Love Me Please, L

Love Me Please, L
Perasaan Indah



Berita penangkapan Airin dan Niko heboh dimedia, karena mereka termasuk salah satu kerabat kekayaan Juang. Alexa dan Kakek yang menyaksikan berita itu syok sekaligus bahagia, karena nama Alexa secara tidak langsung kembali bersih dari rumor negatif yang beredar akibat ulah mereka berdua.


"Syukurlah Alexa, mereka akhirnya ditangkap juga tanpa kita bersusah payah untuk membuka kebusukan mereka" ucap Kakek sambil menerawang tidak menyangka Airin sahabat kecil Alexa tega berbuat seperti itu.


"Ya kek, aku yakin Rian lah yang membuka kedok mereka" karena teringat ucapan nya yang meminta Rian segera menyelesaikan kasus mereka sebelum bertemu dengan Alexa kembali.


Lee yang sedang bekerja merapikan buket bunga ikut ternganga menyaksikan berita itu.


"Lee bukan kah wanita itu bos nya Minnie? Nona Airin" tanya Bi Uty menunjuk layar televisi yang menayangkan Airin dan Niko tengah dibawa paksa petugas polisi.


"Ya benar bi " jawab Lee seperti tidak bersemangat.


Pikiran Lee membayangkan Nona Alexa sebentar lagi pasti akan menikah dengan Rian, karena tidak ada lagi permasalahan yang menghalangi hubungan mereka berdua.


"Kamu kenapa Lee , kok jadi tidak bersemangat begitu" bibi Uty memperhatikan tingkah Lee.


"Ah nggak napa kok bi" berjalan pergi meninggalkan toko bunga.


Lee mengendarai motor nya menuju danau buatan yang terletak didekat taman kota, disana Lee dan Alexa pernah dulu menikmati malam yang indah karena sedang diadakan pesta pasar malam rakyat. Alexa dan Lee berjalan selalu berpegang tangan, sesekali tubuh Alexa merapat hangat kedalam dekapan Lee.


"Nona Alexa semoga setelah ini kamu akan hidup bahagia dengan Rian, aku sadar siapa dariku, hanya pemuda miskin yang menyukai Tuan Putri nya" bathiin Lee sambil memejamkan mata menyandarkan kepalanya pada sandaran kursi taman.


Alexa tidak tahu dengan perasaan nya sekarang. entah senang dan bahagia kasusnya terungkap, apa sedih dan merasa takut untuk kehilangan seseorang yang terasa telah melengkapi kehidupannya.


Tanpa disadarinya Alexa membelokkan mobilnya menuju danau kecil taman kota, dan mengabaikan panggilan telepon Rian yang berkali-kali. langkah Alexa terhenti tepat ditepi dikorsi tepi danau dimana Lee memejamkan mata merebahkan kepalanya disandaran korsi.


"Lee, apa benar ini dia atau hanya halusinasi ku saja" berjalan mendekati dan membelai wajah tampan itu.


"Aku merasakan kehadiran Alexa dan sentuhan tangannya yang lembut, aku pasti bermimpi dan terus merasakan dan menikmati sentuhan itu tanpa berani membuka mata, takut terjaga dan mimpi indahnya akan berakhir" bathin Lee


Tangan Lee terus mengusap-usap bagian tubuh Alexa, perlahan Lee membuka matanya, begitu pun Alexa.


"Alexa ternyata ini benar-benar kamu" membelai wajah cantik itu.


"Ya Lee ini benar aku Alexa" masih bergelayut di dalam pangkuan Lee, mereka kembali berpelukan dan berciuman dengan keadaan sadar.


"Nona Alexa apa yang telah kita lakukan ini" bisik Lee tepat ditelinga Alexa sambil terus menikmati wangi tubuh sang Nona Cantik atasan nya itu.


"Aku tidak tahu Lee, tapi aku merasakan hatiku begitu bahagia dan nyaman bersama mu, dan persasan ini belum pernah aku rasakan sebelumnya, meski pun itu dengan Rian" bisik Alexa sambil mengeratkan pelukan mereka.


"Nona Alexa maukah kamu menjadi pacar sementara ku sebelum menikah dengan Rian, jika saat nya tiba aku akan melepaskan mu. setelah itu aku akan pergi jauh dari kehidupan Nona" pinta Lee sambil menahan perasaan ngilu dihatinya


"Ya Lee aku akan mengabulkan permintaan mu" ucap Alexa mengeluarkan air mata.


Alexa begitu sedih padahal selama ini dia berfikir hanya Rian lelaki yang ada dalam hidupnya. sehingga sikap nya berubah drastis ketika hubungan mereka diterpa masalah, sekarang setelah Rian kembali dan mengantongi restu dari Kakek. Alexa malah bimbingan dengan perasaannya sendiri.


"Alexa baru kamu wanita pertama yang membuat aku merasakan perasaan ini" ucap Lee pelan namun masih terdengar di telinga Alexa


"Lee kita ke mobil saja ya disini udara terlalu dingin" Alexa membenamkan wajahnya di dada bidang Lee


"Okey sayang" mengangkat tubuh Alexa dan membawanya kedalam mobil. suasana taman ini memang sangat sepi dan bebas dari pantauan masyarakat


Lee merebahkan tubuh Alexa di korsi jok mobil, Alexa pun menarik tangan Lee agar ikut berbaring tidur disampingnya. udara malam yang dingin, membuat kedua insan yang sama-sama dimabuk cinta itu, terus berpelukan dan berciuman.


Tangan Lee membelai wajah cantik itu, terus kebawah dan bermain disana, tanpa ada penolakan dari Alexa.