Strongest Hunter

Strongest Hunter
Arc 2 Episode 38° (revisi tingkatan kultivasi)



Keesokan harinya


Kevin bangun pagi seperti biasanya dan langsung berolahraga kecil untuk menjaga kebugarannya. Setelah olahraga, dia langsung mandi di dunia jiwanya sekaligus sarapan di sana.


Setelah semua beres, baru Kevin kembali ke gua dan membuat beberapa makanan untuk sarapan teman temannya yang masih tertidur pulas di dalam gua.


Di saat Kevin sedang asik membuat makanan, wanita yang kemarin di pukuli oleh Joy datang menghampiri Kevin.


"Kenapa kau menolongku?" tanya gadis itu canggung.


"Sekedar kasihan saja bukan apa apa." jawab Kevin menghisap rokoknya.


Gadis itu terdiam bisu sambil menatap danau yang indah.


"Kau mau makan duluan?" tanya Kevin menyodorkan sepiring daging rusa bakar dan nasi serta sayuran yang di ambil dari kebun di dunia jiwa.


"Terimakasih." ucap gadis itu menerima sepiring lengkap makanan dari Kevin dan memakannya dengan lahap.


Tiba-tiba saat mereka berdua sedang bercengkrama di dekat api unggun, teriakan yang sangat keras terdengar dari dalam gua dan Kevin langsung berlari masuk untuk mengecek keadaan di dalam.


Saat berada di dalam, Kevin melihat Tania yang meringkuk ketakutan dengan badan yang bergetar hebat seperti orang yang baru saja melihat setan.


"Kenapa?" tanya Kevin duduk di samping Tania yang meringkuk ketakutan.


Tania hanya diam saja sambil bergumam tidak jelas, hal ini membuat teman teman Kevin terbangun dari tidurnya dan ikut panik melihat keadaan Tania.


"Kenapa dia cok?" tanya Deni.


"Gak tau, tadi tiba tiba teriak pas aku di luar lagi masak." jawab Kevin.


"Kesurupan paling." ucap Rizal.


"Paling penunggu hutan ini gak terima kemarin kita banyak hancurin pohon." ucap Demian.


"Aneh aneh aja blok! udah sana mandi habis itu sarapan. Kalau udah sarapan langsung lanjut latihan kayak kemarin." ucap Kevin.


"Ya udah kalau gitu." ucap Deni pergi di ikuti oleh yang lain.


Setelah gua kosong, Kevin langsung mengaktifkan mata Rinnegan nya dan melihat ke tubuh Tania mengecek ada yang tidak beres atau terdapat penyakit yang berbahaya.


"Ada dua jiwa? yang satu pendendam sama gampang sakit hati, yang satunya lagi penyabar dan penyayang? hah? apa apaan takdirnya anj*ng!" gumam Kevin tidak percaya.


[Gampangnya dia punya dua kepribadian yang saling bertolak belakang tuan, tuan mau tidak mau harus memusnahkan salah satunya karena mereka berdua sudah saling menyerang di dalam raga ini]


"Caranya?" tanya Kevin bingung.


[Bakar saja pakai api biru milikmu, dengan catatan harus tidak memakai sehelai kain pun dan semua bagian tubuh harus terbakar tanpa terkecuali]


"Waduhhh....ntar nga*eng bahaya nih!" gumam Kevin sudah berfikir ke arah yang aneh aneh.


[Demi kelangsungan hidupnya tuan]


"Ntar kalau mereka lihat gimana? terus kalau dia marah gimana?" tanya Kevin was was.


[Tinggal lakukan di dunia jiwa terus pakai Array penghalang pandangan kan bisa tuan]


"Bagus juga ide mu bob sialan!" ucap Kevin langsung menggotong paksa tubuh Tania masuk ke dalam dunia jiwa Kevin.


Sesampainya di dunia jiwa, Kevin melihat para beast spiritual nya sok sibuk mencari pekerjaan supaya tidak di tuduh menguping pembicaraan antara Kevin dan Bob barusan.


"Dasar hewan mesum! awas kalian mengintip! ku colok mata kalian satu satu!" ucap Kevin kesal.


"Ampun bos! ampun!!! ini semua ide Kong!" ucap Kuro cepu.


"Wahh cepu!!!!" ucap Kong marah.


"Sialan kau bekantan!!" ucap Kevin kesal.


"Pisss bos! damai kita!" ucap Kong nyengir sambil menunjukkan dua jari.


"Anj*ng!" umpat Kevin lanjut berjalan ke arah gubuk tua dan memasang Array penghalang pandangan berlapis-lapis supaya para bedebah sialan itu tidak bisa mengintip.


"Maaf ya, aku janji bakal tanggung jawab." ucap Kevin menotok tubuh Tania supaya tidak bisa bergerak dan membuka semua pakaiannya.


'Anj*ng mulus! sialan stepen berontak!' batin Kevin merasa ada yang tegak.


Kevin mencoba fokus dan mulai membakar seluruh tubuh Tania menggunakan api biru dan mengatur suhunya supaya stabil.


[1 jam ya tuan, jangan lebih, kalau lebih nanti dia jadi debu]


Sistem hanya bicara dan tidak bisa melihat proses karena itu akan membuatnya lenyap seketika jika melihat satu cm pun bagian dalam tubuh pasangan tuanya.


