I Live With The System

I Live With The System
CHAPTER 65 : HADIAH DAN AKUN KEDUA



"Aku harap kau memberikan Penjelasan. Kurosaki Sieg." Ucap Gilgamesh dengan sedikit kesal.


Kenapa dia kesal?


Tentu saja dia kesal dikarenakan Mangsanya sudah direbut oleh Seseorang yang tidak dia ketahui (Eiko).


"Tidak. Aku sudah jelaskan bukan? Jadi Eiko sudah menghabisi Semua Musuh - musuh kita."


Gilgamesh sedikit menghela nafas dan kembali menatap ke arah Sieg.


"Hmm, Jadi Gadis yang barusan itu siapa?"


"Gadis itu bernama Eiko, dia adalah orang yang membantuku memanggil kalian atau lebih tepatnya mereinkarnasikan kalian."


"Oh, jadi dia juga ikut dalam memanggil raja ini. Tapi.. Aku tidak suka jika mangsaku Direbut. Maka dari itu, Lawan aku Kurosaki Sieg."


"Tidak mau."


"Tidak ada yang dapat menolakku. Jika aku mengatakan lawan aku. Maka kau harus melawanku."


"Haa. Kau, apa kau lupa saat ini aku sedang dalam kondisi yang tidak Prima? Melawanmu saat ini jelas sekali aku akan kalah."


"Hmm, benar juga. Yah, persetan dengan itu. Aku ingin masuk. Tapi ingat ini sekali lagi, Bahwa Dewa Iblis itu adalah orang yang harus kubunuh dengan tanganku sendiri!!"


"Iya. Aku paham. Masuklah "


Setelah itu, Gilgamesh pun memasuki ke dalam tubuh Sieg dan menyisakan Sieg sendirian yang mendadak tumbang ke tanah.


"Aku.. terlalu memaksakan diri menggunakan kekuatanku.." Gumam Sieg tersenyum pahit.


Ini adalah akibat dari Menggunakan kekuatannya secara berlebihan. Sieg sebenarnya sudah mencapai batas sejak melawan Cerberus tapi, dia tetap memaksa menggunakan Wujud Rikudou Senninnya meskipun Cerberus sudah dikalahkan oleh Gilgamesh.


Pada saat yang sama juga. Eiko keluar dari tubuh Sieg dengan Raut wajah yang khawatir.


"Kenapa kau bisa seperti ini?!"


Eiko pun langsung memapah tubuh Sieg dan berniat untuk keluar dari Dunia ini karena tidak lama Lagi Tempat itu akan hancur. Namun, Sieg menghentikannya.


"Yang barusan itu.. Apa?" Yang Sieg maksudkan tidak lain adalah Kejadian yang tadi. Bagi Sieg itu terlihat mengagumkan Dan pada saat yang sama juga. Sieg merasa itu sangat penasaran.


"....." Eiko Terdiam.


"Katakan. Soal Kekuatan itu, dan alasan kenapa kau membunuh Dewi Iblis tadi." Ucap Sieg dengan raut wajah yang serius. Dia harus mendapatkan jawaban itu.


"A - aku.. Tidak dapat mengatakannya. Belum waktunya kau untuk mengetahui hal yang sebenarnya.."


Mendengar jawaban Eiko, Sieg hanya bisa pasrah. Jika dia memaksa Eiko untuk mengatakannya, Itu tidak ada bedanya dengan orang yang jahat karena memaksa orang tersebut untuk mengatakan hal yang tidak dia inginkan.


"Jika kau tidak ingin mengatakannya. Ya udah...." ucap Sieg.


"Ma - maaf..." Eiko merasa sedikit bersalah


"Tidak apa - apa. Kau bisa memberitahuku soal itu suatu hari nanti.." ucap Sieg sembari tersenyum


Tidak ada gunanya memaksa Eiko. Sieg yakin Eiko akan mengatakan semua yang ia ketahui. Dari awal Sieg sudah merasa ada yang aneh dengan Eiko dan Dewi Pencipta. Apalagi Ditambahnya dengan Dewi Iblis itu yang berbicara seakan - akan mengenal dirinya sejak lama dan Utusan Dewi Air Yaitu Natasya Membuat Kecurigaan Sieg semakin bertambah.


Tapi, untuk saat ini Sieg tidak mau memikirkan semua itu.


"Te - terima Kasih. Kalau begitu, kita akan keluar dari si-"


"Tunggu. Kita harus memeriksa hadiah ini terlebih dahulu." Ucap Sieg melepaskan dirinya dari Eiko.


