Strongest Hunter

Strongest Hunter
Episode 9"



Siang hari di kediaman klan Wiliam


Kevin saat ini sedang ikut rapat bersama para petinggi klan untuk membicarakan tentang turnamen nasional.


"Ayah, boleh aku keluar? aku benci suasana ini." bisik Kevin pada ayahnya.


"Kau diam disini dulu bodoh! kau saat ini sedang sangat aku butuhkan!" bisik Virzha.


"Haihhh.... menyebalkan!" gumam Kevin kesal.


Tak lama, akhirnya kakek Kevin dan kakek buyut Kevin pun datang untuk memulai rapatnya.


"Selamat siang para saudara ku, aku dan anakku disini untuk membicarakan tentang cicit ku yang paling aku cintai. Aku berniat untuk menjadikan dia sebagai pelatih perwakilan klan kita." ucap Kakek buyut Kevin langsung pada intinya.


'Aihhhh.....sudah ku duga!' gumam Kevin pasrah.


"Aku tidak setuju dengan kakek buyut!" ucap Cristian membantah ucapan kakek buyut Kevin yang bernama Adam Wiliam yang sangat di segani oleh orang orang.


"Apa alasanmu?" tanya Adam.


"Untuk apa kita mempekerjakan sampah klan itu? apa hanya karena kejadian kemarin saja? kita belum tau asal usul kekuatannya, apa lagi dia menguasai elemen api hitam. Itu membuat saya curiga bahwa dia bersekutu dengan iblis untuk mendapatkan kekuatan besar itu." ucap Cristian.


"Apakah kalian ini bodoh? hanya karena api hitam kalian menuduhku bersekutu dengan iblis? kalau ada yang memiliki petir hitam? apakah kalian langsung menuduhnya bersekutu dengan iblis? haha...tolol sekali alasan itu." ucap Kevin sinis.


"Diam dulu bodoh! dengarkan kakek buyut mu dulu!" ucap Virzha berbisik.


"Halah! menunggu tua bangka bodoh itu berbicara sama saja menunggu siput memenangkan pertandingan melawan kelinci! aku tau dia sangat kuat tapi cara dia membuat keputusan itu sama seperti bayi yang belum tau dunia." ucap Kevin.


"Jaga omonganmu sampah!!" teriak Cristian.


"Apa? mau gelud? biar aku tunjukkan kekuatan tanpa api hitam! kau pikir aku hanya punya api hitam saja?" tanya Kevin memunculkan api emas di tangan kanan dan api biru di tangan kiri.


"Ini bisa menghanguskan tubuh kalian semua dalam lima detik dan api ini tidak bisa di padamkan sama seperti api hitam. Kalau kau masih berspekulasi aku bersekutu dengan iblis, maka kau itu bodoh! Iblis sangat anti dengan yang namanya api emas, jika dia terkena sedikit saja maka tubuhnya akan meleleh." ucap Kevin tersenyum manis.


"Oh iya, aku berbicara seperti ini bukan karena aku ingin melatih sampah sampah itu ya, bukan levelku melatih anak tak berbakat. Aku hanya ingin meluruskan apa yang di tuduhkan pamanku yang tampan itu." ucap Kevin kembali duduk santai.


Hingga tiba tiba Cristian menyerang Kevin dengan pedangnya. Kevin dengan mudahnya menangkap ujung pedang Cristian dan mengalirkan energi milik Kuro ke mata Cristian sebagai ilusi yang sebenarnya adalah nyata adanya.


'Tenanglah Kuro, aku hanya menggertak tikus kecil ini.' ucap Kevin pada Kuro.


Cristian dalam ilusinya melihat seekor rubah putih raksasa berekor 9 dan bermata enam yang sedang menatapnya dengan tatapan membunuh. Tubuh Cristian seketika bergetar hebat dan mengucurkan keringat ketakutan.


"A-ayah, kau kenapa?" tanya Ferdi anak Cristian.


"Ternyata paman ku yang satu ini tidaklah sekuat yang di ucapkan mulut besarnya ya, hahaha..." ucap Kevin sinis.


"Cucuku, tolong hapus ilusinya. Aku tau itu nyata tapi kasihan orang lemah itu." ucap Andi kakek Kevin tersenyum ramah.


