Marriage Contract

Marriage Contract
Dua puluh delapan



Kurang dari dua minggu lagi Milka kakak Keysha dan Dimas akan melaksanakan pernikahan, di salah satu hotel ternama di kota itu. Pesta pernikahan akan diadakan dengan sangat meriah. Bahkan lebih meriah dari pernikahan Keysha dan Reynald.


Hari ini Keysha menemani Milka untuk mencoba gaun pengantin pesanannya yang baru selesai dibuat.


Mereka pergi tidak hanya berdua tapi berempat karena ada Dimas dan Reynald. Mana mau Keysha ikut kalau hanya jadi obat nyamuk. Tapi berbeda kalau bersama Lina dan Dika, Keysha merasa tidak papa meskipun tidak membawa pasangan.


Mereka berempat sudah sampai di butik yang dituju.


Saat mereka masuk pemilik butik langsung menyambut mereka. Bagaimana tidak, mereka berempat kan kumpulan orang-orang kaya yang sangat dihormati.


Perempuan pemiliki butik itu menyuruh salah satu Karyawannya untuk membawakan gaun yang dibuatkan untuk Milka.


" Wah! Bagus sekali " Ucap Keysha yang terkesan melihat gaun yang dibawa oleh Karyawan tadi.


" Apakah nona perlu bantuan untuk memakainya " Tanya perempuan pemilik butik.


" Tidak perlu, biar adik saya saja " Milka menolak tawaran pemilik butik, tapi malah meminta bantuan Keysha.


" Kenapa menyuruh ku! Suruh kak Dimas saja "


" Bodoh! " Milka memukul kepala Keysha lumayan keras.


" Dim, kamu juga cobalah " Milka menyuruh Dimas untuk mencoba tuxedo yang baru di bawa.


" Karena kakak memukul kepala ku! Aku tidak mau membantu mu! " Ini hanyalah alasan Keysha.


Sebenarnya dia memang tidak ingin membantu Milka, Keysha masih ingin berkeliling melihat baju yang ada di butik.


" Lihat saja! Aku akan memukul mu lagi bahkan lebih keras " Ancam Milka


Keysha melihat kearah Reynald yang diam saja. Tidak membantu atau membela padahal dirinya sedang ditindas.


" Kenapa kau diam saja! "


" Memangnya aku harus apa? " Tanya Reynald bingung.


" Percuma saja aku mengajakmu! "  kesal Keysha.


" Ayo Key! " Milka menarik tangan Keysha membawanya ikut masuk ke dalam ruang ganti.


Keysha dan Milka keluar dari ruang ganti bersamaan dengan Milka yang sudah memakai gaun pengantin nya. Gaun berwarna putih panjang tampa lengan.


Saat mereka keluar ternyata sudah ada Dimas yang juga sudah mengganti pakaian nya memakai baju tuxedo.


" Kak Dimas tampan sekaligus terlihat manis sekali " puji Keysha melihat calon kakak iparnya.


Dimas memiliki tinggi kurang lebih Reynald. Reynald mempunyai warna kulit cerah sedangkan Dimas mempunyai warna kulit agak coklat.


" Kamu bisa saja " Ucap Dimas yang tersenyum memperlihatkan lesung pipi nya.


" Apakah aku terlihat bagus menggunakan ini " Tanya Milka meminta pendapat Dimas.


" Bagi ku kamu memakai apapun akan tetap terlihat cantik " Goda Dimas yang membuat Milka jadi tersipu.


" Apa kamu sedang menggoda ku " Tanya Milka dengan pipi yang merona.


" Tidak. Aku serius " Ucap Dimas.


" Sepertinya kalian berdua tidak membutuhkan kami. Kalau begitu kami pergi saja " Ucap Keysha yang menarik tangan Reynald.


Keysha mengajak Reynald pergi menjauh meninggalkan kedua calon pengantin itu. 


" Kemeja itu sangat bagus " Keysha mendekati jas yang dia maksud.


" Apa kamu mau membelikan untuk ku? Tidak usah aku tidak mau " Ucap Reynald yang mengira Keysha ingin membelikan nya.


