I Live With The System

I Live With The System
CHAPTER 91 : IDENTITAS



"Fwah! Uhuk! uhuk!"


Sieg terbangun lalu memuntahkan darah yang saat merasakan benda berair yang memenuhi Mulutnya.


Dan ia membuka matanya lebar - lebar karena yang ia lihat adalah Warna Putih di seluruh sekitarnya. Tidak ada benda lain selain warna Putih dan darah yang Sieg muntahkan disini.


"Dimana ini?" Gumam Sieg kebingunan


Hal terakhir yang Sieh ingat adalah Pertarungannya melawan Broly.


"Benar!! Aku sedang bertarung!! Tapi.. kenapa aku bisa berada disini?"


Setelah Sieg pikir - pikir ada banyak kemungkinan kenapa dia ada disini.


"Apakah.. jangan - jangan. Aku kalah dan mati...?" Ucap Sieg dengan tidak percaya.


"Tidak. Kau masih belum mati dan masih memiliki nyawa." Ucap seseorang membuat Sieg Menoleh lalu mendapati Seorang Gadis cantik dengan Rambut putih, dan mengenakan Gaun seperti Putri.


Tetapi, yang membuat Sieg Terkejut dan matanya membelalak adalah Ia mengenali orang tersebut.


"De - dewi penci-"


PLUK


Belum menyelesaikan perkataannya. Sieg dibuat kaget oleh Dewi Pencipta yang tiba - tiba memeluknya.


"Syukurlah.. akhirnya tiba juga waktu dimana kau akan mengetahui semuanya.." ia menangis tersedu - sedu di tubuh Sieg dan itu tentu membuat Seig Panik.


Tapi entah kenapa... ia merasa perasaan Familiar dan hatinya sakit saat melihat keadaan Dewi Pencipta itu.


'Ah, tidak bukan waktunya untuk memikirkan itu.'


Sieg segera mencoba Dewi Pencipta melepaskan dirinya tetapi, tidak boleh!! Karena Sieg merasa akan tidak sopan menyentuh Dewi Agung sepertinya.


'Apa yang harus kulakukan...?!!'


"Apakah kau terluka?" Tanya Dewi Pencipta dengan khawatir.


"Eh? Ah, ti - tida - uhuk..." Sieg sekali lagi memuntahkan darah dan itu membasahi Gaun milik Dewi Pencipta.


Sieg semakin panik dan ingin segera membersihkan Gaun Dewi Pencipta itu tetapi, ia tidak tahu caranya. Yang ada di sekitar sini hanyalah Warna Keputihan.


"Kau benar - benar terluka parah. Fast heal..."


Seketika Tubuh Sieg diselimuti okeh Cahaya hangat dan itu membuat Sieg Hangat. Dan Sieg dapat melihat Dewi Pencipta benar - benar peduli padanya. Dan kejadian ini hampir sama dimana ia pertama kalinya bertemu dengan Dewi Pencipta.


"A - ano... Terima Kasih sudah menyembuhkan saya tapi, kita berada dimana?" Tanya Sieg Sopan.


"Kita berada di Dimensi lain. Dan Dimensi ini adalah Ciptaan kita berdua."


"Ciptaan kita berdua?" Tanya Sieg dengan bingung.


"Duduklah dulu.. aku akan menjelaskannya. Masalah tentang dunia Nyata kau tidak perlu khawatir karena Satu Tahun disini, sama dengan 1 detik di dunia nyata." Jelas Dewi Pencipta itu lalu meggandeng Tangan Sieg.


Dan di saat itu, Sieg merasakan ada yang berbeda yaitu Tubuhnya sangat Tinggi  seperti Berumur 16 atau 17 Tahun dan tidak terasa seperti Berumur 10 Tahun


"Eh? Tubuhku..."


"Tinggi tubuhmu sudah kembali seperti Semula. Berarti Semua persyaratannya sudah terpenuhi..." ucapnya


"Apa maksud anda?"


Pada saat yang sama, Sieg merasa sangat senang karena sudah mendapatkan Tinggi tubuhnya kembali, hanya saja tubuhnya sedikit tinggi seperti berumur 21 Tahun.


