Love Me Please, L

Love Me Please, L
Kakek Sakit



Malam ini Lee menghabiskan waktu duduk dibalkon Rumah sambil menghisap rokok yang sudah lama tidak dilakukan nya, malam ini begitu indah banyak bintang bertaburan di tambah cahaya bulan yang bersinar terang.


Tapi tidak dengan suasana hati Lee yang galau, bukan karena kehilangan pekerjaan. tapi bayangan Alexa seakan begitu nyata bermain dikepalanya.


"Aagghhh....," Lee meremas kepalanya gusar


Sementara dirumah nya Alexa berendam lama di bactub untuk meringankan beban pikiran dengan berbagai masalah, ditambah lagi rasa bahagia dan senang karena kehadiran Rian, dan rasa hampa merasa ada sesuatu yang hilang menjadi satu.


Alexa berdiri melangkah menuju shower sambil menikmati titik air yang mengalir lembut seperti hujan, Alexa memejamkan matanya namun malah yang muncul bayangan wajah Lee dengan senyum tulus nya.


Alexa membuka matanya perlahan " kenapa bayangan Lee yang muncul" bathin Alexa, dan menyudahi mandinya, dengan handuk kecil yang masih melilit dikepala dan mengunakan jubah mandi Alexa merebahkan tubuh diranjang empuk nya. hingga tertidur pulas begitu saja.


Kakek Juang memencet tombol yang langsung terhubung dengan sang Asisten, Kakek Juang terus memegang dadanya nya dan bagian pinggang yang terasa begitu nyeri dan sakit.


Asisten Yudha langsung berlari menuju kamar " Tuan ada apa dengan mu" dengan suara cemas dia membantu untuk memperbaiki posisi tidur sang Bos besar. Yudha merupakan Asisten yang sangat setia dan patuh, dia sudah lama bekerja dengan keluarga Juang semenjak Jorge Ayah Alexa masih remaja. dan Tuan Juang juga lah yang banyak membantu Yudha sampai sekarang.


"Tuan" Yudha terus mencoba memanggil dan mengusap wajahnya cemas. karena tidak mendapatkan jawaban dari Tuan Juang, segera Yudha dibantu para pelayan kerumah sakit terbesar " Cepat kalian beritahu Nona Alexa dan suruh menyusul segera kerumah sakit" perintah Yudha pada kepala Asisten rumahtangga Santi.


"Baik mas Yudha" ucap Santi menunduk dan kembali memperhatikan mobil yang membawa Kakek meninggalkan gerbang utama Rumah besar itu.


Sampai dirumah sakit Kakek langsung ditangani dengan segera. Asisten Yudha berdiri memperhatikan wajah Kakek yang tidak berdaya itu, dia merasa kasihan dan akan membantu Kakek mewujudkan keinginan nya apapun itu.


Alexa mengerjapkan mata berkali-kali untuk mengumpulkan kesadaran, ketika mendengar pintu kamar tidur yang diketuk berkali-kali. Alexa mencoba berdiri dengan kesal dan akan memarahi orang yang telah berani mengganggu tidur nya.


"Cekklek....,, Ada apa ??? berani sekali kamu mengganggu istrahat ku" bentak Alexa yang membuat pelayan itu ketakutan.


"Maaf atas kekencangan saya ini Nona, tapi ini perintah Tuan Yudha yang menyuruh Nona segera menyusul ke Rumah sakit" ucap pelayan sambil menundukan kepala tidak berani menatap wajah garang Alexa


"Tuan besar Nona" ujar pelayan


"Apa Kakek ku sakit ? " Alexa panik kelimpungan.


"Cepat siap kan mobil" segera Alexa menganti pakaian nya dan mengikat asal rambut. berlari menuruni tangga tanpa dandan atau pun polesan makeup, penampilan nya begitu polos tapi tidak mengurangi kecantikan nya.


Air mata Alexa lolos dengan sempurna, dia begitu khawatir dan mencemaskan kesehatan Kakek nya " Cepat dikit bisa sich nyetir nya" bentak Alexa pada salah satu sopir pribadi Kakek.


"Iya Nona" menambah lagi laju kecepatan mobil


Sampai dirumah sakit Alexa langsung menghambur memeluk Kakek yang belum sadar, air mata nya tumpah menyesali perbuatannya karena merasa semua ini akibat perbuatan nya. sehingga membuat Kakek jatuh sakit.


"Maaf kan Alexa kek,, hu...hu...hu.." Alexa terus menangis.


Asisten Yudha mendekati Alexa " Kamu harus sabar Alexa, dan sebaiknya sekarang ini Kita temui dulu dokter yang menangani masalah penyakit Kakek" ujar asisten Yudha


Mereka berdua berjalan menuju Ruangan dokter,


"Bagaimana dengan kondisi Kakek yang sekarang dokter ? Alexa bertanya pada dokter ahli ternama kota ini yang juga merupakan salah satu dokter yang menangani penyakit Kakek.


"Alexa sebaiknya sekarang kamu harus benar-benar memperhatikan kesehatan Kakek mu" ujar dokter


"Iya dokter" Alexa menyesali kelalaian nya menjaga Kakek