
...•Sieg Pov Start•...
Hari terakhir kami berada di hutan ini sudah tiba. Dikarenakan Ini adalah Hari terakhir. Kami akan melakukan hal yang khusus juga yaitu Kencan tetapi yang melakukan itu hanya aku dan Kirito.
Kami berdua kan memang sudah memiliki Orang yang kami suka. Aku bersama Ai sedangkan Kirito bersama Asuna - san.
Kecuali, Rimuru, dan Ayu yang dari Awal memang tidak memiliku pasangan.
Lalu bagaimana dengan Kurumi? Ia masih lagi menyembuhkan dirinya dan fokus terhadap Kondisi tubuhnya meski pada akhirnya Ia memaksa untuk mengikuti kami. Untung saja Aku dapat mengurusinya dengan Bantuan System dan Dai Kenja.
Oke dan sebelum itu mari kita memperkenalkan Karakter - karakter Yang baru kupanggil kemarin.
Pertama Akame
Salah satu Tokoh Anime yang berasal dari Anime bergenre Thriller. Atau terkesan sedikit ngeri sih menurutku.
Tokoh Perempuan yang kelewat Polos dan sangat kuat makan. Salah satu Karakter yang kuat. Memiliki Kecepatan dan Kekuatan yang luar biasa.
Kecepatannya melebihi kecepatan Assassin di dunia ini. Dan Teknik berpedangnya itu membuat dirinya sebagai Seorang Samurai Terkuat.
Memiliki Teigu bernama Ichizan Hissatsu : Murasame atau Bahasa Inggrisnya (One-Cut Killer : Murasame). Teigunya memiliki Kutukan yang sangat kuat. Bahkan Jika sedikit tergores maka Kita akan Langsung bertemu dengan Malaikat Maut
Nah, Akame yang kupanggil ini tepat berasal dari Kemenangannya melawan Esdeath, Dan Aku memanggilnya tepat - tepat di saat sepert itu. Dan karna aku tiba - tiba memanggilnya. Di tubuhnya masih ada Bekas dari Tato di tubuhnya.
Itu adalah Efek dari Oku No Te atau Dikenali Kartu Andalan Teigu miliknya. Oku No Te milik Akame mungkin Kalian sudah tau tetapi aku akan menjelaskannya lebih lanjut.
Oku No Te milik Murasame adalah memberikan Penggunanya kekuatan Fisik dan kecepatan 3 kali lipat dari biasanya.
Dan untuk melakukan itu, Ia harus Menyayat tubuhnya sendiri agar Kutukan Katana itu memasuki ke dalam tubuhnya. Setelah melakukan itu. Mata Akame bakal menjadi sedikit mirip Mata Iblis dan tubuhnya mulai bertato.
Tato - tato yang terdapat pada tubuhnya Bisa dihilangkan dan Akame sudah bisa menggunakan Oku No Te milik Teigu nya Tanpa menyayat Tubuhnya lagi. Karena ini adalah Dunia lain.
Dan sesuai dengan Dugaanku. Dia meminta penjelasan dariku dan aku pun menjelaskannya. Dan tidak lupa aku mengatakan bahwa kemenangan menjadi milik Para Pemberontak atau Night Raid.
Aku juga sedikit berbohong kalau dia mengalami kematian setelah melawan Esdeath dan dia benar - benar percaya dengan kata - kataku.
Dan Akame tersenyum setelah mengetahui bahwa mereka memenangkan Pertarungan itu. Dan Ia juga tidak keberatan walau dia mati malahan ia merasa sangat tenang.
Setelah menjelaskan lebih lanjut lagi. Akame memiliki Tujuan yang baru lagi. Yaitu, Membantuku dan Mengikutiku karena Dia ingin membalas kebaikan ku kepadanya yang telah menyelamatkannya.
Dia mungkin menyangka aku sudah menyelamatkan hidupnya tetapi, Aku tidak keberatan akan hal itu. Dan membiarkannya melakukan sesukanya.
Dan dia Menjadi sangat Akrab dengan Kurumi karena kedua - duanya sudah pernah membunuh seseorang. Terkadang juga Asuna - san meminta bantuan dengan Akame untuk menambahkan Ilmu pengetahuan Soal memasak.
Asal kalian tau saja Akame itu sangat pintar memasak Tapi.. dia juga sangat kuat memakan makanan!!!
Sampai - sampai hampir semua Bahan Makanan yang kukumpulkan ingin habis.
Buset dah.. ni karakter. Untung saja, Dia sedikit Polos dan Cantik.
Beberapa kali juga dia meminta ingin diberikan misi yang kuberikan kepada Akame itu kebanyakan adalah Memburu Monster.
