
Semua tindakan kejam itu di saksikan oleh Linda dan teman teman Kevin melalui cermin milik Joy.
"Kevin kejam sekali!" ucap Laras merinding.
"Itu semua karena mereka berani menyenggol nya, kalau tidak maka rasa sakit itu tidak akan pernah mereka rasakan." ucap Linda tersenyum kecil.
"Kalau orang tuaku di giniin mungkin aku juga bakalan lakuin persis yang Kevin lakuin sekarang." ucap Deni tersenyum puas.
"Tapi itu ngeri banget loh!" ucap Dita merasa mual.
"Namanya juga mantan dewa Kematian, darah bagi dia kayak air, buat mainan." ucap Agus yang di angguki Riski.
"Aku aja puas liatnya, untung Bella tidur." ucap Dion.
"Kalian ini psikopat kayaknya!" ucap Aurora heran.
"Ya mau gimana lagi tan, mau takut juga kita udah sering megang darah, lagian kita juga tau inti masalahnya jadi paham yang dia lakuin itu gimana hehehe..." ucap Rizal.
Tiba tiba gempa dahsyat di barengi amukan petir merah, emas dan hitam terjadi.
"Sudah di mulai! kemari, supaya kalian mendapatkan sesuatu dari pengangkatan ini!" ucap Andreas.
Teman teman Kevin duduk melingkari Andreas dan Virzha yang berhadapan. Mereka duduk bertapa menerima kekuatan dari bencana ini.
Boomm..
Boomm..
Boomm...
Boomm..
Boomm..
Boomm..
Masing masing dari mereka naik 6 tingkat di kultivasi masing masing.
Sedangkan Kevin kini sedang di sambar ketiga petir suci tadi di atas kerajaan alam dewa masih dengan mode Six Path.
Setelah menerima 100 sambaran baru Kevin menerima Title Rajanya para Dewa Dewanya Alam Semesta. Kini Kevin resmi menjadi Rajanya para Dewa dan Dewanya Alam Semesta, kekuatannya meningkat 100x lipat dari sebelumnya.
[Selamat tuan!!!]
'Hahahah....akhirnya aku merasakannya walaupun hanya sebagai bawahan!' ucap Leo bahagia.
'Hahahaha......akhirnya!' ucap Kong sangat amat bahagia.
Kevin berubah menjadi wujud aslinya lalu masuk ke dalam istana. Di dalam Aula singgasana sudah berkumpul para tetua kerajaan dan tetua para dewa yang tadi kabur.
'Bob beli bawahan paling kuat! aku mau dia yang memerintah kerajaan ini, aku masih mau bebas.' ucap Kevin.
[Tuan tenang saja, sistem sudah menyiapkannya!]
Seorang pria bertubuh tinggi besar kekar berambut panjang muncul di depan Kevin.
"Salam pada yang mulia!" ucap pria itu memberi hormat.
"Siapa namamu? ada di ranah apa?" tanya Kevin.
"Nama hamba Youth, ranah Dewa 3 Alam!" jawabnya tegas.
"Dengarkan, Youth akan memerintah Alam dewa, panggil dia Raja Youth atau yang mulia, aku masih mau berpetualang. Aku akan sesekali datang untuk mengecek kondisi Alam dewa." ucap Kevin.
"Baik yang mulia." ucap mereka serentak.
"Kalau ada yang berani mengkudeta maka akan aku bakar hidup hidup dengan api abadi! paham!" ucap Kevin.
"Paham yang mulia!" ucap mereka serentak.
"Aku titip padamu, kalau ada masalah hubungi aku lewat telepati!" ucap Kevin pada Youth.
"Baik yang mulia." ucap Youth tegas.
"Aku pamit!" ucap Kevin menghilang dari hadapan mereka semua.
Kevin muncul kembali di dalam Vila dengan aura yang belum dia tarik.
"Hey bodoh! auramu tarik dulu!" teriak Andreas tertekan oleh aura Kevin.
"Maaf aku lupa." ucap Kevin menggaruk tengkuknya setelah menarik aura nya.
"Bodoh!" ucap Andreas kesal.
"Aku mau istirahat dulu, capek dari kemarin belum tidur." ucap Kevin berlalu pergi masih dengan tubuh penuh darah.
"Ayang gak mau makan dulu?" tanya Linda.
"Enggak, capek gak mood makan juga." jawab Kevin membuka pintu kamarnya.
"Udahlah kasian dia, dari kemarin belum tidur." ucap Aurora.
Merekapun melakukan aktivasi seperti biasanya, latihan bagi yang ber kultivasi, bersih bersih villa bagi para perempuan yang tidak ber kultivasi.
Keesokan harinya
Kevin bangun jam 12 siang karena tubuhnya yang sangat kelelahan mengurus masalah kemarin yang sangat tiba tiba.
"Ayang bangun! katanya mau ngajarin kultivasi?! tadi pagi aku udah latihan fisik sama ayah!" ucap Linda merengek.
"Iya bentar." ucap Kevin duduk mengumpulkan nyawa.
"Habis mandi terus makan, aku masakin dulu." ucap Linda mencium kedua pipi Kevin lalu pergi.
"Hooaammm.....arghhhhh....." Kevin menguap sambil ngulet, setelah itu dia mengambil handuk yang sudah di siapkan Linda dan pergi mandi.
Di sana juga terdapat teman temannya yang berlatih mandiri tanpa panduan siapapun.
