I Live With The System

I Live With The System
CHAPTER 10



Aku sekarang berada di Gang yang jarang orang Lewati bersama dengan Seorang Putri kerajaan Terkenal ini. Saat ini kami berdua dicegat oleh Para Preman untuk di *ehem*, Putri tersebut. Terpaksa lah aku melindunginya. Habisnya tidak mungkin aku menonton Putri ini dibegituan oleh Para Preman ini.


Karna aku berniat Untuk Melindunginya, aku terpaksa berbuat Hal Kriminal untuk pertama kalinya.


"Ah, sudahlah Kalian semua Segera Bunuh orang ini!!" Perintah Boss preman itu.


Dan mereka pun menyerbu kami dari berbagai Arah. Aku pun tidak tinggal diam dan menyiapkan Sword Skillku. Pedangku bercahaya. Dan kecepatanku meningkat dratis.


Tidak lama kemudian, Kepala Para Preman Itu langsung hilang. Dan darah Pun keluar akibat dari Seranganku tadi.


Ini adalah salah satu Skill yang kudapatkan ketika berada Di Dunia ini. Yaitu, God Speed. Skill ini mampu mengkatkan Kecepatanku menjadi Kecepatan cahaya. Aku juga memberitahu Sieg tentang ini. Dan mengatakan Ini Merupakan Berkah dari Dewa Pedang dan Kecepatan.


Skill ini terlalu kuat, bahkan aku sendiri tidak dapat mengendalikan kecepatanku sendiri. Selain itu, Skill ini memakai Banyak Mana milikku. Cuma memakainya dalam sedetik, Manaku langsung tersisa setengah. Jika lebih dari Satu Detik, manaku langsung habis dan tidak perlu ditanyakan lagi. Aku pun tidak sadarkan diri.


Aku kembali memandang Boss Preman itu. Walau tidak pantas disebut boss lagi karna seluruh anggotanya sudah mati semua.


Aku merasakan kalau ada sesuatu yang Memegangi Jubah hitam Milikku di belakang. Aku pun menatap ke belakang, dan ternyata hanya Putri itu yang tadi. Aku lupa sama sekali sama ni Perempuan. Karna Kagum sama Skill milikku sendiri.


Putri menggigil melihat darah yang berhamburan. Yah, tentu saja dia seperti itu, ini pertama kalinya juga aku mendengar Seorang Putri berada di gang dan Melihat Pembunuhan di depan matanya sendiri. Semoga dia tidak melaporkan hal ini kepada Ayahnya sendiri. Akan merepotkan nanti.


Aku juga perlu selesaikan Ini dengan Cepat, Gadis Sieg nanti curiga kenapa aku tidak kembali - kembali ke penginapan itu.


"Sekarang selanjutnya kau"


"Hiiii!!"


Are?, Dia langsung pingsan saat aku mengarahkan pedangku ke Dia. Ada apa dengan ni Ossan?, sikapnya langsung berubah. Tadi yang terlihat menakutkan kini seperti ini Seekor Tikus. Yang ketakutan melihat sesuatu yang ingin memangsanya.


"Fuh, kalau begitu ini berarti sudah Selesai" ucapku sambil menyarungkan Pedangku di belakang.


Terdengar Suara Putri yang masih menggigil ketakutan mengatakan sesuatu.


"Ki - kirito..."


"Ada apa lagi?"


Ada apa dengan ni Gadis, dari tadi menghentikanku


"A - aku ma - mau kau mengikutiku Ke is - ista -"


BOOM


Terdengar Suara ledakan yang kuat yang membuatku tidak fokus dengan kalimat Putri itu.


Di saat itu, Entah kenapa aku merasakan perasaan yang tidak nyaman. Awan mulai menjadi gelap, ini yang membuatku sedikit merasa aneh. Ada kilat - kilat yang terdengar di atas awan. Tetapi Ini bukan Kilat biasa, Kilat itu berwarna Ungu.


Ledakan yang tadi juga membuatku melihat ke arahnya. Dan aku Tercengang melihat apa yang kulihat dengan Mataku.


Yang kulihat sekarang adalah Seekor naga dengan Tubuhnya dilapis dengan Api ungu Gelap. Pada saat Mataku dan Naga Itu bertatapan. Aura yang kuat dapat aku rasakan, dan tanpa sadar aku menunduk ke arahnya.


"A - apa ini, tekanannya terasa sangat berat.!!"


"Ki - kirito!!" Ucap Putri itu dengan nada yang sangat khawatir.


