
Akhirnya hari yang di tunggu telah tiba. Hari diadakannya pernikahan Milka dan Dimas.
Keysha merias dirinya di apartemen. Keysha memakai gaun long dress berwarna merah maroon tanpa lengan yang mempunyai belahan samping di atas lutut.
Gaun yang dikenakan Keysha membuat bentuk tubuhnya yang sempurna terlihat begitu indah bagi siapa saja yang melihatnya.
Reynald duduk menunggu Keysha di sofa depan tv.
Entah sudah yang ke berapa kali dia melihat jam yang melingkar di tangannya.
" Ck, lama sekali! " Reynald sangat kesal karena menunggu terlalu lama.
Rasanya ingin sekali dia meneriaki Keysha agar cepat keluar dan segera berangkat. Tapi dia menahan diri, karena sejak malam insiden Keysha ingin pergi dari rumah. mereka sama sekali belum bicara sampai saat ini. Entah sudah berapa hari mereka berdua seperti itu.
Bukan hanya itu, saat tidur saja mereka berdua menyisakan jarak yang begitu besar. Sama seperti saat baru pertama kali menikah.
Sejujurnya Reynald merasa kurang nyaman tidur seperti itu, karena dirinya yang sudah terbiasa memeluk Keysha. Tapi apalah daya, karena egonya yang besar dirinya tidak ingin meminta maaf kepada Keysha begitupun juga sebaliknya. Makanya masalah mereka tidak pernah terselesaikan.
Setelah menunggu kurang lebih satu jam. Keysha baru keluar dengan gaun dan riasan yang tampak sangat pas dengannya.
Reynald saja sampai terpaku dengan kecantikan Keysha. Reynald juga mengakui Keysha mempunyai wajah yang begitu cantik. Tapi, hari ini kecantikannya benar-benar berbeda terlihat sangat dan lebih cantik dari biasanya.
Saat Reynald memandangi dan mengagumi Keysha. Sampailah matanya pada belahan gaun yang memperlihatkan kaki jenjang milik Keysha.
Ada apa dengan baju itu? Kenapa belahannya panjang sekali??
Reynald tidak suka melihat Keysha memakai gaun yang memiliki belahan seperti itu. Coba saja jika mereka tidak dalam keadaan seperti ini. Pasti Reynald sudah menyuruh Keysha untuk mengganti gaun yang dia kenakan.
Tampa bicara Keysha berjalan mendahului Reynald.
Saat perjalan menuju hotel tempat diadakannya pernikahan hanya ada keheningan yang menemani perjalanan mereka berdua.
Mereka sampai di sebuah hotel yang begitu mewah yang sudah di sewa dan di hias sedemikian rupa untuk pernikahan Milka dan dimas.
Begitu banyak pasang mata yang melihat Reynald dan juga Keysha yang baru masuk. Para wanita menatap iri kepada Keysha yang bisa berdampingan dengan Reynald. Sedangkan kaum pria menatap Keysha dengan penuh kekaguman.
Dasar para buaya! Berani sekali mereka menatap Keysha seperti itu.
Reynald meraih pinggang ramping milik Keysha supaya mereka yang melihatnya bisa tau kalau wanita yang saat ini ada bersamanya hanyalah miliknya.
" Aku ingin menemui kakak ku " Ucap Keysha supaya Reynald melepaskan tangannya dari pinggangnya.
Tampa kata Reynald melepaskan Keysha.
" Aku pikir aku salah orang, ternyata benar dirimu. " Ucap seseorang yang baru datang menghampiri Reynald setelah kepergian Keysha.
" Aku Adit, kita pernah bekerja sama waktu di kota H. " Ucap Adit mengingatkan Reynald yang tampak sudah seperti lupa.
" Ah! Aku mengingatnya sekarang. " Ucap Reynald. " Bagaimana dengan perempuan yang kamu ceritakan dulu " sambung Reynald.
" Ternyata kamu masih mengingat cerita ku waktu itu " Ucap Adit.
" Jadi bagaiman? " Tanya Reynald lagi.