"Kita akan duduk dulu..." ia Kemudian mempersilahkan Sieg duduk, dan Sieg pun menerimanya. Duduk berhadapan dengan Dewi Pencipta.


Jujur saja ini membuat Sieg gugup karena Dewi Pencipta itu menatap Sieg dengan penuh kasih sayang dan ia masih belum melepaskan Tangan Sieg.


...************ ...


"Ja - jadi apa maksud anda kita berada di Dimensi lain? Atau Dimensi ciptaan kita berdua?"


"Menjelaskannya membutuhkan waktu tetapi, sebelum itu. Tolong jangan berbicara Formal kepadaku... Panggil saja dengan nama Laura.."


"E - eh..? Ta - tapi.. anda adalah seorang Dewi Agung sedangkan aku.. hanyalah.."


"Sedangkan kau adalah Dewa Kehancuran.." potongnya dengan Raut wajah Serius.


"De - dewa Kehancuran? Sa - saya?"


"Benar.. kau adalah Dewa Kehancuran.."


"....."


"Aku mengerti kau sedang bingung saat ini tetapi, Itulah kenyataannya. Kau adalah seorang Dewa dan itu tidak salah lagi.."


"Tapi.. bagian mananya Saya adalah seorang Dewa? Selama ini, saya adalah Manusia Biasa. Mulai dari kehidupan saya di Bumi, sampai sekarang. Jika Yang anda maksudkan kekuatan Saya yaitu kekuatan Rikudou Sennin.... itu bisa dibilang Kekuatan Dewa Kehancuran.. mungkin.."


"Tentu saja kau tidak percaya.. dan aku akan mengatakan tentang Identitasmu yang sebenarnya dan alasan kenapa aku memberikan System kepadamu... lalu.. alasan kenapa System atau Eiko bertingkah Aneh beberapa hari yang lalu.."


"I.. dentitas sebenarnya?"


"Benar.. Aku akan mengatakannya hanya sekali.. kehidupan yang kau jalani selama ini adalah Kehidupan kedua.. dan di kehidupan Pertamamu.. kau adalah seorang Dewa yaitu Dewa Kehancuran.."


"Namun.. untuk beberapa alasan kau tidak dapat mengingat apapun soal Kehidupanmu yang sebelumnya.."


"Tunggu tunggu tunggu. Anda berkata saya adalah Dewa? Selain itu, Dewa Kehancuran? Tolong jangan berca -"


"Ini bukan bercanda!! Aku serius!! Di kehidupanmu yang sebelumnya kau adalah seorang Dewa Kehancuran bernama Shirosaki Sieg!! Pemilik System pertama!! Dan... satu - satunya.. orang yang dapat mengerti diriku.." ucapnya dengan nada tinggi diiringi air mata yang menetes..


"Lalu.. alasan kenapa kehidupanmu saat ini selalu tidak berwarna adalah dikarenakan kau adalah Seorang Dewa Kehancuran di kehidupan sebelumnya.. Kau menjadi seorang Hikikomori, Dikhianati oleh teman sekelas, dan dibuang oleh Kedua orang Tuamu. Karena itu adalah Takdir yang sudah diberikan kepadamu sejak menjadi Dewa Kehancuran di kehidupan sebelumnya.."


"Mau berapa kalipun kau bereinkarnasi, kau akan merasakan rasa sakit yang amat parah tetapi, bukan Rasa sakit secara fisik melainkan Rasa sakit yang dapat membuat dirimu satu - satunya mengalami semua penderitaan itu...."


"A - apakah anda ingin mengatakan kalau semua Penderitaan yang kualami selama ini.. adalah karena aku adalah seorang Dewa Kehancuran di kehidupan sebelumnya...?" Ucap Sieg dengan perlahan


"...benar... dan itulah penyebab kau selalu dikhianati.."


"Ja - jadi. Aku benar - benar seorang Dewa di kehidupan sebelumnya? Tetapi.. kenapa aku bisa masih hidup lagi? Dari yang kudengar dari Dewi Iblis dan jika kusambungkan semuanya.. bukankah aku seharusnya sudah mati...? Dewi Iblis juga mengatakan itu.."


