Love Me Please, L

Love Me Please, L
Kembali Pulang



"Alexa ayo berkemas kita akan kembali dengan menaiki kereta pertama pagi ini" Lee membangun kan Alexa yang masih meringkuk di tempat tidur


"Masih ngantuk Lee" duduk dengan malas sambil menyandarkan kepalanya di sandaran ranjang kecil itu.


"Tapi kita harus kembali Alexa, sebelum Kakek mu sampai di rumah duluan" Lee menarik tangan Alexa dan menyerahkan handuk


"Apa Kakek" Alexa langsung membuka matanya lebar dan mengikuti arah jalan Lee yang masih menarik tangannya menuju kamar mandi


Mereka ngantri membeli tiket kereta,


"Lee tempat ini begitu indah dan nyaman, suatu saat aku ingin kembali kesini lagi" ucap Alexa yang merasa begitu berat meninggalkan tempat itu


Dalam perjalanan pulang Alexa lebih banyak diam tidak seperti semula sewaktu datang ke tempat ini, pikiran nya melayang jauh


"Lee tanpa aku sadari kehadiran mu membuat hidup ku berubah drastis, kau mengajariku banyak hal, sesuatu yang tidak pernah terbayangkan oleh ku sebelumnya. kau selalu berada di sisiku saat tersulit ku, menyelesaikan masalah ku, dan arti hidup yang sesungguhnya.


"Alexa Kenapa melamun" goda Lee sambil mengikut lengannya


"Aku sedih dan takut Lee, mengingat kita bakal berpisah setelah ini" merebahkan kepalanya di dada bidang Lee


"Alexa yakinlah kamu pasti bahagia meskipun tanpa ada aku disampingmu" Lee merasakan nyeri di dadanya saat mengucapkan itu. serta mendengar penuturan Alexa, Lee mengusap-usap pelan rambut panjang nya. hingga mereka berdua tertidur selama perjalanan.


"Alexa bangun kita sudah sampai" Lee mengguncang pelan bahunya


Lee tersenyum mendengar penuturan Alexa yang terdengar aneh dan lucu itu, karena mereka telah menempuh perjalanan selama lima jam. namun terasa cepat bagi Alexa yang menghabiskan waktu dengan tidur pulas dalam dekapan Lee.


"Ayok cepat berdiri nya" Lee membantu Alexa berdiri, sambil membawa kedua tas ransel mereka berdua. Alexa mengikuti Lee turun dari kereta, tangan mereka masih menyatu berpegangan erat.


"Lee aku hubungi sopir dulu ya" sambil mengusap layar ponselnya Alexa mengajak Lee duduk di ruang tunggu stasiun kereta.


Suasana di stasiun kereta cukup ramai, pedagang makanan yang silih berganti menawarkan makanan nya membuat Alexa sedikit terganggu, tapi tidak bisa berbuat apa-apa untuk mengusir mereka.


Rian terus memperhatikan para penumpang kereta yang turun dari gerbong, jurusan kampung halaman Lee, berdasarkan informasi dari ibunya Minnie Lee balik ke kota hari ini.


Rian menyeka keringat yang keluar, orang-orang yang lalu lalang melewati dan menghalangi penglihatan nya, membuat Rian kesal sendiri, karena sudah hampir sejam dia menunggu dan mencari-cari sosok Alexa, namun masih belum terlihat.


Sementara itu Alexa yang duduk tidak terlalu jauh dari tempat Rian berdiri yang terhalang spanduk iklan menarik tangan Lee meninggalkan stasiun


"Ayo Lee sopir ku sudah datang menjemput"


"Ayo naik lah Lee aku akan mengantarkan kamu terlebih dahulu" Alexa menarik tangan Lee agar masuk kedalam mobilnya


Lee semula menolak diantar Alexa, Akirnya pasrah dan masuk kedalam mobil yang menjemput Alexa.


Sampai dirumah Alexa merebahkan tubuhnya, sambil terus memperhatikan foto-foto mereka selama berada di kampungnya Lee, Alexa beruntung sekali, karena saat sampai di rumahnya Kakek belum kembali dari Amerika kemungkinan besok Kakek baru sampai.