Tidak mungkin juga Aku memberikan misi yang berkaitan Dengan pembunuhan Gitu.
Mengetahui Monster di dunia ini berbeda dari dunianya. Akame sedikit terkejut dan Ia dapat menyelesaikan semuanya dengan sempurna.
Dan Jadi aku juga memberikan Tugas utama kepadanya mulai Hari ini. Ia harus membersihkan tangan yang berlumuran darah itu dengan membantu orang yang membutuhkan pertolongan
Meski dia sedikit ragu tetapi, Dia menerimanya dengan senang hati. Dan Akame mulai menjadi bagian keluargaku.
Akame sendiri sudah mulai mengakrabkan dirinya dengan ku dan yang lainnya. Dapat mengakrabkan dirinya. Dia menjadi bahagia dan selalu tersenyum saat berbicara dengan Yang lainnya.
Dan Teknik berpedangnya sangat Menakutkan. Bahkan Kirito sendiri mengakui jika Teknik Berpedang Akame sangat tinggi dari Teknik berpedang yang Dimilikinya.
Kecepatan, kekuatan serta pengalaman yang dimiliki Akame jauh lebih Tinggi dari Kirito. Yah, Akame memang Seorang Samurai yang terkuat sih menurutku.
Dan Pernah semalam aku bertanya kepadanya. Jika aku memerintahkan kalau dirinya untuk membunuh lagi.
Seperti apa jawaban yang akan diberikan oleh Akame?
Jawaban yang diberikan oleh Akame membuatku sedikit terkejut.
"Selama. Kalian semua masih hidup. Aku tidak keberatan melakukan hal itu" ucapnya Serius
Mendengar itu saja sudah cukup bagiku.
Dengan ini dapat kusimpulkan bahwa Akame sudah menganggap kami sangat penting di dalam hidupnya dan bertekad untuk tidak kehilangan Orang berharganya lagi seperti yang ada di Animenya maupun di Manganya.
Yah, saat ini Akame sedang berbicara dengan Kurumi dan mereka sangat akrab dan bahagia karena saling mengerti satu sama lain
Oke Kita ke Karakter Selanjutnya Yaitu Yui.
Karakter Anime dari SAO. Dimana juga Ia akan menjadi Anak Kirito dan Asuna. Untungnya Yui ini adalah Yui dimana Ia kehilangan Ingatannya di Lantai 22.
Dan meski caranya sedikit kejam sih. Aku melakukan hal yang sangat buruk agar Yui menganggap Kirito dan Asuna - san itu dari awal sebagai Papa dan Mamanya.
Aku pun meletakkan Yui yang dalam keadaan tidak sadarkan diri di hutan - hutan dan aku sengaja menyuruh Kirito dan Asuna - san untuk pergi ke lokasi Yui dengan alasan Untuk memetik sebuah Buah.
Mereka pun mengikuti kata - kataku. Dan akhirnya, mereka menemukan Yui yang tergeletak di hutan. Awalnya Asuna - san menyangka Kalau Yui itu adalah Hantu tetapi setelah memeriksanya lebih lanjut. Mereka menyangka kalau Yui itu adalah Anak yang nyasar lalu dibawa kepadaku.
Dan Aku menyuruh mereka berdua untuk menjaga Yui sampai Yui tersadar kembali. Dan Mereka akhirnya mengetahui bahwa Yui kehilangan Ingatan dan ingin membicarakannya denganku
Tapi sayangnya sudah terlambat. Yui mulai memanggil Kirito dan Asuna - san dengan Panggilan Papa Dan Mama.
Rencanaku berhasil dan malam hari yang sudah tiba. Yui, akhirnya mengingat semua ingatannya dan menjelaskan kepada Kirito dan Asuna - san alias Papa Dan Mamanya bahwa dirinya adalah NPC
Tetapi, Yui juga bingung kenapa Ia tidak dapat menggunakan Beberapa Kekuatannya yang berhubungan System dan akhirnya ia menyadari kalau dia saat ini bukan berada di dalam Game SAO melainkan Dunia Lain yang diimpi - impikan oleh Para Otaku dan Wibu.
Yah, Kirito dan Asuna - san pun memutuskan untuk membicarakannya denganku. Dan aku menjelaskan kepada mereka kalau aku mungkin sudah memanggil Karakter Dari dunia mereka tanpa sengaja.
Tentunya mereka tidak akan percaya semudah itu. Tetapi dengan bantuan System dan Dai kenja. Aku dapat melewatinya. Dan Kami pun menambahkan Yui ke keluarga kami.
