I Live With The System

I Live With The System
CHAPTER 76 : PERTEMPURAN DI GUNUNG DUNIA (PART 01)



"Ini sangat bahaya. Kita tidak akan mampu mempertahankan Kekkai ini." Ucap Divine Beast 4


"Jangan berbicara seperti itu! Kita harus mempertahankan Kekkai ini. Jika kita tidak melakukannya, maka Ratusan Ribu orang akan mati!!!" Ucap Divine Beast 3.


Divine Beast terpaksa mengikut Perintah divine Beast ke 3 karena Sudah sepantasnya dia harus mengikuti Seniornya.


Saat ini, kedua Divine Beast tidak dapat mengikuti ke dalam Pertarungan melawan Musuh - musuh yang ikut menyusup ke dalam Gunung Dunia karena harus fokus dalam mempertahankan Kekkai agar tidak hancur.


Memang itu adalah kesalahan terbesar mereka sampai - sampai tidak dapat mendeteksi Iblis padahal mereka adalah Divine Beast. Makhluk yang melindungi Umat manusia jika Utusan Dewa tiada di dunia.


"Musuhnya terlalu banyak!!"


"Kita diserang dari berbagai Arah. Sepertinya mereka benar - benar Ingin menghancurkan Kekkai ini!!"


Mereka juga sangat kaget saat mengetahui jumlah Musuh yang menyerang Gunung Dunia. Setidaknya Jumlah itu melebihi 1 Juta dan itu pun terus bertambah.


Bagian Utara, Timur, Barat dan Selatan. Di semua bagian tersebut, Kekkai atau Pelindung Ciptaan mereka diserang bertubi - tubi hingga beberapa Kekkai mereka hancur dan Monster yang dekat dengan hancurnya Kekkai dapat memasuki ke dalam Gunung Dunia.


Dengan segera Mereka memulihkan Kekkai mereka agar tidak banyak musuh memasuki ke dalam Gunung Dunia namun, meski sudah tertutup kembali, Kekkai itu tetap hancur kembali dan mengakibatkan Jumlah Monster yang memasuki ke wilayah Gunung Dunia sudah melebihi dari 200.000.


"Kalau seperti ini Terus. cepat atau lambat, Semua Monster itu akan memasuki ke dalam Gunung Dunia. Tidak hanya itu, Para Warga akan menjadi korban."


Mereka juga sudah tahu kalau semua Shadow Soldiers Sieg sudah melindungi para Warga namun, mereka tahu kalau Para Shadow Soldiers Milik Sieg tidak dapat bertahan lama. Maka dari itu, mereka hanya berharap kalau Shadow Soldiers Milik Sieg dapat bertahan sampai mereka dapat memperkuatkan Kekkai ini


BOOOMM


Tiba - tiba terdengar suara ledakan yang tidak jauh dari Lokasi kedua Divine Beast itu. Mereka pikir itu mungkin adalah bantuan, tapi ternyata nasib berkata lain.


"Oi oi, lihat itu. Makhluk Suci dan maha Dahsyat ini sangat kerepotan" ucap Seorang Makhluk dengan tubuh dan paras wajah yang menjijikkan. Itu adalah Raja Iblis dan jumlah Raja Iblis yang ada disitu adalah 10 orang.


Divine Beast ke 3 dan ke 4 merasa kaget melihat 10 Raja Iblis datang bersamaan.


"Sudah. Kita harus melawan Dua makhluk suci itu, agar Kekkainya hancur dan semua rekan - rekan kita dapat memasuki ke dalam Gunung Dunia ini." Ucap Raja Iblis 2


"Baiklah - baiklah." Raja Iblis 1


Mendengar bahwa Tujuan para Raja Iblis ini datang kesini hanya untuk menghentikan mereka mengaktifkan Kekkai ini. Divine Beast 3 dan 4 tersenyum pahit.


Seandainya mereka tidak dalam keadaan mempertahankan Kekkai ini, maka mereka pasti dapat mengurusi 10 Raja Iblis ini dengan mudah seperti membunuh Serangga.


Namun, kini. Mereka tidak dapat melakukan itu karena harus fokus dengan Kekkai ini.


Selain itu, Mempertahankan Kekkai dan melawan 10 Raja Iblis bersamaan, itu sangatlah Sulit meskipun mereka adalah Divine Beast.


"Kita sangat sial.." Gumam Divine Beast 4.


