
Sejak saat itu pertarungan keduanya menjadi berat sebelah karena sang naga yang kewalahan menghadapi Kevin yang sudah memasuki mode dewa Kuno nya.
"Baiklah, kau mulai serius ya? oke oke!" ucap sang naga merubah bentuknya menjadi Combat Mode.
Tubuh sang naga menjadi lebih besar dan kekuatannya melonjak tajam hingga tak tertandingi dengan tujuh warna di dadanya melambangkan bahwa dia menguasai tujuh elemen dan bisa menyerang dengan elemen elemen itu sesukanya.
"Kau pikir aku tidak bisa menandingi mu? kau pikir kau entitas terkuat? mimpi kawanku!!!" teriak Kevin marah karena merasa di rendahkan dengan statistik sang naga.
Kevin memasuki mode Dark Lord yang berarti dirinya adalah seorang Raja dari segala kegelapan yang ada di alam semesta. Dan itu tidak di sadari oleh sistem yang katanya tau segalanya.
"T-tuanku!!! kau sudah berusaha sangat keras!" ucap seorang pria kerdil yang menonton pertarungan Kevin bersama para anak buahnya melalui kolam khusus.
[*Apa apaan ini!!!!! sialan!!! pak bos tidak memberikan informasi tentang ini!*]
"Sial! kekuatan bos sudah kembali sepenuhnya! benar benar sepenuhnya sudah kembali!!!!" ucap Kong kaget.
"Ini sangat bagus Kong! hahahaha....." ucap Kuro senang.
"Ya!!! hahahaha......." ucap Kong tertawa senang.
(Dark Lord Mode)
Kevin dengan kekuatan fullnya menyerang sang naga tanpa ampun. Walaupun kekuatannya sudah kembali, Kevin tetap imbang melawan sang naga yang sudah memakai 100% kekuatannya.
Pertarungan keduanya terus berjalan hingga tak terasa sudah 7 tahun mereka bertarung di alam bawah sadar. Keduanya mengalami luka yang sangat banyak dan parah.
"Di luar dugaan ku! kekuatannya meningkat secara drastis!" ucap pria berjubah hitam kagum.
"Ya, sangat di luar dugaan!" ucap pria sepuh di samping.
Kevin terus melanjutkan pertarungannya hingga sang naga menyerah karena sudah tidak kuat bertarung lagi. Semua energinya sudah habis terkuras dan sudah tidak sanggup lagi mengeluarkan skill dan elemennya.
"Aku menyerah!!!! aku bersedia menjadi bawahan mu!" ucap sang naga tergeletak lemas.
Seketika semua dewa Dewi berteriak kegirangan karena kemenangan Kevin atas sang naga penguasa segalanya.
Kevin terduduk melamun dengan wujud manusianya.
"Aku lemas sekali." gumam Kevin merasa tubuhnya lumpuh total.
"Bos tunggu satu atau dua jam, setelah itu kau sudah bisa bergerak lagi. Efek ini di karenakan kekuatan yang baru saja di dapat langsung di pakai habis-habisan tanpa henti. Setelah satu sampai dua jam efeknya akan hilang dan tuan bisa bergerak bebas lagi." ucap Kuro.
Kevin terkapar lemas dengan rintikan hujan yang membasahi wajah dan seluruh tubuhnya. Hingga akhirnya Kevin pun terlelap dalam tidur panjangnya, Kevin bermimpi hidup bahagia di sebuah Padang rumput dengan pertanian dan peternakan yang di urusnya bersama anak dan istrinya.
Mimpi yang begitu indah hingga membuat air mata Kevin menetes.
"Bos sedang mimpi apa ya?" tanya Kong melihat air mata Kevin menetes.
"Tidak tahu." jawab Kuro yang sedang menyiapkan ramuan khusus untuk Kevin sekalian membuat altar perjanjian untuk Kevin dan sang naga membuat kontrak abadi.
Setelah 5 jam tertidur pulas, Kevin pun terbangun dan kembali ke raganya untuk mengeluarkan sang naga dan membuat kontrak.
"Bagaimana cara mengeluarkan nya?" tanya Kevin bingung.
[Tuan tinggal bayangkan bentuknya dan teriak keluarlah begitu]
"Keluarlah!!!" teriak Kevin langsung mempraktekkan ucapan sistem.
Seekor naga raksasa muncul di depan Kevin sambil menundukkan kepalanya tanda menepati janjinya.
(Di dadanya ada 7 lambang elemen yang di miliki Kevin)
"Namamu Dexter!" ucap Kevin meneteskan darahnya di kepala, mulut, dan dada sang naga.
"Salam pada tuan besar!" ucap Dexter.
"Panggil aku Bos." ucap Kevin bangga.
"Baik bos!" jawab Dexter.
Setelah semua selesai, Kevin pun keluar dari dunia jiwa untuk menemui teman temannya serta keluarganya.
"Sudah malam ya disini." ucap Kevin ketika melihat keluar dari jendela rumahnya.
[Rumahnya sangat kokoh ya, tidak ada retak sedikitpun!]
"Maksudmu?" tanya Kevin kebingungan.
[Saat tuan memanggil kembali kekuatanmu, seluruh dunia dari tanah ke tujuh sampai langit ke tujuh bergetar hebat selama 5 jam tanpa henti di barengi petir juga]
"Uihhh hebat juga rumah ini! oh iya! kucing ku!" teriak Kevin panik.