Sieg merasa cuma tempat ini dia dapat membuka Hadiahnya. Bakal terjadi keributan besar jika Sieg menerima Hadiahnya. Maksudnya, Setiap kali Sieg menerima hadiahnya pasti ada Aura menakutkan atau Semacamnya keluar.


"Ba - baiklah..."


Sieg memperhatikan pun melihat Hadiahnya


Ini adalah hadiah yang Sieg inginkan karena dengan ini dia dapat menambah kekuatannya dan dapat menandingi Dewa dengan mudah.


...[Apa Anda ingin menerima semua Shadow Soldiers? (Y/N)]...


"Tentu saja. Yes."


Seketika Aura yang sangat mengerikan dapat Sieg rasakan dan Jumlahnya semakin bertambah seiring berjalannya waktu. Apalagi ada aura yang melebihi dirinya terdapat pada dirinya.


Lama kelamaan, Muncul satu per satu Makhluk bayangan dengan bentuk bermacam - macam di hadapan Sieg. Mata Sieg membelalak, ini adalah kejadian yang membuat Sieg merasa merinding.


Kini dihadapannya terdapat 10 Juta Shadow Soldiers yang menunduk dihadapannya. Ada juga Beru, Bellion, Igris yang ikut serta dalam menunduk.


Hanya Iron, Dan Greed tidak berada disitu. Sangat disayangkan karena tidak ada kedua Shadow Soldiers yang lumayan kuat itu tapi, Sieg sudah merasa puas dengan Shadow Soldiers ini.


Membunuh Dewa juga bukanlah hal yang mustahil, bahkan Serangan yang akan terjadi di Turnamen mudapun dapat dia urusi.


Andai saja Sung Jin Woo yang dia lawan waktu itu adalah Sung Jin Woo dimana dia mendapatkan 10 Juta Shadow Soldiernya..


Sudah dipastikan bahwa Sieg tidak akan dapat bertahan melawan 10 Juta itu dan Ditambahnya Kekuatan Regenerasi Shadow Soldiers ini, maka Sieg sudah pasti kalah melawan Sung Jin Woo.


""""Rajaku!""""" Ucap mereka semua serempak.


Mendadak mereka semua mengeluarkan aura yang kuat. Kesadaran Sieg hampir saja menghilang setelah merasakan aura mengerikan itu.


"Kalian semua. bisakah hilangkan aura itu?"


"""""Dimengerti Rajaku!!"""""""


"Bagus, Jadi kembalilah ke Bayanganku."


"""""""Baik!!""""""""


Dalam sekejap semua Shadow Soldiers itu memasuki ke dalam Bayangan Sieg. Dan Sieg menjadi teringat sesuatu.


"Ah, ngomong - ngomong Eiko. Apa mereka ingat dengan Sung Jin Woo?"


"Tidak. Mereka sangat berbeda. Dan ini adalah Ciptaan milikku, dengan kata lain. Mereka adalah Shadow Soldiers versimu."


"Dahlah.. ini sudah terlalu kuat. Aku semakin penasaran dengan kekuatanmu.."


"Da - daripada membicarakan ini. Mungkin sebaiknya kita keluar?"


"Ya, benar juga. Aku jadi semakin rindu sama mereka. Dan Eiko, apa penampilanku akan tetap seperti ini?" Tanya Sieg


Penampilan Sieg yang sekarang sudah berumur 12 Tahun. Karena sudah berada di dunia ini selama 2 tahun.


Jika Sieg keluar dan Mereka semua melihat Penampilan Sieg yang dratis berubah. Akan terasa aneh bukan?


"Soal itu. Kau akan baik - baik saja. Karena setelah keluar dari dunia ini. Penampilanmu akan kembali seperti semula"


"Begitu.. dan hadiah kedua. Binatang Ilahi. Buka itu terlebih dahulu. Lalu kita akan meninggalkan tempat ini." Ucap Sieg.


"Baik"


Satu telur tiba - tiba muncul di tangan Kanan Sieg. Sieg melihat Telur ini dengan hati - hati. Kemungkinan besarnya, di dalam telur ini terdapat binatang Ilahi.


"Bagaimana cara menetaskannya?" Tanya Sieg.


Sieg tidak pernah menetaskan sesuatu. Jadi wajar saja dia bertanya. Sieg hanya pernah menetaskan satu Telur yaitu telur Ayam untuk menggorengnya.