Di sisi lain, para Raja Iblis itu mulai bersiap - siap melancarkan serangan. Terlihat jelas dari Senjata mematikan di tangan mereka masing - masing.


"Serang mereka berdua." Raja Iblis 3


"Ya, mari kita bunuh mereka!!" Raja Iblis 4


Pergerakan mereka sangat cepat. Tapi, Divine Beast 3 dan 4 dapat melihat pergerakan kesepuluh raja Iblis. Tidak ada pilihan lain, mereka terpaksa bertarung sambil mempertahankan Kekkai.


Namun,


"Hell Flare!"


Sebuah Api Hitam berukuran Kecil melesat tepat di tengah - tengah Gerombolan Raja Iblis itu dan menyebabkan Ledakan berwarna hitam.


Untungnya, Kesepuluh Raja Iblis tersebut dapat menghindarinya. Kalau terlambat sedikit saja, maka sudah dipastikan Anggota tubuh mereka akan hilang.


"Siapa itu?! Berani sekali menyerang kami diam - diam!!" Raja Iblis 5


Semua Raja Iblis juga merasa sangat marah dan mereka terdiam setelah melihat sosok yang mirip dengan anak kecil terbang di atas langit dengan sayap kelelawar.


Anak kecil itu juga berambut berwarna Biru dan mengenakan Topeng dengan Corak yang menarik.


"Anak kecil?"


Semua Raja Iblis menjadi bingung sekaligus penasaran dengan Orang tersebut. Kenapa Anak Kecil itu memiliki Sayap yang mirip dengan Sayap Para Iblis.


Sementara itu, Divine Beast 3 dan 4 kaget saat mengetahui siapa Anak Kecil itu. Dia adalah salah satu peserta yang lumayan mencolok tadi di Ujian Pertama dan kedua.


"Setengah benar, setengahnya lagi salah." Ucap Anak Tersebut menanggapi Pertanyaan Raja Iblis yang tadi.


"Siapa kau?!"


Pertanyaan itu membuat Rimuru langsung turun ke daratan dan berbalik ke belakang.


"Fokuslah terhadap Kekkai itu. Para Ibli - maksudku, Raja Iblis ini akan kuatasi." Ucap Rimuru kepada Divine Beast 3 dan 4.


"Baiklah."


Mau bagaimana lagi, mereka hanya dapat mempercayai Rimuru karena mereka harus fokus dengan Kekkai ini. Pada saat yang sama mereka juga penasaran siapa Rimuru iyu sebenarnya? Kenapa Ia memiliki kekuatan yang sebesar itu?


Kembali Ke Rimuru.


"Siapa kau?! Berani sekali kau menghalangi kami!!" Marah Raja Iblis 1


Rimuru yang mendengar itu Berpikiran sesuatu.


'Kalau tidak salah, Sieg pernah mengajarkan aku sesuatu soal ini. Kalau musuh bertanya siapa kau? Kau hanya tinggal menjawab...'


"Seorang Manus - ehem, maksudku seekor Slime yang kebetulan Lewat." Ucap Rimuru.


Dan seketika suasana menjadi hening begitu Rimuru mengatakan itu.


'Me - memalukan sekali!!' Teriak Rimuru dalam hati.


Namun, ternyata apa yang dipikirkan oleh mereka semua berbeda jauh dengan Rimuru. Raja Iblis langsung merasa marah.


"Slime?! Jangan bercanda denganku bocah!! Berani sekali kau bercanda dengab Raja Iblis perkasa ini?!"


'Perkasa? Aku sama sekali tidak merasakan aura yang kuat dari mereka dengan Persepsi Sihirku..'


[Lapor : Sejumlah 2.000 Goblin, 10 Wyvern, dan 10 Minoutaurus dengan menuju ke arah anda]


Rimuru yang mendengar itu sangat kaget. Dia harus menghadapi Raja Iblis dan Monster - monster secara bersamaan? Itu sangatlah sulit.


'Tapi, aku tidak boleh menyerah begitu saja. Gampang saja kalau aku ingin membereskan mereka semua tapi.. yang masalahnya aku tidak dapat menggunakan kekuatan Penuhku dikarenakan masih ada beberapa warga di sekitar sini..' Gumam Rimuru sambil Melihat ke sekeliling dan apa yang Rimuru katakan itu benar.


Setidaknya masih terdapat 237 Orang yang bersembunyi di dalam Penginapan, Rumah, dan di berbagai Tempat lainnya.


