
"Milka tunggu nak" Alexa berusaha mengejar namun dia jatuh, Lee membantu Alexa berdiri. Milko langsung berlari mengejar Milka.
"Cepat temukan adikmu Milko" perintah Lee
Milka terus menangis dan berlari tanpa arah dan tujuan, membelah kegelapan malam, dan derasnya hujan yang turun tiba-tiba membasahi tubuhnya yang menggigil kedinginan.
"Ternyata aku bukan anaknya mami hu...hu..." gumam Milka yang terus berlari
"Milka.... Milka tunggu dek" teriak Milko yang berusaha mengimbangi langkah cepat Milka yang berlari
Namun Milka tidak menghiraukan teriakan Milko itu, dia terus menangis dan berlari, sehingga tiba-tiba dia jatuh dijalankan itu saat kedua kakinya tidak mampu lagi diayunkan, dia tumbang kelelahan sambil bersimpuh ! menangis kembali
Milko berhasil sampai dihadapan Milka dengan nafas terengah-engah kecapean,
"Udah dek...kita kembali pulang ya" bujuk Milko
"Tidak kak, aku hanya anak penjahat, aku tidak pantas berada ditengah-tengah kalian semua, kakak tidak perlu pedulikan aku lagi. kembali lah kak... biarkan aku sendiri" Milka masih bersikeras
"Tidak Milka, kamu itu adikku. anak mami dan papi" Milko menarik tangan Milka hendak mengajak nya kembali pulang. namun Milka terus menangis dan meronta-ronta, dengan sigap Milko membawa tubuh Milka yang kedinginan kedalam pelukannya.
Milka membalas pelukan Milko dan menumpahkan tangisnya kembali fidada Milko yang selalu mampu ! memberikan nya ketenangan.
"Milka bagaimana pun juga, kamu adalah bagi dari keluarga kami. dan kasih ibu kandungmu yang sekarang terbaring tidak berdaya dirumah sakit"
"Dirumah sakit" ucap Milka
"Ya dia habis mengalami kecelakaan bersama Niko, namun nyawa Niko tidak berhasil diselamatkan, selain kehabisan banyak darah, benturan dikepalanya juga membuat dia tidak mampu bertahan lagi"
"Bagaimana pun dia ayahmu Milka, dia juga mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan mu pasca kecelakaan kemaren, ditubuhmu mengalir darah Niko, yang diberikan nya sebelum dia mengalami kecelakaan yang merenggut nyawa itu" Milko menjelaskan kembali pada Milka yang terlihat masih syok
"Sekarang kita pulang yuk..., kita harus kerumah sakit menjenguk Tante Cellin" bujuk Milko
Milka menggangguk pelan dan mengikuti langkah Milko yang terus me! membimbing tangan nya menuju kembali pulang.
"Milka anakku jangan pernah tinggalkan mami nak " Alexa menghambur memeluk Milka sambil tersenyum senang
"Iya mi " membalas pelukan maminya
Besok paginya Alexa dan Lee serta mengajak Milka sekalian, mereka mendatangi Cellin yang masih terbaring lemah.
Mata Milka membulat menatap wajah Cellin, dia teringat pertemuan mereka di pusat perbelanjaan dulu, dan Cellin pun pernah mengajak dia dan Anye makan direstoran Jepang.
"Tante" ucap Milka pelan
"Apa kamu pernah bertemu dengan nya Milka" tanya Alexa
"Pernah mi"
"Milka dia adl ibu kandung mu, wanita yang pernah melahirkan dirimu kedunia ini"
Milka menatap iba wajah Cellin yang masih terlihat cantik itu, air matanya tiba-tiba membanjiri kedua belah pipinya. Milka tidak menyangka sama sekali bahwa jalan hidupnya akan membawanya seperti ini. namun dia akan mencoba menerima takdir nya itu, dan memaafkan kesalahan kedua orang tua kandung nya itu.
"Mama....Mama...banngun ma....ini aku Milka Putri kandungmu ma, jika Mama sembuh Milka janji akan bantu dan rawat Mama. kita akan menjalani kehidupan kita berdua ma" bisik Milka disamping Cellin y? masih tertidur koma.