Love Me Please, L

Love Me Please, L
Kepergian Niko



Cellin kehabisan banyak darah dan kondisi nya koma, meskipun Aurel tidak memaafkan kesalahan yang dia tahu sebagai orang tuanya itu. namun dengan air Mata yang membanjiri kedua pipinya. dia berlari memasuki koridor Rumah Sakit menuju ruangan mereka di rawat.


Aurel menutup mulutnya tak kuasa melihat kondisi Cellin dan Niko. tangisnya pecah meskipun tidak pernah mendapat kasih sayang dari mereka.


"Bagaimana pun buruk kalian memperlakukan ku, namun aku masih menggap kalian orang tuaku" ucap Aurel menatap Niko


Niko mendengar semua penuturan Aurel, air matanya mengalir disudut matanya yang masih terpejam.


Lee dan Alexa langsung berhenti di depan pintu ruangan Niko, saat Mata mereka melihat Aurel tengah berada disamping Niko.


"Aku tidak menyangka jika Aurel. teman Milka anaknya Niko" bisik Alexa


"Shuuuuttt" Lee memberi kode Alexa untuk diam, saat melihat Niko tersadar dan membuka matanya, mereka berdua tidak menyangka seorang Niko yang jahat mengeluarkan air mata.


"Au.... Aurel...." ucap Niko lemah


Aurel memalingkan wajahnya, meskipun dia senang melihat kondisi papanya tersadar, namun rasa kecewanya masih terlalu dalam untuk memaafkan kesalahan Niko


"Aurel maafkan papa Nak" Niko yang lemah memberikan kode agar Aurel lebih mendekat


Aurel mendekati dan duduk di Kursi samping Niko. Sementara Lee dan Alexa terus mempertajam pendengaran mereka berdua, mengingat suara Niko yang mungkin terdengar pelan


"Maafkan semua kesalahan papa Nak, sebenarnya kamu....ka....Kamu bukan anak kandung kami" ucap Niko terbata


"Apa" Aurel membulatkan matanya tidak percaya dengan pendengarannya


"Iya Nak, kami berdua telah menukar kalian ketika bayi" ucap Niko kembali Menangis


Alexa menutup mulutnya yang ingin berteriak karena kaget, begitu juga Lee yang mengepalkan tangannya emosi.


"Kamu anak nya Alexa, keturunan pewaris kekayaan Juang" Aurel langsung berdiri. sambil menutup wajahnya. antara sedih dan bahagia ternyata wanita yang dianggap nya sebagai mami itu. ternyata ibu kandung nya sendiri.


"Brengxxxx kamu Niko" Lee menarik baju Niko yang tidak berdaya itu


Alexa langsung memeluk Aurel dan menumpahkan tangisnya


"Anakku" Alexa menciumi wajah cantik Aurel " ternyata kamu anakku" ujarnya kembali


"Mami" ucap Aurel disela tangisnya, Mereka berpelukan penuh haru.


"Lee maafkan aku, paling tidak sebelum aku pergi dan menutup mata aku telah membuka rahasia besar, yang telah menyiksa hidup ku selama ini"


Lee Akirnya melepaskan cengkraman tangannya, melihat kondisi Niko yang makin melemah


"Papa" teriak Alexa memegang tangan Niko


"Terimakasih sayang.....Kamu telah memanggil ku Papa" Niko tersenyum menutup mata


"Niko...niko" ucap Alexa yang curiga melihat tubuh Niko yang sudah terdiam kaku.


"Papa...Papa.... bangun" teriak Aurel


Dokter masuk dan memeriksa kondisi Niko "Maaf kami tidak bisa menyelamatkan nyawa Tuan Niko, kondisi nya sudah terlalu parah" ucap dokter


"Sudah Sayang" mami dan papi akan selalu bersama mu, Alexa membawa Aurel ke dalam pelukannya


Proses pemakaman Niko berjalan hikmah, meskipun kesalahan nya terlalu banyak. namun keluarga Alexa berusaha dan mencoba untuk memaafkan nya. paling tidak Niko tidak membuang anak mereka dan merawatnya dengan baik Meskipun tanpa kasih sayang.


Kondisi Cellin masih koma, tiap hari juga Aurel merawat dan mengunjungi nya, seperti yang mereka ketahui jika Cellin merupakan ibu kandungnya Milka yang juga masih dirawat dirumah sakit. dan belum mengetahui permasalahan yang terjadi.