"Cara menetaskannya... Mungkin cara ini sedikit memalukan.. meskipun begitu. Kau mau melakukannya?"


Dari nada bicaranya. Sieg dapat merasakan ada hal yang buruk, atau hal yang memalukan yang dia harus lakukan demi menetaskan telur ini.


"Katakan saja."


"Ca - caranya. Kau harus tidur bersama seorang Gadis dan kau harus meletakkan telur itu tepat ditengah kalian. Seperti Meletakkan seorang Anak di tengah suami istri."


"...."


Yah, tentu saja Sieg terdiam.


"Jadi kau memintaku untuk menetaskan Telur ini bersama seorang Gadis?"


"I - iya..."


Sieg pun sudah tidak mau memikirkannya lagi. Kalau soal gadis Sieg tidak masalah. Tapi, yang masalahnya hanyalah Bagaimana cara seorang Pria meminta seorang Gadis untuk tidur bersamanya.


Kalau Kurumi bisa saja. Tapi, Sieg merasa curiga jika meminta Kurumi lalu Ai? Sejujurnya Sieg lebih meminta Ai karena Gadis itu pasti pengen tidur bersama Sieg.


Namun, Meminta Ai untuk tidur bersama dirinya. Itu sangatlah memalukan. Lalu, Ayu? Kirei? Yukana? Ah, Yukana tidak termasuk. Sieg bukanlah Tipe yang terlalu suka dengan Milf.


Dan Kirie dan Ayu? Sieg tidak dapat memintanya. Mereka bahkan belum dekat lagi, namun langsung meminta mereka tidur bersama? Mereka pasti akan salah tingkah.


Cuma Eiko satu - satunya tapi, pada saat yang sama Sieg merasa khawatir juga dengan Eiko. Seolah - olah ada kejadian yang buruk akan menimpa dirinya jika tidur bersama Eiko.


'Eh. Bentar. Sejak Kapan aku memiliki banyak Gadis di Sisiku?' Pikir Sieg. Jadi sebenarnya Sieg selama ini tidak mengira kalau Ramai Gadis yang mencintainya karena Dia selalu Fokus dengan tugas - tugasnya.


"Ja - jadi bagaimana Sieg?" Tanya Eiko


"Aku akan pikirkan itu kapan - kapan.. Untuk saat ini. Keluarkan lah aku."


Sieg bisa pikirkan itu di hari lainnya. Sieg harus keluar dari tempat ini agar dapat bertemu dengan mereka.


"Ah, aku lupa lagi Sieg. Tempat kau mendarat nanti akan dipilih secara acak."


"Eh? Secara acak?"


"Bisa dibilang ini hampir mirip Terdampar"


"Kok terasa Deja Vu ya.."


Sieg mencoba mengingat - ingat soal ini dan beberapa menit kemudian. Wajahnya menjadi pucat.


"Tidak tidak tidak. Aku merasakan ada firasat yang buruk soal ini dan katamu terdampar. bagaimana kalau aku terdampar di tempat yang jauh?! Mungkin aku membutuhkan Masa selama 1 Bulan untuk mencapai ke Gunung Dunia lagi. Kau juga tahu berapa Kilometer untuk ke gunung Dunia."


"Kalau soal itu kau tidak perlu khawatir. Karena kau memasuki Ke dunia Batu ini saat berada di gunung dunia maka kau juga akan terdampar di sekitar wilayah Gunung Dunia. Selain Itu Wilayah Gunung Dunia tidaklah terlalu luas. Jadi meskipun kau terdampar jauh, kau pasti dapat menemukan Kediamanmu dengan mudah dalam waktu beberapa menit. Tapi itu selama kau berada di dalam Wilayah Gunung Dunia"


"....haa. aku sudah tidak tahu lagi. Jika kejadian yang sama (Di Clan Bulan Indah) terjadi lagi. Maka aku akan bunuh diri."


"Ja - jangan bercanda seperti itu Sieg. Jika kau mati.. bagaimana dengan yang lainnya.." ucapnya yang dratis sedikit sedih.


Mendengar itu Sieg merasa sedikit bersalah.


"Ahaha.. Jangan dibawa Serius. Aku memang bercanda. Tapi, yah.. mungkin aku dapat melarikan diri meskipun dalam keadaan tubuhku seperti ini."


[Saran : Buka Topeng anda jika anda berada di lokasi Asing. Dijamin 100% para Gadis tidak akan menyerang anda]


"....."


