Magic

Magic
summer holiday



akhirnya hari yang di tunggu tunggu oleh blue tiba,yups blue memang sedang menunggu hari liburannya di musim panas ini.


Musim hangat berlangsung selama 2,7 bulan, dari 15 Juni sampai 7 September, dengan suhu tertinggi harian rata-rata di atas 20°C.


"blue"panggil Sean dari luar rumah blue selang beberapa rapa menit akhirnya terbukalah pintu rumah blue dan terlihat seorang wanita tua ya dia lily.


"masuklah Sean blue sedang bersiap di kamarnya"ucap lily sopan seperti biasanya.sean mengangguk dan mengikuti Lily dari belakang.


"hai Sean!"sapa blue dia sudah selesai dengan kegiatannya dan segera turun dari tangga yang sedang ia pijak.


"berangkat sekarang?"tanya Sean dengan antusias blue mengangguk semangat.


mereka berdua berjalan menuju halte bus, sepanjang perjalanan blue hanya diam dan memperhatikan sekitar tidak ada percakapan atau apa sehingga Sean mulai membuka suaranya.


"oh blue apakah kamu mengajak zein?"tanya Sean seketika blue menoleh ke arah Sean.


"emmm...tidak tapi kurasa dia pasti akan mengikuti ku"dengan pedenya blue berkata sedangkan Sean hanya memutar bola matanya malas.


"percaya sekali kamu"blue menggembungkan kedua pipinya dan itu membuat sean gemas melihatnya.


sekarang mereka sedang menunggu bus untuk mengantarkan mereka berdua ke museum yang akan Sean dan blue tuju.


sepanjang perjalanan blue melihat sekitar jalan yang masih asri tentu saja dengan cuaca yang bagus.


🥀🐢


akhirnya blue dan Sean sampai di museum dan mereka berdua langsung masuk ruangan museum.


blue melihat lihat sekitar banyak patung lilin yang berdiri dan berapa tahun patung itu di buat di sana blue sangat senang bukan main tentunya karena menurut nya hari ini adalah hari yang paling bahagia.



"patung lilin madame Marie Tussaud"gumam blue dia melihat patung lilin itu sebelumnya dia pernah membaca sejarahnya tentang patung itu.


Madame Tussauds adalah sebuah museum lilin terkenal di London, Inggris, dengan cabang-cabang di beberapa kota besar di dunia. Museum ini pertama kali didirikan oleh pematung lilin Marie Tussaud.


Patung lilin Madame Marie Tussaud


Sejarah berdirinya patung lilin yang di buat oleh marie


Marie Tussaud (lahir 1761, wafat 1850), lahir sebagai Marie Grosholtz di Strasbourg, Prancis. Ibunya bekerja sebagai pembantu rumah tangga untuk Dr. Phillippe Curtius, seorang dokter yang mahir dalam pembuatan patung lilin. Curtius mendidik Tussaud dalam seni patung lilin. Pada tahun 1765, Curtius membuat patung lilin Marie-Jeanne du Barry, selir dari Raja Louis XV dari Prancis. Cetakan dari patung tersebut adalah benda tertua yang masih ada dari sejarah museum patung lilin ini.


Pameran pertama dari karya lilin Curtius diadakan tahun 1770 dan menarik perhatian banyak orang. Pameran tersebut pindah ke Palais Royal di Paris pada tahun 1776. Curtius membuka tempat kedua untuk karya-karyanya ini di Boulevard du Temple pada tahun 1782 dengan nama "Caverne des Frands Voleurs", asal muasal dari bagian museum yang dikenal saat ini sebagai Chamber of Horrors (arti harafiah Kamar Horor).


Tussaud membuat patung lilin pertamanya, yaitu patung Francois Marie Arouet de Voltaire, atau yang lebih dikenal hanya dengan Voltaire, pada tahun 1777. Tokoh-tokoh terkenal lainnya yang dipatungkannya antara lain Jean Jacques Rousseau dan Benjamin Franklin. Selama Revolusi Prancis ia membuat penutup wajah jenasah bagi para tokoh yang menjadi korban. Ia rela untuk mencari kepala-kepala para korban yang terputus ini di tengah-tengah timbunan jenasah agar bisa menyelesaikan penutup wajah jenasah ini dengan sempurna.


