TIARA NANDINI

TIARA NANDINI
Liontin Tiara



Hari ini Tiara, Chika dan Gladys sedang berada di kelas masing-masing.



Perkuliahan diselenggarakan setiap hari dari Senin–Jumat, mulai pukul 07.00–19.00 WIB.



Tiara mengambil tiga hari kelas pagi dan dua hari kelas sore.


Hari ini Tiara telah selesai dengan kelas sorenya,Tiara keluar kelas nya pada pukul 17.00. Chika dan Gladys pun telah selesai dengan kelas mereka.


Ting..


Tiara mengirim pesan ke grupnya, grup yang tadinya hanya tiga orang, sekarang telah menjadi empat orang di tambah dengan Gladys.


Tiara :" Guys, aku mau cerita sama kalian, kalian ada waktu nggak?"


Chika :"Ada dong, tempat mana ya yang asyik buat cerita-cerita"


Gladys :" Ke alun-alun aja yuk.."


Tiara : "Kita pergi pakai apa ya? Grabcar kah?"


Reno " Pakai mobil ku aja"


Tiara " Oke kak, makasih ya"


Dua puluh menit kemudian,Tiara dan teman-teman telah sampai di Alun-alun Yogyakarta.Karena sudah masuk waktu maghrib, mereka semua melaksanakan ibadah sholat maghrib terlebih dahulu.



Setelah sholat maghrib, mereka berkeliling dan mereka menemukan tempat untuk duduk.Lalu, mereka memesan beberapa kuliner yang di jual di tempat itu.



Mereka menikmati pesanan mereka, dan terkadang terdengar canda tawa dari mulut mereka.


Selesai makan...


"Ra, kita udah selesai makan nih, kita udah siap dengerin cerita kamu"ucap Reno.


" Iya Ra,kita penasaran kamu mau cerita apa,ya nggak Chik"imbuh Gladys.


"Hu'um Dys.." jawab Chika.


"Oke, aku mulai ya" Tiara pun mulai bercerita.


Tiara menceritakan kedatangan bibi dan paman nya, yang datang dari Kalimantan. Tiara menceritakan bahwa, dia bukan anak kandung bapak dan ibu yang dia anggap orang tua kandung nya selama ini.



Tiara memperlihatkan liontin di tangannya,lalu memperlihatkan dua photo di dalamnya,Tiara mengungkapkan bila kemungkinan photo itu adalah orang tua kandung Tiara.


Uhhuukkkk


Reno, Chika dan Gladys mereka tersedak bersamaan, karena kebetulan mereka sedang minum.


"Beneran itu Ra?" Chika mendekat memeluk Tiara, Gladys pun ikut memeluk Tiara.


Dalam batin Chika, Chika keheranan dengan dirinya sendiri. Kenapa dirinya tidak sadar, kalau Tiara memakai gelang yang berliontin.


"Trus sekarang orang tua kandung kamu dimana Ra? apa bibi kamu cerita waktu itu?" tanya Reno dengan wajah seriusnya.


"Bibi nggak cerita, kayaknya bibi juga enggak tau, bibi cuma di beri amanah memberikan aku kotak itu" Tiara tertunduk lesu.


"Semoga kelak kamu menemukan orang tua kandung kamu Ra. Tapi kamu jangan sedih ya, kita bertiga juga keluarga kamu. Jadi kalau kamu ada masalah apa, cerita aja ke kita. Ya kan kak ren..? Dys...?" ucap Chika.


"Iya.." jawab Reno singkat sambil tersenyum.


"Iya dong Chik, kita ini kan keluarga, aku ibu kalian dan kak Reno ayah kalian" jawab Gladys, Gladys kembali menggoda Reno.


Tiara dan Chika langsung tertawa mendengar perkataan Gladys,,tapi tidak dengan Reno, Reno langsung menunjukkan wajah masamnya. Sedangkan Gladys, tersenyum manis ke arah Reno.


"Iya kan ayah Reno.." ucap Gladys kembali.


