
Rian benar-benar merasa frustasi dan kecewa atas perubahan sikap Alexa, namun dia masih mencoba untuk memendam nya dan berharap Alexa akan berubah seperti dulu lagi.
Sudah beberapa kali Rian mendatangi Rumah Alexa namun pelayan selalu mengatakan bahwa Alexa sedang tidak ingin ditemui atau diganggu seseorang. Rian yang merasa curiga menerobos masuk ke dalam Rumah dan memeriksa Kamar Alexa yang ternyata kosong.
"Sekarang kalian jujur, kemana Alexa pergi" Rian menatap para pelayan itu, yang menunduk ketakutan melihat mata elang Rian yang tajam.
" Kami Tit... tidak tahu Tuan" ucap mereka
"Aaahhk brengsek" Rian mengepalkan tangan menahan gejolak emosinya, sambil berlari menuju mobil dan melajukan dengan kecepatan tinggi meninggalkan Rumah besar Alexa.
Mobil Rian memasuki pekarangan Rumah tempat tinggal Lee, nampak seorang gadis tengah asyik menyirami berbagai macam bunga. Rian mematikan mesin mobil dan berjalan turun menemui gadis yang tengah tersenyum kearah nya.
"Hay,, mas Tampan kita bertemu lagi" ucap Minnie yang salah tingkah, dan mengarahkan arah selang air yang mengalir ke Rian, hampir saja air itu menyiram tubuh Rian yang dengan sigap menghindar.
"Maaf mas" Minnie membuang selang air begitu saja dan berlari mendekati Rian sambil mencoba mengibas - ngibas pakaian Rian yang terkena cipratan air.
"Sudahlah nggak apa-apa" Rian berjalan duduk di kursi kecil samping Taman yang diikuti Minnie duduk disebelahnya.
"Mas ganteng ngapain datang kesini, mau ketemu sama Minnie lagi ya" memasang wajah imutnya, yang kegeeran.
"Mana Lee ? langsung mengutarakan maksud kedatangannya
"Ooo kak Lee sedang pulang ke kampung nya" ucap Minnie datar
"Sama siapa? mencoba mengendalikan emosi karena Rian yakin Lee pergi bersama Alexa
"Kamu yakin ? Lee masih tidak percaya dengan ucapan Minnie, sambil menatap wajah gadis itu, namun tidak nampak kebohongan dari ekspresi wajah yang ditunjukkan nya.
"Emang nya kenapa mas nyari - nyari kak Lee lagi, apa Alexa menghilang lagi ? Minnie sudah bisa menebak, saat melihat kegelisahan Rian
"Ya dan sekarang Alexa sudah jauh berubah" menunduk sedih tapi Aku akan terus berusaha untuk mendapatkan cintanya kembali" Rian menatap jauh ke depan, menahan kehampaan hati nya saat ini, apalagi mengetahui bahwa Alexa sedang bersama Lee sekarang.
"Apa yang sedang kamu lakukan bersama Lee sekarang Alexa, aku harap kamu bisa menjaga dirimu, dan tidak mudah terjebak seperti diriku dulu"
Minnie juga mempunyai pikiran yang sama sewaktu mengharapkan cinta Lee, namun sekarang perasaan itu telah berubah, dan merelakan Lee mencari kebahagiaan sendiri dengan wanita yang dicintainya.
"Mas yang sabar ya, yakin lah semua ini akan indah pada waktunya" mengusap pelan bahu Rian dari samping
"Aku merasa bukan Lee yang merusak hubungan kami, tapi aku yang berada di tengah-tengah mereka" berbicara pelan dan putus asa
Lama mereka ngobrol ditaman kecil halaman Rumah itu, tanpa mereka sadari Minnie dan Rian saling mengungkapkan isi hati mereka masing-masing tentang kekecewaan dan rasa sedih, karena pujaan hati mereka yang telah berpaling.
Sedikit banyak Minnie mengetahui permasalahan Rian, sampai tentang Putri kecilnya yang cantik Clara, anak Rian bersama atasan nya Airin.
"Minnie aku pamit pulang dulu ya, kasihan Clara ditinggal lama" sambil berdiri melirik jam dipergelangan tangannya.
"Okey mas tampan sampai ketemu lagi" melambaikan tangannya saat mobil Rian hendak meninggalkan perkarangan Rumah itu