"O - oi, Hime sama. Segera laporkan kejadian ini kepada Rajamu dan suruh pasukan untuk datang ke arah dimana Naga itu terlihat"


"Ta - tapi kau bagaimana?"


"Tidak perlu pikirkan tentangku segera pergi cepat!!!" Aku membentaknya Untuk membuatnya melakukan hal yang kuperintahkan. Aku merasa sedikit berasalah Membentaknya, apalagi seorang Putri.


Dia pun langsung meninggalkanku sendiri di Gang yang tadi. Dan kali ini aku merasa merinding. Kenapa?, itu karna, seluruh Tempat ini tiba - tiba menjadi panas padahal naga itu berada sangat jauh dari sini.


Serta aku merasakan Aura yang ku kenal berasal dari Naga itu. Dengan Sontak, aku pun segera lari ke arah naga itu.


Aku berniat kesana Dengan skill Godspeed tetapi saat aku mau melakukan itu, aku melihat Ai yang sedang memegang pedangku berlarian.


"Ai apa kau baik - baik saja?"


"Unm, daripada membicarakan Tentang Ai, Kita perlu ke Lokasi Sieg sekarang. Ai merasakan kalau Orang yang berada Di Naga Itu ada Sieg"


"Ya, aku tau, tapi bagaimana cara mendekatinya. Suhunya panas sekali. Jika kita mendekatinya, kita akan pingsan seketik -"


Dan Naga itu terbang menuju ke Arah langit dengan tubuh besarnya. Dan serius saja, Langitnya bertambah menjadi sangat gelap dan lebih gelap dari malam hari.


"I - ini sih akan menggemparkan Dunia.."


Ucapku Dengan Keringat yang menetes di pipiku.


...•Kirito Pov End•...


...***********************...


...•Normal Pov Start•...


...Kerajaan Aiz's...


"A - apa itu?!!!" Teriak raja.


Pada saat yang bersamaan, Pintu ruangan raja pun terbuka.


"Ya - yang mulia. Kami melaporkan bahwa ada sesuatu yang aneh sedang terjadi"


"Aku tau hal itu!!!, apa yang sebenarnya terjadi!!"


"Me - mengenai itu kami tidak tau"


"Segera kirim pasukan ke sana dan para pahlawan, aku akan memimpin para pahlawan"


"Ti - tidak bisa yang mulia. Di sana terlalu bahaya!!"


"Ini merupakan perintah segera kumpulkan"


"Ba - baik" dengan nada yang ketakutan.


Dan Prajurit itupun menghilang.


"I - ini, kekuatan ini tidak salah lagi pasti milik Orang yang penyelesai Dungeon itu. Lokasinya berdekatan dengan Kerajaan Felix tapi demi bertemu dengan orang tersebut akan kukorbankan Para pahlawan bodoh itu sekalipun!!"


Raja itu pun menghilang dan mengambil peralatan terkuat miliknya.


Di Lapangan Latihan Kerajaan


Seorang Lelaki lumayan Tampan beserta beberapa orang tercenggang Ketika melihat Seekor Naga yang tubuhnya Dilapisi Api Ungu.


"Amakusa - Kun. Menurutmu Itu apa?' Tanya seorang Gadis yang Lumayan cantik. Sama seperti orang yang tampan itu, Dia juga tercenggang melihat hal itu. Siapa yang dapat membayangkan kalau ada seekor naga yang ukurannya tidak masuk akal mampu membuat awan menjadi sangat gelap.


"Aku juga tidak tau apa itu. Argus, menurutmu apa itu Makhluk Divine Beast?"


Lalu terdapat Seekor naga kecil dengan tubuh yang berapi di Bahu kanan Orang tersebut. Naga kecil itu adalah salah satu Makhluk Divine Beast, karna dia berada di samping Orang tersebut berarti orang Tesebut merupakan seorang Pahlawan. Atau mantan teman Sieg yang bernama Amakusa Mirata. Dia merupakan salah Satu orang yang terpanggil ke dunia Astral, dia juga merupakan Salah satu Seorang yang mengkhianati Sieg. Namun, meskipun dia mengkhianati Sieg, Dia juga sangat baik. Ketika dia mengingat Dirinya mengkhiatani Teman sekelasnya sendiri, itu membuatnya merasa sangat menyesal. Dia seharusnya tidak meninggalkan Temannya sendiri. Dan Sejak itu, dia bersumpah untuk tidak membuat dirinya mengalami hal seperti itu lagi.