Aku memanggil Yui juga bukan tanpa alasan. Alasan aku memanggil Yui kesini adalah karena, Untuk menambahkan beberapa Orang untuk dapat mencari Informasi sekaligus melengkapkan Keluarga SAO ini.
Kirito dan Asuna - san sudah menganggap Yui sebagai anak mereka dan sudah sering berjalan bersama - sama. Yui juga sudah menjadi Akrab dengan Ai dan Ayu.
Serta sudah menjelaskan Soal dunia ini level, dan sedikit mirip - mirip dengan Dunia SAO yang Yui tempati sebelumnya.
Dengan ada bantuan Yui ini. Yui dapat mencari Beberapa Informasi dengan Kekuatannya dan dapat membaca pergerakan musuh.
Jelas - jelas membuat Keluarga kami merasa sangat beruntung memiliki salah satu diantara kami yang dapat memprediksi masa depan meski hanya dapat melihat 3 detik di masa depan.
Di keluarga kami. Yang dapat mencari informasi saat ini adalah Yui dan Kurumi. Tetapi dikarenakan Kurumi masih lagi di dalam tahap pemulihan. Aku harus mempercayai kepada Yui karena Yui juga memiliki Kemampun untuk mencari Informasi meski informasi yang bisa dia dapatkan itu sangat terbatas.
Dan berikutnya ke Karakter Anime yang terakhir yang tidak lain adalah Ranga
Ranga.
Salah satu bawahan Kepercayaan Rimuru. Memiliki ukuran tubuh yang tidak masuk akal namun Ia bisa mengendalikan Ukuran tubuhnya. Untuk saat ini aku hanya bisa memanggil Ranga
Belum bisa memanggil yang lain karena Tempat ini tidak sesuai.
Ranga yang merasakan Kehadiran Tuannya sangat bahagia sampai - sampai serigala keren ini meneteskan Air mata
Dan Ranga mulai menjelaskan apa yang terjadi di Kota kecil yang Rimuru bangun baru - baru ini dan ternyata Kota kecil tersebut dilanda kepanikan setelah mengetahui Bahwa Rimuru sudah hilang entah kemana.
Para Kijin mulai berpencar dan semua Hobgoblin juga berusaha sekuat tenaga untuk mencarinya. Tapi Hasilnya Nihil.
Kota kecil itu semakin menjadi ribut dan terus mencari Rimuru hingga akhirnya Mereka semua mulai Menyerah satu per satu atau bahkan ada yang merasa sangat sedih.
Dan Rimuru pun menjelaskan kepada Ranga tentang Dunia ini dan tak disangka - sangka. Ranga menyerangku karena menganggapku adalah Biang dari masalah kehilangan Rimuru di dunia itu.
Memang aku yang salah karena sudah memanggilnya di saat yang tidak tepat tetapi setidaknya dia harus mendengarkan penjelasanku.
Ranga sangat marah sampai Ia menggunakan Skill Terkuatnya Yaitu DeathStorm
Benar - benar gila. Dia berniat untuk membunuhku dan Untung saja Rimuru dapat menenangkan Ranga dan berkata kepada Ranga. Dia dan aku akan memanggil satu per satu dari dunianya ke dunia ini.
Dan itulah. Trio Karakter Anime yang kupanggil Kemarin. Sangat Gila bukan?
Pertama Karakter Utama dari Anime yang bergenre Thriller, Kedua Anak dari dua pasangan Karakter SAO, dan yang terakhir adalah Ranga salah satu bawahan Rimuru yang terpercaya.
Aku juga tidak berniat untuk memanggil Karakter Anime dari Fate series, dan Si Botak itu untuk saat ini.
...***********************...
Kembali Ke Topik.
Aku dan Ai sekarang sedang menelusuri hutan - hutan sembari menikmati pemandangan di sekitar. Jujur saja Hutan ini lebih indah dari Alam Bawah Sadarku.
Kami berdua juga bergandengan tangan karena Ini yang Ai selalu inginkan jika berduaan denganku
Melihat senyumannya aku tidak keberatan meski Melakukan semua yang dia inginkan.
Dan Sempat juga ada Kelinci yang mendekati kami dan Ai ingin menyentuhnya
Aku ikut saja.
Setelah itu kamipun menelusuri Hutan ini kembali dan bergandengan tangan. Hanya saja, Ai mengeratkan Tangannya dan sedikit menarikku dengan kuat.
Dan ini terasa sedikit canggung jika tidak atau Topik yang dibicarakan
"Ai. Apa kau akrab dengan Yui?"
"Baguslah kalau begitu"
Melihat Ai dapat akrab dengan Yui sudah membuatku tenang.
"Ngomong - ngomong. Sieg.."