"Ditolak. Lagian jika aku membuka Topengku itu malah akan menjadi lebih merepotkan. Kau tahu seberapa sulitnya menjadi terlalu tampan."


"Selain itu, jika Pria yang menemuiku, itu justru membuat Para Pria akan semakin membenciku?" Lanjut Sieg.


"Kalau begitu. Kau harus bagaimana Sieg?"


Sieg berpikir sejenak. Sejujurnya Sieg sama sekali tidak dapat memikirkan jalan penyelesaiannya. Dan meskipun Sieg memakai Topeng untuk menyembunyikan Dirinya namun, Rambut Putih Sieg dapat dijadikan Bukti untuk menangkap Sieg karena sangat jarang sekali Ada Seorang memiliki Rambut berwarna Putih.


"....kalau bisa aku ingin menyamarkan diriku. Apa aku harus mewarnai Rambutku?"


"Ti - tidak boleh!!"


Eiko tiba - tiba berteriak Keras membuat Sieg terkejut terjatuh.


"A - apa? Kau tiba - tiba berteriak"


"Kau tidak boleh mewarnai Rambutmu! "


"Memangnya kenapa? Apa salah jika aku mewarnai Rambutku?"


".. A - aku. Pokoknya kau tidak boleh Mewarnai Rambutmu. Nanti tidak bagus dilihat."


Sieg menepuk - nepuk celananya dan berdiri dari Tempatnya.


"Terus. Apa kau memiliki saran? saran untuk menyembunyikan diriku. Jadi aku tidak usah khawatir lagi kalau ada seseorang melihatku."


"Tunggu dulu... Sebenarnya ada.."


"Oh.. ternyata ada Toh. Jadi apa saranmu?"


Sieg tanpa basa basi langsung meminta Eiko menjelaskannya.


"Kau perlu membuat Karakter Dirimu sendiri."


"Ha?"


Tentu saja Sieg bingung. Dia bahkan baru pertama kali mengetahui hal yang seperti ini.


"Maksudku adalah kau harus menciptakan Wujud Kedua."


"Jelaskan lagi lebih rinci. Agar aku dapat mudah memahaminya." Ucap Sieg.


"Bi - bisa dibilang ini adalah salah satu Fungsi diriku."


"Jadi kau masih memiliki Fungsi lainkah? Ini benar - benar terdengar menarik"


"Dan wujud Karakter Keduaku. Apa kau ingin mengatakan bahwa Aku harus membuat karakterku sendiri?


"I - iya."


"Ini sedikit mirip dengan membuat Akun Game. Apa aku bisa bilang seperti itu?"


"Be - benar untuk saat ini. Wujudmu sekarang bisa dibilang Akun Pertama dan kau bisa membuat Akun Lainnya."


"Hemm. Walau hanya singkat, kurang lebih aku sudah mengerti. Dan jika aku sudah membuatnya, lalu Statusku juga akan berubah dratis?"


"I - iya. Statusmu juga akan berubah. Karena kau membuat Akun baru, jadi Statusmu juga akan diperbarui dan kau akan mulai dari Zero."


"Akun pertamaku yang ini bagaimana?"


"Akun mu yang kau kenakan sekarang Akan disimpan, dan kau dapat menukar Akunmu itu sesuka hatimu."


"Heh. Ternyata begitu."


Sieg berpikir saran ini tidaklah begitu buruk. Jika memungkinkan, Sieg ingin menggunakan Wujud Karakter Kedua itu sebagai Identitas Lainnya.


"Dan masih ada hal yang aku lupa ingin kusampaikan"


"Masih ada lagi? Kali ini apa?"


"Kau tidak boleh membuat Karaktermu sendiri. Itu akan dipilih secara acak, Jenis kelamin, Umur, Tinggi, Level, Ras dan beberapa Status lainnya."


"Jenis kelaminku dipilih secara acak?!!"


"I - iya. Dan satu lagi."


"Aduh. Sebenarnya ada berapa sih ini."


Sieg menepuk jidatnya. Ini sudah terlalu pusing baginya untuk memikirkan semua ini.


"Ini yang terakhir. Untuk membuat Karakter kedua ataupun Akun Keduamu. Kau harus menggunakan 10 Juta Poin untuk menciptakannya."


"....."