'Andai saja Sieg sudah memanggil mereka semua..' Sambil mengingat - ngingat mereka semua di dunia sebelumnya.


Ia mengira kalau Andainya mereka semua ada di Tempat Rimuru sekarang. Maka pasti dia dapat mengatasi semua Monster ini.


'Eh.. tunggu dulu. Kalau tidak salah dikarenakan aku sudah melakukan Kontrak dengan Sieg. Artinya.. Aku juga dapat melakukan Fungsi - fungsi Eiko yaitu Pemanggilan!!' Ucap Rimuru dalam hati dengan penuh semangat.


[Jawab : Benar Sekali. Anda baru sadarnya sekarang]


'....'


Rimuru merasa kesal dengan Dai Kenja. Pasti Dai Kenja sudah mengetahui soal ini, tapi Dai Kenja tidak ingin mengatakan sesuatu soal itu kepada dirinya.


[Jawab : Anda tidak pernah bertanya]


Rasa kesal Rimuru semakin bertambah. Tapi, dia tidak mau merasa kesal dulu. Harus mengurusi kesemua Iblis ini terlebih dahulu.


'Dai Kenja. Jumlah Poin Sieg sekarang..?'


[Jawab : 26.400.000 Poin]


'Sebanyak itukah? Kalau sudah sebanyak itu, seharusnya Sieg memanggil mereka semua sekarang..'


[Jawab : Kurosaki Sieg tidak memanggil mereka semua saat ini karena Ia memiliki banyak masalah dan Tempat untuk memanggil mereka tidak ada]


Sekilas, Rimuru merasakan kalau Dai Kenja baru saja Melindungi Sieg atau membelanya tapi dia tidak mau menanyakannya.


'Kalau itu alasannya, aku dapat memakluminya. Ya sudahlah. Panggil... etto..'


Rimuru bingung siapa yang harus dia panggil terlebih dahulu untuk membantu dirinya melawan musuh - musuh ini.


[Saran : Benimaru, Souei, Hakurou dan Shion]


'Nice advice Dai Kenja..'


Rimuru juga setuju dengan perkataan Dai Kenja.


'Kalau begitu Panggil mereka berempat'


...[Baik. Membeli Karakter Anime Di Shop]...


...[Benimaru, Souei, Hakurou, Dan Shion harga : 200.000 Poin]...


...[Y/N]...


"Yes."


...[Diterima. Untuk memanggil mereka membutuhkan Waktu.]...


...[Tetaplah bertahan sampai terpanggil]...


"Kalau itu ten -"


KABOOM


Serangan dengan dampak yang besar mendadak datang dari atas Rimuru.


Untungnya Rimuru dapat menghindari serangan itu.


"Langsung main serang huh?, untuk kali ini. Akan kuladeni kalian semua.. Ranga!"


"Baik Waga Aruji!!"


Seekor Seriga dengan ukuran melebihi 1 Meter keluar dari bayangan Rimuru dan memperlihatkan sosoknya yang ganas dan siap untuk menerkam semua musuhnya.


Kesepuluh Raja Iblis terkejut namun, mereka langsung melancarkan serangan.


"Ranga Tarik perhatian mereka sebisa mungkin. Masih banyak warga di sekitar sini"


"Baiklah Waga Aruji."


Rimuru beserta Ranga bersiap - siap, Ranga langsung mengubah ukuran tubuhnya menjadi ukuran tubuh Serigala sedang sementara Rimuru menggunakan Katananya yang sudah dilapisi Api Hitam.


"Kita mulai."


Rimuru langsung melesat ke salah satu Raja Iblis dan Raja Iblis yang merasa dirinya diincari langsung mencoba menangkis serangan itu.


BAANGG


Raja Iblis 1 terlempar jauh saat Rimuru mencoba menebas Raja iblis tersebut. Kesembilan Raja Iblis yang berada di sekitar Rimuru merasa marah dan langsung menyerang Rimuru namun, pada saat itu Ranga langsung bertindak.


Ranga menembakkan Petir Hitam dari Tanduknya hingga Petir Hitam tersebut meledakkan Kesembilan Raja Iblis tersebut.


Rimuru sudah terlebih dahulu menghilang dari Tempat itu. Oleh sebab itu, Rimuru tidak terkena serangan Ranga tadi.


