Love Me Please, L

Love Me Please, L
Konversi Pers



Seminggu berlalu setelah penangkapan Airin dan Niko. Kakek Juang meminta Alexa untuk mengadakan konversi pers, disalah satu Ruangan perusahaan mereka, karena kasus yang menimpa Airin menyangkut dengan Alexa.


Rian sengaja mengundang beberapa media ternama, sekalian mendampingi Alexa, karena dia ingin menunjukkan kepada semua orang, bahwa dia kekasih Alexa. yang sebentar lagi akan bertunangan. meskipun belum memberi tahu kepada kedua orang tua nya.


Alexa menjelaskan kepada media tentang semua penjebakan yang telah dilakukan Airin, dan sangat berterima kasih sekali pada sang kekasih yang telah berhasil mengungkap kan semua permasalahan dan rumor negatif yang telah membelit Alexa selama ini. dan berharap hukuman yang diterima kedua sahabatnya itu bisa merubah mereka kembali seperti dulu lagi. termasuk persasan sedih dan harapan Alexa terhadap kedua sahabatnya Niko dan Airin agar tidak ada dendam dan perasaan iri diantara mereka lagi.


Setelah acara konvensi pers selesai, Rian mengajak Alexa menemui Airin dipenjara, Alexa menyetujui nya mereka berdua pun berangkat, banyak media yang ingin meliput tentang rencana kunjungan Alexa itu, namun Alexa menolak dengan halus, lewat pintu belakang mereka berhasil mengecoh media.


Dipenjara Niko menolak untuk Bertemu dengan Alexa, karena dia merasa malu dan hilang kepercayaan dirinya untuk berhadapan dengan Alexa.


Sementara Airin lebih memilih untuk menangis dan bersimpuh di kaki Alexa dan menyesali semua perbuatannya selama ini, yang terlalu iri pada Alexa, dan mengedepankan ambisinya untuk menjadi Rian.


Alexa dengan senyum tulus nya memberi maaf Airin sambil memegang bahunya untuk berdiri, mereka pun berpelukan dalam tangis, hal yang sudah lama tidak mereka lakukan.


Airin melonggar kan pelukan nya, berbalik menatap Rian


"Rian tolong titip anakku Clara, percayalah Rian dia Putri kecilmu" tangis Airin pecah, Alexa yang menyaksikan itu menarik Airin kembali ke pelukan nya.


"Dimana dia sekarang" Rian yakin saat melihat kesungguhan dimata Airin


"Di Singapura bersama dua orang pengasuh, ajak sekalian bibi Ita pengsuh Clara semenjak bayi, karena Clara tidak akan sanggup berpisah dengan nya nanti" sambil kembali menangis, teringat putri kecilnya


"Maaf kan mami Clara hu....hu...."


"Tidak Rian, aku tidak mau menambah kekecewaan mereka terhadap sikap ku, aku akan mencari waktu yang tepat untuk memberitahukan semua pada mereka nanti" ucap Airin sambil menghapus air matanya


"Kalau begitu kami pulang dulu, besok penerbangan pertama aku akan berangkat kesingapura menjemputnya" sambil memperhatikan Airin yang sudah bersiap untuk masuk kembali ke dalam sel tahanan.


Alexa lebih banyak diam selama dalam perjalanan menuju pulang, sesekali melihat ke luar jendela mobil, memperhatikan pasangan muda-mudi yang sedang mengendarai motor dengan mesra nya. membuat lamunan Alexa melayang saat indah berboncengan motor bersama Lee.


"Alexa kamu kenapa kok melamun? tanya Rian


Namun tidak ada jawaban dari Alexa, dia masih terlihat fokus dengan pikiran bawah sadarnya, seketika Rian menjentikkan jemari nya tepat dimuka Alexa, sehingga membuat Alexa terkaget.


"Ada apa Rian" gelagapan


"Sayang mikirin apa ? masalah kita kan sudah selesai, Babang Rian akan selalu berada di sisi dedek celalu" berusaha untuk menghibur dan mengembalikan mood Alexa.


Alexa hanya membalas dengan senyuman yang terkesan terpaksa, dan kembali mengarah kan pandangan keluar jendela mobil.


Rian merasa Alexa sudah jauh berubah sekarang, seakan ingin menjaga jarak dari nya. seperti kemarin malam saat Rian ingin menciumnya Alexa menghindar dan menolak secara halus dengan alasan yang bermacam-macam setiap Rian Ingi memeluk dan mencium nya.


"Alexa aku tahu perasaan mu bukan untuk ku Lagi, tapi aku berjanji akan mengembalikan perasaan mu dan Alexa ku seperti yang dulu, tidak akan kubiarkan lagi orang lain memisahkan kita sayang" bahin Rian