My Struggle

My Struggle
Eps 7



''Aland, kenapa kau tak mengatakan dari tadi jika pacarmu secantik ini'' protes teman Aland Farhan


''iya Aland pacarmu benar-benar cantik'' sahut teman Aland yang lainnya


''Dia pacar Aland? bukankah dia yang di cafe waktu itu, jika dia pacar Aland untuk apa dia menanyai hubunganku dengan Aland waktu itu'' selidik Sisi dalam hatinya


''Apa Aland benar-benar sudah melupakanku?'' Tanya Ellena pada dirinya sendiri


''Perkenalkan nona aku Bayu teman Sma Aland'' kata Bayu memperkenalkan diri sembari mengulurkan tangannya pada Ellena, dengan ramah Ellena menyambut uluran tangan Bayu berganti pada teman - teman Aland yang lain


''Aku Ellena'' sahut Ellena pada teman - teman Aland


''Apa kamu kuliah nona Ellena?''tanya Bayu


''iya aku kuliah di kampus X, apa kau kuliah juga tuan Bayu'' tanya Ellena balik pada Bayu


''Iya aku kuliah juga, kau mengambil jurusan apa nona?''


''Buisnes'' sahut Ellena santai


''wah hebat sekali, kau perempuan dan mengambil jurusan buisnes,itu sangat luar biasa'' kagum Bayu dan teman - temannya yang lain


''kau berlebihan tuan Bayu, banyak temanku yang mengambil jurusan buisnes sama sepertiku''


Aland yang ada di sebelah Ellena hanya bisa mendengar percakapan antara Ellena dan teman - temannya.


Sedangkan Daira sedikit ikut kagum dengan sosok Ellena saat ini, dia tidak hanya cantik tapi ia juga mempunyai aura yang kuat ,sexy dan juga dewasa bahkan dia mengambil jurusan buisnes, terlihat dari penampilannya semua orang bisa menebak bahwa dia adalah orang yang berada bahkan lebih.


Mata Daira yang tidak bisa lepas dari Aland pun di lihat oleh Ellena, jujur Ellena ingin sekali menusuk bola mata itu dengan garpunya saat ini, mata itu membuatnya tak nyaman karna Daira yang selalu melihat Aland dengan penuh rindu


Ellena yang tak bisa tinggal diam pun memutar otak nya agar Daira tidak terus menatap Aland.


''Hay nona'' tanya Ellena pada Daira


''ehhh iya'' sahut Daira


''Apa yang kamu lihat?''


''tidak aku tidak melihat apapun''


''Bukankah Aland sangat tampan? apa dulu dia lebih tampan dari ini? bisakah kamu memberitahuku, bagaimama dia saat Sma? pasti dia menjadi pangeran di sekolah dulu kan hahahha'' kata Ellena sambil tertawa,


Daira pun hanya mendengarkan dan tidak menjawab pertanyaan Ellena padanya.


''Aland, jangan terlalu banyak minum, besok kmu bekerja kan '' kata Ellena memperingati Aland


Aland hanya mendengar tidak berminat menanggapi ocehan Ellena padanya.


'' Nona Ellena apa kau bisa minum?'' tanya Bayu


''Tentu saja'' sahut Ellena


''Hmmm baiklah'' sanggup Ellena pada Bayu


''Okee, ini untuk nona cantik kita hari ini''kata Bayu sembari menuangkan minuman di gelas untuk Ellena


''Terima kasih kepada tuan tampan kita hari ini hahahaa'' sahut Ellena bercanda hingga mengundang tawa orang - orang yang ada di meja panjang itu


Aland yang mendengar pun makin tak suka pada Ellena, entahlah apa yang ada pada otak Aland sehingga apapun yang di lakukan Ellena selalu salah di matanya.


Menurut Aland Ellena mengejar Aland hanya karena ambisi Ellen yang terlalu besar , Ellena hanya penasarn pada Aland karena selalh menolaknya bukan karena memang mencintai Aland, yaahh kurang lebih itulah pemikiran Aland pada Ellena.


seseorang yang menurut Aland hanya mau bermain - main dengan seseorang yang ada d bawahnya.


Ellena yang terlalu asik dengan teman - teman Aland pun tidak sadar bahwa dirinya sudah minum terlalu banyak, maklumlah teman - teman Aland maupun dirinya sama - sama orang yang humble dan mudah cepat bergaul pada orang baru.


Alans yang melihat Ellena sudah mabuk pun berusaha menghentikan Ellena untuk minum lagi. jika Ellena mabuk terlalu berat dia tidak akan bisa pulang dan jika Ellena tidak bisa pulang maka dirinyalah yang akan kesusahan karna harus mengantar Ellena terlebih lagi Aland tidak tahu dimana rumah Ellena.


''Ellena berhentilah sekarang, ayo pulang'' ajak Aland pada Ellena karna melihat Ellena yanv benar - benar sudah mabuk berat malam ini


Aland yang membantu Ellena untuk berdiri dari duduknya lalu menggandeng Ellena agar bisa ke parkiran mobilnya


''Aku akan pulang lebih dulu teman - teman, '' kata Aland berpamitan pada teman- temannya


Daira yang melihat Aland begitu perhatian pada Ellena pun tidak bisa menahan api dalam hatinya, ia merasa memang sudah di lupakan oleh Aland


''Aland kau benar - benar melupakanku?''tanya Daira dalam hatinya


Aland yang sudah berdiri di depan mobil Ellena pun membantu Ellena masuk ke dalam mobil di susul Aland yang duduk di kursi pengemudi, Aland yang tidak tahu di mana rumah Ellena pun bingung dan langsung mengabil tas milik Ellena mencari kartu nama atau ktp Ellena agar mengetahui alamat Ellena, karena sang empu sudah bermimpi indah sekarang.


''hah mana ktp nya'' gerutu Aland karena tak menemukan ktp milik Ellena di dalam tas,dan dengan terpaksa Aland pun mengambil dompet Ellena dan mencari ktp Ellena di dalam dompet itu.


Saat Aland membuka dompet Ellena hal pertama yang ia lihat adalah foto dirinya yang sedak meracik coffe di cafe tempat ia bekerja, foto itu di buat polaroid oleh Ellena hingga sangat pas di dompet cantik nan mahal itu


tidak hanya foto dirinya tapi juga ada foto seorang wanita dan laki - laki di yakini Aland adalh foto orang tua Ellena


''Kenapa ada fotoku di sini, tidak punya kerjaan sekali'' gerutu Aland entah pada siapa


setelah menemukan barang yang Aland cari ia pun langsung membaca alamat dari ktp Ellena tersebut dan langsung berlalu dari restoran X tempat dirinya harusnya bersenang- senang dan menumpahkan rindunya tapi malah di kacaukan karna kehadiran Ellena di sana.


''Dirimu benar - benar pengacau Ellena'' gerutu Aland tanpa melihat ke arah Ellena.


next?


maaf gaje heheee


maklum karya pertma😄😄


ssllu dukung aku ya man teman😘