"Apa Ai?"
"Kenapa kebanyakan yang bersama kita adalah cewek. Jujur saja Ai sedikit tidak menyukainya. Ai sudah menerima Kurumi tetapi, jika ada Gadis lainnya. Ai tidak dapat menerimanya" ucapnya sedikit kesal
Dia sangat imut jika sedang kesal. Yah, tapi yang dia katakan itu sangat tepat sekali. Kebanyakan di kelompok kita itu adalah Gadis.
Tetapi, setidaknya menurutku yang ingin bersamaku cuma Ai dan Kurumi.
Selain mereka berdua. Memangnya masih ada yang lain?
"Sieg?"
"Ah. Maaf. Tadi Aku memikirkan sesuatu"
"Jika Sieg merasa lelah. Sieg tidak perlu memaksakan diri."
Melihat dia khawatir padaku. Membuatku sedikit senang.
"Jangan berkata seperti itu. Kita akhirnya dapat berdua lho, Apa kau tidak ingin menghabiskan waktu bersamaku?" Ucapku
"Tidak sama sekali!! Ai ingin sekali menghabiskan waktu bersama Sieg" jawabnya bersemangat.
Melihatnya sangat bersemangat. Benar - benar membuatku Sangat senang.
"Kalau begitu. Mari kita pergi"
"Unm ~"
Kami berdua terus berjalan di dalam hutan - hutan ini sehingga Ai mengatakan sesuatu yang mengejutkan.
"Sieg. Apa Sieg bisa mengabulkan 2 Permintaan Ai?".
Permintaan? Apa yang dia inginkan? Kalau Uang sih ada banyak. Malahan, mungkin aku adalah Manusia terkaya di dunia ini tetapi Ai bukanlah Tipe orang yang seperti itu. Kalau begitu apa yang dia inginkan? .
Untuk saat ini. Aku akan mendengarkannya.
"Apa itu? Selama Permintaan itu tidak di luar batas. Aku akan mengabulkannya" ucapku.
"Ta - tapi. Jangan marah ya Sieg.."
Jangan Marah? Apa permintaannya adalah sesuatu yang mustahil? Jika memang benar begitu, Permintaan seperti apa. Jika dia memintaku menghancurkan dunia itu sudah pasti kutolak. Yah, Ai tidak akan meminta sampai segitunya.
"Katakan saja. Aku akan mendengarkannya.."
"A - ai. Ingin Ayu - chan selalu bersama kita.."
"...."
Aduh.. Ai kenapa kau meminta itu? Itu sedikit sulit bahkan bagiku. Aku tidak dapat menerima itu. Takutnya, nanti Ayu kehilangan kendali dan jika itu benar - benar terjadi. Aku sendiri tidak dapat mengurusinya.
Malahan, kita yang bakal ketemu sama ajal kita. Tetapi kenapa tiba - tiba Ai meminta itu?
"Kenapa Kau meminta itu?"
"Se - sebenarnya. Ai menyadarinya. Kalau Ayu - chan tidak mau kembali ke rumahnya dan selalu ingin bersama kita. Saat itu juga.. Ayu - chan memperlihatkan wajah yang sedih kan? Ketika kita membicarakan Tentang Tugas mengembalikan Ayu - chan ke tempat asalnya..."
Ai sangat ketakutan membicarakannya denganku. Dia paling takut itu kalau Aku memarahinya. Tetapi, jika aku mengeluarkan Aura ku Ai tidak takut.
Dia sedikit membuatku bingung sih saat ini. Dan Apa yang dia katakan itu sangat tepat sekali. Ayu Olivia. Gadis itu, selalu memperlihatkan wajah yang sedih ketika aku dan yang lainnnya membicarakan Dirinya soal memulangkan dirinya ke tempat yang seharusnya.
Tetapi, Ai tidak menginginkan itu dan Ia ingin Ayu bersama kita.
Itu tidak mungkin bahkan bagiku. Tapi.. wajah Ai yang memohon ini membuatku sangat tidak tega.
Sial.. jika aku menolaknya. Ia akan sedih dan aku tidak menginginkan itu.
"Haa. Akan kupikirkan dulu.."
Meski Jawaban ku seperti itu dan singkat. Ai langsung memperlihatkan wajah yang gembira.
"Terima Kasih Sieg. Dan Permintaan Kedua Ai adalah.."
Oh iya. Dia masih memiliki Permintaan yang lain.
"Es Krim"
Sudah kuduga..
"Baiklah"
Yah, Pikirku. Dia akan meminta Hal yang lain seperti Tidur bersamanya atau semacamnya. Tapi, Ai itu masih Polos jadi Ia tidak akan meminta hal yang seperti itu. Mungkin, yang meminta hal yang kusebutkan tadi Hanya Kurumi.
