My Struggle

My Struggle
eps 2



"Aku pulang" kata Aland pada ibunya yang memasak di untuk makan malam anak2nya dab dirinya


''Iya nak'' sahut ibu Aland Melisa


''Dian kemana Bu?''


''Dian pergi keluar bersama teman - temannya nak''


''oh baiklah aku akan mandi dlu Bu''


''Aland'' panggil Mellisa hingga membuat Aland menghentikan langkahnya


''ada apa Bu?''


''Aland maafkan ibu, karna penghasilan ibuk tidak mencukupi hidup kita hingga dirumu harus bekerja keras seperti ini'' ungkap Mellisa sembari menahan air matanya yang hampir saja terjatuh.


''Apa yang ibu katakan, Bu ini memang tugas ku, menggantikan ayah untuk kalian jadi jangan pernah meminta maaf lagi hanya untuk ini Bu, aku mohon'' titah Alan pada ibunya sembari menggenggam tangannya


''Aland mandi dlu ya Bu'' lalu berlalu pergi meninggalkan ibunya yang masih berdiri d sana


sesampainya di kamar Aland berdiri beberapa detik di depan pintu kamarnya lalu berjlan menuju tempat tidurnya yang hanya untuk 1 orng itu sembari melihat foto yang tepajang di meja sebelah tempat tidurnya.


''Ayah maafkan aku,yg belum bisa membahagiakan Ibu'' kata Aland sembari meneteskan sedikit air matanya mengenang mendiang ayahnya yang meninggalkannya 2th lalu atas sebuah kecelakaan tabrakan yang merenggut nyawanya, pelaku yang menabrak ayahnya pun tertangkap, tapi pelaku itu hanya bertahan di penjara selama 2 minggu saja, tentu dengan uang dan kekuasan pria itu terbebas dari hukumannya, begitu tidak adilnya bagi Aland dan keluarga bahkan jika orng lain yang mengalami akan merasakan hal yang saama.


...****************...


Ellena tampak sedang menghentikan mobilnya di parkiran sebuah resstoran karna perutnya yang sudah tidak ia isi sejak siang tadi alhasil dirinya berhenti disini.


Ellena duduk di sebuah meja di dekat segerumunan anak'' muda sedang berbincang2


''Permisi Nona,ingin pesan apa, ini menu makanannya'' tanya pelayan resto dengan ramah


''Aku ingin pasta, dan lemon tea''


''Baik itu saja,mohon di tunggu nona'' kata pelayan pergi meningglkan Ellena


BRAKKKK


Etah kenapa gadis cantik berambut hitam itu menggebrak meja dengan sangat kerasnya hingga mengundang perhatian orang2 yang datang kesana termasuk Ellena. Dian adik Aland adalah pelaku penggebrakan meja itu, Ellena yang melihat pun menjadi penasaran apa yang membuat gadis itu begitu marah.


''Hey kau pikir siapa dirimu yang berani merendahkan keluargaku hahhhhh?'' kata Dian dengan nada marahnya


''Kau. kau pikir siapa dirimu yang berani menggebrak meja seperti itu hahhh, kau bahkan hanya butiran debu di depan kami tapi kau bertindak seolah2 kau paling tinggi derajatnya di antara kami'' dengan nada yang lebih tinggi lagi dan mengejek


Ellena yang memperhatikan pun ikut iba dengan Dian,tapi masih terus memperhatikan sambil merekam perdebatan mereka


''jangan berlagak paling suci anak miskin kau, tidak pantas menegakkan wajah di hadapan orang''kaya seperti kami, kau,ibumu, dan juga kakakmu lebih pantas di katakaan sampah tak berguna'' kata wanita itu dengan angkuhnya dan melemperkan sisa pasta di wajah Dian hingga mengenai rambut dan juga bajunya, Ellena yang tak tahan melihat itu pun berjalan mendekati mereka.


'''Ekhemmmmmm'' suara Ellena menarik perhatian anak2 muda itu


''Hay anak2, kekacauan macam apa ini?'' tanya Ellena dengan santai


''Dia wanita murahan yang terlalu memuji tinggi keluarganya yang sepert sampah itu'' sahut gadis yang melemparkan pasta pada Dian


''Ya, benar kau tidak perlu memuji keluargamu adik manis'' kata Ellena sembari menatap Dian.


Dian hanya bisa diam dan tertunduk mendengarkan ocehan yang menyakiti hatinya.


''Karna dia hanya mengatakan keluargamu seperti sampah tapi kau tahu dia adalah sampah yang sebenarnya'' sambil menunjuk gadis di sebelahnya.


Dian pun kaget mendengar kata-kata Ellena dan memandang Ellena dengan air mata yang mengalir di pipinya


''Kau, berani sekali kau mengatakan itu padaku'' marah gadis itu


''Kau marah padaku? hohoooo anak manis kau tahu ,kau seperti nyamuk, kau akan menggigit dan menghisap darah orang tapi nyamuk tidak bisa hidup lama, dan kau harus menyadari walaupun kau kaya ada orang yang lebih kaya lagi darimu, jdi jangan sia''kan masa mudamu untuk menjatuhkan seseorang, karna jika orang yang kau rendahkan tidak bisa membuatmu jatuh maka orang lain yang akan mendorongmu ke jurang, mengerti,dan jangan pernah merendahkan siapapun lagi, jika tidak kelakuan mu hari ini yang kurekam akan aku kirim di sosial media miliku dan kau tahu apa yang akan terjadi pada dirimu'' titah Ellena pada gadis itu yang sontak membuat gdis itu kehilangan kata-katanya.


''Kau ikut aku, '' sembari menunjuk Dian yang diam membisu memperhatikannya.


Dian mengikuti langkah Ellena ke mejanya


''Duduklah,tunggu aku di sini''


''Baik nona'' balas Dian


Beberpa menit kmudian Ellena datang membawa paper bag berisi pakainnya yang Ia ambil di dalam mobil dan menyerahkannya pada Dian


''Bersihkan dirimu di toilet dan pakai baju ini,lalu kembali lagi ke sini oke'' titah Ellena


''Baik nona,terimakasi'' Sambil menunduk dan meninggalkan Ellena


Ellena pun menikmati makannannya yang sebenarnya sudah datang sedari tadi.


next?


maafkan pengalaman pertamaku ya man teman 😘


#YouAreWriterSeason4 #Noveltoon #Mangatoon