Semua yang tercenggang Melihat Kejadian itu, semuanya juga merupakan Mantan teman Sieg, yang juga merupakan pengkhianat Sieg. Gadis cantik yang Bertanya kepada Amakusa tadi, adalah Mantan Kekasih Sieg, dia sama sekali tidak peduli dengan kematian Sieg, dan malah sangat melengket dengan Amakusa, dengan kata lain Gadis itu hanyalah Gadis sialan.


Terdapat 34 Orang siswa, dan 1 Seorang Sensei disitu. Yang pertama Adalah Amakusa Mirata yang merupakan Seorang Pahlawan, kedua Seorang Gadis cantik Ichinose Keiko sebagai Healer sekaligus mantan kekasih Sieg, ketiga Ishikawa Erita salah satu Gadis cantik yang merupakan Teman dekat Idol Sekolah mereka sebagai Samurai, kemudian Hideyoshi Akira Sebagai Assassin dan Teman Akrab Amakusa Mirata, Dia adalah seorang yang diselamatkan oleh Sieg. Dia juga merasa kesal dan sangat bersalah meninggalkan Sieg hari itu, tapi karna waktu itu dia sangat tidak mau mati. Dia terpaksa melakukan itu.


Dan seorang lagi, Seorang gadis cantik juga idol di sekolah Asalnya yang dipuja - puja oleh Para Siswa Disitu, hanya dia satu - satunya yang tidak mengikuti ke Dungeon Felix karna waktu itu kurang sehat dan membuat Satu Sensei menjaganya. Hanya dia satu - satunya yang sangat peduli pada Sieg, pernah juga dia mengingatkan Sieg untuk tidak pergi ke Dungeon Felix karna sangat khawatir dengan Sieg. Dia ingin Sieg ke Dungeon Felix ketika Dirinya berada Di Sisi Sieg, tapi Sieg malah memaksa Ingin ke Dungeon itu, dan dengan Enggan Dia membiarkan Sieg pergi.


Tapi saat Dia sudah sehat sepenuhnya, dia pun menunggu Para temannya Pulang dari Dungeon Yang mereka pergi karna perintah Raja. Tetapi dia kaget ketika melihat Para temannya, saat Mereka semuanya terlihat Sangat Kotor, Pakaian Mereka robek - robek, dan ada Noda darah yang melekat Di Pakaian mereka.


Serta mendapati Kalo seseorang yang sangat ditunggu olehnya tidak ada. Tidak ada satupun seorang yang menjelaskan apa yang terjadi pada Sieg. Dia merasa sangat sedih, seharusnya dia mengikuti mereka semua, dengan begitu Sieg seharusnya selamat. Sensei juga sangat kaget mendengar Berita itu, dan mencoba Sebaik mungkin untuk menenangkan Gadis itu. Gadis itu bernama Airi Kaori sama seperti Ichinose Keiko, dia memiliki kemampuan Sihir Penyembuh. Dan hanya saja Kemampuan penyembuh miliknya sangat berbeda dengan Yang lain, Dia bisa menumbuhkan Kembali tangan yang hilang, tapi memiliki Efek Samping yaitu akan membuatnya pingsan selama beberapa Jam.


Dan yang terakhir Seorang Sensei yang sangat baik hati, sekaligus yang sangat cantik di Sekolah asalnya. Dan juga Seorang Sensei termuda di Sekolah para siswa yang tadi. Ramai yang menargetkannya, tapi semuanya sudah ditolak olehnya. Karna dia sangat baik, sama seperti Airi Kaori, dia sangat peduli Dengan Sieg tetapi Kepuliannya terlalu berlebihan, dan mengakibatkannya Suka dengan Siswanya Sendiri. Tapi dia tidak sadar kalau dia memiliki Perasaan seperti itu kepada Sieg. Dan saat mengetahui hal itu setiap malam dia akan sedih berada di kamarnya, dan terkadang menenangkan Airi Kaori. Karna dia juga seorang Sensei.


(Author : Sisanya, anggap saja deh sebagai Tokoh Sampingan. Cuma itu 6 saja yang dapat Thor pikirkan. Habisnya Kalo lebih, Thor tidak dapat pikirkan Namanya)


Mereka semua Sekarang sedang Latihan di lapangan untuk membuat kekuatan mereka semua meningkat, dan tak disangka kalau Ada seekor naga yang kekuatannya Sangat besar membuat mereka berhenti seketika dan memperhatikan Naga itu.


"Ini pertama kalinya aku melihat Itu. Tapi yang pastinya dia bukan merupakan Divine Beast" jawab Argus yang merupakan Divine Beast


"Begitu ya." Ucap Amakusa


Kemudian seseorang memasuki Tempat latihan itu dan menyampaikan apa yang ingin disampaikan.