" Siapa juga yang ingin membelikan ini untuk mu " Ucap Keysha sinis.


" Lalu " Tanya Reynald heran.


Kalau tidak membeli untuk nya maka Keysha membeli untuk siapa kemeja pria itu. Tidak mungkin jika Keysha sendiri yang mengenakan nya.


" Buat Ryan, diakan sering beliin aku kue sama traktir makan. Jadi ini hadiah sebagai balasan " Jelas Keysha.


Reynald yang berdiri di belakang Keysha. Langsung pergi lebih dulu tampa mengatakan sepatah katapun.


Reynald bahkan tidak menoleh saat Keysha memanggilnya.


" kumat lagi deh penyakit aneh nya. " Gumam Keysha


Keysha tetap membeli kemeja yang tadi dia inginkan. Setelah itu baru Keysha mengejar Reynald.


Keysha menuju mobil dan ternyata Reynald sudah ada di dalam.


" Kenapa main pergi? " Tanya Keysha yang sudah berada dalam mobil.


" Aku lelah " Ketus Reynald.


Keysha mengernyitkan dahinya bingung mendengar jawaban ketus Reynald.


" Kamu kenapa sih " Tanya Keysha bingung dengan sikap Reynald.


" Apa kamu jadi membeli kemeja tadi " Bukannya menjawab Reynald malah bertanya balik.


" iya jadi. Memangnya ada apa? " Tanya Keysha lagi


Reynald tidak menjawab dan terus diam saja dengan wajah datarnya. Keysha juga diam saja karena bingung dengan tingkah aneh Reynald.


Mereka berdua pulang lebih dulu dari pada Milka dan Dimas.


Di apartemen


Reynald langsung masuk kedalam apartemen tanpa menunggu Keysha.


Keysha mengejar Reynald yang tampak aneh sejak di butik tadi.


" Apa kamu lapar? " Tanya Keysha pada Reynald yang sudah berbaring di ranjang.


" Rey " Panggil Keysha lagi karena Reynald tidak menyahuti nya.


Keysha duduk di samping Reynald yang sedang memainkan ponsel nya.


" Rey kamu tidak lapar " Tanya Keysha lagi tetapi orang yang ditanya malah terus mengabaikan nya.


Sepertinya Reynald sedang marah kepadanya. Tapi Keysha tidak tau apa kesalahannya. Keysha tidak merasa membuat kesalahan apapun dari tadi. Lalu kenapa Reynald tiba-tiba mendiami nya seperti ini. 


Keysha menghembuskan nafasnya kasar.


" Aku tidak tau apa kesalahan ku sampai kamu mendiami ku seperti ini! " Ucap Kesya yang sedang bingung dengan Reynald.


Reynald yang tadinya sibuk mengutak atik ponselnya menghentikan nya sebentar, lalu menatap sinis kearah Keysha.


Keysha menerima tatapan sinis  Reynald. " Gila! Kenapa kamu selalu bersikap semau mu! " Ucap Keysha. " Sepertinya kamu senang sekali ya! saat kita bertengkar! " Sambungnya.


Nafas Keysha ngos ngossan setelah mengucapkan itu.


Reynald diam saja dan kembali memainkan ponselnya mengabaikan Keysha.


" Katakan lah apa yang membuat mu marah kepadaku " Keysha masih berusaha sabar menyikapi kelakuan Reynald yang kekanak-kanakan. Padahal umurnya sudah tidak muda lagi.


Reynald menyimpan ponselnya dan merubah posisinya menjadi duduk berhadapan dengan Keysha.


" Katakanlah, hm? " Ucap Keysha tiba-tiba dengan menatap lembut Reynald.


Reynald terpaku dengan sikap lembut yang di perlihatkan Keysha. Biasanya wanita itu kalau sudah marah tidak akan bersikap baik lagi. Apa sekarang Keysha sudah menjadi lebih dewasa.


.


.


.


.


***Semoga kalian menikmati ceritanya😁😁


Jangan lupa like dan komen nya ya,,, biar selalu semangat buat ceritanya😊😊***