Magic

Magic
chapter 3



"kringg"suara lonceng berbunyi , seorang gadis manis memasuki tokoh ku, langkah kaki nya terarah ke arah menu kue,puluhan kue di pajang sebagai contoh agar para pembeli dapat memilih kue yang mereka inginkan kan..gadis itu melihat lihat contoh contoh kue..menunjuk nunjuk sembari mencondongkan handphone nya ke arah kue kue tersebut..


"apa yang hendak kamu beli Laila "tanya seorang pelayan, pelayan itu bekerja sambil mengelap kaca kaca menari kue.


"hmm,aku pun tak tahu..hanya ingin melihat lihat"jawab Laila singkat, matanya fokus melihat kue


"aku tak faham !kau hanya ingin melihat dan tak membeli?"tanya nya ,nada bicara nya sedikit meninggi ..


"tidakk,aku hendak membeli kue,hanya saja aku ingin melihat duku .. bukankah itu di perbolehkan "elak Laila ..tangannya sibuk mengetik di layar handphone


pelayan itu terdiam,tak ada berkata sepatah kata pun


hening..


tak ada pembicaraan di antara mereka..


laila sibuk melihat lihat kue dan pelayan itu sibuk melakukan pekerjaan nya..


"kau akan merayakan natal dengan keluarga mu?"tanya pelayan itu membuka pembahasan..


laila menoleh, menatap pelayanan itu kemudian tersenyum


"tak akan ada natal lagi "jawab Laila matanya kini tertuju pada pohon Cemara yang besar dan berhiaskan manik manik yang indah..


"maksud mu?"tanya pelayan itu,wajah menghentikan aktivitas nya,menatap laila penuh tanya..


laila terdiam tak..tak ada jawaban dari laila,ia masih menatap pohon Cemara di hadapan nya


"apakah kau akan mati?"tanya pelayan itu ,wajah nya terlihat panik


laila tersenyum tipis


"haha,itu tidak mungkin,aku pun tak tahu kapan aku matii,semua tuhan yang tahu,aku hanya berusaha melakukan yang terbaik,"


"Tolong bungkuskan ini"lanjut Laila..


pelayanan itu berlekas membungkuskan permintaan laila .. kemudian memberikan nya pada laila ..


"aku berikan lebih untuk MU.. semoga tuhan menyertai mu..marry Christmas"ucap pelayanan itu ,senyuman hangat terurai di wajah nya..


laila hanya tersenyum getir,terselip perasaan tak enak di hati nya..


"terima kasih lusaa,maaf aku tak bisa mengucapkan untuk mu"


"tak apaa,aku pun tak membutuhkan nyaa,kau cepatlah pulang, seperti nya salju akan turun ,"sahut pelayan itu..


laila pun meninggalkan toko kue,berjalan di jalan setapak , melihat lihta pemandangan sekitar yang tak pernah berubah..


suasana kota tampak asri,cuaca dingin membuat Laila sedikit gemetar, perlahan lahan ..butiran salju turun,Laila menjulurkan tangan nya ke depan ..mengindra salju tersebut..


"seperti nya salju akan turun lebat "gumam Laila,


kini ia mempercepat tempo jalan nyaa.. melewati taman balai kota tempat waktu itu ia bertemu dengan seorang lelaki asing


laila menoleh ke arah tempat ia duduk kala ituu,


Indra penglihatan nya melihat seorang gadis duduk di kursi ,memegang sebuah cacatan buku berwarna merah muda ..


"apa yang sedang gadis itu lakukan di kala salju turun?"batin Laila


\*\*\*


Salju turun semakin lebat,tanaman tanaman mungil di sekitar itu mulai tertutup salju,hewan hewan mulai melakukan aktivitas tidur sepanjang musim dingin.. seperti nya suhu di luar ruangan semakin menurun..


"apa yang kau lakukan di sini?"tanya Laila ,ia membungkuk menatap gadis di hadapannya


gadis itu terdiam,menatap laila lekat lekat ,yeah,tatapan nya amat sinis..


"tidakkah kau kembali ke rumah ?,salju mulai turun ,kau akan kedinginan jika berada di sini "lanjut laila ..laila memegang lengan kiri gadis itu..


gadis itu menepis..


"jangan sentuh aku!!!.. tinggalkan saja aku di sini ..aku tetep ingin berada di sini "jawab gadis itu,suaranya terdengar serak


"mengapa?kau akan mati kedinginan jika kau berada di sini "sahut Laila ,ia menatap wajah gadis itu,


gadis itu fokus menatap ke depan, tatapan nya amat kosong,wajah nya juga terlihat pucat


"lihat wajah mu ..pucat ..kau harus cepet pulang!!!hangat kan dirimu "bentak Laila,nada bicara nya mulai meninggi


"aku tak punya tempat tinggal"jawab nya datar,


"ikut saja dengan ku "sahut Laila,ia menarik lengan gadis ituu..


gadis itu lagi lagi menepis


"tidak ,aku tak ingin ikut dengan mu "lirih gadis ituu,ucapan nya sangat angkuh


"mengapa ???kau ingin mati??kau masih mudaa..jangan mudah berputus asa..aku yakin kau akan sukses"tegur Laila


gadis itu terdiam, kemudian kembali berbicara


"aku hanya tak ingin mengingat semua nya,masuk ke dalam ruangan akan hanya membuat semua memory buruk terputar"jawab gadis itu datar ..air mata menggenang di sudut sudut pandang nya..


"maksudnya mu ?"tanya Laila,ia menyergitkan alis nya bingung ..


"terlalu rumit untuk di ceritakan "jawab nya pelan


huh ..Laila menghembuskan nafas nya ..


"baiklah ,aku tak faham apa yang kau bicarakan,tapi..


kau mau kan ikut dengan ku "bujuk Laila tangainnya meraih lengan gadis itu ..


gadis itu mengangguk pelan .


mereka pun berjalan meninggalkan taman balaik kota .. seperti nya jalan ini akan tertutup salju.


~BERSAMBUNG~


sorry guys kalau jelek


**untuk tanggal update bakal update setiap Sabtu dan Minggu dan ..aku langsung update 5 chapter .. insyaallah...ok tetep baca cerita nya yaaa,bakal banyak kejutan yang aku buat untuk kalian para pembaca..kalau menurut kalian gak nyambung..


hussht🤫tutup dulu mulutnya ..karena jawaban akan kalian dapatkan ketika cerita ini tamat..


thanks udah mau baca love you ..untuk Instagram bisa cek di


@niarelysyaa_


atau. bisa lewat Instagram aku


@kikisyaa_


bye ..jumpa di chapter selanjutnya love**