Marriage Contract

Marriage Contract
Dua puluh enam



Hari ini hari libur. Jadi, Keysha bisa tidur sampai siang sedikit. Percuma saja bangun pagi kalau tidak ada yang bisa di lakukan. Ingin memasak juga tidak ada bahan di dapur. Ingin keluar membeli bahan makanan, masa iya dia harus memakai baju kaos Reynald. Mau taruh dimana mukanya.


Reynald juga masih belum bangun. Entah kenapa Reynald selalu merasa nyaman kalau tidur sambil memeluk Keysha. Tidak seperti malam kemarin waktu Keysha minggat. Dia tidak bisa tidur sama sekali.


Sudah beberapa kali suara ponsel Keysha berdering. Tapi, pemilik ponsel itu malah masih tidur pulas dan tidak merasa terganggu sama sekali. Berbeda dengan orang yang di sebelah nya, Reynald sudah tidak tahan mendengar suara ponsel milik Keysha.


Reynald mengambil ponsel Keysha yang berada di atas nakas.


" Milka " Gumam Reynald membaca nama penelpon.


Reynald baru ingat sekarang, Milka adalah kakak perempuan Keysha. Lalu dengan lancangnya Reynald mengangkat telpon itu.


" Buka pintu gue di luar apartemen! Sekarang cepetan!!  "


Reynald menjauhkan sedikit ponsel itu dari telinga nya karena suara Milka yang sangat keras. Dan tampa mendengar jawaban Milka langsung memutuskan panggilan nya.


Pantas saja adiknya seperti itu kalau kakaknya saja seperti ini.


Reynald mencubit hidung Keysha untuk membangunkan nya.


keysha merasa terganggu dengan kelakuan Reynald


" Apa? " Ucap Keysha dengan mata yang masih belum terbuka sempurna.


" Kakak mu ada di luar " Beritahu Reynald.


" kakak yang mana? "Tanya Keysha yang masih mengantuk. 


" Yang mana lagi. Memangnya kamu punya berapa kakak "


Ponsel Keysha kembali berbunyi. Reynald mengambil ponsel itu karena berada di dekatnya kemudian memberikannya pada Keysha.


" Key!! Buka pintu! " Teriak Milka setelah Keysha menerima panggilan nya.


" Sabar " Ucap Keysha.


Tampa mencuci muka atau sikat gigi terlebih dahulu. Keysha langsung keluar kamar untuk membuka pintu.


" Apa? " Tanya Keysha setelah membuka pintu.


Milka menatap Keysha dengan wajah dongkol " Apa " Ejek Milka menirukan Keysha.


" Nih! Mamah nyuruh gue antar koper berharga lo " Milka memberikan koper Keysha.


" Kak Milka dari mana tau kalo gue ada disini. Gue kan belum kabarin " Ucap Keysha karena dari kemarin dia tidak merasa ada mengabari keluarga nya.


" Aku yang kasih tau " Ucap Reynald yang baru keluar dari kamar dengan baju kaos polos dan celana panjang yang di kenakanya saat tidur tadi.


Tadi malam Reynald menelpon mamah mertuanya mengatakan tidak usah khawatir karena Keysha ada bersama nya.


Milka dan Keysha menoleh kearah suara.


" Gak kalah tampan dari Adit " Ucap Milka yang langsung menutup mulut nya melihat ekspresi tidak suka dari Keysha.


Reynald menaikkan sebelah alisnya bingung. Dia tidak terlalu mendengarkan apa yang di ucapan oleh Milka.


" Wah! Sekarang gue tau, kenapa kalian gak bukain pintu. Pasti kecapean kan abis gitu-gitu " Ucap Milka merubah topik.


" Kakak ngomong apaan sih " Ucap Milka tiba-tiba yang membuat Keysha kesal mendengarnya.


Reynald diam saja. Sekarang dia tau kalau kakak keysha yang tak lain kakak iparnya sedikit kurang waras kalau sudah berbicara.


" Kenapa pada ngumpul di pintu " Ryan tiba-tiba sudah ada di belakang Milka


" Hai " Sapa Ryan saat  Milka menoleh kearah nya.


" oh, hai. Kamu yang sering sama Keysha itu kan " Milka sudah beberapa kali bertemu saat Ryan dan Keysha sedang bersama.


" Baju siapa Key? Gede banget " Tanya Ryan yang kini sudah berdiri di hadapan Keysha.


" Pagi-pagi ngapain kesini?! " Tanya Reynald tidak suka karena Ryan datang di waktu kurang tepat.


Reynald langsung mengambil langkah siaga, menarik Keysha ke belakangnya hingga tidak terlihat. Karena terlindung oleh tubuh nya yang jauh lebih besar dari Keysha.  


" Kalian berdua masuklah " Ucap Reynald pada Milka dan Ryan.


Padahal tampa disuruh pun mereka berdua akan tetap masuk. Mereka berdua kan kumpulan tamu yang kurang sopan.


" Ke kamar dan ganti pakaian mu " Ucap Reynald.


Reynald berjalan di belakang tubuh Keysha. Supaya menghalangi pandangan Ryan yang menatap Keysha yang tengah memakai baju kaos sepanjang paha, sambil menarik koper milik Keysha yang di bawakan oleh Milka.


Ryan dan milka duduk di sofa menunggu Keysha dan Reynald.


" Itu apaan? " Tunjuk Milka kearah plastik yang di dalamnya seperti ada kotak.


" kue " Jawab Ryan


" Buat siapa? Gak mungkin kan kamu kasih itu ke Reynald " Tanya Milka yang terlalu kepo.


" Kepo banget sih " Ucap Ryan yang malas menjawab pertanyaan Milka.


" Bukan kepo cuma pengen tau aja " Ucap Milka, sebenarnya sih Milka memang kepo.


Keysha dan Reynald sudah keluar dari kamar. Keysha masih tetap memakai baju kaos milik Reynald. Bedanya sekarang dia memakai celana tidur panjang.


" Kenapa yan " Tanya Reynald


" gak ada apa-apa, cuma kebetulan lewat toko kue aja tadi, terus gue beliin aja kue coklat kesukaan nya Key " Jelas Ryan


" Widih asik nih! Baik bangat deh jadi sayang.... " Ucap Keysha dengan nada manja kepada Ryan.


" Nih " Ryan memberikan kue yang di belinya pada Keysha.


Keysha mengeluarkan kotak kue itu dari dalam plastik kemudian membuka kotaknya.


" Enak banget! Cobain Rey! " Keysha mencelupkan jarinya ke kue yang di tangannya kemudian memberikannya pada Reynald.


Reynald menjilat kue yang ada di jari telunjuk Keysha.


" Enakan! " Ucap Keysha antusias.


" Lumayan " jawab Reynald.


" males gue liat orang mesra-mesraan, mending jalan liat cewek cakep " Ryan pamit pergi karena tujuannya hanya mengantarkan kue saja pada Keysha.


" Gue juga pamit. Mau mojok ama Dimas " Ucap Milka.


Setelah kepergian Ryan dan Milka tinggallah Reynald dan Keysha yang duduk menikmati kue yang di belikan Ryan sambil menonton tv.


.


.



.


Selamat membaca😊😊


Jangan lupakan like dan komen nya ya,,,, 😁😁