" Baru-baru ini aku ada bertemu dengannya. Tapi sepertinya dia menghindari ku " Jawab Adit dengan raut wajah yang terlihat sedih.
" Sudahlah jangan dipikirkan lagi, semoga kamu bisa cepat bertemu dengannya dan menyelesaikan masalah kalian " Ucap Reynald dengan menepuk bahu Adit.
Saat mereka berdua asik mengobrol tampa sengaja ada yang terpeleset. Membuat minuman yang dia bawa mengenai jas mahal milik Reynald.
" Maafkan saya tuan " Ucap wanita yang membuat kotor jas Reynald.
Karena jasnya yang kotor. Reynald pamit kepada Adit untuk pergi ke toilet membersihkan jasnya.
Di salah satu kamar hotel. Keysha, Lina bersama dengan dika sedang menemani Milka yang sudah selesai di dandani.
Mereka berempat sibuk berfoto di dalam situ.
" Lo gak usaha ikutan foto, sana fotoin kami bertiga " Ucap Milka pada Dika.
Milka sudah menganggap Dika seperti adiknya sendiri begitupun juga sebaliknya. Karena mereka dulu bertetangga, Dika sangat sering mendatangi rumah mereka untuk ikut bermain. Waktu kecil Milka sangat suka menindas Dika dan Keysha yang masih begitu kecil dibandingkan dirinya.
Tidak jarang Dika dan Keysha dibuat nangis oleh Milka.
" Aku juga mau ikut berfoto! " Dika tidak mau menjadi tukang foto.
Milka tetap memaksa dan memberikan ponselnya pada Dika.
" Tidak mau! " Dika menyilangkan tangannya menolak ponsel yang disodorkan Milka.
" Cepatlah Dik, nanti acaranya mulai " Keysha juga ikut memaksa.
" Ayolah cuma sekali kok Dik " Ucap Lina yang ikut membujuk kekasihnya.
" Pacar lo aja nyuruh tuh " Ketus Keysha.
" Gue gak mau! Gue juga pengen ikutan foto, lo aja yang fotoin " Dika balik menyuruh Keysha.
" Kenapa gue!? Lagian lo apa-apaan sih masa lo foto jadi cowok sendirian disini " Ucap Keysha.
Sekarang acara debat antara Dika dan Keysha sudah dimulai. Milka dan Lina menatap malas mereka berdua.
Pemandangan yang selalu terjadi. Jika Keysha dan Dika bersama.
" Lo lupa ya! Gue punya foto telanjang waktu elo numpang mandi di rumah gue. "
Foto yang disebutkan Keysha adalah foto waktu mereka masih kecil. Kira-kira saat mereka baru lulus dari TK.
" Emangnya Kenapa? Lagian difoto itu gue kelihatan jantan banget " Ucap Dika percaya diri.
" Gue masukin sosmed ah fotonya, elo gak keberatan kan? Lagian elo keliatan jantan di foto itu. " Ucap Keysha.
" Gue juga punya ya, foto lo pas make celana dalam gue. Nanti gue kasih liat laki sama mertua lo " Ucap Dika. " Sekalian gue bikinin spanduk yang besar banget buat hadiah dari perusahaan gue ke perusahaan lo " Sambung Dika.
Keysha berakhir memakai celana dalam Dika karena ulah mamahnya Dika. Mamah Dika sering memandikan Keysha saat selesai bermain di tanah bersama Dika. Alhasil karena Keysha yang tidak ingin pulang dan tidak memiliki pakaian. Terpaksalah mamahnya Dika meminjamkan pakaian Dika termasuk celana dalam.
" Dika! " Teriak Keysha yang kesal bercampur malu jika mengingat masa kecilnya yang hampir dia habiskan bersama Dika sepanjang hari.
" Keysha!! " Teriak Adit juga bahkan suaranya lebih keras dari Keysha.
Milka dam Lina berfoto pakai kamera depan ponsel mereka. Biarkan saja Keysha dan juga Dika terus berdebat. Nanti juga mereka akan berhenti sendiri.
.
.
.
Jangan lupa like dan komennya ya👍🤗🤗