Marriage Contract

Marriage Contract
Tiga puluh tujuh



Akhir-akhir ini, Reynald merasa tingkah laku Keysha tidak seperti biasanya.


" Kamu sedang apa " Tanya Reynald yang baru selesai memakai pakaiannya.


" Key " Panggil Reynald karena Keysha sepertinya tidak mendengar apa yang dia katakan.


" Hei! " Reynald menggoyangkan kaki Keysha yang sedang duduk selonjoran sambil menatap layar ponselnya.


" Hah!? " Kejut Keysha.


" Aku tadi bertanya kamu sedang apa? Ku lihat dari tadi kamu hanya menatap layar ponselmu itu saja "


" Tidak ada " Jawab Keysha dengan menggelengkan kepalanya.


" Benarkah " Tanya Reynald.


" Hm,, " Jawab Keysha. Tapi, dengan mata yang kembali melihat layar ponselnya.


Reynald duduk di samping Keysha dengan laptop yang berada di pangkuannya.


Keysha bangun dari ranjang dan menyimpan ponselnya di atas nakas. 


" Kemana? " Tanya Reynald.


" Aku ingin mandi. " Keysha mengambil handuk yang ada di dalam lemari. Setelah itu  berlalu pergi ke kamar mandi.


Setelah Keysha benar-benar masuk kedalam kamar mandi. Reynald melirik ponsel Keysha yang ada di atas nakas.


Reynald menyingkirkan laptop yang ada di pangkuannya.


Karena penasaran dengan apa yang Keysha lakukan dengan ponselnya dari tadi. Reynald mengambil ponsel Keysha.


Beruntungnya ponsel milik Keysha tidak memiliki sandi ataupun kode apapun sehingga memudahkannya untuk melihat isi ponsel Keysha.


Sepertinya aku harus mengecek pesan yang masuk.


Secara diam-diam Reynald membuka pesan yang masuk di ponsel Keysha. Ada satu pesan dari nomor tak dikenal yang menarik perhatiannya.


Reynald membuka isi pesannya.


' bisakah kita bertemu key? Aku ingin mengatakan sesuatu padamu'


Reynald terus membaca pesan yang masuk dari nomor itu, hingga sampai pada pesan yang membuatnya kesal.


' *Aku ingin menjelaskan sesuatu kepadamu, dan aku juga ingin mengatakan aku sangat merindukanmu.!'


' Selama ini aku tidak pernah melupakanmu dan kamu juga harus tau key, rasa cinta ataupun sayang ku masih sama seperti dulu*'


Reynald membaca semua isi pesan yang tidak ada satupun mendapat balasan dari Keysha.


Keysha sudah mengenali kalau nomor yang mengirimnya pesan adalah milik Adit. Tapi, dia sengaja tidak menyimpan atau memberikan nama pada nomor itu.


Suara gemericik air di kamar mandi sudah tidak terdengar lagi. Sepertinya Keysha sudah selesai mandi.


Reynald mengembalikan ponsel milik Keysha ke tempat semula dan langsung pura-pura sibuk mengetik sesuatu di laptopnya.


Keysha keluar dari kamar mandi dengan piyama tidurnya. Dan langsung menuju meja rias untuk menyisir rambutnya yang masih terbungkus handuk.


Keysha melepaskan handuk di kepalanya lalu menyisir rambut panjangnya yang masih basah. Setelah itu, Keysha menuju nakas untuk mengambil ponselnya.


Reynald dapat mencium aroma rambut Keysha yang begitu harum saat perempuan itu menaiki ranjang dan duduk di sebelahnya. Meskipun jarak mereka tidak terlalu dekat.


Ting..


Pasti pesan dari nomor yang tadi.


Reynald menyimpan laptopnya, dia sudah tidak bisa fokus sama sekali.


Sesekali Reynald melirik Keysha yang terlihat sangat serius menatap layar ponselnya yang sedang menyala.


" Key, aku ingin tidur " Ucap Reynald yang kini sudah berbaring.


" Tidur saja " Jawab Keysha.


" Key,, " Rengek Reynald.


" Apa? Kalau kamu ingin tidur. Ya, tidur saja " Meskipun menjawab Reynald. Tetapi matanya terus menatap ponsel yang ada di tangannya.


Walaupun Keysha tidak menjawab pesan dari Adit. Tapi, dia tetap terus membaca semua pesan yang Adit kirim. Adit juga sudah beberapa kali menelpon tapi dia tidak mau mengangkatnya.


Reynald menggeser tubuhnya mendekati Keysha yang bersandar di kepala ranjang. Kemudian melingkarkan tangannya ke perut rata milik Keysha.


Sebenarnya pikiran Reynald menjadi agak terganggu setelah membaca pesan yang ada di ponsel Keysha tadi. Tapi, dia tidak bisa melakukan apa-apa dengan itu.


Keysha menyimpan ponselnya di samping dekat bantal. Dilihatnya wajah Reynald yang sedang memeluknya. Meskipun matanya sedang memandang Reynald. Tapi, entah kenapa pikirannya malah tertuju pada Adit.


Reynald yang menyadari Keysha terus memandanginya menjadi bingung. Tidak biasanya perempuan itu melihatnya seperti itu.


" Apa yang kau lihat?" Tanya Reynald yang sedang mendongakkan kepalanya menatap Keysha.


" Tidak ada, aku hanya ingin tidur"


Reynald melepaskan pelukannya sebentar, membiarkan Keysha membaringkan tubuhnya. Setelah itu, Reynald kembali melingkarkan tangannya ke perut Keysha.


..


Adit sudah beberapa hari berada di kota A. Saat bertemu Keysha di taman, itu adalah hari keduanya setelah dia sampai di kota ini.


Adit tinggal di rumah yang sudah dia beli. Rencananya dulu, rumah itu akan menjadi tempat tinggal dirinya dan Keysha saat mereka sudah berumah tangga.


Sudah lama Adit menunggu balasan dari Keysha. Tapi, perempuan itu tidak membalasnya.


Ting..


Adit mengambil ponselnya dengan sangat cepat. Dia sangat berharap itu pesan dari Keysha.


Tapi sayang seribu kali sayang, hanya ada rasa kecewa yang di rasakan setelah melihat bukan Keysha yang mengirimnya pesan.


Adit sudah sangat merindukan Keysha. Bahkan tidak jarang dia memimpikan perempuan itu di dalam mimpinya.


Adit memilih untuk membuka galeri di ponselnya. Rata-rata di ponselnya hanya ada foto Keysha, bahkan dia masih mempunyai foto saat dirinya dan Keysha masih di bangku SMA.


" Bagaimana caranya supaya aku bisa membuatmu percaya padaku key, kamu bahkan belum mendengarkan penjelasan ku " Ucap Adit yang memandang foto Keysha di layar ponselnya.


.


.


.


Tunggu episode selanjutnya yaa👍😁😁