[Tenang tuan, dia baik baik saja, saya sudah menyiapkan makanannya selama tuan berlatih jadi jangan khawatir]
"Kalau begitu aku tidur lagi aja." ucap Kevin yang belum sada ada tato di tangan kanan dan kirinya.
Keesokan harinya
Saat sedang mandi barulah Kevin sadar bahwa ada tato di kedua tangannya.
(lengan kanan dan kiri)
(Punggung tangan kiri)
"Dari mana tato tato ini?" tanya Kevin bingung.
[Tangan kiri dari kekuatan tuan dan tangan kanan dari kontrak dengan Dexter]
"Ohhh begitu ya." ucap Kevin paham lalu lanjut mandi.
Setelah selesai mandi, Kevin langsung sarapan dengan mie instan. Setelah selesai, dia bersiap siap untuk pergi ke klan Wiliam untuk menemui keluarganya.
.
.
.
.
Sesampainya di kediaman klan Wiliam, Kevin langsung menuju ke rumah keluarganya setelah menunjukkan plat khusus miliknya.
'Ding..dong...'
Seorang wanita cantik yang masih muda membukakan pintu.
"Ada keperluan apa mas?" tanyanya.
"Dimana nyonya Aurora?" tanya Kevin.
"Apa keperluan mu?" tanya wanita itu waspada.
"Ck..AYAH!!!! KELUARLAH DASAR ORANG TUA BEBAN!!!" teriak Kevin malas berdebat.
'Bruakkkkk....'
Seketika seorang pria kekar dan tampan keluar dengan membobol tembok rumah sambil menunjukkan wajah kesal.
"Siapa tadi yang berteriak di depan rumahku!!!" teriaknya.
"Dasar bodoh!!! suara anaknya pun lupa!" ucap Kevin menghela nafas berat.
"Hah!!! Sayang anak kita kembali!!!!!" teriaknya memeluk Kevin dengan erat.
"Kyaaaaa.....KEVIN!!!!!!" teriak Aurora dengan sangat keras.
Kedua orang tua itu memeluk erat tubuh Kevin hingga membuat Kevin susah bernafas.
"T-tolong..." ucap Kevin lirih ketika melihat kedua adiknya.
"Ayah, Ibu! Hentikan!!! lihat kakak tidak bisa bernafas!!" teriak adik perempuan pertama Kevin bernama Lia William.
"Umm...ohhh maafkan ibu dan ayah nak." ucap Aurora langsung meminta maaf saat melihat Kevin terengah-engah dengan rambut yang berantakan.
"Bagaimana kabarmu anakku!" tanya Virzha menepuk-nepuk punggung Kevin.
"Seperti biasanya." jawab Kevin santai.
"Mari kita masuk dan makan! ibu akan buatkan makanan kesukaanmu hari ini." ucap Aurora menarik tangan Kevin masuk ke dalam rumah.
mereka semua masuk ke dalam rumah tanpa menghiraukan wanita cantik yang membukakan pintu.
Di dalam rumah Kevin bercerita tentang apa yang dia latih selama dua tahun ini dan ayahnya juga bertanya tentang tato yang ada di kedua tangan Kevin.
"Om, Tante, aku pamit pulang dulu ya, mamah nyariin soalnya." ucap wanita tadi pamit pulang.
"Oh iya, ini buat mamah kamu ya, salam dari Tante." ucap Aurora memberikan bingkisan.
Setelah wanita itu pergi, Kevin kembali berbincang bincang sambil menunggu makanan yang Aurora buat jadi.
.
.
.
Akhirnya setelah sekian lama menunggu, masakan Aurora akhirnya jadi dan siap di santap. Di meja makan mereka semua berbincang-bincang sambil makan bersama.
"Tadi itu siapa bu?" tanya Kevin.
"Namanya Yeni, dia anak bungsu dari klan Weasley, tadi menawarkan berbagai macam jenis kerjasama tapi menurut ibu tidak ada yang menguntungkan bagi keluarga kita. Semua kerjasama yang dia tawarkan hanya menguntungkan bagi klan nya saja dan merugikan bagi klan kita." jawab Aurora.
"Untung ayah dan ibumu kebal terhadap berbagai macam jenis hipnotis melalui mata penggoda!" ucap Virzha menghela nafas berat.
"Baguslah kalau begitu." ucap Kevin lega.
Setelah selesai makan, Kevin duduk di teras sambil memandangi bangunan bangunan yang sedang di renovasi akibat bencana alam beberapa waktu lalu.
'Benar benar dahsyat! aku tidak menyangka akan menjadi seperti ini.' batin Kevin.
'Setelah ini apa yang harus aku lakukan?' tanya Kevin memandangi langit sore hari.
[Buat pasukan tuan, ambil alih gangster sekitar yang paling kuat lalu latih dengan keras supaya menjadi prajurit yang tangguh dan kuat]
'Pertama tama aku harus merekrut tangan kanan untuk mengurus geng itu. Kau ada saran Bob?' tanya Kevin pada sistem.
[Tuan beli saja di toko sistem, di sana saya jamin budak yang tuan beli tidak akan berkhianat 100%]
'Kau urus itu dan perintahkan untuk merebut kekuasaan salah satu gangster yang paling kuat. Aku akan mengkoordinasi dari jauh.' ucap Kevin.
[Baik tuan]
Setelah itu Kevin pamit pulang pada ayah dan ibunya, saat sampai rumah Kevin langsung tidur karena sudah mengantuk memikirkan semua yang akan dia lakukan di masa depan.
Bersambung.......