Ketika Curtius meninggal pada tahun 1794, ia meninggalkan koleksi patung-patung lilinnya pada Tussaud. pada tahun 1802, Marie Tussaud pindah ke London. Sebagai konsekuensi Perang Inggris-Prancis, ia tidak bisa kembali ke Prancis sehingga untuk hidup ia harus berkeliling Inggris dan Irlandia memamerkan karya-karyanya. Sekali waktu karya-karyanya itu pernah dipamerkan di Lyceum Theatre.


blue berjalan lagi mengitari patung yang berdiri tegak tapi entah mengapa dia merasakan ada sesuatu yang aneh.


di saat bersamaan Sean sudah berjalan mendahului blue.


"ku rasa ada yang bergerak dan menatap ku"blue menatap horor semua patung menurut nya ada yang aneh dengan wajah mereka yang entah tiba tiba berubah ekspresi yang awalan senyum menjadi datar sedatar jalan yang sering ia pijak.



"blue! hei apa yang terjadi padamu?"kali ini blue merasa terselamatkan dari kepanikan nya kalau tidak bisa pingsan dia disini.


"huftt... sukurlah zein kamu datang aku hampir pingsan karena Panik tahu"blue mendekat ke arah zein tiba tiba entah dorongan dari mana blue memeluk Zein yang masih diam tapi setelah selang beberapa menit zien akhirnya membalas pelukan blue dia bahkan merasakan bahwa jantung blue berdetak cepat.


"jadi"Zein kembali bertanya di saat blue sudah mengendur kan pelukannya itu tandanya blue sudah tidak panik atau takut lagi.


"they move Zein they move and I'm scared"jelas blue dengan ekspresi datar


Zein mengangguk "who?"tanya Zein lagi


"tentu saja patung itu kamu lihat kan!"blue berbisik takut jika patung itu mendengar nya.


"I did see it "


"they're scary, I want to get out of here fast"ucap blue menuntut dia sedang panik sekarang oh ayolah di saat seperti ini lebih baik keluar dan pulang bukan?


"bagaimana dengan teman aneh mu itu?"blue sedang berpikir sekarang benar juga apa yang di katakan oleh Zein bagaimana dengan Sean jika dia pergi meninggalkan nya.


"aku akan mencarinya"Zein mengangguk kemudian mereka berdua pergi dari ruang yang berisi patung patung sejarah itu.


tapi saat blue melewati sebuah lorong yang masih berisi patung dia melihat ada sosok yang memperhatikan nya dengan langkah cepat blue berjalan agar dia bisa secepatnya menemukan Sean dan keluar dari sini.



"do you feel something Zein?"blue berbisik Zein hanya mengangguk dia juga merasakan ada sesuatu yang aneh disini.


"baiklah dalam hitungan ke tiga kita lari"lagi lagi Zein mengangguk.


"one"blue memulai dari angka satu


"two"zein ikutan meneruskan lanjutan angkanya


"three" ucap mereka bersamaan dan di situlah blue berlari secepat kilat yang dia bisa.


"oh sial ada yang mengejar ku"blue bergumam dia masih tetap berlari..


sampai akhirnya dia masuk ke sebuah ruangan yang gelap dan disana dia tidak mendapati Zein..


"bagaimana ini"blue panik bukan main sekarang dia sendiri tanpa ada pelayannya.


suara langkah kaki mulai terdengar dan blue berjalan mundur di ruangan ini gelap dan minim cahaya dia bahkan tidak bisa mengatakan apapun mulutnya enggan terbuka..


"apakah aku akan mati disini"teriak blue dalam hatinya


blue terus berjalan mundur hingga akhirnya dia....


.


.


.


jangan lupa untuk komen karena aku memaksa mu...see you next chapter beb 🥰