
Arsenio sudah mulai menjalankan perannya sebagai Usha yang baru. Semua pekerjaan ayahnya dia ambil alih. Arsenio juga membuka lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat di pulau osmon dengan menjadi reseller parfume di tempatnya dulu. Dia juga membuat pelatihan Urora yang dilatih langsung oleh istrinya dan Davina. Arsenio ingin membuat masyarakat di pulau Osmond menjadi semakin sejahtera.
Tak terasa 3 bulan sudah dia menjadi seorang Usha. Saat ini dia sedang berkutat dengan banyak laporan di ruangan kerjanya. Dia begitu serius dan bersemangat hingga saat pintunya di ketuk pun dia tidak menyadarinya.
Tidak mendapat jawaban, Asisten Arsenio pun langsung masuk untuk mengabarkan berita penting.
"Selamat siang tuan, maaf saya lancang. Tapi ada berita penting yang ingin saya sampaikan" ucap sang asisten.
Arsenio menghentikan pekerjaannya dan menatap ke arah sang asisten.
"Katakan" ucap Arsenio menunggu berita yang ingin disampaikan.
"Saat ini Ushi akan dibawa ke rumah sakit karena sepertinya beliau akan segera melahirkan" jelas si asisten.
Arsenio langsung berdiri dari tempatnya untuk menemui Aruna. Dia ingin menemani istrinya yang akan melahirkan penerus Usha selanjutnya.
Terlihat Aruna berjalan dengan menahan sakit dengan satu tangan memegang perut dan tangan lain memegang punggungnya yang terasa ngilu.
Arsenio semakin mempercepat larinya. Dia segera menggendong istrinya menuju dimana Ayglo mereka terparkir.
"Apa sakit hem?" tanya Arsenio yang bisa merasakan bagimana Aruna menahan rasa sakitnya.
Aruna pun menganggukkan kepalanya.
Arsenio kemudian menghadiahi kecupan di kening Aruna.
"Kamu kuat, kamu pasti bisa sayang" ucap Arsenio memberi kekuatan pada Aruna.
"Iya, aku kuat dan itu karena kamu" jawab Aruna masih bisa tersenyum.
Tak lama kemudian mereka sudah sampai di rumah sakit bersalin.
Arsenio kembali menggendong istrinya menuju ruang tindakan.
Sebenarnya dia bisa saja menggunakan zanna untuk membantu proses persalinan itu tapi Aruna menolaknya. Aruna ingin tau bagaimana rasanya melahirkan.
Ternyata melahirkan tidak semudah yang dibayangkan. Hampir 8 jam dia menahan sakit yang lama-lama semakin terasa sakit. Berulang kali juga Arsenio meminta Aruna menggunakan zanna tapi dia selalu menolak.
"Aku bisa sayang" jawab Aruna setiap Arsenio meminta menggunakan zanna.
Arsenio pun mengalah. Yang dia lakukan hanya memberi dukungan dan semangat untuk Aruna.
Tepat jam 11 malam akhirnya putra pertama keturunan Usha telah lahir dengan selamat dan tidak kekurangan sesuatu apapun.
Aruna dan Arsenio pun menangis penuh haru. Banyak yang mereka hadapi selama Aruna mengandung dan momen itu tidak akan pernah terlupakan.
"Terima kasih sayang, kamu menyempurnakan hidupku" ucap Arsenio sambil mencium kening Aruna dengan sayang.
Aruna tidak menjawab karena tenaganya sudah sangat terkuras habis.
Arsenio menerima putranya yang sudah dibersihkan dan mendekatkannya pada Aruna.
"Lihatlah, putra kita sangat mirip denganmu" ucap Arsenio sambil mengelus wajah Aruna dengan satu tangannya.
Aruna begitu bahagia. Dia sampai menangis karena terharu. Aruna rentangkan tangannya untuk menerima bayi itu.
"Anakku sayang..." ucap Aruna saat putranya sudah dalam gendongannya.
Aruna mencium pipi anaknya dengan sayang.
"Apakah kamu sudah punya nama untuk anak kita?" tanya Aruna pada suaminya.
"Namanya adalah Leroy Michael Wellington yang artinya adalah raja yang memberi keadilan. Aku berharap nanti dia bisa menjadi Usha yang bisa bersikap adil kepada semua orang" jawab Arsenio kemudian menghadiahi ciuman di kening Aruna.
"Nama yang sangat indah" ucap Aruna kembali tersenyum.
"Leroy putra Ibu, semoga kamu bisa menjadi Usha yang baik dan bertanggung jawab ya nak" ucap Aruna sambil memandangi wajah anaknya penuh cinta.
Arsenio kembali mencium kening istrinya dengan mesra.
"Terima kasih" ucap Arsenio entah untuk yang keberapa kali.
Tak lama setelah itu Davina dan Ardiaz yang sebentar lagi akan menikah pun datang, dibelakangnya Ayah dan Ibu Arsenio juga datang ingin melihat keadaan Aruna dan cucu mereka.
Senyum, tawa dan kebahagiaan menghiasi kamar perawatan Aruna saat ini.
Hari bahagia atas lahirnya penerus Usha yakni LEROY MICHAEL WELLINGTON pun disambut hangat oleh hampir seluruh masyarkat di pulau osmond.
"Aku mencintaimu Aruna" ucap Arsenio sambil kembali mencium kening istrinya.
"Aku pun mencintai mu Arsenio" sahut Aruna dengan tersenyum.
Kebahagian tengah mereka saat ini dan semoga seterusnya akan seperti itu.
The End ...
**Terima kasih untuk teman-teman yang sudah menyempatkan membaca cerita ini. Mohon maaf apabila ada yang kurang berkenan πβ€οΈπ₯°
Sekali lagi Author mau mengucapkan terima kasih untuk like, komen dan vote nya β€οΈππ
Jangan lupa juga untuk mampir ke cerita Author lainnnya:
Mencoba bertahan (Tamat)
Dream (Tamat)
My Angel (On Going)
Sayang, Aku Menyerah (On Going)
Sekali lagi terima kasih β€οΈπ**