Love Me Please, L

Love Me Please, L
Kakek Pulang



Rian melongos kasar meninggalkan stasiun kereta, kesal menunggu Alexa yang tidak kunjung datang dan kelihatan. ingin rasanya Rian menghajar dan menghabisi Lee saat ini, atau menyuruh orang-orang nya melakukan itu. tapi entah kenapa hati kecil Rian selalu bertolak belakang dengan keinginannya.


"Aku harus bisa mengambil hati Alexa kembali, agar dia tidak semakin jauh dari ku" Rian membelokkan mobilnya kembali pulang.


"Kakek miss you" pekik Alexa saat Kakek bersama asisten Yudha telah kembali pulang ke Rumah besar itu


"Ya nak Kakek juga sangat merindukan mu" membelai sayang rambut cucunya


Seminggu sudah kepulangan Alexa, Rian tidak pernah menghubungi dan mengunjungi Alexa, hal itu membuat Alexa senang dan bahagia, karena merasa terbebas dari Rian yang selalu mengikuti dan menuntut Alexa harus seperti ini dan itu. semula Alexa begitu bahagia dengan sikap Rian. karena menggapnya sebagai perhatian seorang kekasih. namun semua nya berubah dan merasakan itu sebagai pengekangan.


Hari ini Alexa bersantai bersama Kakek ditaman belakang, Alexa mencari kata-kata yang tepat untuk membujuk Kakek agar mau menerima Lee sebagai asisten Alexa kembali.


"Kek, Alexa ada satu permintaan.." menghentikan kata kata nya ragu sambil melihat reaksi Kakek


"Katakan lah apa permintaan mu nak " ucap Kakek tanpa mengalihkan perhatian dari tanaman hias nya


"Aku ingin.." ucap Alexa terputus saat melihat Rian datang dan langsung duduk diantara Alexa dan Kakek.


"Selamat siang Kakek apa kabar" Rian menyalami Kakek


"Kabar Kakek baik Rian" menatap kagum calon suami cucunya itu


"Kamu ingin apa Alexa" ucap Kakek sambil melirik Rian


Alexa kaget dan syok mendengar ucapan Rian, namun tidak dengan Kakek yang nampak sangat senang dan bahagia.


"Ya kan sayang" ucap Rian kembali


"Iii...ya kek" menahan air matanya yang seakan ingin tumpah.


Alexa tidak kuasa untuk mengatakan jika dia menolak dan tidak menginginkan Rian lagi, saat melihat wajah bahagia Kakek, Alexa sangat menyayangi Kakek, keluarga satu satunya yang Alexa miliki.


"Sudah saat nya bagi ku membahagiakan Kakek, karena selama ini aku selalu membuat Kakek kecewa dengan ulah dan permasalahan yang aku buat"


"Baiklah Kakek sangat senang mendengar nya" Kakek menatap kedua nya sambil tersenyum


"Cucuku Alexa sayang, Akirnya Kakek bisa tenang sekarang, karena kamu akan menikah dan menjadi istri dari orang yang sangat kamu cintai. meskipun awalnya Kakek tidak menyukai nya, namun melihat perubahan mu yang begitu terpukul sewaktu berpisah dengan nya dulu. Kakek merestui kalian sekarang dan berharap kamu bisa bahagia setelah ini dan menjadi Alexa ku yang dulu lagi" bathin kakek sambil menyeka air mata yang tiba-tiba menetes melihat cucunya itu.


"Rian kapan kamu akan memberi tahukan ini pada kedua orang tua mu" tanya Kakek


"Sekarang kek, bersama Alexa" menatap mesra wajah Alexa, tanpa membahas perginya Alexa kemaren.


"Pergilah Nak, semoga kalian bahagia" Kakek berdiri hendak masuk ke dalam ingin istrahat dikamar nya. Rian dengan sigap membantu memapah tubuh Kakek.


Selama perjalanan menuju Rumah Rian Alexa lebih banyak diam, dan hanya menjawab ala kadarnya pertanyaan Rian, sebenarnya Rian sudah mengetahui pasti perasaan Alexa saat ini, namun dia masih mencoba untuk mempertahankan hubungan mereka itu.