Namun Reno tak melihat ke arah Gladys, dan tidak pula menjawab pertanyaan Gladys.


" Udah Dys.. Wajah kak Reno udah kayak cabe merah tuh, hiii seremm.."imbuh Chika.


" Eh kita naik mobil itu yuk keliling daerah sini, kayaknya seru"Tiara menunjuk ke sekumpulan mobil dengan hiasan lampu yang berwarna-warni.



"Oke, kuy lah.." jawab Gladys.


Mereka memilih mobil yang akan mereka naiki,setelah itu mereka naik dan menikmati berkeliling alun alun jogya dengan mobil itu.


Setelah puas berkeliling, mereka segera turun dari mobil hias itu,lalu bergegas kembali pulang.


********


Di asrama kampus..


"Aku masuk ke kamar ku dulu ya Chik.. Ra.." Gladys melambaikan tangan ke arah Chika dan Tiara.


"Oke Dys.. 👌" jawab Tiara dan Chika bersamaan.


Tiara dan Chika pun segera masuk ke kamarnya, dan membersihkan badan sebelum tidur.Tak lupa, mereka melaksanakan sholat isya terlebih dahulu.


Kini Tiara dan Chika telah siap untuk tidur. Namun, Chika belum mengantuk dan mengajak Tiara untuk mengobrol.


"Ra, aku boleh nggak lihat photo dalam liontin kamu?" Chika meminta izin untuk melihat photo orang tua kandung Tiara.


"Boleh Chik.." Tiara memberikan kalung liontin nya kepada Chika.


"Cantik dan ganteng ya Ra" Chika tersenyum sendiri melihat photo orang tua kandung Tiara waktu muda.


"Nanti kamu letakkan saja di atas meja ku ya Chik, aku mau tidur dulu, good night" Tiara dalam posisi siap untuk tidur.


"Oke Ra.. Good night"respon Chika.


Setelah puas melihat photo orang tua kandung Tiara, Chika pun kembali ke tempat tidurnya. Tak butuh waktu lama, Chika pun terlelap tidur.


*******


Pagi hari jam enam..


Tiara dan Chika telah bersiap untuk pergi ke kampus, mereka menghampiri Gladys terlebih dahulu untuk berangkat bersama.


Sebelum berangkat kuliah, Tiara, Chika dan Gladys terlebih dahulu sarapan di kantin asrama.



"Kita duduk di situ yuk" Tiara menunjuk meja di depannya.


"Oke.." jawab Chika.


"Aku yang pesen ya" Gladys bergegas untuk memesan makanan mereka.


Setelah menunggu, pesanan makanan mereka pun tiba. Mereka menikmati sarapan mereka.


Setelah selesai sarapan, Tiara, Chika dan Gladys meninggalkan kantin asrama, tak lupa mereka membayar terlebih dahulu makanan yang tadi mereka makan.


Jarak asrama dan kampus tidak terlalu jauh, jadi mereka berjalan kaki saat pergi-pulang kampus.


Mereka berjalan sambil becanda, karena saking asyiknya mereka tak sadar jika telah sampai di kampus.Setelah itu mereka pun berpisah dan masuk ke kelas masing-masing.


********


Kelas Tiara..


Hari ini dosen yang mengisi kelas Tiara adalah pak Dika.


Tiara dan teman sekelasnya, telah duduk di kursi masing-masing dan menunggu kedatangan pak Dika.


Tak lama pak Dika pun datang..


"Pagi.." pak Dika masuk ke kelas, sambil melirik ke arah Tiara sekilas dan duduk di kursinya.


"Pagi pak.." jawab seluruh mahasiswa yang berada di dalam kelas itu.


Pak Dika pun memulai kelasnya, sesekali melirik ke arah Tiara lagi.


"Kenapa pak Dika lihat ke arah aku terus ya, ah mungkin cuma perasaan ku aja" ucap Tiara dalam hati.


Tiara pun menghilangkan pikiran itu, lalu kembali fokus ke materi kuliah.