Love Me Please, L

Love Me Please, L
Mati Lampu



Setelah selesai membersihkan tubuh yang terasa begitu lengket habis menempuh perjalanan yang cukup jauh, Alexa menunduk kan bokongnya di kursi yang terbuat dari kayu itu dimana sudah tidak terlihat lagi bentuk aslinya catnya karena sudah dimakan usia. dan membiarkan handuk kecil yang masih melilit diatas kepala untuk menahan tetesan air dan supaya kering dengan cepat, mengingat disini tidak ada catok pengering rambut atau sejenisnya.


"Ayook Alexa makan malam nya sudah siap" ajak Lee yang mengetahui Alexa sekarang tengah kelaparan saat ini, terdengar bunyi nyaring yang berasal dari perutnya


"Okey" sambil nyengir malu memegang perutnya yang berbunyi terdengar sampai ke telinga Lee.


Alexa memperhatikan makanan yang terlihat aneh, karena selama ini hidup terbiasa dengan makanan berkualitas ala Luar Negeri, serta memperkerjakan koki handal dirumah nya.


"Kenapa bengong, makanan ini sangat enak aku yakin kamu bakal ketagihan setelah mencicipi nya, seperti waktu di pasar tradisional dulu" Lee mengambil sendok, lalu menyuapi sedikit pada Alexa. sambil memperhatikan ekspresi wajah Alexa.


"Gimana rasanya" tanya Lee karena Alexa diam saja


"Aku belum bisa menentukan rasanya Lee, karena kamu menyuapi ku sedikit" ucap Alexa sewot


Lee tersenyum karena tahu Alexa menyukai makanan itu, mengambil dengan porsi banyak, lalu menyerahkan nya pada Alexa


" Ini habis kan "


"Apaan kamu Lee, mau buat tubuh indah ku ini, melebar semua ya" mendorong piring berisi makanan itu.


"Iya, supaya Rian tidak menyukai mu Lagi" ucap Lee asal


Tapi malah membuat Alexa menarik lagi makanan itu, dan mulai menyuapnya dengan lahap, membuat Lee membulatkan matanya memperhatikan tingkah Alexa itu.


Setelah hampir habis separuh, Alexa menghentikan makanya karena sudah kekenyangan.


"Lee aku tidak Kuat lagi, udah ya" pinta Alexa


"Ya sudah, sini piring kotor nya aku bersihkan" ucap Lee karena Paman Eko telah kembali pulang ke rumahnya, yang berjarak tidak terlalu jauh dari lokasi Rumah Lee.


Alexa mengikuti Lee kedapur dan memeluknya dari belakang, saat Lee merapikan peralatan mereka kembali.


Udara perkampungan yang sangat dingin, membuat Alexa memperdalam pelukannya, Lee membalikkan badan sambil menatap wajah cantik yang begitu menggairahkan itu.


"Lee Love you" bisik Alexa


"Love you too" jawab Lee


Lee mengangkat tubuh Alexa dan menidurkan nya di dipan kecil,


"Sekarang kamu tidur ya" Menyelimuti tubuh Alexa sampai lehernya.


"Kamu mau kemana Lee" Alexa meraih jemari Lee yang hendak berdiri meninggalkan nya


"Aku akan tidur di kamar sebelah Alexa" ucap Lee berusaha untuk mengendalikan dirinya, yang sudah tidak tahan lagi malam ini. ditambah Alexa selalu menempel pada tubuhnya.


"Jangan Lee aku takut sendirian disini" Alexa merajuk sambil menarik paksa tangan Lee hingga terjatuh diatas tubuh.


"Jangan Alexa, aku takut tidak bisa mengendalikan diriku nanti" Lee berusaha untuk bangkit


Alexa dengan sigap menahan tubuh Lee, dan menarik nya untuk tidur kembali disebelah nya, Lee Akirnya pasrah dan membiarkan Alexa menyelimuti tubuh mereka berdua.


Baru beberapa menit memejamkan mata, hujan turun begitu deras diikuti aliran listrik yang mati secara tiba-tiba.


" Lee kenapa gelap begini" pekik Alexa yang langsung ketakutan


Alexa



Lee