
"Aku sudah tidak sabar lagi untuk melihat reaksi Alexa begitu mengetahui, bahwa kamu dan aku telah mempunyai seorang putri kecil yang cantik"
"Alexa tidak akan percaya dan sekarang ini dia sudah memaafkan diriku" ucap Rian begitu melihat perubahan wajah Airin
"Meskipun Alexa memaafkan mu, tapi aku pikir Kakek tidak akan mau memaafkan mu, karena dia tidak mengetahui sama sekali masalah kita, dan penyebab rusaknya hubungan kalian dulu. mungkin saja dia akan menghancurkan perusahaan mu atau malah sebaliknya kamu bisa membunuhnya dengan berita ini, berhubung jantung nya yang bermasalah dan Alexa tidak akan pernah memberikan mu maafnya kembali karena telah membunuh Kakek kesayangannya dan satu satunya keluarga yang dia miliki" Airin kembali tertawa puas
"Apa mau mu sekarang ? Rian sudah merasa kalah dan frustasi
"Sayang, aku sangat mencintaimu, kita bisa memulai dari awal dan membesarkan Putri kecil kita, yang tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari papinya" Airin kembali mendekati Rian
"Mimpi saja lah kamu wanita jalxxxng" bentak Rian dan mendorong kasar tubuh Airin
"Semua terserah kamu" Airin berjalan menuju mobilnya, dan membalikkan badannya melihat betapa frustasinya Rian yang meremas rambutnya.
"Rian tolong kamu bekerjasama dengan ku saat ini, dan pikiran bagaimana nasib Putri mu seandainya aku dipenjara. dan juga dirimu yang pasti ikut hancur juga" sambil masuk dalam mobil dan melaju dengan kecepatan tinggi.
"Aaaagghhh .... Rian berteriak keras menumpahkan kekesalan nya. dan masuk ke dalam mobil menuju Apartemen.
Alexa kembali menatap layar ponselnya merasa heran, karena tidak biasa nya Rian mengabaikan panggilan Alexa dia juga merasa curiga dengan tingkah mereka tadi. seperti ada sesuatu yang mereka sembunyikan.
Tanpa sadar Alexa membuka dan mengeluarkan isi lemari yang khusus menyimpan pernak-pernik yang pernah dibeli nya di pasar tradisional bersama Lee dulu. dan memakai nya satu persatu sambil tersenyum senang membayangkan bagaimana tingkah lucu Lee sewaktu dijadikan model nya.
"Dasar Lee asisten bodoh ku" ucap Alexa merebahkan tubuhnya di ranjang, sambil memeluk gantungan kunci berbentuk boneka bertuliskan " Alexa & Lee" dan tertidur begitu saja, tanpa menghiraukan bunyi dering ponsel yang sudah kesekian kalinya.
Sampai diapartemen Rian membersihkan tubuhnya, dengan pikiran yang galau, Rian cukup lama berendam dalam bactub merebahkan kepalanya. perlahan Rian memejamkan matanya, lamunan melayang ke masa beberapa tahun silam.
Dimana dia dengan Tekad yang bulat Ingin melamar Alexa malam itu, berbekal Cicin Berlian berukiran nama Alexa. namun harapan nya untuk hidup bahagia bersama gadis yang begitu dicintainya kandas gara-gara kesalahan yang secara tidak sadar dilakukan nya.
Membuat rasa bersalah yang mendalam, hingga Rian menghabiskan waktunya dengan pergi jauh, namun rasa cinta nya terhadap Alexa tidak pernah berubah, malah semakin kuat. hingga akhirnya dia memutuskan untuk kembali ke Indonesia.
Rian sangat bahagia sekali saat Alexa kembali membuka hati dan maaf untuk nya, akan memulai semua nya dari awal dan melupakan kenangan buruk mereka, namun Airin kembali mengacaukan dan menghancurkan kembali harapan semua nya.
"Awas kau Airin brengxxxx" pekik Rian terduduk dari lamunan nya, dan segera kembali berpakaian teringat janjinya akan menghubungi Alexa jika sudah sampai di apartemen.
Rian memeriksa ponsel nya, ternyata Alexa telah menghubungi ku beberapa kali, dan mencoba menghubungi Alexa kembali, namun tidak ada jawaban.