"Itu tidak salah. Apa yang dikatakan oleh Dewi Iblis sangat benar sekali. Kau sudah mati sepenuhnya sampai ke akar - akar dimana kau tidak dapat bereinkarnasi Kembali maupun dihidupkan kembali lagi dengan cara apapun...."


"La - lalu.. ke - kenap -"


"Tetapi.. dengan beberapa Teknik Terlarang... aku berhasil.. menyelamatkanmu dengan cara mereinkarnasikan dirimu..."


"....."


Setelah beberapa menit kemudian. Dewi Pencipta langsung menjadi tenang dan duduk sambil menyiapkan dua Teh di atas meja mereka.


"Kita akan kembali dari awal... Aku akan bertanya kepadamu. jika ada penciptaan.. berarti.."


"..Kehancuran juga ada.." jawab Sieg. Sekarang Sieg menjadi mengerti.


"Benar dan aku adalah Penciptaan itu sedangkan kau adalah Kehancuran.. tanpa adanya kedua ini. Maka keseimbangan seluruh Dunia kita akan hancur dan entah apa yang terjadi tanpa adanya kedua hal ini.."


"Aku akan menceritakan tentang bagaimana caramu lahir di Kehidupan Pertama. Di Kehidupan sebelumnya, kau adalah Seorang Dewa Kehancuran yang bernama Shirosaki Sieg. Bukannya Kurosaki Sieg..."


Sieg kemudian mendengarkan semuanya dengan jelas tentang asal usul Tentang penciptaan Dewa dewi ini.


...*********** ...


Pada awalnya, Dewa pertama yang tercipta adalah Dewi Pencipta dan Dewa Kehancuran. (Tetapi bukan Laura dan Shirosaki Sieg)


Dewa Kehancuran dan Dewi Pencipta ini diciptakan oleh sosok yang sangat kuat yaitu Supreme God atau lebih dikenali sebagai Tuhan di Alam semesta mereka.


Dan Dewa Kehancuran beserta Dewi Pencipta diberikan Tugas yaitu menjaga Keseimbangan di seluruh Dunia yang tercipta Dengan senang hati mereka menuruti perintah pencipta mereka dan tidak membantah sama sekali


Sejak saat itu mereka menjalankan tugas mereka Selama Triliun Tahunnya sampai mereka didatangi oleh Supreme God lagi. Dan memberikan Tugas baru kepada mereka berdua yaitu mendapatkan Keturunan.


Atau bisa dibilang saling menikah dan melahirkan sebuah Anak agar Dewa Kehancuran dan Dewi Pencipta tidak kerepotan lagi dalam mengurusi Triliun Dunia ataupun Alam Semesta lainnya.


Karena dengan bantuan anak - anak mereka maka mereka pun tidak akan kewalahan dalam mengerjakan semua Tugas mereka.


Setelah melahirkan banyak Dewa dewi dan mereka semua sudah dewasa serta dapat mengurusi segala urusan mereka. Maka Dewa Kehancuran dan Dewi Pencipta pun didatangi lagi oleh sosok yang kuat tetapi, sosok tersebut adalah bawahan Supreme God yaitu Archgod.


Archgod tersebut mengatakan kepada Dewa Kehancuran dan Dewi Pencipta untuk memasuki ke Alam yang baru yaitu Alam Archgod. Dan mereka pun menerimanya.


Tetapi, sebelum mereka pergi memasuki ke dalam Alam Archgod. Mereka harus memiliki Penerus yang dapat menerima kekuatan mereka berdua.


Dan setelah memastikan Pewaris mereka, mereka pun menyerahkan kekuatan mereka yaitu Penciptaan dan kehancuran kepada penerus mereka lalu memasuki ke dalam Alam Archgod


Dan itu terus terjadi berulang - ulang. Pemilik/Penerus kekuatan Dewi Pencipta dan Dewa Kehancuran berubah - rubah


Hingga tibalah saatnya Generasi Ke 248. Dimana Saat itu Alam Dewa diketuai dan Dipimpin oleh seorang Dewi dan Dewa yaitu Dewi Pencipta yang bernama Laura dan Dewa Kehancuran yang bernama Shirosaki Sieg.