Kemudian. Aku membeli Es Krim dan memberikannya kepada Ai. Dengan senang Hati, Ia menerimanya dan memakannya dengan cepat.
"Tidak perlu terburu - buru."
Kami berdua lalu Duduk di batu - batu yang kelihatan Cocok untuk digunakan sebagai Tempat Beristirahat. Ai duduk di samping kananku.
Sembari duduk. Aku memikirkan semua yang harus kulakukan selama ini. Menjadi Pahlawan itu tidak semudah kelihatannya. Meski aku sudah membunuh 5 Raja Iblis tetapi Para Manusia di dunia ini hanya beranggapan Raja Iblis itu hanya dibunuh oleh sosok yang kuat
Sebisa mungkin aku akan mencoba namaku di dunia ini terkenal. Apa aku harus membuat sebuah Kelompok seperti Akatsuki atau semacamnya? Guild? Party?
Semua yang berada di Kelompokku semuanya adalah Karakter Anime dan Buatan.
Aku gak akan memasukkan manusia di dunia ini ke Keluargaku, Karena masih ada kemungkinan mereka akan mengkhianatiku.
Mengingat rasanya Dikhianati Oleh orang yang kau percayai. Rasanya... sangat sangat menjijikkan...
"..eg"
Tapi, Jika masih ada yang mengkhianatiku. Aku akan membunuhnya tak tersisa
".ieg!"
Dan dengan bertambahnya karakter Anime di keluargaku. Aku tidak perlu khawatir soal kekuatan kami. Mungkin aku sudah tidak boleh berpikir mereka Sebagai Karakter. Karena mereka sendiri adalau makhluk hidup di dunia ini.
"Sieg!!"
"Eh? Woah!!"
Karena teriakan yang dikeluarkan oleh Ai. Aku jadi terkejut dan terjatuh.
"Aduh duh.. Ada apa Ai?"
"Ai sudah memanggil Sieg dari tadi tapi Sieg tidak membalas. Hmph!"
"Ah. Maaf. Aku tadi sedang memikirkan sesuatu."
"Sieg selalu itu balasnya.. tapi Sieg.."
"Apa?"
"Sieg tidak perlu memaksakan diri kok"
Eh? Memaksakan diri? Apa maksudnya
"Aku tidak mengerti apa yang kau katakan" ucapku sembari Berdiri tetapi Ai masih melanjutkan Kata - katanya.
"Sieg. Ai tau. Meski, di luar Sieg selalu memperlihatkan Senyuman seolah - olah tidak memiliki masalah. Tapi Ai sangat tau, Sieg... Sangat merasa lelah dan memiliki Banyak masalah.. Jadi oleh karena itu Sieg.. Untuk hari ini.. jangan pikirkan semua itu."
Ternyata begitu. Dia menyadarinya, Apa yang lainnya juga menyadarinya? Kalau memang benar begitu. Itu sangat memalukan. Tapi... Memang benar aku sangat merasa lelah.. Pikiranku juga sudah capek berpikir terus - menerus.. masalah terus berdatangan tidak lagi aku memikirkan luka Kurumi..
Tapi Yah..
"Jika Ai berkata seperti itu. Baiklah.."
Aku akan menuruti keinginan Gadis Ini ini. Kata - kata yang barusan itu juga membuatku kalah Telak. Lelaki manapun pasti takluk pada Ai setelah mendengar Ai mengucapkan Kalimat yang barusan itu.
Dia tersenyum puas dan yang dia lakukan seterusnya itu sedikit membuatku sedikit terkejut namun, aku membiarkannya.
Ai menyandarkan Kepalanya di bahuku dan bau wangi dari rambutnya itu membuatku sedikit nyaman dan Tubuh Ai sedikit terasa Hangat.
Untung saja wujudku yang sekarang adalah Wujud Solar. Jika aku wujud normalku. Aku pasti Sudah Menangis karena tidak menyangka bahwa Ai mengerti diriku.
"Terima Kasih Ai..."
Itu satu - satunya kata yang tepat di saat seperti ini. Meski cuma Tiga kata tetapi ketiga kata itu memiliki Makna yang sangat mendalam.
"Sama - sama Sieg.."
Dan tanpa kami sadari. Kami sedikit tertidur bersama di situ walau Posisi kami seperti itu
...•Sieg Pov End...•...
...***********************...
Bisa berikan Saran dan Kritiknya di Kolom Komentar
Dilike, Komen, Vote, Rate 5 Bintang dan Share ya..