
Begitu riuh suara sorakan dan tepuk tangan saat Milka dan juga Dimas selesai mengucapkan janji suci mereka. Sekarang mereka sudah resmi menjadi suami istri.
Para tamu ada yang sudah dan masih mengucapkan selamat.
Keysha yang sudah lelah memutuskan untuk duduk di bangku yang sudah disediakan di temani Lina.
" Mana Dika? " Tanya Keysha karena tadi Dika masih bersama mereka.
" Tadi pergi disuruh papahnya menemui rekan bisnis " Jawab Lina.
Memang banyak sekali para pengusaha besar yang datang ke acara pernikahan ini. Reynald juga dari tadi tidak terlihat batang hidungnya sejak Keysha meninggalkannya menemui Milka.
" Key,, " Ucap Lina dengan tangan menunjuk kearah seseorang.
" Kenapa Mita ada disini " Ucap Keysha yang terkejut.
Entah siapa yang mengundangnya sampai Mita ada di acara pernikahan kakaknya.
Mita juga melihat kearah Kearah Keysha lalu menampilkan senyum sinis diwajahnya.
" Aku tidak tahan melihat wajahnya " Keysha bangkit dari kursi yang dia duduki.
" kemana? " Tanya Lina.
" Cari tempat lain " Jawab Keysha.
" Gue disini aja ya, males pindah " Ucap Lina yang mendapat anggukan dari Keysha.
Keysha berjalan cepat karena tidak suka melihat Mita. Tapi tiba-tiba ada seseorang yang tidak sengaja menabrak tubuhnya. Sehingga membuatnya kehilangan keseimbangan.
Beruntung ada seorang yang segera menariknya. Membuat dirinya tidak jadi terjatuh.
" Apa anda baik-baik saja? " Tanya pria yang membantunya.
Deg..
Suara ini! Tidak mungkinkan?
Keysha mematung mendengar suara yang tidak asing di telinganya. Dengan perlahan Keysha mendongakkan kepalanya yang tertunduk.
" A-adit " Jantung Keysha berpacu begitu cepat. Melihat sosok pria yang berdiri dihadapannya.
" Keysha " Adit langsung memeluk Keysha untuk menyalurkan kerinduan yang sudah dia tahan.
Tubuh Keysha diam membatu. Saat ini isi otaknya tiba-tiba menjadi kosong.
Kenapa dia begitu sial. Maksud menghindari Mita malah bertemu dengan Adit.
Reynald sedang bersama Ryan. Mereka tidak berada jauh dari tempat Keysha. Dia juga melihat Keysha yang hampir terjatuh. Tapi, dibantu oleh Adit.
Reynald diam saja terus memperhatikan mereka sampai Adit memeluk Keysha.
Entah mengapa Reynald langsung marah marah dan amarahnya sudah tidak bisa ditahan lagi. Reynald langsung berlari kearah Adit dan Keysha.
" Kemana Rey! " Tanya Ryan yang tidak tau apa-apa.
Bukk...
Reynald menarik tubuh Adit yang telah berani memeluk Keysha dan langsung menghajar Adit hingga terjatuh di lantai keramik.
Keysha sangat terkejut dengan kedatangan Reynald yang begitu tiba-tiba.
" Adit! " Keysha membantu Adit yang terjatuh, dia merasa tidak tega melihat Adit.
Mata Keysha sudah siap menitikkan air mata " Aku tidak papa " Ucap Adit dengan senyum yang selalu membuat hati Keysha merasa tenang jika melihat senyum itu.
Reynald yang melihat itu semakin terbakar amarah. Rasanya tubuhnya sudah terasa sangat panas, seakan-akan mengeluarkan api.
" Untuk apa membantunya!? " Reynald menarik Keysha supaya menjauh dari Adit kemudian memukul Adit kembali.
Ryan dan Dika datang secara bersamaan. Mereka langsung menarik Reynald yang memukul Adit secara membabi buta. Sedangkan yang lainnya membantu Adit bangun.
" Lepaskan sialan!!! " Teriak Reynald.
Mereka semua berkumpul termasuk Milka dan juga Dimas.
Santi dan galih mendekati Reynald yang masih terlihat emosi. " Tenangkan dirimu Rey " Ucap Galih.
" Keysha kamu kesini! " Suruh Reynald.
Keysha merasa takut untuk mendekati Reynald yang saat ini sedang emosi.
" Key " Ucap Desti mamahnya.
Dengan rasa takut Keysha berjalan perlahan menghampiri Reynald.
Reynald langsung memeluk tubuh Keysha. Saat wanita itu sampai dihadapannya.
" Tidak boleh ada yang memelukmu selain aku. " Ucap Reynald yang merengkuh erat tubuh Keysha.
Para tamu sudah dibubarkan.
Mita yang masih ada di situ menatap Keysha dengan penuh kebencian. Gara-gara wanita itu, Reynald membuangnya.
" Jangan pernah menyentuh istriku! " Ucap Reynald dengan penuh penekanan.
" Apa " Ucap Adit yang dapat di dengar Keysha.
" Key " Adit memanggil Keysha dengan begitu lirih.
Keysha sudah tidak bisa menahan air matanya.
" Apa itu benar, Key. " Keysha tidak mampu mendengar suara Adit yang begitu menyedihkan.
Keysha menganggukkan kepalanya dengan mata yang menatap mata Adit.
" Tega sekali kamu meninggalkan ku, sebelum mendengar penjelasan ku terlebih dahulu " Adit menitikkan air matanya, dia sudah tidak sanggup menahannya. Hati Adit sangat terluka saat ini.
Setelah beberapa tahun terus menanti dan berusaha. Tapi yang dia dapatkan hanya luka.
Tidak jauh berbeda, hati Keysha juga sama terlukanya seperti yang pria itu rasakan. Jujur saja perasaannya pada laki-laku itu masih sangat begitu besar.
Tidak mudah baginya untuk untuk melupakan cinta pertama yang sudah menemaninya begitu lama.
.
.
.
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian yaππ