Love Me Please, L

Love Me Please, L
Pertengkaran Rian dan Alexa



Rian semakin emosi melihat sikap Alexa yang seakan cuek dan tidak peduli dengan hubungan mereka lagi.


"Apa yang kamu inginkan sekarang Alexa ? menatap tajam ke arah jalanan yang mulai ramai


"Rian seperti nya tidak ada lagi kecocokan diantara kita" Alexa mulai membuka suara, dan mengumpulkan keberanian mengingat saat ini Rian begitu emosi


"Stopp Alexa,, Jangan berharap aku akan melepaskan mu, apalagi untuk bersama pria brengsek itu" Rian semakin geram dan kembali melajukan mobil dengan kecepatan tinggi.


"Dia bukan pria brengsek Rian, tapi seseorang telah merusak nama Lee dihadapan Kakek" Alexa tidak terima orang memandang rendah Lee yang tidak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya


"Alexa kamu telah dibutakan oleh rayuan pria simpanan tante-tante itu, percaya lah dia hanya mengharapkan harta Kakek mu"


"Hentikan omong kosong mu Rian" bentak Alexa


"Atau kamu telah menikmati berhubungan dengan pria brengsek itu" ucap Rian kembali


Ucapan Rian yang terakhir membuat emosi Alexa tidak bisa mengendalikan nya lagi.


"Ternyata aku yang telah salah menilai mu Rian, kamulah lelaki brengsek yang pernah ku kenal" Alexa meninggi kan volume suaranya


"Diam Alexa, jangan sampai aku kehilangan kendali" bentak Rian


"Berhenti Rian dan turun kan aku disini" Alexa merasa tidak ingin lagi melihat wajah Rian yang membuat nya bertambah muak.


"Okey kalau itu mau mu" Rian kembali menepikan mobilnya menunggu Alexa keluar dari mobilnya


Alexa membanting keras pintu mobil Rian, dan berjalan ditepi trotoar jalan itu, bingung melihat sekeliling posisi keberadaan nya sekarang.


Malam ini Lee tidak bisa memejamkan matanya, bayangan wajah Alexa tidak mau lepas dari pikirannya, bercampur dengan rasa rindu yang mendalam. ditambah kebersamaan mereka beberapa hari yang lalu membuat perasaan Lee bertambah dalam dan rasa ingin memiliki Alexa seutuhnya membuat Lee kadang berfikir nekat untuk mengajak Alexa kawin lari saja.


Lee mengeluarkan motor dari dalam bagasi, dan melajukan motornya pelan, karena malam ini Lee berniat hanya sekedar mutar - mutar menikmati malam, untuk sekedar mengurangi rasa rindu pada Alexa yang sudah tidak bisa dibendung nya lagi.


Lee menambah laju motor nya saat melihat ditepi jalan trotoar seorang gadis berjalan sendirian, dan seperti tubuh dan cara berjalan nya Alexa


"Apa benar ini Alexa ? atau halusinasi ku saja yang terus mengingat nya" bathin Lee


Lee menghentikan motornya tepat disamping gadis yang tengah berjalan seperti kebingungan itu.


"Alexa" ucap Lee spontan


"Lee benar ini kamu" Alexa menatap Lee seakan tidak percaya dengan penglihatan nya sendiri


"Benar Alexa, cepat naik" ucap Lee dan membawa Alexa ketempat yang nyaman untuk mereka ngobrol


Lee membawa Alexa kesebuah saung yang sangat unik dan menarik yang terletak di samping sungai panjang, yang juga merupakan salah satu tempat wisata masyarakat sekitar.


Mereka duduk berhadapan dikorsi yang terbuat dari kayu, tempat ini begitu sederhana, Lee memesan makanan dan minuman yang panas mengingat udara malam yang begitu dingin


"Alexa cepat. cerita kan, bagaimana kamu bisa pergi ketempat itu, dan berjalan sendirian" Lee sudah tidak sabar lagi menahan rasa penasaran nya


"Lee tadinya aku bersama Rian, kami bertengkar hebat dan aku meminta agar Rian menurunkan aku disana"


"Apa"


Lee terkejut dan tidak menyangka Rian akan tega menurunkan seorang gadis dijalanan malam hari begini.