My Struggle

My Struggle
Hari Yang Tidak Terduga



“Iya itu gue Din, gue gak nyangka lo disini” Tutur Alisa keget


“Gue juga Al, lo kok bisa sampai sini dan bahkan kenal sama kakak angkatan gue” Ucap Dini kagum


“Ceritanya panjang Din, oh iya lo kenapa sampai dikejar-kejar gitu ini di negeri orang loh”


“Gue juga gak tau Al, suami gue udah ngewanti-wanti gue tapi memang gue keras kepala aja jadi gue kembali berangkat ke kampus sendirian” Jelas Dini


“Kok gue berasa nyamuk sih” Raka mendelik kesal


“Halah masa lo gak ngerti sih Ka sahabat lama dan udah lama banget kita gak ketemu” Alisa tak kalah langsung menghardik Raka


“Kalian pacaran ya? Atau udah nikah?”


Blussshh pipinya sangat merah Alisa gak nyangka mendapat pertanyaan yang menurutnya sangat absurd.


“Heloo mana mungkin pacar? Apalagi suami? Dia sepupu dari sahabt gue Dini” Kok lo masih nyebelin sih kaya dulu


“Bercanda kali Al, lo suka dianggap bener aja” terang Dini


“Beneran juga gakpapap kok Din” Jawab Raka


“Apa-apan sih, oh iya suami lo bilang? Si Alex maksud lo? Dulu aja lo nangis darah gak mau dijodohin sama anak yang berkacamata eh tapi sekarang tergila-gila” Alisa mencoba mengalihkan pembicaraan


“Eh gak gitu juga kali, ya suami gue beda kok sekarang” Dini membayangkan Alex tidur dengan air liur yang terus menetes dari bibir eksotisnya dia selalu geli membayangkan peristiwa itu.


“Alex hmm? Bukannya sahabat Aditya?” Raka mencoba menebak nama itu


“kamu tau Kak? Memang sahabat suami saya bernama Dahava Aditya dia dokter spesialis terkenal di Inggris tetapi sayang..” Dini menggantung ucapannya


“terakhir saya mendengar kabarnya dia sangat kacau karena adik satu-satunya pergi meninggalkannya ke Amerika saya juga gak tau apa alasannya, tetapi saya salut walaupun sekacau apapun dia selalu tegas dalam bertindak” jelas Dini


Deg


“jadi Aditya adalah orang yang pernah gue sukai pantesan di bandara seperi orang yang gue kenal ternyata benar Aditya sahabatnya dari suami Dini Alex” Benak Alisa sangat kacau perasaannya tak menentu


“Ya memang sepupuku begitu selalu bertidak semaunya biarkan dia merasakan akibatnya”


“Oh iya ngomongnya biasa aja enjoy” Tawar Raka


“eheheh Iya Ka terima kasih, sepupu ya? Alisa lo sahabatan sama sahabatnya suami gue gak nyangka secepat itu Al” Ejek Dini


“Bukan, sahabat gue adiknya Aditya mana mungkin gue sahabatan sama kakanya ogah gue”


“Ini kita muter-muter terus sebenarnya kita mau kemana?” Tanya Raka bingung sudah tiga putaran mereka mengelilingi kota itu.


“Eh sampai lupa maaf ya, lo bisa anterin gue ke Jln ini?” Dini menyodorkan sebuah alamat


“Sebelum itu anterin gue dulu, alamatnya ngelewatin rumah gue” Jelas Alisa


“Iya iya dasar bawel emang lo” Raka langsung melajukan kendaraannya


“Dah gue duluan ya nanti kita cerita lagi Din, minta saja nomor gue ke Raka” Alisa menuruni mobil yang ditumpanginya.


Alisa masuk kerumah dan sebenarnya dia malas melihat Cristy, di sudah duduk menyilangkan kakinya di sofa.


“Eh sis udah datang, soal semalam maafin Cristy ya, dan Cristy mau bilang terima kasih karena tidak bilang sama Dady yang sebenarnya” Cristy bergelayuta manja ditangan Alisa


“Berterima kasih apa honey?” Tanya Jordan yang tiba-tiba langsung datang


“Eh ini Dad hm” Cristy terkejut melihat kedatangan Jordan


“Cristy berterima kasih karena Alisa sudah membuatkan bubur dan meminta izin agar hari ini dia tidak masuk dahulu” Jelas Alisa


“Oh seperti itu kenapa kamu gugup honey apakah kamu masih sakit? apakah kita harus kedokter?” Pertanyaan Jordan membuat Alisa muak, dia memang sangat memanjakan anaknya


“Tidak usah Cristy mau istirahat dan kamu sis, kamu juga harus istirahat yakan dad”


“Iya kamu pasti cape baru pulang kamu istirahat dulu sana dady masih ada urusan” Ucap Jordan dan langsung meninggalkan mereka berdua.


“Sekali lagi terima kasih ya sis” Mata Cristy berbinar


“Aku gak bisa lindungi kamu terus Cristy, kamu harus berubah, dan satu lagi tinggalkan Arley dia bukan anak baik-baik” Alisa langsung menuju kamarnya


“Sis kamu gak bisa ngomong sembarangan, tahu darimana tentang pacarku itu” Cristy tidak terima dengan ucapan Alisa


“Gak penting darimana, jauhin dia jika tidak aku akan bertahu dadymu, semuanya belum terlambat” Karena kesal dia langsung menutup pintunya.


“Beraninya kamu sudah mengancamku, memangnya kamu siapa? Hah cuman orang asing yang diizinkan masuk itu saja gak lebih” Benak Cristy bergejolak.


Sementara Raka sudah sampai di alamat yang ditunjukan Dini, tetapi Dini menyuruhnya berhenti agak jauh dari rumahnnya kalau tidak, akan ada perang dunia 3 pastinya.


Dia salah besar Alex sudah melihat Dini dan Raka. Hari ini memang Alex ingin pulang agak siang untuk menjemput Dini tetapi Dini malah menyuruhnya pulang duluan.


“By kamu didalam? Tanya Dini ragu


“Siapa yang nganter kamu? Tanya Alex tiba-tiba sudah berada dibelakannya.


“Hm itu itu kakak senior aku di kampus By” jelas Dini menunduk


“Bohong siapa dia? Jelaskan!! Alex sudah mencekal tangan Dini dan membuka jasnya


*Perang dunia tigapun dimulai*


Di kamar yang bernuansa Pink Alisa merebahkan tubuhnya yang letih hari ini banyak hal-hal yang tidak terduga, dimulai Zen, Dini bahkan kepribadian ganda Cristy yang membuat Alisa kalang kabut, dia juga sangat pusing dengan masalahnya, belum lagi tanggung jawab dari Aditya dan Jordan harus menjaga orang-orang yang mereka sayangi.


-


-


-


-Salam❤