegelapan mulai menyeringai. Ia pun menebas dan mengeluarkan 5 Lingkaran Hitam yaitu Blackhole untuk mempercepat kinerjanya.
Dan Sieg Solar dengan mudah, menebas para Iblis dalam sekali tebasan dan tidak membiarkan iblis ini hidup.
Melihat 2 Elemen ini. Semua Sieg Lainnya berpikir mungkin jika Sieg Kegelapan dan Solar akan menjadi lebih kuat seandainya mereka tidak saling bermusuhan
Dalam Pembantaian itu. Sering kali juga Sieg Kegelapan tak sengaja menyerang Sieg Solar hingga membuat Sieg Solar geram dengan Sieg Kegelapan. Untungnya, Sieg Solar bukanlah Tipe yang kuat marah dan dia mengerti jika yang barusan itu tidaklah disengaja.
"Gerakan Cahaya!!"
SWOSSHH
Pergerakan Sieg menjadi cepat sampai - sampai Tanah - tanah menjadi retak akibat tidak dapat menahan pergerakan Sieg Solar yang terlalu cepat.
Saking cepatnya, Sieg Solar berhasil membunuh Sekitar 10% Iblis yang ada di lantai ini. Tidak hanya itu, Sieg Solar juga Menembakkan Sinar dari matanya.
Melihat itu. Sieg Kegelapan tersenyum. Rivalnya ternyata sekuat ini dan itu pun masih belum serius.
"Tapi, jika kecepatan dalam membunuh musuh. Mungkin Aku harus menggunakan Ini. , Summon .
Sieg Kegelapan langsung menggunakan semua Kekuatannya termasuk kekuatan pemanggilannya.
Dalam sekejap, Terlihat Satu Yamata No Orochi, Raja Iblis Minoutaurus yang pernah Sieg bunuh, dan beberapa iblis dengan aura yang menyamai musuh berlevel 1.000
Sieg Kegelapan juga menghilang dari tempatnya dan digantikan oleh 10 Clonenya.
Sieg Lainnya tidak berhenti - henti dibuat kagum oleh Sieg Kegelapan. Mereka semua kini mengakui bahwa Sieg Kegelapan mungkin sudah lebih kuat dari Sieg Solar namun, Sieg Solar tidak mengakui itu.
Lantas Ia pun, menghilangkan Pedangnya kembali dan mengambil posisi. Terlihat 5 Lingkaran berbentuk Sabit tepat di belakangnya.
Untuk kali ini, Sieg Solar akan menggunakan 5 Lingkaran karena tidak mau kalah dengan Sieg Kegelapan.
"Kita akan lihat siapa yang lebih cepat dalam menghabisi Musuhnya.." ucap Sieg Solar.
Sieg Kegelapan yang masih bersembunyi sembari membantai musuhnya diam - diam. Tersenyum.
"Oke.. Aku akan menemanimu.."
"Para Makhluk Panggilanku! Serang mereka semua!!" Perintah Sieg Kegelapan.
Meskipun para Makhluk Summomning tidak dapat melihat Sieg Kegelapan namun, mereka yakin bahwa suara itu tadi berasal dari tuan mereka.
Setelah mengucapkan itu. Para Makhluk panggilan itu berbondong - bondong demi menyelesaikan tugas mereka.
"Mengandalkan Makhluk panggilannya? Kalau begitu, akan kutunjukkan salah satu Kekuatanku ."
Kelima Lingkaran itu mengeluarkan sejumlah Sinaran hingga menyapu bersih banyak iblis dalam 1 Menit
Sieg lainnya pun mundur tidak mau terkena dampak dari serangan itu.
"Waduh.. mereka terlalu gila. Kita bahkan tidak dapat untuk tampil.." ucap Sieg Gempa.
"Tapi, bukannya ini kita seharunya bersyukur? Kita tidak perlu masuk campur. Hehehe..." ucap Sieg Thorn
Kesemua Sieg Menatap tajam ke arah Sieg Thorn sampai membuat Sieg Thorn menelan air ludahnya.
"Ma - maaf..."
Tidak berselang lama. Para Iblis sudah dibantai - bantai oleh Sieg Kegelapan dan Solar. Oh, dan jangan lupa dengan Sieg Frost Fire yang membasmi Iblis dengan tinju beserta Panahnya.
""Fuh.. Sepertinya ini adalah batas kami..""
Ucap Sieg Frostfire yang berpecah kembali menjadi Es dan Blaze.
"Hum. Lantai ini sudah selesai. Dan mungkin sebaiknya kita juga harus kembali normal. Bagaimana setuju?" Ucap Sieg Gempa.
Semuanya mengangkat tangannya kecuali Sieg Kegelapan. Yah, mereka semua sudah menduga ini.
"Kalau begitu kita kembali normal."
"Eh? Woy! Aku belum setu - ah, sialan!!"
Mereka pun kembali Normal dan Sieg langsung terduduk lelah di atas Tanah yang masih panas - panas itu.
[Kau masih baik - baik saja kan?]
"Ah.. My Angel.. mendengar suaramu aku sudah menjadi baik - baik saja..."
[Ja - jangan berkata seperti itu..]
"Hahaha.. bercanda.. aku ingin istirahat. Rasanya pikiranku sangat lelah..."
[Baiklah. Kau bisa Istirahat sejenak Sieg. Kau pasti sangat lelah. Di Lantai berikutnya pasti lebih berbahaya...]
"Ya.. benar juga.." dengan mata yang mulai memenjam.
Pada saat yang sama. Eiko keluar dari tubuh Sieg dan meletakkan kepala Sieg di pangkuannya.
"Kalau kau seperti ini.. mana mungkin aku dapat istirahat.."
"Ke - kenapa kau berkata seperti itu?"
"Karena aku ingin selalu melihat wajahmu.. Akan mubazir jika mengabaikan wajahmu itu.. "
"Ja - jangan menggodaku.."
"Hahaha...."
Akhirnya mata Sieg tertutup. Ini adalah Pertarungan yang paling melelahkan bagi Sieg seumur Hidupnya.
Eiko yang melihat Sieg tertidur tanpa sadar dia mengelus - ngelus Rambut Sieg dengan perlahan agar tidak membuat Sieg terbangun dari tidurnya...
...[Anda Menyelesaikan Lantai 91]...
...[Jumlah Iblis yang harus dibunuh (720.000.000/?????????]...
...[Apa Anda ingin memasuki ke Lantai 92 ? (Y/N)]...
...*********...
Jangan Lupa Dilike, Komen, Share, vote dan Rata 5 Bintang.