Setelah 1 jam terlewati dengan di selingi teriakan teriakan kesakitan Tania, akhirnya proses selesai dan Tania seketika sadar dari pingsannya. Dia menatap tubuhnya yang tidak memakai sehelai benang pun dan bergantian menatap Kevin yang memegangi tititnya supaya tidak terlihat berdiri.


"Kyaaaaa......" teriak Tania dengan wajah merah tomat sambil menutupi tubuhnya sebisa mungkin.


"I-ini bajunya." ucap Kevin melempar baju ke Tania dan pergi keluar dengan kondisi ***** yang masih berdiri tegak.


Kevin pergi ke tempat persembunyiannya untuk melakukan sesuatu. Setelah puas, Kevin kembali ke gubuk untuk menghilangkan segel penghalang pandangan dan menengok keadaan Tania.


Saat sedang mengendap-endap melihat jendela, tiba-tiba seseorang menyergap Kevin dan menguncinya supaya tidak bisa melakukan apa apa.


"Kau harus tanggung jawab! berani beraninya kau berusaha memperkosaku! kalau tidak mau tanggung jawab akan ku buat matamu buta selamanya!" ucap Tania yang menyergap Kevin sambil sedikit mengeluarkan air mata.


Tania melepas kunci annya dan menjaga jarak dengan Kevin yang sedang membersihkan bajunya sambil mengatur pernafasan.


"Sekarang tanggung jawab!" ucap Tania.


"Kau mau aku berbuat apa?" tanya Kevin.


"Nikahi aku sekarang juga! aku tidak mau tau!" jawab Tania yang sudah kepalang malu semua bagian tubuhnya sudah di lihat Kevin.


"Kesini dulu bodoh! peluk dan cium aku dulu baru aku mau menikahimu." ucap Kevin.


"Yang salah kau kenapa aku yang harus menuruti syaratmu!" ucap Tania marah.


"Kalau tidak mau ya sudah." ucap Kevin ingin pergi.


Tania langsung berlari memeluk Kevin sambil menciumi seluruh wajah Kevin sampai Kevin meminta ampun.


"Sudah sudah!!!" ucap Kevin meminta Tania berhenti.


Setelah Tania menghentikan ciumannya, Kevin membeli cincin berlian di toko sistem dan memakaikannya ke jari manis Tania.


"Itu tanda kau sudah menjadi istriku!" ucap Kevin mengelap wajahnya.


Tania kagum melihat cincin yang di pasangkan Kevin ke jari manisnya karena sangat indah dan cocok.


"Siapa namamu?" tanya Kevin karena ingin mengisi form dari sistem.


"Tania Angelica, tingkat Kaisar Alam, umur 20 tahun." jawab Tania.


"Masih muda tapi dah kek tante tante gini." guman Kevin yang kebetulan di dengar Tania.


"Coba bilang sekali lagi!" ucap Tania menarik baju Kevin sampai ke depan wajahnya.


Kevin melihat kesempatan itu langsung mengecup bibir indah Tania yang membuat wajah Tania memerah karena malu dan salting.


"Kyaaa.....beraninya mulutmu!!!" teriak Tania salah tingkah sambil menutupi wajahnya.


[Tolong jangan membuat sistem iri tuan!]


"Kau mau keluar tidak? kalau tidak ya sudah aku tinggal di sini." ucap Kevin.


Tania yang masih menutupi wajahnya pergi memeluk Kevin yang akan pergi keluar dunia jiwa. Kevin keluar dunia jiwa dan langsung meninggalkan Tania yang masih salah tingkah di dalam gua.


Kevin mengamati teman temannya yang sedang berlatih dari atas langit dengan duduk di atas punggung Bombom sambil merokok.


'Mereka latihan lumayan serius bos.' ucap Kong.


"Latihan fisik sampai kapan nih?" tanya Kevin pada Kuro.


'Sampai minggu depan tuan, setelah itu ajak mereka untuk melakukan kultivasi dan menembus ranah Nirvana." jawab Kuro.


"Oke lah." ucap Kevin kembali mengamati teman temannya.


Kegiatan mereka tidak berubah yaitu melatih kekuatan fisik selama hampir dua minggu. Sampai akhirnya mereka lulus latihan fisik setelah melakukan pengujian beberapa kali dengan Kevin.


Bersambung.....


Tingkat kultivasi di dunia ini


Qi Condensation 1-6


Body Tempering 1-6


Gathering Spirit 1-6


Master Spiritual 1-6


Earth Spiritual 1-6


Heaven Spiritual 1-6


Expert 1-6


Saint 1-6


Tyrant 1-6


Nirvana 1-6


Material Emperor 1-6


Heavenly Emperor 1-6


Supreme Emperor 1-6


Imortal Supreme (Rendah, menengah, puncak)


Kultivasi di atas bakal ngubah tingkatan kelas yang sudah ada sebelumnya. Jadi Kelas dari E sampai Kaisar Dewa sudah tidak di pakai dan sekarang pakaiannya kultivasi di atas supaya tidak bingung.


Kalau untuk tingkatan pil, potion, kitab, skill, senjata, rank monster, rank roh sihir, rank beast spiritual dan lainnya masih sama.


Maaf ya kalau bikin repot atau bikin ribet kalian sebagai pembaca.