Serangan itu sepatutnya berhasil membunuh Kesembilan Raja Iblis itu. Namun, ternyata tidak. Saat debu - debu itu menghilang, terlihat sebuah Barrier berwarna Hitam melindungi Raja Iblis itu dari serangan.


[Lapor : Terdeteksi Salah seorang Manusia yang berasal dari Kelompok Sesat dan Manusia tersebut melindungi para Raja Iblis ini dari serangan]


'Begitu. Pantas saja Persepsi Sihirku mendeteksi ada Mana Asing yang mengalir di Barrier itu.. aku harus membereskan Manusia itu terlebih dahulu.'


Saat Rimuru memikirkan itu, ia mendengarkan Suara Akame di pikirannya.


'Serahkan orang itu padaku. Kau hanya perlu Fokus membunuh Raja Iblis itu..'


'Baiklah, dan ngomong - ngomong kau dimana? Aku tidak melihatmu tadi.'


'Aku memburu beberapa Iblis dan Manusia yang katanya dari Kelompok Sesat.'


'O - oh.. aku mengerti. Aku mengandalkanmu Akame.'


'Dimengerti'


Talian terputus, Rimuru mempersiapkan kuda - kuda sekali lagi


"Mungkin aku akan mengambil teknik berpedang dari Kirito dan Akame.."


Rimuru pun langsung menghilang dari Tempat itu dan Dalam sekejap, ia sudah berada tepat di Hadapan Raja Iblis 7.


Rimuru mengayunkan Katananya sekuat tenang dan Berhasil memotong Tangan Raja Iblis tersebut.


"Aahhhhh!!! Berani sekali kau manusia!!"


"Maaf, tapi aku adalah Slime." Ucap Rimuru.


Rimuru langsung menggunakan salah satu Skillnya.


"Flare Circle"


Sebuah Tornado Api muncul dan membakar Habis semua Raja Iblis tersebut namun, dikarenakan Barrier itu, maka Serangan Rimuru tidak terlalu berefek apa - apa.


"Memiliki Barrier semacam itu ternyata sangat kuat."


Tiba - tiba Rimuru merasakan adanya serangan di Belakangnya. Dengan sigap, Rimuru Menggunakan Jaring Bajanya untuk menahan serangan dan pergerakan orang tersebut.


"Sialan!!"


Rimuru tahu Raja Iblis ini. Dia adalah Raja Iblis yang ia terbangkan barusan


"Tidurlah."


Sebuah Gas berwarna hijau keluar dari Telapak tangan Kanan Rimuru. Karena Jika Rimuru menyerang mereka maka Barrier tersebut akan aktif. Maka dia hanya perlu membuat mereka tidak dapat bertarung dan tidak berdaya.


Dan Ranga yang merupakan Serigala Keren itu juga langsung melindungi Bagian depan Rimuru untuk menahan Serangan Sihir para kesembilan Raja Iblis.


BOOOM


"Terima Kasih Ranga."


"Kalau masalah sepele seperti ini. Anda Tidak perlu berterima kasih.."


Rimuru hanya mengangguk. Dan menoleh ke arah Divine Beast 3 dan 4. Dapat dilihat kalau kedua Divine Beast tersebut terpukau dengan pertarungan Rimuru dan Ranga.


'Yare - yare.. apa mereka lupa dengan tugas mereka?'


Rimuru menepuk tangannya menyadarkan kedua Divine Beast itu dari Lamunan mereka.


"Kita sedang dalam keadaan yang gawat. Tetap Fokus."


Divine Beast merasa malu karena diceramahi oleh orang yang lebih muda dari mereka dan melanjutkan memperkuatkan Kekkai.


[Lapor : Para Monster sudah tiba di lokasi Anda]


'Ah. Aku terlalu banyak bermain - main..'


Rimuru mengutuk dirinya. Seharusnya ia ingat dengan semua Monster tadi namun, kini Dia benar - benar merasa sedikit menyesal karena Tidak menyadari kedatangan para Monster tersebut.


2.000 Goblin, 10 Minoutaurus, dan 10 Wyvern. Semua Monster itu menatap tajam ke arah Divine Beast 3 dan 4 kecuali Goblin - goblin itu.


Goblin itu menatap ke arah Rumah atau Penginapan.


Rimuru tahu alasan kenapa Goblin - goblin itu menatap tajam ke arah Rumah tersebut. Pasti dikarenakan Insting mereka mengatakan kalau ada Gadis Cantik di dalam Rumah tersebut.


