
Hari ini adalah hari minggu, Tiara tidak datang ke kampus karena libur.
"Ra, kita jogging yuk, badan pegel karena kurang olahraga nih" ajak Chika.
"Oke Chik, ajak Gladys juga ya" jawab Tiara.
"Oke, yuk ke kamar Gladys" ajak Chika.
Tiara dan Chika pun sudah berada di depan kamar Gladys.
Tok.. Tok.. Tok...
"Dys.. Ini Chika sama Tiara, kita jogging yuk" Chika mengetuk pintu kamar Gladys.
"Oke, tunggu bentar aku siap-siap" Jawab Gladys di balik pintu.
Setelah menunggu beberapa saat, Gladys pun keluar dari kamarnya. Dia sudah menggenakan baju olahraga.
"Kuy berangkat.." Gladys merangkul Tiara dan Chika di samping nya.
Tiara, Chika dan Gladys pun jogging di pinggir jalan raya. Sesekali, mereka berhenti untuk mengatur pernapasan mereka.
Karena dehidrasi, mereka pun mencari warung terdekat untuk membeli air mineral. Lalu, melanjutkan jogging mereka.
Karena di rasa sudah cukup lelah, mereka memutuskan untuk kembali ke asrama.
*********
Di dalam kamar asrama..
"Ra, kamu mau ikut aku pulang ke Magelang nggak? Pumpung libur, aku mau pulang dulu ke rumah. Katanya si manda kangen sama kakaknya yang cantik ini" ucap Chika dengan memuji diri sendiri.
"Boleh lah Chik, mau pakai motor kamu kah pulang nya?" ucap Tiara.
"Iya Ra.." jawab Chika.
Sebenarnya Chika di suruh memakai mobil oleh orang tuanya, tapi Chika lebih suka mengendarai motor matic nya.
Tiara dan Chika pun sedang dalam perjalanan ke Magelang, mereka menikmati perjalanan mereka, sepanjang jalan seperti sebuah kenangan menuju rumah tercinta.
Setelah beberapa saat, mereka telah masuk di wilayah Magelang.
"Ra, nanti kita mampir dulu ya ke alun-alun Magelang , kangen nongkrong di sana" ucap Chika.
"Oke Chik.." respon Tiara.
Lima menit kemudian, Tiara dan Chika telah sampai di alun-alun Magelang.
"Kita langsung ke tempat makan favorit kita ya, aku laper nih" ajak Chika.
"Aku juga laper nih, kuy lah" jawab Tiara.
Tiara dan Chika menuju ke tempat makan favorit nya.
"Assalamu'alaikum bu, ibu apa kabar?" Chika menyapa penjual makanan favorit nya.
"Wa'alaikum salam, eh mbak Chika.. Mbak Tiara.. Kabar ibuk alhamdulillah baik.. Mbak Chika sama mbak Tiara sendiri gimana kabarnya? Sudah lama lo nggak jajan di tempat ibuk" jawab ibu itu.
"Alhamdulillah baik bu" jawab Tiara dan Chika bersamaan.
"Iya bu, kita berdua sibuk kuliah di Yogyakarta" ucap Tiara.
"Begitu ya, semoga mbak Tiara dan mbak Chika di mudahkan dalam menuntut ilmu" ucap ibu penjual.
"Aamiin" jawab Tiara dan Chika bersamaan.
"Kita pesen ya bu, seperti biasanya" pinta Chika.
"Beres mbak Chika, tunggu sebenarnya ya" ibu penjual segera menyiapkan pesanan Tiara dan Chika.
Setelah sepuluh menit menunggu, pesanan Tiara dan Chika pun datang.
Tiara dan Chika memakan pesanan mereka dengan lahapnya.
Setelah selesai, mereka pun membayar dan meninggalkan tempat makan itu.
Tiara dan Chika mendengar suara adzan dhuzur.Lalu, mereka menuju ke masjid dekat alun-alun untuk melaksanakan ibadah sholat dzuhur.
Tiara mengambil air wudhu di lantai bawah, setelah itu naik ke lantai atas untuk sholat dzuhur.
Setelah selesai sholat, Tiara dan Chika melanjutkan perjalanan ke rumah mereka.
******
Di depan rumah Tiara..
"Kamu yakin Ra? Nggak nginep di rumah aku aja?" tanya Chika, Chika khawatir jika Tiara akan sedih karena rindu dengan bapak dan ibunya.
"Kamu tenang aja, aku baik-baik aja kok, nanti aku kabari kamu kalau aku ada apa-apa" jawab Tiara, Tiara merasa Chika sedang mengkhawatirkan dirinya.
"Yaudah kamu masuk ya, aku pulang dulu, Wassalamu'alaikum" Chika pergi meninggalkan rumah Tiara.
"Wa'alaikum salam" Tiara menjawab slam Chika, lalu segera masuk ke dalam rumahnya.
"Assalamu'alaikum, Tiara pulang.." Tiara bermonolog dengan dirinya sendiri.
Tiara mengambil photo itu, dia memeluk dan mencium photo itu.
" Pak.. Buk.. Tiara kangen.. "ucap Tiara.
Tiara mengembalikan photo itu ke tempatnya.
Tiara istirahat sejenak, setelah itu dia ingin berkunjung ke makam ibu dan bapaknya.
Jarak rumah dan makam orang tua Tiara tidak terlalu jauh,hanya membutuhkan waktu sepuluh menit jika berjalan kaki.