"Ayah paksa saja! aku mau lihat roh sihirnya!" ucap Kevin pada Andreas.
Benar saja, saat Linda terus di paksa berlatih hingga titik maksimal kekuatannya akhirnya dia tumbang dan keluarlah roh sihirnya berupa seekor naga emas si penyandang beast penguasa cahaya.
"Mohon ijin yang mulia, hamba baru bisa keluar karena segel nyonya Linda melemah." ucap Naga itu menghadap Kevin.
"Tak apa aku paham, siapa namamu?" tanya Kevin santai.
"Nama hamba Zhask yang mulia." jawabnya dengan sopan.
"Ayo kembalilah, aku akan buka segel nya supaya kau bisa berinteraksi dengan pemilik raga ini." ucap Kevin.
"Baik yang mulia." ucap Zhask kembali ke rubuh Linda.
Kevin mengalirkan energinya pada tubuh Linda supaya tenaga dan energinya kembali pulih, sesaat kemudian Linda sadar dengan wajah yang lebih segar dan cerah.
"Kenapa? kok tidur?" tanya Kevin menahan tawanya.
"Gak tau." jawab Linda kebingungan.
"Ayo latihan lagi, fisik dulu ayah, energi sama skillnya belakangan saja, kasihan fisiknya kalau di paksa latihan energi." ucap Kevin.
"Ohh oke oke.." ucap Andreas.
Mulai hari ini Linda di latih Kevin dan Andreas bersama-sama supaya bakat luar biasanya bisa bangkit sepenuhnya. Apalagi Linda memiliki elemen Cahaya murni dari roh sihirnya.
Setelah di rasa fisiknya sudah lebih dari cukup, Linda pun mulai di latih menggunakan energinya yang melimpah ruah sebanyak danau.
Limda juga di latih Kevin cara menggunakan elemen miliknya yang berupa elemen air, Cahaya, dan udara. Kevin memulai dari bentuk terkecil hingga bentuk terbesar melihat kesanggupan Linda.
Tak lupa Kevin juga melatih teman temannya yang masih sedikit awam tentang membuat senjata dari elemen dan cara memaksimalkan elemen yang mereka miliki.
Hanya dalam waktu 4 bulan saja Linda sudah menginjak ranah Immortal Supreme karena keseriusannya dalam berlatih dan ketekunannya dalam belajar.
Sedangkan teman teman Kevin rata rata sudah menginjak ranah Heavenly Emperor. Kekuatan mereka juga meningkat dengan cepat walaupun tidak secepat Linda.
"Gunain kekuatanmu sesuai kebutuhan, jangan menindas orang lemah. Kekuatanmu bahaya kalau sama orang awam, makanya kita ajarin kamu mengolah energi dalam bertarung." ucap Kevin.
"Siap!" ucap Linda tegas.
"Kamu sudah tau cara kultivasi, jadi latihan sendiri pun sudah bisa, tapi jangan semuanya di serap, bisa hancur tubuhmu." ucap Kevin.
"Sebulan lagi tournamen, ayo lihat perkembangan murid sekte." ucap Virzha mengajak mereka semua.
Mereka semua pergi ke Villa tempat para murid beserta gurunya menginap sambil berlatih. Kevin sangat senang karena melihat Anton yang akrab dengan murid murid lain, tidak terlalu fokus pada pelatihan dan lebih sering bermain dengan murid murid lainnya menjalin hubungan persahabatan.
"Bagaimana?" tanya Kevin.
"Dengan metode seperti ini mereka lebih cepat berkembang tuan, mereka juga lebih cepat tumbuh menjadi lebih kuat dari sebelumnya." jawab Rido.
"Baguslah kalau begitu." ucap Kevin puas.
Setelah puas melihat perkembangan para murid sekte yang akan mengikuti tournamen, mereka memutuskan untuk pergi ke pasar malam karena hari itu adalah akhir pekan.
"Ayang mau jajan hehe..." ucap Linda merengek sambil cengengesan.
"Nahh, sana bebas mau beli jajan apa aja." ucap Kevin memberikan sekantong koin emas berisi 20.000 koin emas.
"Kamu tunggu sini ya!" ucap Linda semangat.
"Iyaa..." jawab Kevin duduk di tempat yang di sediakan.
Kevin duduk santai bersama Agus dan Deni sambil merokok memperhatikan orang orang yang berlalu lalang.
"Lebih rame ya." ucap Deni.
"Kan h-1 bulan, pasti sekte sekte yang ikut tournamen sudah mulai berdatangan. Belum lagi pengunjung dari luar kerajaan juga datang buat nonton." ucap Agus.
"Masuk akal!" ucap Deni.
Tak lama mereka di panggil oleh masing-masing pasangannya diminta untuk menemani bermain permainan di sana.
Mereka bersenang-senang sampai hampir larut malam, mereka pulang setelah puas bermain dan capek karena terus jalan jalan berkeliling belanja baju atau aksesoris lain yang hanya di jual di pasar malam itu.
Sesampainya di Villa mereka langsung istirahat karena rasa lelah.
Bersambung....
Tingkat Kultivasi diatas Immortal Supreme:
Dewa Putih
Dewa ungu
Dewa Emas
Dewa Bumi
Dewa Galaksi
Dewa Semesta
Dewa Bawah/Neraka
Dewa Atas/Surga
Dewa 3 Alam
Raja Alam Semesta
Kaisar Alam semesta