"Kalian semua, kita akan segera menuju ke sana karna ini merupakan Perintah dari Yang Mulia!!"


Mereka semua sangat kaget. Dan Amakusa menyela.


"Tunggu sebentar. Kita semua akan kesana?, Buat apa kita kesana?"


"Jangan banyak tanya!!. Dengarkan saja apa yang diperintahkan!!"


"Ugh.."


Karna itu merupakan Perintah dari Raja, mereka semua tidak dapat melawannya.


"Baiklah semuanya. Kita akan bersiap - siap untuk kesana. Segera ambil peralatan yang perlu.." Perintah Amakusa.


Dan Airi mengatakan sesuatu.


"Amakusa - Kun. Kali ini aku ingin mengikuti kalian semua."


Sontak mereka semua kembali terkejut


"Tapi... apa kau sudah baikan?"


"Ya, Aku sudah baikan. Jika kita kesana, mungkin saja kita bisa menjadi kuat dan dapat menaklukkan Dungeon Gelix."


Meskipun dia mendapatkan Berita bahwa Sieg itu sudah mati. Tetapi di dalam hatinya mengatakan bahwa Sieg masih hidup dan tidak mati.


"Baiklah, dengan adanya Dirimu disisi kami semua. Kami tidak perlu khawatir" karna Amakusa mengijinkannya. Mereka semuapun mengikutinya, karna tidak ingin melihat Idola mereka semua mengilang begitu saja. Sedangkan Ichinosei Keiko hanya menatap Kesal ke Airi. Dia sangat membencinya bahkan sejak pertama kalinya dia bertemu dengannya. Dia sangat membenci Paras wajah Airi yang sangat cantik dari dirinya.


"Jika Airi - San pergi. Maka aku juga akan pergi."


"Benar - benar, jika Airi - San tidak ada, kami pasti akan menjadi Gila"


"Semuanya.." Amakusa


"Baiklah kalau begitu kita akan pergi. Apa kalian berdua juga akan ikut denganku? Akira, Ishikawa?"


"Tentu saja. Aku akan pergi, karna Kaori juga pergi.." Ucap Ishikawa sambil ke sisi Airi Kaori. Melihat Duo tercantik bergabung membuat Kecantikan mereka bertambah. Dan Para Siswa yang ada Bersemangat.


"Jika Kau pergi maka aku juga pergi" ucap Akira sambil menaruh belati di sarung belatinya.


"Terima Kasih semuanya. Kita akan pastikan bahwa Kita semua akan kembali aman - aman tanpa ada pun korban dari pihak kita semua"


"Tentu saja Amakusa"


"Kami tidak berniat mati disini"


"Kita pasti akan selamat"


""""Hoh!!!""""


"Argus, Buka Portal Teleport menuju Ke Arah tempat Naga itu"


"Baiklah. Dan sebelum kita pergi, apa kau ingin menyampaikan sesuatu pada Sensei cantik mu?"


Lalu seorang Sensei Yang terlihat muda dan cantik terlihat, di depan mereka semua. Itu adalah Sensei mereka bernama Shimizu Ryoko


"Apa kalian semua ingin pergi?" Ucap Sensei itu dengan khawatir


"Iya, Sensei. Maafkan kami tapi kami akan pergi. Selain itu, mungkin saja kekuatan kami bertambah dan tidak akan membuat Sensei khawatir dengan kami lagi"


"Begitu ya. Jadi Sensei harap kalian semua Kembali tanpa masalah. Dan Kaori, Sensei mengerti rasa sakit mu sejak mengetahui kabar Sieg. Tapi jangan terlalu memaksakan dirimu ya.."


"Baik Sensei.." jawab Airi


Kemudian mereka berdua berpeluk dan melepaskan pelukan mereka berdua. Tanpa membuang masa lagi Amakusa Pun berniat untuk meninggalkan Lapangan Latihan itu bersama dengan semua rekannya


"Kalo begitu, Semuanya mari kita semua berkumpul dengan Pasukan Raja!!"


"""Baik!!!"""


Mereka semua pun meninggalkan Lapangan itu, dan menyisakan Sensei sendiri disitu.


"Sieg. Apa kau melihatnya?, sejak kematianmu mereka semua berjuang sekuat tenaga untuk menjadi kuat agar mereka tidak melihat Rekan mereka Mengalami Nasib yang sama seperti mu"


Setelah beberapa Detik kemudian. Amakusa beserta teman - temannya, Bergabung dengan Pasukan Kerajaan.