'Goblin di dunia ini dan di duniaku sangat berbeda jauh. Di dunia ini, monster sejenis Goblin sangat menyukai Memperkosa Para Gadis. Benar - benar berkebalikan dengan Rigur, Rigurd, dan lainnya..' Gumam Rimuru.


Agar Perhatian Goblin tersebut tidak tertarik dengan Rumah yang berisikan Gadis - gadis.


Rimuru terpaksa melepaskan auranya dan Ia pun membuka Topengnya. Seketika Aura yang melebihi Raja Iblis keluar dan tidak hanya itu, Aura itu semakin lama, semakin membesar seperti Tsunami.


Terlihat juga wajah yang cantik atau Tampan? Entahlah, tetapi Mungkin lebih tepatnya Tampan.


Semua Perhatian pun menuju ke arah Rimuru karena Kaget, Takut, Dan bingung.


"Siapa Anak ini?!" Kaget Divine Beast 3 dan 4


Meski Aura Rimuru mungkin masih dibawah mereka berdua namun, Kekuatan Rimuru tetap masih tergolong kuat di pandangan mereka.


"Baiklah. Kita lanjutkan. Itulah yang ingin aku katakan tapi.. sepertinya aku sudah tidak perlu turun tangan kali ini.." ucap Rimuru dengan nada suara yang terkesan Misterius.


Pada saat yang sama Di Pikiran Rimuru.


...[Lapor : Pemanggilan Selesai]...


Empat lingkaran dengan warna yang berbeda yaitu Merah, Ungu, Putih, Dan Biru muncul tepat di hadapan Rimuru dan kesemua Lingkaran tersebut menembakkan cahaya terang menuju ke atas langit sampai - sampai Barrier Divine Beast 3 dan 4 Hancur mengejutkan Divine Beast tersebut.


Sekarang Rimuru jadi mengerti kenapa Sieg selalu harus mencari tempat yang cocok dan bagus untuk memanggil Orang - orang di dunia lain. Itu karena memanggil mereka terlalu menarik Perhatian seperti saat ini.


Dengan segera Divine Beast 3 dan 4 memulihkan Kembali Kekkai itu sebelum ada Monster yang masuk. Dan setelah memulihkan Kekkai itu. Mata mereka tertuju ke arah Lingkaran Sihir yang berada di hadapan Rimuru.


Setelah itu, Mata mereka terbuka lebar karena merasakan adanya kekuatan yang luar biasa dari keempat Lingkaran tersebut.


Begitu cahaya itu menghilang, Terlihat 4 Sosok Humanoid. Pertama Adalah Seorang Pemuda Tampan, Rambut berwarna merah, Jubah berwarna merah, Serta memiliki Tanduk di dahinya.


Kedua, seorang Pemuda Tampan yang terkesan dingin dan keren. Dengan rambut berwarna Biru, serta berpakaian hampir mirip dengan Ninja.


Ketiga seorang Pria Tua dengan Rambut berwarna Putih, Pakaian berwarna Putih, dan auranya sepertinya seorang Bijaksana dan sangat berwibawa.


Dan yang terakhir, Ia adalah seorang Wanita yang terkesan Dewasa karena Tubuhnya yang bohai dan dua Melon besar di bagian depannya. Ia mengenakan Pakaian yang hampir mirip dengan Sekretaris berwarna Ungu. Wanita itu juga sangat cantik dan terdapat Pedang besar di belakangnya.


Kini keempat Makhluk kuat itu berlutut dihadapan Rimuru seperti Menghadap Raja. Mereka juga terlihat sedikit sedih, dan Bahagia karena dapat bertemu dengan orang yang mereka cari - cari selama ini dan orang yang mereka hormati serta orang yang mereka rindu.


""""Rimuru - sama!!!"""" Ucap mereka berempat Serempak.


Rimuru yang mendengar itu hampir merasa kagum dan senang mendengar suara mereka.


"Ya, sudah lama kita tidak bertemu. Benimaru, Souei, Shion, Dan Hakurou."


...************...


Maaf kalau Lama updatenya Maybe? Ah, Dan Pesan dari Thor : Mungkin akan jarang updatenya hari Kegabutan Thornya sudah berakhir dan Thor harus urus banyak Tugas - tugas Thor. Cuma itu saja.


Jangan lupa Dilike, Komen, Share, Vote dan Rate 5 Bintang.


See You In The Next Chapter👋👋👋