Kevin hanya tersenyum manis lalu menjentikkan jarinya, seketika Cristian tersadar kembali dan ketakutan ketika melihat Kevin.


"Sudah aku putuskan, cicitku akan menjadi pelatih utama perwakilan klan Wiliam dalam turnamen nasional." ucap Adam membulatkan keputusan nya.


"Ada satu syarat khusus jika kau mau aku setuju." ucap Kevin.


"Apa syaratmu?" tanya Adam.


"Syarat pertama, aku yang menentukan dua perwakilan klan dan guild sisanya bebas kau pilihkan. Kedua, jangan ikut campur dalam urusan latihan ku jika masih ikut campur aku akan mengundurkan diri. Terakhir, aku akan merekrut dua asisten pelatih dari luar dan jangan membantah pilihanku." jawab Kevin.


"Sepakat." ucap Adam.


Akhirnya mereka berdua menandatangani kontrak perjanjian walaupun terlihat para petinggi tidak suka dengan hal itu.


"Ketua, maaf menyela, bagaimana cara kita menyeleksi para pemuda di klan dan guild kita?" tanya Liam tetua Agung klan Wiliam.


"Lakukan turnamen untuk mengambil 3 terkuat sebagai perwakilan kita. Lakukan Minggu depan supaya mereka yang terpilih memiliki waktu banyak untuk berlatih." jawab Adam.


"Baik ketua." ucap Liam patuh.


"Ayah, kapan turnamen nasional nya di gelar?" tanya Kevin pada Virzha.


"Tiga bulan lagi." jawab Virzha.


"Ohh masih banyak waktu." ucap Kevin santai.


Setelah itu mereka melanjutkan rapat membahas hal lainya yang sangat membosankan bagi Kevin. Pukul 17.00 rapat baru selesai dan itu adalah rapat paling membosankan bagi Kevin.


Kevin dan Virzha pulang untuk makan malam bersama karena sudah di siapkan oleh Aurora.


"Kapan kau akan memulai latihanmu?" tanya Virzha.


"Sebulan sebelum turnamen, aku akan gembleng mereka dengan latihan keras supaya mentalnya terbentuk." jawab Kevin.


"Apa tidak kurang waktunya?" tanya Aurora.


"Itu lebih dari cukup, apalagi mereka aku beri waktu dua bulan sebelum aku latih." jawab Kevin.


"Terserah mu saja." ucap Aurora pasrah.


Selesai makan malam Kevin pulang ke rumahnya untuk istirahat sambil menonton film.


[Apa tuan tidak tertarik mengaktifkan kekuatan Six Path?]


"Memangnya sudah bisa?" tanya Kevin.


[Karena Dexter sudah bergabung seutuhnya dengan tuan maka tuan sudah bisa mengaktifkan kembali Six Path]


"Yeahhh!!! mari lakukan!!!" teriak Kevin semangat.


Kevin dengan semangat menggebu-gebu masuk ke dalam dunia jiwa dan membeli semua kitab kitab yang menjelaskan tentang kekuatan Six Path ini.


"Di sini di jelaskan bahwasanya kita sebagai wadah harus bisa menggabungkan keenam energi yang ada di dalam tubuh untuk membentuk esensi terkuat atau bentuk tubuh yang mustahil di tembus senjata dan skill di bawah kelas Legenda. Uihhh....op parah coyyy....." ucap Kevin kagum.


[Tuan segeralah lakukan penggabungan itu supaya prosesnya lebih cepat]


"Baiklah ini pasti akan mudah!" ucap Kevin mengambil sikap lotus dan memulai penggabungan enam energi yang dia miliki.


Karena kke lima energi sebelumnya sudah mengikuti Kevin beribu ribu tahun, mereka langsung menurut untuk bergabung. Kini hanya tinggal satu langkah lagi yaitu menggabungkan ke lima energi tadi dengan energi Dexter yang sangat besar dan mendominasi.


Lima energi itu harus berhasil menundukkan energi milik Dexter dan di ajak bergabung menjadi yang terkuat. Kevin terus mencoba hingga bertahun tahun. Butuh waktu yang sangat lama untuk lima energi menaklukkan energi Dexter yang sangat besar.


Hingga akhirnya setelah genap 100 tahun barulah keenam energi di dalam tubuh Kevin berhasil bergabung dan menimbulkan efek pembengkakan di seluruh tubuh Kevin.