"Eh, Yang Mulia juga akan ikut?" Tanya Amakusa


"Iya, Yang Mulia akan mengikuti Kita kali ini. Tampaknya ini sangat penting hingga membuat Raja Turun Tangan" Jawab Prajurit yang dekat dengan Amakusa.


Dan Raja itu memulai Pidatonya sebelum pergi Ke Lokasi yang mereka Tuju.


Skip aja deh, malas mau buat pidatonya karna Thor membenci rajanya, walaupun Ciptaan Thor sendiri.


"Sekarang Amakusa Mirata, Buka Gate dengan menyuruh Divine Beast milikmu!!" Perintah Raja


"Baik yang mulia. Argus tolong..."


"Iya, serahkan saja padaku"


Sebuah Portal Yang sangat besar muncul di hadapan para prajurit, bahkan Yang Mulia sendiripun kaget.


'Dengan adanya Pahlawan Ini dan Divine Beastnya, kami pasti dapat mengajak Orang tersebut ke sisi kami' Pikir Raja dengan Wajah menyeringai.


"Jika begitu, Mari kita mulai pembasmian Naga itu!!"


"""""Hohhh!!!!""""" Seru seluruh Tentara.


Divine Beast yang merupakan Ras Naga Ruang dan waktu milik Amakusa berubah wujud menjadi seukuran 15 Meter. Amakusa Mirata juga menyiapkan Pedang Sucinya di kedua tangannya. Ichinose Keiko menyiapkan Tongkatnya dan beberapa Potion di tangannya. Ishikawa Erita menyiapkan Katananya. Dan Hideyoshi Akira menyiapkan Belatinya di kedua tangannya dan yang terakhir Airi Kaori sama seperti Ichinose, dia menyiapkan Tongkatnya beserta Potion.


"Aku pasti akan hidup - hidup, dan menyelamatkan Sieg - Kun" Gumam Airi


Dan Gumamnya terdengar Oleh para Siswa lainnya. Dan hanya tersenyum.


Setelah itu mereka semuapun memasuki Portal itu, dan tak tersisa sama sekali satu pun prajurit yang ada beserta dengan Mantan Teman Sieg (Bagi Sieg).


Lalu seseorang Berjubah Hitam pekat, Muncul di depan Bekas Portal ada tadi.


"Hemm, Sepertinya sudah dimulai. Dan Naga ungu itu aku penasaran darimana asalnya?. Di saat seperti ini, lebih tepat untuk menggunakan Dia. Keluarlah kau ?"


Setelah mengatakan itu, Seseorang berambut hitam yang tampan dengan tinggi 185 Meter muncul di depannya. Seluruh auranya sangat kuat hingga mampu membuat orang biasa pingsan seketika.


Di belakang Pria itu, diikuti para bayangan yang berbagai jenis, dan beberapa Bayangan yang memiliki kekuatan yang sangat kuat. Pertama Seorang Prajurit dengan surai Merai di belakangnya, Kedua seorang prajurit dengan tubuh besar Yang ditangan ada perisai, Ketiga Seekor beruang yang tubuhnya tiga kali lipat besar dari yang kedua (Prajurit Perisai). Keempat, satu Orc yang mengenakan jubah penyihir, tubuhnya yang paling besar diantara mereka semua. Kelima, seekor Wyvern yang berterbangan di langit - langit. Dan yang terakhir, Seekor Semut dengan kekuatan Luar biasa terpancar dari Dirinya, Bisa berjalan Layaknya seorang manusia, dan bisa berbicara. Diantara Bayangan milik Lelaki itu, hanya Semut itu yang memiliki kekuatan yang kuat. Kini seluruh bayangan itu menunduk ke arah Pria berambut hitam.


Pria berjubah itu hanya tersenyum gembira dapat berjumpa dengan Pria berambut hitam itu.


"Ahh, dengan adanya kau disisiku. Aku tidak akan pernah kalah. Bahkan dewa pun tidak dapat mengalahkanku. Dengan kekuatanmu, yang merupakan Shadow Lord. Kita dapat menguasai dunia. Raja iblis dan Pahlawan tidak akan dapat mengalahkan kita. Jadi ini merupakan perintah pertamaku. Segera menuju ke lokasi dimana Naga ungu itu berada!!"


"Baiklah" jawab Pria berambut hitam itu tanpa Emosi


Para prajurit Hitam Yang tadi memasuki bayang Lelaki itu dan menghilang tanpa jejak. Pria berjubah itu hanya tersenyum dan tertawa orang gila disitu.


