Love Me Please, L

Love Me Please, L
Pertunangan Alexa



Disebuah hotel terbesar, dengan dekorasi yang begitu mewah dan modern, sedang berlangsung acara pertunangan seorang cucu pengusaha besar Juang Groups, yang diliputi berbagai media.


Alexa melangkah anggun dengan stelan kebaya yang senada dengan kulit putih mulusnya. bibir mungil nya tidak lepas dari senyum yang yang mengembang kearah kamera yang terus menyorot langkah kakinya.


Tiba pada inti acara nampak Rian dengan gagah memasang kan cincin berlian indah dijemari manis Alexa yang diiringi tepuk tangan meriah dari para tamu undangan.


Mereka berdua pun memamerkan Cicin Berlian yang tersemat indah di jemari masing-masing ke arah kamera. setelah itu acara dilanjutkan dengan konversi pers mengenai pesta pernikahan yang akan dilangsungkan bulan depan. dan seputar pertanyaan tentang kisah cinta mereka yang lebih banyak diantara pertanyaan itu dijawab oleh Rian, yang bahkan suka melebih-lebihkan cerita mengenai kemesraan mereka.


Lee yang menyaksikan berita itu melalui layar televisi hanya bisa menahan perasaan perih dan kehilangan wanita yang pertama hadir dalam hatinya, namun Lee sadar perbedaan status sosial mereka yang cukup jauh. sehingga dia hanya mampu mendoakan kebahagiaan Alexa.


" Alexa kamu akan selalu di hatiku, selama nya" bathin Lee


Minnie yang menyaksikan kesedihan Lee yang baru siang ini kembali dari rumah sakit, ikut merasakan kepedihan dan kehancuran Lee, tapi dia juga tidak bisa berbuat lebih, selain berharap Lee bisa menemukan wanita yang tepat setelah ini.


Minnie berjalan mendekati Lee yang masih fokus pada layar televisi yang ada didepan nya.


"Kak Lee jangan terlalu dipikirkan ya, masih banyak wanita cantik yang bersedia menjadi pasangan kakak" ucap Minnie mencoba menghibur Lee


Alexa terpaksa menerima pertunangan ini, melihat kebahagiaan Kakek dia tidak ingin membuat Kakek kecewa dan kembali masuk kerumah sakit, jika seandainya Alexa menolak pinangan Rian, serta mengutarakan keinginannya yang lebih memilih Lee sebagai pasangan hidupnya nanti. ditambah lagi dengan sikap Kakek yang begitu antusias dengan pertunangan dan pernikahannya nanti.


Alexa mengigit bibir bawahnya sedih teringat Lee, dan kisah cinta yang diawali dengan perasaan yang mengalir begitu saja, yang semula dianggap remeh Alexa, yang berfikir akan mudah melupakan Lee, namun kenyataannya sekarang Alexa begitu hancur, meskipun didepan semua orang Alexa mampu tersenyum dan tampil ceria, sementara di lubuk hati nya menangis dan merasa begitu perih.


Rian yang mengetahui dan melihat kegundahan hati Alexa seakan tutup mata dan tidak mau peduli. asalkan ambisi nya untuk mendapatkan Alexa tercapai.


Clara Putri kecil Rian bergelayut manja di lengan Alexa


"Tante cantik Clara senang Banget, apalagi Tante bakal jadi mami baru Clara" tersenyum ceria menatap Alexa


"Iya sayang, sekarang Clara main sama Oma dulu ya, Tante mau menemui teman nya Tante dulu" Alexa mencoba menghindar dari gadis kecil itu, dan pamit masuk kekamar Hotel yang telah disediakan khusus untuk Alexa.


Dalam kamar Alexa menumpahkan segala kesedihannya, yang sudah tidak mampu lagi untuk ditahan. Rian yang terus mengikuti Alexa. menyaksikan semua itu dari balik pintu, ikut sedih dan merasa bersalah atas keegoisan nya, namun ambisinya yang terlalu besar hingga mengalahkan logika sehat nya