
Senyum kebahagiaan tidak pernah luput dari bibir Minnie, sekarang adalah hari paling bersejarah dalam hidup nya, bisa menjadi ratu dan pusat perhatian semua tamu undangan yang hadir.
Pesta pernikahan Minnie dan Rian yang tergolong mewah, termasuk beberapa artis ibukota yang ikut hadir dan memeriahkan pesta, tidak pernah terbayang oleh Minnie jalan hidup akan membawanya seperti ini. dari orang biasa hingga bisa bersanding dengan putra seorang salah satu bangsawan negeri ini.
"Kita duduk saja ya, jika kamu sudah merasa capek" bisik Rian melirik begitu banyak tamu yang masih mengantri memberi selamat atas pernikahan mereka.
Sementara Alexa tidak bisa datang menghadiri, mengingat kondisi Kakek yang terlihat masih lemah meskipun sudah sadar kan diri. namun Alexa tidak ingin meninggalkan Kakek, dan memilih menyaksikan penayangan acara pernikahan Rian secara live di salah satu stasiun televisi swasta milik keluarga Rian.
Lee sudah rapi dengan stelan jas pesta yang dirancang khusus, Minnie telah menyiapkan beberapa pakaian berkelas untuk keluarga nya. sudah beberapa kali Lee mencoba menghubungi Alexa namun selalu dialihkan.
"Nona Alexa ada apa dengan mu ?
Lee mengusap kembali benda pipih ditangan nya, namun selalu sama hanya jawaban operator. Lee bingung dengan sikap Alexa karena tidak biasanya dia cuek dan acuh seperti ini, sudah tiga hari mereka tidak bertemu, dan tanpa komunikasi.
"Aku harus menemui Nona Alexa, aku takut terjadi sesuatu "
Lee melajukan motornya kerumah besar keluarga Juang itu, namun Rumah besar itu terlihat sepi hanya beberapa orang pelayan yang terlihat sibuk dengan pekerjaannya masing-masing.
"Mana Nona Alexa ? Lee menghampiri kepala pelayan
"Nona Alexa saat ini sedang menunggui Kakek dirumah sakit, Lee"
"Apa Kakek Sakit ?
Terbersit kecemasan di wajah Lee, berjalan meninggalkan Rumah menuju Rumah Sakit yang disebut kan kepala pelayan.
Alexa berjalan sepanjang koridor, dan duduk di salah satu korsi taman Rumah Sakit dengan menaikkan kedua kaki sebagai penumpang kepalanya.
Setelah memakirkan motor besarnya, Lee langsung berlari ke dalam menuju kamar VIP, tempat Kakek dirawat. langkah Lee langsung dihadang para Bodyguard yang berjaga, karena tidak sembarangan orang boleh menemui Kakek saat ini, Lee mendongak kan tubuhnya mencari-cari keberadaan sang pujaan hati, namun sosok sang Nona Cantik Alexa tidak terlihat sama sekali.
Lee kembali berjalan keluar dengan langkah gontai, menuju korsi taman dekat ruangan mewah itu. karena pencahayaan yang kurang dan Lee juga tidak memperhatikan sekitar nya duduk begitu saja sambil memeriksa ponsel berharap No Alexa sudah bisa dihubungi kembali.
Alexa membuka matanya perlahan karena merasakan kehadiran Lee begitu nyata, karena hanya Lee yang mempunyai wangi tubuh yang membuat Alexa begitu tergoda. dan selalu ingin dalam dekapan hangat nya.
"Lee benar ini kamu"
Alexa seakan tidak percaya saat melirik Lee duduk tidak terlalu jauh dari tempat nya sekarang
"Alexa" ucap Lee pindah duduk disebelah Alexa
Alexa langsung menghambur memeluk Lee melepaskan segala kerinduan yang sudah beberapa hari ini begitu menyiksa nya.
"Lee aku begitu merindukan" bisik Alexa
"Ya sayang, aku juga" mereka berpelukan lama, tanpa peduli tatapan Asisten Yudha dan beberapa orang anak buahnya.
"Kenapa dengan ponsel mu ? tanya Lee
"Aku lebih banyak menghabiskan waktu di ruangan Kakek, makanya ponsel ku dinonaktifkan, biar Kakek tidak terganggu, dan kamu apa tidak datang ke pesta pernikahan adikmu Minnie ?
"Sudah hanya sebentar, karena tidak ada kamu bersama ku. jadi aku sangat merasakan kesepian sekali di acara besar dan ramai itu" mengusap pelan jemari Alexa