Love Me Please, L

Love Me Please, L
Lee dalam Bahaya



Alexa menggeser duduknya agar lebih dekat dengan Lee, dan menyusup kan tangan nya di lengan Lee sambil merebahkan kepalanya di bahu lelaki itu. Lee membiarkan saja tingkah manja Alexa, dan mengusap pelan wajah Alexa sambil tersenyum mesra menatap nya.


Sementara Rian mengepalkan tangannya penuh emosi, sebenarnya Rian tidak pulang, dia memantau Alexa dari jarak beberapa meter dari tempat mereka sekarang.


"Sudah cukup aku memberikan kalian waktu untuk menikmati semua itu" menyeringai penuh arti


"Alexa coba kamu makan hidangan spesial ini" menyuapi Alexa dengan penuh perasaan, begitu pun Alexa ikut juga menyuapi Lee. sambil sesekali bercanda.


Alexa menatap wajah Lee "Lee coba lihat itu" ucap Alexa


"Mana" sambil melihat arah tunjuk Alexa, saat hendak membalikkan wajah ke arah Alexa, ciuman hangat mendarat di pipi Lee


Lee kaget sambil memegang pipi bekas ciuman Alexa barusan. dengan tampang memelas Lee menatap Alexa


"Kenapa" bingung melihat tatapan Lee


"Masih kurang, lagi" ucap Lee dengan tatapan mesum nya


"Disini banyak orang" bisik Alexa


"Kesana yuk" menarik tangan Alexa dimana terdapat taman dan korsi taman yang khusus disediakan untuk pengunjung yang ingin menikmati bersantai di tepi sungai panjang itu.


Alexa melirik sekeliling nya, nampak banyak pasangan muda-mudi yang sedang dimabuk asmara mengisi korsi yang kosong, dengan pencahayaan lampu yang kurang.


Lee menarik Alexa menuju sebuah korsi kosong dekat pohon, Lee menghempas kasar pantatnya dan menarik lengan Alexa hingga terjatuh dipangkuan nya.


mereka berdua tertawa bahagia, Lee mendekatkan wajahnya ke dan mencium kening dan kedua pipi Alexa lembut, kemudian ******* bibir indah itu, yang sedari tadi selalu menggoda Lee untuk segera menikmati nya.


"Iya sayang" Lee membalasnya ciuman panas mereka terus berlanjut, hingga banyak bekas ditinggalkan Lee di leher dan gundukan indah Alexa.


Lee merenggangkan pelukannya "Alexa sudah malam sekali, sebaiknya kita segera pulang" membimbing nya meninggalkan taman itu


Rian yang masih terus mengawasi mereka berdua, menghubungi seseorang


"Cepat kalian bertindak, dan ikuti mereka cepat sebelum kehilangan jejak. ingat bermain bagus lah jangan sampai ketahuan bahwa aku dalang dibalik semua nya" sambil meremas-remas tangannya emosi


"Tapi ingat jangan sampai Alexa kenapa- Napa"


"Beres bos" ucap orang-orang suruhan rian-


Alexa sangat menikmati malam ini naik motor bersama Lee, rasanya waktu tidak akan pernah cukup untuk mereka berdua, Alexa merebahkan kepalanya di punggung Lee, dengan tangan masih melingkar erat di pinggang nya


"Lee seperti nya ada yang mengikuti Kita" ucap Alexa sedikit meninggikan nada suara nya


Lee memperhatikan dari kaca spion motor nya, nampak beberapa buah motor besar berada di belakang nya. dan jumlah mereka semakin bertambah. Lee merasa sesuatu yang buruk telah mengancam keselamatan mereka berdua, menambah laju kecepatan lari motor nya.


Alexa mempererat pelukannya, melihat lari motor Lee yang sangat kencang. dan tempat mereka sekarang juga terlihat sepi.


Mereka berhasil mengejar Lee dengan jumlah mereka yang banyak, Lee menghentikan motornya karena dari arah depan juga sudah ada beberapa motor yang siap mengepung mereka.


Lee tidak bisa mengenali wajah mereka satupun, karena pencahayaan yang kurang, mereka pun semua memakai helm