Revenge In Marriage

Revenge In Marriage
Karier Done



“Kamu hebat sekali. Siapa namamu?” tanya Devan pada mahasiswa yang baru saja ia pindahkan ke sel empat lima itu.


“Riki pak,” jawabnya datar.


“Aku akan bantu kamu keluar dari ruangan terkutuk ini, tapi ada syaratnya.”


“Apa?” tanya Riki cepat. Rona mukanya memancarkan keinginan yang kuat cepat-cepat keluar dari situ.


“Kamu harus mau bekerjasama denganku. Tiap kali berhasil menyelesaikan misi, kamu juga akan dapat bonus jutaan uang.”


“Wow, cool. Misi apa?”


“Melacak keberadaan target operasi.”


“Aku sebenarnya sangat mau, tapi aku takut kalau yang jadi sasaran itu penjahat. Aku bisa dibunuh kalau ketahuan.”


“Kamu tenang saja! Aku akan minta ayahku untuk menugaskan beberapa polisi untuk mengawasi kamu. Dengan begitu, keselamatanmu terjamin sembilan puluh tujuh persen.”


“Kalau begitu deal, aku mau pak.”


“Bagus, aku pergi dulu. Kamu akan bebas dengan cepat.”


Di tempat lain, Murad yang berada di markas bersama Miland saat penangkapan, menghampiri Angga. Nafasnya terenagh-engah. “Gawat bos, gawat.”


“Gawat kenapa?” tanya Angga tidak karuan. Ia masih begitu terpuruk dengan kejadian tidak mengenakkan yang menimpanya akhir-akhir ini.


“Miland bos ....”


“Iya, kenapa Miland?”


“Dia ditangkap polisi, bos. Tadi kami dikepung di markas. Untung Miland cepat keluar, kalau tidak, kami semua yang ada di dalam pasti ditangkap juga.”


“Ayo kita ke markas sekarang,” balas Angga sembari bangkit secepat kilat dari duduknya.


“Tapi bos, bagaimana kalau polisi kembali ke sana? Kita semua pasti akan berakhir seperti Miland.”


“Makanya kita ke sana sekarang, sebelum keduluan polisi. Kita ambil barang-barang berharga untuk dipindahkan ke markas kita yang paling aman.”


“Markas yang di hutan itu bos?”


“Iya, yang mana lagi kalau bukan yang itu? Cuma itu satu-satunya markas kita yang belum ketahuan. Kecuali kamu mau pindah ke Jepang, bergabung dengan kelompok Yakuza.”


“Kita akan pindah ke Jepang Murad, tapi bukan sekarang. Nanti, kalau urusan pribadiku sudah selesai.”


“Urusan apa bos?” tanya Murad penasaran.


“Kalau kukasih tahu, namanya bukan urusan pribadi lagi Murad, tapi urusan bersama.”


“Iya juga ya, bos memang cerdas.”


“Kalau aku cerdas, markas kita tidak akan kedapatan dua kali Murad. Sudah, jangan banyak bicara lagi! Kita harus ke markas sekarang.”


“Aku ikut,” tutur Anabel cepat.


“Kamu tidak usah ikut. Kamu harus sering-sering muncul di program-program Televisi. Sebarkan opini-opini yang positif tentang Miland, biar dia bisa cepat bebas dari penjara.”


“Tidak bisa, yang.”


“Kenapa tidak bisa?”


“Karierku sudah hancur sekarang. Netizen sudah terlanjur menonton video 19 detik kita yang disebar Alisha. Tadi saja, aku ditelepon salah satu crew Indonesian Great Model. Katanya aku diganti jadi juri di event itu.”


“Sial. Kalau begitu, kamu ikut kita saja.”


Angga dan para anggotanya kini menuju markas. Mereka bergegas mengeluarkan peralatan penting yang kiranya dibutuhkan di markas baru nanti.


Masing-masing dari mereka meninggalkan markas lama dengan mengendarai mobil berisikan barang-barang pemulus aksi brutalnya selama ini. Mereka mulai menyusuri hutan belantara, yang berarti sebentar lagi mereka tiba di markas baru.


“Turunkan kembali semak-semaknya,” perintah Angga pada Murad. Adanya semak buatan itu, membantu mereka mengelabui orang luar yang


mendatangi hutan itu.


Mereka akhirnya tiba juga di markas yang baru. Angga langsung mengaktifkan teknologi canggih ala mimikrinya. Markas yang tadinya berwarna cerah, kini berubah mengikuti warna pepohonan di sekitarnya.


“Kita harus sangat berhati-hati sekarang. Hari ini Miland tertangkap, entah giliran siapa lagi besok? Mulai detik ini, kita harus pakai topeng wajah saat keluar. Satu lagi, kita hanya boleh berkomunikasi lewat panggilan telepon. Jangan sampai ada di antara kita yang terhubung ke internet. Pastikan juga tidak ada yang menguntit kalian saat kembali ke markas. Bisa kan?”


“Bisa bos,” jawab anggota mafia lagi dengan serentak.


*Terima kasih masih setia membaca. Semoga terhibur ya readers. Kalau ada saran, komen aja. Have a nice night! Love you so bad 🤗🤗