
Keysha dan Reynald bersiap-siap untuk pergi ke rumah Keysha, karena desti menelpon untuk menyuruhnya ikut makan malam.
" Rey, kenapa kamu lama sekali " Kesal Keysha yang sudah setengah jam lebih menunggu Reynald bersiap-siap, tapi belum selesai juga.
Keysha hanya memakai dress yang sangat sederhana, tanpa menggunakan make up. Semenjak hamil dia sangat malas untuk merias diri.
Keysha menjadi geram melihat Reynald yang masih belum selesai dengan gaya rambutnya.
" Rey, kemarilah dan bawa sisirnya "
Keysha menyuruh Reynald duduk, lalu merebut sisir yang ada di tangannya.
Keysha membuat gaya rambut Reynald seadanya, sama seperti saat dia sedang berdiam diri di apartemen.
" Sudah " Keysha mengembalikan sisir itu Kepada Reynald, menyuruhnya untuk menyimpan ke tempat semula.
" Kenapa rambut ku dibuat seperti ini, buatkan gaya rambut seperti saat aku berangkat kerja saja Key " Protes Reynald yang merasa kurang puas setelah melihat penampilannya di cermin.
" Jangan menyusahkan ku, ayo kita berangkat nanti kita terlambat! " Keysha masih saja geram dengan tingkah Reynald.
" Bukankah ini terlihat jelek? "Reynald merasa kurang percaya diri dengan gaya rambutnya sendiri.
" Memangnya kamu ingin terlihat tampan hah?! Kamu ingin menggoda siapa? Awas saja kalau berani macam-macam! "
" Jangan berpikir yang aneh-aneh! Aku tidak akan menggoda siapapun, aku hanya akan menggoda mu saja " Reynald sudah memeluk manja tubuh Keysha.
" Sekarang ayo kita berangkat " Ucap Reynald setelah melepaskan pelukannya.
.
Mereka berdua sudah sampai setelah menempuh perjalanan yang lumayan memakan waktu.
Desti langsung membawa mereka menuju meja makan yang sudah diisi Robi, Milka serta suaminya, Dimas.
" Alami banget tuh wajah " Milka langsung menyinggung penampilan Keysha yang terlihat berbeda.
" Rey " Keysha menggoyangkan lengan Reynald.
" Ada apa? " Tanya Reynald bingung.
" Suapin " Manja Keysha yang membuat mereka yang berada disitu tertawa, karena tingkah manjanya.
" Apa kamu tidak malu? " Goda Reynald.
" Malu dengan siapa? " Tanya Keysha, " Masa aku harus malu dengan mereka " Sambungnya menyebutkan keluarganya yang juga berada di meja makan.
" Bagaimana dengan suami mu, jika harus menyuapi mu " Desti agak kasian melihat Reynald. Padahal dia masih belum makan, tapi Keysha malah meminta Reynald untuk menyuapinya.
" Benar, Key " Tutur Robi membuat wajah Keysha terlihat masam.
" Biarin aja pah, mungkin bayinya yang mau " Keysha menatap Dimas, ternyata kakak iparnya begitu peka sekali.
Reynald menyuapi Keysha sebagaimana saat dia berada di apartemen. Dia secara bergantian menyuapi mulutnya dan juga Keysha.
" Kamu harus banyak makan sayur, supaya kandungan mu selalu sehat " Desti menambahkan sayur kedalam piring milik Keysha.
Mereka makan malam sambil sesekali mengobrol dan bercanda. Setelah selesai mereka langsung menuju ruang keluarga.
Sedangkan Milka ijin pulang kerumahnya dan juga Dimas, karena Dimas harus menyelesaikan pekerjaannya yang masih terbengkalai. Semenjak menikah mereka memang sudah memutuskan untuk tinggal berdua saja. Di rumah yang sudah lama Dimas persiapkan sebelum mereka menikah.
" Mamah udah gak sabar buat nunggu kamu lahiran " Desti sangat ingin segera menimang cucu pertamanya.
" tidak terasa kalau sebentar lagi papah akan menjadi sorang kakek" Terlihat sekali wajah bahagia Robi dan Desti saat membicarakan cucu mereka yang masih belum lahir.
Karena larut dalam obrolan tidak terasa sudah begitu malam.
" Kalian berdua menginap disini saja, ya. Tidak baik untuk ibu hamil kalau terkena angin malam " Saran Desti.
Keysha melirik Reynald meminta persetujuan, yang langsung di setujui oleh Reynald. Dia juga tidak mau kalau nanti Keysha dan calon bayinya menjadi kenapa-napa.