'Jumlahnya Minta ampun... Poinku sekarang baru 36 lebih Juta Poin. Dan aku masih ingin memanggil semua bawahan Rimuru di dunianya jumlahnya juga mencapai 10 Juta Poin. Berarti Sisa Poinku nanti setelah itu hanyalah 16 Juta.. Ini hampir membuatku ingin menangis darah..' Pikir Sieg.


"Dan Tentu saja dikarenakan Harganya mahal. Kau mendapatkan Bonus yaitu Kau dapat menggunakan memilih 4 Skill dari Akun Pertamamu"


Mendadak Sieg memperlihatkan Senyuman senang.


"Begitu. Meski ini sedikit merugikanku tapi, menurutku ini tidaklah buruk."


"Memang ini sangat merugikanmu tapi sebagai Gantinya kau dapat menggunakan Akun Keduamu selama - lamanya."


"Ya, aku ingin membuatnya. Dan aku harap jenis kelaminnya adalah seorang Lelaki." Sieg mulai berdoa - doa tidak jelas.


Yah, orang mana yang ingin menjadi seorang Perempuan setelah menjadi mengalami Pengalaman menjadi Pria. Bahkan Sieg lebih memilih menjadi seorang Pria karena sudah hidup lama sebagai lelaki. Padahal alasan aslinya dia tidak mau Aset berharganya hilang (Bagi yang ngerti)


"Soal itu. Kemungkinan besarnya Jenis kelaminmu adalah Seorang Lelaki."


"Kok bisa tau?"


"Menurut Insting Seorang Wanita."


"O - oh..."


"Dan Instingku berkata bahwa kau akan mendapatkan Wajah yang tampan."


"....."


"Yang benar? Kalau aku mendapatkan Wajah yang tampan sekali lagi. Aku akan membuang Akun keduaku ini, dan buat lagi."


"Jangan lakukan itu. Poinmu akan terbuang sia - sia."


"Haa. Yah sudahlah, cepatlah Pilih Tubuh Karakter secara Acak."


"Baiklah."


Sieg sudah memutuskan dan sangat berharap jika Tubuh Karakter Akun Kedua yang dia dapatkan itu adalah Karakter dengan wajah biasa - biasa saja.


"Dan sebelum membuat Akun Keduamu. Pilih cepat Skillmu."


"Aku hanya bisa mengambil Skill dari Akun Pertamakan? Kalau begitu, Tomoe Rinnegan, Essence Flame, Rikudou Sennin Mode, Dan Necromancer. Tambahkan Keempat Skill ini kepada Akun Keduaku"


"Baiklah. Kalau begitu"


...[Menggunakan Poin 10.000.000 untuk menciptakan Tubuh Kedua/Akun Kedua untuk Kurosaki Sieg]...


...[Sisa Poin Saat ini adalah 26.400.000]...


...[Tubuh berhasil Diciptakan.]...


...[Menggunakan Akun kedua untuk Kurosaki Sieg.]...


"Hmm. Jadi sudah selesai. Aku pikir butuh waktu yang la -?"


Sieg langsung merasa kepalanya pusing. Tidak hanya itu, Tubuhanya merada sangat panas dan Sieg dapat melihat kalau Pakaiannya Yang berwarna Putih tadi kini berubah menjadi berwarna Hitam Merah.


Untungnya Rasa sakit Seperti ini Sieg sudah terbiasa dan tidak masalah sama sekali dengan rasa seperti ini lagi.


...[Akun Kedua Sudah Dipasangkan]...


...[Anda Memilih Bonus Skill : Tomoe Rinnegan, Rikudou Sennin Mode, Essence Flame, and Necromancer]...


...[Anda Mendapatkan Skill Tambahan : Ilusi]...


...[Second Accounts]...


...[Status]...


...Nama : Kurosaki Sieg...


...Level  : 1...


...Umur  : 14 Tahun...


...Ras     : Setengah Rubah (Dinonaktifkan)....


...Title    : Utusan Dewa, Hero, Shadow Monarch...


...HP   : 10.000/10.000...


...MP  : 15.000/15.0000...


...STR : 10.000...


...DEF : 10.000...


...AGI  : 10.000...


...VIT  : 10.000...


...INT  : 11.000...


...Skill : Tomoe Rinnegan (Info), Rikudou Sennin Mode (Info), Essence Flame (Info), Necromancer (Info), Ilusi (Info)...


...System Point : 26.400.000...


Yah, Sieg berubah menjadi lebih lemah.


...*********...


Jangan Lupa Dilike, Komen, Share, Vote dan Rate 5 Bintang.