
Pagi Harinya Alexa telah berpakaian rapi ala wanita kantoran, penampilan nya begitu elegan dan sangat cantik, hingga Lee yang memperlihatkan langkah Alexa yang mendekat terkesima. dan kembali tersadar ketika Alexa menabrak kasar bahunya dan berlalu menuju mobilnya. Lee berlari menyeimbangi langkah Alexa dan membukakan pintu mobil.
"Silahkan Tuan Putri Rapunzel" Lee mengucapkan sambil menunduk hormat
"Please Lee, aku sedang tidak ingin bercanda" bentak Alexa mengempeskan kasar pantatnya di jok belakang. Alexa begitu bingung memikirkan apa yang harus dilakukan dan dijelaskan nanti pada saat rapat besar yang akan dipimpin oleh Kakek dan dirinya selaku wakil pimpinan besar perusahaan.
Seluruh pimpinan cabang Perusahaan dan para investor yang datang dari dalam dan luar negeri telah menduduki Korsi masing-masing. Airin duduk bersebelahan bersama Asisten nya Minnie, dan bertambah senang lagi begitu mengetahui bahwa Minnie ternyata adik angkatnya Lee, Airin kembali tertawa senang melihat korsi disebelah Kakek Juang masih terlihat kosong. sementara rapat sudah dimulai.
"Lihat Alexa !! apa setelah ini kamu masih bisa bersikap angkuh dan sombong lagi" Airin menyeringai menang dia. tidak menyadari bahwa perilaku nya telah dipantau.
Asisten Yudha tersenyum sinis, Seperti bisa membaca pikiran Airin saat ini. sambil sesekali melihat ke arah pintu berharap Alexa segera muncul dan menunjukkan kesungguhan nya, sehingga para investor percaya dan yakin akan kesungguhan Alexa menjadi pemain perusahaan nantinya, meskipun dia telah berhasil mengatasi permasalahan yang terjadi akibat kecerobohan Alexa.
Dengan langkah panjang didampingi sang Asisten Lee, Alexa memasuki lobby gedung Juang Groups, Lee memencet lift khusus Presdir menuju Ruangan khusus Meeting besar perusahaan.
Semua mata yang ada diruangan itu tertuju kepada mereka berdua, Alexa duduk di sebelah Kakek, sementara Lee bersebelahan dengan Asisten Yudha. acara rapat pun kembali dilanjutkan. Airin dengan semangat nya bertanya dan ingin memojokkan Alexa dihadapan semua orang dengan memberikan pertanyaan tentang rencana Alexa kedepannya. untuk memajukan perusahaan dibawah naungan Juang Groups.
Alexa yang mendapat serangan tiba-tiba itu gugup dan bingung harus bagaimana menjawab, Lee selaku Asisten Alexa yang paham mengambil alih pembicaraan.
"Nona Alexa telah mempunyai rencana yang cemerlang demi kemajuan perusahaan, terutama inovasi untuk produk terbaru kita nanti, bagaimana menjadikannya sebagai salah satu produk yang berkualitas dan diminati berbagai kalangan. dalam maupun luar negeri. tapi untuk saat ini kami belum bisa menerangkan secara terperinci dan jelas tentang rencana kami itu, karena butuh pemikiran dan Kerja keras yang begitu rumit. jadi beri kami waktu satu bulan ini untuk mempersiapkan semuanya" ujar Lee penuh semangat dan percaya diri, membuat semua yang diruangan itu. percaya dan bertepuk tangan dan setuju dengan pendapat Lee dan Alexa tersebut.
Airin ikut memaksakan tersenyum nya, dan merasa kesal rencana yang ingin menjatuhkan Alexa gagal total. dia berbisik pada Minnie untuk mendekatkan dia dan Lee dan mengajak Lee bekerjasama untuk menjatuhkan Alexa, selain misi terselubung Airin juga sangat menyukai Lee saat pertemuan pertama makan malam di rumah Alexa dulu.
Minnie yang semula tidak menyetujui keinginan Airin itu, merubah niatnya kembali selain tergiur dengan tawaran dan imbalan yang fantastis dari Airin, Minnie juga tidak menyukai Alexa yang menurutnya selalu menyusahkan Lee.
Alexa melihat sekilas wajah kecewa dan marah Airin yang sesekali berbisik dengan Minnie. Alexa kaget di ruangan itu ada Minnie, namun dia menahan rasa penasaran nya dulu, sampai acara selesai baru Alexa menanyakan semua pada Lee termasuk berterima kasih pada Lee yang telah menyelamatkan nya hari ini.