"Dengan adanya kekuatan ini disiku dan Orang itu, Aku... aku... aku... pasti akan menjadi yang terkuat hahahahah!!!"


Lalu Pria berjubah itu pun menghilang.


...************************...


...Di Istana Raja Iblis....


"Woyy Farha!!!, apa yang terjadi!!"


Kegemparan tentang naga api pun sampai di Kerajaan para iblis - iblis.


"Aku juga tidak tau kalau kekuatannya sebesar ini"


"Cepat jelaskan Farha, apa yang terjadi"


"Aku mendapatkan Ramalan bahwa, akan ada kekuatan Yang mampu menggemparkan dunia. Dan yang bisa menyebabkannya hanyalah..."


"Utusan dewa itu."


"Benar. Hanya beliau yang dapat melakukan itu"


"Jadi apa kita akan membawa para pasukan ke sana?"


"Tidak, kita tidak akan melakukan itu, karna dia memiliki teman - teman untuk menghentikan Naga itu. Selain itu, jika melakukan itu, Para pahlawan yang menuju ke sana juga akan Bertemu dengan kita."


"Kau kelihatan tidak khawatir ya. Apa sebegitunya kau percaya Bahwa Utusan Dewa selamat?"


"Ya, aku percaya beliau pasti akan selamat. Tapi suruh iblis tingkat Tinggi untuk merekam Tentang kejadian itu dari jauh. Dan kita akan melihatnya dari sini"


"Baiklah, muncullah kalian"


Dan dalam sekejap tiba beberapa Iblis tingkat Tinggi yang setiap satunya mampu menghancurkan Satu kerajaan dengan mudah.


"Segera rekam kejadian itu dari jauh. Dan jangan mendekatinya Naga itu jika kalian menyayangi nyawa kalian!!!"


"""Haa!!!""""


Dan mereka pun menghilang


Di meja para Raja Iblis muncul satu Kristal, dapat dilihat dalam Kristal itu kalau kejadian yang sedang terjadi sekarang terekam oleh Para Iblis yang tadi.


"Sekarang Aku penasaran apa yang bakal kau lakukan Kurosaki Sieg" ucap Farha dengan wajah yang sedikit ketakutan dan Serius


...**********************...


...Kerajaan Felix...


"Segera kumpulkan Seluruh pasukan dan jangan sampai tersisa satupun prajurit di kota!! Kita akan segera menuju ke Sana"


Ucap Raja dengan nada tegas.


"Ba - baik" ucap Prajurit dengan ketakutan


Kemudian Pintupun dibuka oleh seorang gadis Cantik. Gadis cantik itu adalah Gadis yang Kirito selamatkan tadi.


"O - otou sama, Di Luar sedang dalam bahaya!"


"Miya disini kau rupanya!! Sebenarnya kau darimana. Kerajaan kita sedang keadaan yang gawat!!!"


"Aku tau hal itu Otou sama. Tapi tolong segera ke lokasi Naga itu, Kirito juga sudah kesana"


Raja menjadi terkejut mendengar perkataan Putrinya.


"Ka - kau sudah bertemu dengannya?"


Wajah Putri itupun memerah seketika.


"I - ini bukan waktunya untuk membicarakan itu . Segera kesana dan Bantu Kirito!!"


"Hahahah!! Akhirnya Putriku membicarakan Tentang Pemuda itu. Baiklah untuk merayakan ini. Ayah akan pergi ke sana dengan seluruh pasukan tunggulah Ayahmu kembali Miya!!"


"Moo, jangan buang waktu lagi Otou - sama. Segera ke sana!!!"


"Baiklah, Ayah akan segera ke sana!!"


Sama dengan raja Aiz's. Raja itupun menghilang dan Hanya Putri Itu saja yang ada di ruang singgasana.


Sambil memohon sesuatu.


"Kirito. Kembalilah Hidup - hidup.." ucapnya dengan Air mata yang mengalir..


...**********************...


Ras, Peri, naga, Elf dan ras yang lain - lain juga dibuat gempar oleh Naga ungu Itu. Yang paling ketakutan adalah Ras Naga, karna pertama kalinya untuk mereka merasa takut melihat naga itu. Selain berbeda Ukuran mereka juga sangat berbeda jauh dalam hal kekuatan. Kini mereka menyembah Naga ungu itu sebagai Dewa mereka.


Sementara itu Di tempat Sieg.


"Argghhhhhhgghh!!!"


[Si - sieg!!! Apa kau baik - baik saja?!!]


"Sakit, ini terasa sangat sakit!!!"