Kedua Dewa dewi ini selalu menjalani tugas mereka dengan baik dan memimpin para Dewa dewi dengan baik.


Namun, ada perbedaan dari Dewi Pencipta dan Dewa Kehancuran yang kali ini atau Generasi ke 248. Perbedaannya adalah mereka berdua tidak saling mencintai dan mereka sama sekali tidak mau menikah karena Umur mereka yang masih muda.


Tetapi, setelah dipaksa oleh Ribuan Dewa dan Dewi. Mereka pun terpaksa menurutinya dan menjadi sepasang kekasih tetapi, mereka masih belum menikah karena mereka masih belum saling mengenali


Hingga tiba saatnya yaitu Laura yang merupakan Dewi Pencipta sudah terlebih dahulu jatuh cinta kepada Sieg yang merupakan Dewa Kehancuran.


Tentunya Sieg tidak menyadari perasaan suka dari Laura dan hanya selalu fokus menciptakan sesuatu yaitu System.


Selama di Alam Dewa, yang Sieg selalu lakukan adalah Mencoba menciptakan seauatu yang gila yaitu System. Tetapi, dikarenakan Kekuatan Sieg tidak cukup untuk menciptakan System. Maka ia pun meminta bantuan Dari Laura karena Laura adalah Dewi Pencipta


Tetapi, tidak disangka - sangka. Laura menolak karena dia merasa System yang baru - baru ini Sieg cipta sangat bahaya sampai bisa membunuh nyawa mereka sendiri.


Mendengar itu, Sieg tentu merasa marah dan ia diam - diam turun ke Dunia Astral karena ingin mencari agar dapat menciptakan System sepenuhnya.


Namun, dikarenakan Kekuatan Dewanya masih belum tersegel dan dia merasa bosan di dunia tersebut maka secara tidak sengaja Sieg sudah melakukan hal gila yaitu menjadikan seorang manusia sebagai Utusan Dewa dewi.


Dan sejak tindakan Sieg saat itu, maka tentang Sejarah Utusan Dewa dewipun terukir di buku dan ingatan manusia di dunia tersebut.


Para Dewa dewi lainnya tentu tidak menyadari akan tindakan Sieg kecuali Laura. Karena dia memiliki hubungan Dengan Sieg, maka ia dapat mengetahui apa yang Sieg lakukan.


Laura pun memarahi Sieg karena dia seenak jidatnya menjadikan Seorang Manusia menjadi Utusan Dewa yaitu Sosok yang melebihi Pahlawan dan Raja Iblis.


Dan pada saat yang sama, Para Dewa dewi lainnya pun menyadari Tindakan Sieg yaitu melanggar Peraturan dengan turun ke dunia.


Mereka semua pun Protes dengan Sieg dan ingin memberikan Hukuman kepadanya namun, Laura yang saat itu membela Sieg karena Ia tidak mau orang ia cintai diberikan hukuman. Pasalnya Sieg pasti diberikan Hukuman yang sangat berat dan ia tidak mau hal itu terjadi.


Kalo hanya sekadar memarahi Sieg. Laura tidak akan keberatan dan tidak akan membela. Tetapi beda lagi kalo Nyawa Sieg akan dipertaruhkan. Maka Laura akan membela Sieg sekuat tenaga.


Dan pada saat itu jugalah. Sieg Jatuh cinta dengan Laura yang berusaha melindungi Dirinya hingga mereka berdua dapat bebas dengan bekerja sama.


Di Hari itu jugalah Sieg dan Laura menjadi Kekasih Resmi karena saling mencintai.


Dan di saat yang sama semua Dewa juga setuju untuk mengubah peraturan yaitu menurunkan Utusan Dewa dan Dewi agar Dunia menjadi lebih Aman dan Tenteram.


...*********...


Jangan Lupa Dilike, Komen, Share, Vote dan Rate 5 Bintang.