
"Nak, bibi dan pak de mu setuju saja kamu membawa Nona Alexa kerumah, masalah Minnie biar nanti bibi akan mencoba untuk membujuk nya" ucap bibi
"Terima kasih ya bibi" ucap Lee yang begitu merasa kebaikan bibi Uty tidak mampu dia balas dengan apapun
"Tidak perlu merasa sungkan nak, bibi ikhlas membantu Nona Alexa" ujar bibi yang bisa merasakan kegalauan Lee saat ini.
Lee memacu mobilnya dengan kecepatan sedang, Karena merasa beberapa bagian tubuhnya masih terasa nyeri dan sakit akibat pukulan yang terjadi di Club tadi.
Sampai dihalaman Rumah bibinya. Lee mengendong Alexa keluar dari mobil karena masih tertidur pulas. Minnie yang mendengar suara mobil juga ikut berlari keluar karena sudah tidak sabar menahan perasaan rindu yang sudah beberapa hari tidak melihat wajah tampan Lee. namun senyum kembali hilang dari wajah nya ketika melihat Lee mengendong seorang wanita cantik yang lebih segala nya dibandingkan dirinya.
"Ayo Lee tidur kan saja dia dikamar nya Minnie" ujar bibi
Minnie yang mendengar langsung berlari masuk kembali kekamar hendak mengunci dari dalam, dia tidak mau berbagi dengan Alexa yang sombong dan angkuh itu, meskipun Minnie penasaran Ingin melihat wajah langsung Alexa karena selama ini Hanya melihat ditelevisi dan majalah trend.
"Hey cepat rapikan kamar mu, dan mulai sekarang berbagilah dengan Nona Alexa" ucap bibi Uty yang melihat gelagat tidak suka dari Minnie yang berlari masuk hendak menutup pintu kamar nya.
"Tapi Bu ? ucap Minnie terhenti dan kembali luluh dan meleleh seperti es lilin. setelah melihat senyuman manis Lee kearah nya. padahal Lee tersenyum melihat tingkah dan tampang Minnie yang lucu dan imut itu, persis bayi panda.
"Bagaimana apa kalian berhasil menjalankan aksi kita? terdengar suara Airin menghubungi seseorang
"Tidak bos kami gagal,, seorang pria berhasil menyelamatkan nya dibantu beberapa Bodyguard Alexa yang tiba-tiba muncul.
"Brengxxxx, kalian semua" Airin membanting ponselnya.
Lelaki yang menyelamatkan Alexa itu pasti Lee "kita lihat saja nanti Alexa, aku akan merebut Lee dari sisimu" Airin kembali tertawa keras, mengingat masa lalu yang berhasil merebut Rian dan membuat Alexa hancur, tapi semua itu tidak membuat Airin merasa puas, karena Rian juga akirnya pergi meninggalkan Airin setelah hubungan mereka diketahui Alexa.
Airin semakin membenci Alexa karena Rian tidak pernah merusak Alexa, sementara dia sudah tidak perawan lagi, Rian telah mengambil segala nya. dan pergi begitu saja meninggalkan Airin yang tengah mulai mengandung anaknya.
Terpaksa Airin bersembunyi keluar negeri, sampai melahirkan putri kecilnya, dan meninggalkan nya bersama seorang pengasuh, dan memantau perkembangan nya melalui jarak jauh, karena tidak seorang pun mengetahui masalah nya, termasuk kedua orang tua dan Rian itu sendiri.
Sudah beberapa kali Airin ingin mencelakakan Alexa, tapi selalu gagal, ini tidak akan merasa puas sebelum menyaksikan Alexa kehilangan sesuatu yang sangat berharga di tubuhnya. dan senyum kemenangan kembali tersungging di bibirnya, mengingat betapa marahnya dan tidak suka nya tatapan Alexa saat melihat Airin menggenggam erat tangan Lee " aku yakin Alexa menyukai Lee, dan bersiaplah Alexa kehilangan cinta mu untuk kedua kalinya" Airi n tertawa keras, hingga terdengar keluar kamar, membuat para pelayan dirumah nya bergidik ngeri.