Sieg sekarang sedang menderita rasa sakit yang luar biasa itu dikarenakan oleh Essence Flame. Three Thousand Burning Flame tidak kuat melihat Sieg melindungi dirinya. Yang membuat Sieg terluka sangat parah, Kemudian Essence Flame itu ingin membuat Sieg kembali tersembuh dengan Essence Flame itu. Dikatakan jika seseorang memiliki Kemampuan Essence Flame Three Thousand, dia akan mendapatkan Kemampuan penyembuh yang luar biasa. Tetapi Untuk memasuki Ke Dalam tubuh Sieg sepenuhnya dan membuat Sieg dapat menggunakan seluruh kekuatan Three Thousand Burning Flame memerlukan Proses yang sangat luar biasa.


Bahkan System, Kurama, Dan Three Thousand Burning Flame kerepotan dibuatnya.


System memaksa Sieg untuk tetap sadar. Sedangkan Kurama dan Three Thousand Burning Flame, Sekuat tenaga untuk membuat rasa sakit berkurang dan membuat Prosesnya berjalan dengan mudah.


"Tcih, Ini semua penyebabmu Naga Kecil!!"


"Apa!!, Ini yang seharusnya menjadi salahmu Rubah besar!! Kau melepaskan Kekuatan yang sangat Besar hingga membuatnya melindungiku hiks....hiks..."


"Untuk makhluk yang kuat kau sangat menyedihkan.!! Cepat segera selesaikan ini, tak kusangka akan tiba saatnya dimana aku benar - benar kerepotan!! Bahkan Chakra ku terkuras habis menahan ini!!"


"Sialan Kau rubah Besar!!"


[Sudah kalian berdua!!! Lanjutkan Tugas kalian!! Sieg yang paling menderita disini menahan kekuatan kalian!!, Jika Sieg mati kalian juga akan mati. Jadi cepat bekerja sama sekarang!!!]


""Kami tau!!!""


Setelah Itu wujud Kurama langsung berubah menjadi emas - keemasan dan Three Thousand Burning Flame Berubah Menjadi Naga Besar yang sama seperti sebelumnya. Dan memulai Prosesnya.


(Author : Yang Kurama berubah Emas itu maksudnya Sama seperti yang Naruto berubah menjadi Bijuu Mode. Bagi yang tidak mengerti. Mungkin Thor akan meletakkan Fotonya, di salah satu Chapter)


...************************...


Dunia nyata


Saat ini Kirito dan Ai sudah tiba di lokasi Sieg. Mereka seharusnya tidak dapat mendekatinya, tapi entah bagaimana Pedang Dark Repulser milik Kirito mampu melindungi Mereka berdua dari Api Ungu.


Melihat Sieg yang tubuhnya mengeluarkan Naga Ungu Ai segera berlari ke Arah Sieg


"Sieg!!"


"Tunggu dulu Ai!!" Ucap Kirito sambil menghentikan Ai dengan memegang tangan kanannya.


"Kenapa Kirito menghentikan Ai?!!"


"Kita tidak bisa mendekatinya karna naga itu"


Naga yang kirito maksud adalah naga yang mirip dengan wujud besar Three Thousand Burning Flame. Dan naga itu mulai terlihat aneh karna tubuh naga itu memiliki Ekor di belakangnya dan itu terdapat ada Dua ekor.


"Kita hanya perlu menunggu Sieg. Dan mempercayainya"


"Unm"


'Tapi, apa - apaan dengan naga itu. Aku belum pernah melihat naga dengan 2 Ekor di belakangnya. Dan apa mungkin yang Sieg maksudkan Adalah Menaklukkan itu?'


Karna Ai terlalu Khawatir dengan Sieg diapun memaksa untuk masuk


"Kirito ayo kita masuk bersama" ucap Ai sembari mulai meninggalkan Kirito


"O- oii!!, Ai tungg -"


Mereka berdua pun memasuki Ke dalam Api neraka itu. Di dalam perjalanan mendekati Sieg, Mereka tidak merasakan Panas sama sekali maupun rasa sakit. Dan melihat sesosok dengan Rambut putih sedang terlihat duduk bermeditasi disitu.


"Sieg!!!"


"Ai jangan mendekatinya dulu!!"


Tinggal beberapa meter jarak antara Ai dan Sieg, Sesosok Yang terlihat seperti Rubah kecil muncul di depan Sieg. Rubah itu terlihat menjaga Sieg. Ukurannya mirip dengan Seeekor kucing. Meskipun begitu Kirito tidak akan lengah hanya karna wujudnya seperti itu.