Tiara kini sedang berjalan menuju makam, sepanjang perjalanan dia berpapasan dengan beberapa warga sekitar.
"Tiara, kamu pulang? Mau ke makam ibu dan bapak kamu ya?" tanya seorang nenek.
"Iya nek, nenek apa kabar? Sehat kan nek..?" jawab Tiara.
"Alhamdulillah nenek sehat, yasudah kalau mau kemakam.Jangan lama-lama ya,kayaknya mau turun hujan, nanti jalan nya licin" ucap nenek.
"Iya nek, Tiara ke makam dulu ya nek" pamit Tiara.
"Iya.." jawab nenek.
Tiara pun melanjutkan perjalanan ke makam.
Tak lama, Tiara telah sampai di makam orang tua nya. Tiara pun mendo'akan ke dua orang tua nya, dan juga membersihkan rumput di sekitar makam yang sudah lebat. Setelah selesai, Tiara bergegas pulang.
********
Di rumah Tiara..
Malam hari..
Tiara kini sedang melaksanakan sholat isya', setelah selesai sholat isya', dia mengaji.
Di waktu Tiara mengaji, tiba-tiba hujan turun dengan lebat dan di sertai petir yang keras. Tiara takut dengan suara petir itu. lalu meletakkan Al-Qur'an nya di atas meja.
Tiara langsung mencari selimut, dan menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut.
Karena ketakutan, Tiara sampai terlelap tidur dan masih menggenakan mukenanya.
*******
Pagi hari di rumah Tiara..
Pagi hari jam enam pagi, Tiara telah selesai bersiap untuk kembali ke asrama kampus, dia pun menghampiri ke rumah Chika untuk berangkat bersama.
Tiara pun berjalan menuju ke rumah Chika. setelah lima menit, dia telah sampai di rumah Chika.
Tok.. Tok.. Tok..
"Assalamu'alaikum Chik.." ucap Tiara.
"Wa'alaikum salam, kamu udah siap kan Ra? Kita langsung berangkat aja ya, aku siapin motor dulu" Chika bergegas menyiapkan motor nya.
Setelah selesai bersiap, Tiara dan Chika segera berangkat menuju asrama kampus.
Hampir dua jam Tiara dan Chika menempuh perjalanan mereka, perjalanan kali ini agak lama. Karena di jalan terjadi kemacetan yang di sebabkan oleh kecelakaan.
Saat ini, Tiara dan Chika telah sampai di tempat parkir asrama kampus, lalu mereka berjalan menuju kamar asrama nya.
Setelah sampai di kamar, mereka mencuci tangan dan muka mereka. Chika segera memeriksa tugas yang harus di kumpulkan di kelas sore nya nanti.
Sedangkan Tiara, dia membuka notebook nya untuk meng-update novel online nya.
Setelah selesai meng-update novel online nya, Tiara membuka situs berita hari ini.
Deg
Tiara kaget dengan berita yang di bacanya, ada dua berita yang membuat tubuhnya bergetar.
Berita pertama, yaitu tentang seorang mahasiswi yang di perkosa lalu di bunuh oleh supir angkutan umum. Dan menurut penjelasan di berita itu, niat awal supir angkutan umum itu adalah mengambil barang bawaan sang mahasiswi.
Dan berita yang kedua,adalah berita tentang di bunuhnya seorang mahasiswi juga. Sebelum di bunuh, ternyata mahasiswi itu sedang mengandung anak pacar nya. Dan Tiara terkejut, ternyata pelaku pembunuhan mahasiswi itu adalah pacar nya sendiri.
Tubuh Tiara semakin gemetar, membaca berita itu.. Tak sadar dia pun menangis terisak.
Chika terkejut dengan isak tangis Tiara, Chika pun segera menghampiri nya.
"Kenapa kamu Ra...?" tanya Chika.
Chika tak mendapat jawaban, Tiara masih menangis terisak.
Chika pun melihat layar notebook Tiara, dan melihat berita itu. Seketika Chika paham, karena Tiara punya trauma dengan hal yang berhubungan dengan berita itu.
FLASHBACK ON
Ya, dulu Tiara hampir di renggut kesucian nya oleh seorang yang sedang mabuk. Waktu itu, Tiara masih duduk di bangku SMA, Tiara ingin mengerjakan tugas bersama di rumah temannya. Tapi, sewaktu Tiara melewati gang sepi, ada seorang pria yang menarik dirinya. Kemudian ingin merobek baju Tiara, seketika Tiara berteriak minta tolong.
Bukkkk..
Ada seorang laki-laki muda yang memukul pria yang mabuk itu, dan pria yang mabuk itu sampai pingsan tak sadarkan diri karena di hajar.
Tiara seketika jatuh pingsan, dan ketika sadar, dia telah berada di rumah temannya itu.
Tiara ingin mengucapkan terima kasih kepada orang yang telah menolong nya, tapi teman Tiara tidak tau siapa orang itu.
Setelah menolong Tiara, laki-laki muda itu langsung pergi.Tapi, sebelum laki-laki muda itu pergi , dia menitipkan sebuah sapu tangan kepada teman Tiara untuk di berikan kepada Tiara.Terdapat sebuah logo di sapu tangan itu. Tiara pun menyimpan sapu tangan itu sampai sekarang.
FLASHBACK OFF