"Apakah aku akan mati konyol?" tanya Kevin sambil tertawa.


[Nikmati prosesnya tuan, jangan di tahan! biarkan mengalir seperti air sungai]


'Duarrrrrr......'


Tubuh Kevin berubah menjadi kabut darah bewarna hitam pekat. Hal ini tentu saja membuat Kong, Kuro, Dexter dan Timy kaget serta panik menjadi satu.


"B-bagaimana ini?" tanya Kong tergagap karena takut kehilangan Kevin untuk kedua kalinya.


Namun mimpi buruk itu segera hilang karena sebuah cahaya terang yang sangat menyilaukan mata turun dari atas langit. Cahaya terang itu membentuk siluet manusia yang sedang duduk sila.


Setelah 10 menit barulah cahaya itu menghilang, terlihat Kevin yang memiliki tampilan baru dan mengeluarkan aura mendominasi yang sangat kuat.



(Persis kayak gitu tapi lebih muda dan di dahinya ada mata merah kek Kaguya)


"Halo gais...." ucap Kevin nyengir.


"Kau tidak cocok bos!" ucap Kong.


"Yang penting op!" ucap Kevin bangga.


[Tuan harus melatih penguasaan kekuatan ini supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan]


"Oke." ucap Kevin berdiri lalu mulai berlatih.


Kevin membaca semua kitab tentang penggunaan kekuatan Six Path, setelah semua terbaca baru Kevin mempraktekan semua yang di ucapkan kitab kitab tadi.


Lama Kevin berlatih hingga akhirnya berhasil menguasai sepenuhnya kekuatan Six Path. Kini Kevin bisa sesuka hati berganti mode kekuatan sesuai situasi dalam pertarungan.


[Status


Nama: Kevin Wiliam


Usia: 22 Tahun


Title: Pemilik Sistem, Dewa Kuno


Job: All Mastered


Level: ∞


STR: ∞


AGI: ∞


DEF: ∞


VIT: ∞


Elemen: Api, Air, Angin, Tanah, Petir, Kayu, Cahaya, Kegelapan


Teknik:


-Karate


-Taekwondo


-Void Sword


-Dual Sword (Damage ×2)


Skill:


-Death Stab


-Devils Step


-Wind Slash


-Dragon Fire Of Death


-Thunder Strom


-Death Punch


-Lighning Dragon


-Black Fire Ball


-Doubel Fire Slashes


-Susano'o


-Perfect Susano'o


-Spesial Susano'o


-Ashura Susano'o


-Giant Wood Man


-Spesial Giant Wood Man


Mode:


-Chakra


-Kegelapan


-Abyss


-Beast


-Six Path


Beast Spirit:


-Rubah ekor 9


-Gorila Putih


-Naga Penguasa


Poin Sistem: Unlimited


Kekayaan: Rp. 15,6 M


Inventori:


-Devine Light Sword


-Death God Sword


-Scythe Of Death


-Dual Death Dagger


-Spear God Of War


-Kotak Hadiah Mythic x6


\=>Shop


\=>Gacha]


"Wuihhh....ada kotak hadiah!!!! buka Bob buka!!!" teriak Kevin kegirangan.


[Membuka kotak hadiah Mythic!


Mendapatkan :


-Mobil Nissan GT-R R34


-Uang 1 Triliun


-Bawahan kelas Dewa Alam (Pria)


-Bawahan kelas Dewa Semesta (Pria)


-Motor Ninja H2


-Kartu Jodoh]


"Kartu jodoh? apa itu?" tanya Kevin bingung.


[Kartu untuk tuan yang jomblo akut supaya mendapatkan istri yang cantik dan pengertian serta penyayang seperti ibumu]


"Hehe boii..." Kevin tersenyum girang.


[Tuan mau istri berapa? dua? tiga? atau lima?]


"Satu saja cukup asal cantik, pintar memasak, penyayang, rajin, kuat, dan yang terpenting oppainya mantap!" ucap Kevin mengepalkan tangannya.


[Tuan mau gunakan sekarang?]


"Tidak nanti saja, tapi catat spek ku tadi ya." ucap Kevin.


[Baik tuan]


Setelah semua selesai Kevin kembali ke kamarnya di dunia nyata untuk tidur.