"Siapa kau?" Nada Dingin kirito dan Tenang. Sambil mengarahkan pedangnya


"Tidak perlu khawatir, Aku hanyalah Pelindungnya. Aku khawatir jika ada seseorang yang akan menganggu prosesnya, tapi sepertinya tidak karna Kalian berdua rekannya bukan?"


"Iya, kami memang rekannya"


"Sieg Bagaimana dengan Sieg apa dia baik - baik saja?"


"O - oi.."


"Dia baik - baik saja. Dan aku juga meminta pertolongan kalian berdua, tolong Lindungi juga dia. Jika sendiri saja, aku tidak akan mampu melindunginya. Mungkin...."


Mengetahui Niat Rubah itu yang sebenarnya. Kirito tidak merasakan kalau Rubah itu berbohong atau merupakan musuhnya. Jadi Kirito mempercayainya


"Oke, Serahkan saja pada kami" ucap Kirito sambil memegang kedua gagang pedangnya yaitu Dark Repulser dan Elucidator.


"Kalau begitu, kita bertiga akan menunggu Prosesnya selesai."


Tidak lama kemudian. Rubah itu yang menyebut dirinya Pelindung Sieg itu mengatakan sesuatu yang membuat Kirito dan Ai terkejut. Dan ngomong - ngomong Rubah Itu hanyalah sebagian dari Kurama, dan memiliki 2% dari kekuatan Kurama aslinya. Kepribadian juga berubah. Dengan kata lain Rubah itu adalah Kurama yang berkpribadian Baik.


"Manusia. Tampaknya ada musuh yang merepotkan Di Luar."


"Jangan panggil aku Manusia. Aku memiliki Nama Kirito."


"Kirito ya. Jadi Kirito, Musuh di luar itu jumlahnya sangat banyak. Aku ingin mengurusinya tapi.." Ucap Kurama sembari menatap Sieg dengan khawatir.


Melihat Rubah itu sedikit khawatir. Kirito mengetahui apa yang dimaksud dengan Kurama. Lalu berdiri sembari memegang kedua gagang pedangnya.


"Serahkan saja padaku. Aku akan mengurusinya.." Ucap Kirito dengan percaya diri


"Maaf ya. Ku serahkan para serangga Padamu diluar"


Karna mendengar pembicaraan Ai juga menyela percakapan mereka berdua.


"Kirito, Apa Kirito akan Pergi.."


"Iya, ini demi melindunginya. Kalau tidak, bisa gawat nanti. Jadi Ai tunggulah disini bersama Sieg.."


"Unm ~, Kirito juga tidak perlu terlalu memaksakan Diri. Nanti Ai khawatir dengan Kirito, karna Kirito itu adalah salah satu keluarga Berharga Ai.." Ucap Ai sambil memegang tangan Kirito.


Kirito tersenyum melihatnya. Kali ini dia benar - benar teringat dengan Asuna, Karna Ai dan Asuna itu sama - sama Terlalu suka mengkhawatirkannya.


"Ya, aku pasti kembali hidup - hidup. Setelah itu, aku akan meminta Sieg melakukan sesuatu.."


"Unm ~, Semoga Berhasil"


Kirito Berdiri dari posisinya sekarang dan melepaskan Tangannya dari Kedua Tangan Ai. Lalu memandang Ke Arah Kurama kecil. Kurama kecil tersenyum Kecil melihat Kirito yang seperti ini.


"Bertahanlah Kirito."


"Iya"


Kurama Mengarahkan jarinya menuju ke depan Kirito, dan Api yang ditunjuk dengan jari telunjuknya menghilang. Memberikan jalan kepada Kirito. Tanpa berpikir panjang lagi, Kirito pun berlari melewati jalan yang dibuat oleh Kurama.


"Sensasi ini mengingatkanku Tentang, Death Game SAO yang diciptakan Oleh Kayaba Akihiko. Entah ini membuatku rasa senang. Dan aku akan hidup kali ini, dan bertemu dengan Asuna..."


Bayangan Kirito yang Ai lihat dari belakang pun menghilang tanpa Jejak..


Ai merapatkan Kedua tangannya berharap jika Kirito kembali tanpa masalah dan Berharap agar Sieg segera Terbangun.


...**********************...


Mohon maaf Jika kata - katanya tidak menarik 🙏🙏🙏


Jika kalian ingin memberikan saran atau kritik kalian bisa memberitahunya di kolom komentar.


tolong Di like, Vote, Rate 5 bintang Komen dan Share ya.


See you in the next chapter 👋👋👋