
Lampu kembali menyala dan mati sampai tiga kali seperti itu, dan kembali menyala lagi.
"Dikampung sering seperti ini Alexa, apalagi saat musim hujan begini" ucap Lee memiringkan tubuhnya menghadap Alexa
"Kita tidur sambil berpelukan saja ya, seperti waktu di mobil dulu" dan melingkarkan tangannya di pinggang ramping Alexa.
"Terserah kamu Lee, yang penting perasaanku selalu bahagia dan tenang bila didekat mu" memejamkan mata
"Selamat tidur sayang" Lee mencium kening Alexa sekilas, Alexa tersenyum manis membalas kecupan Lee itu
Pagi hari nya Alexa mencoba untuk membuka mata yang terasa masih berat, menoleh kesamping namun kosong.
"Dimana Lee ? menurut kan kaki dari dipan berjalan ke luar kamar.
Tercium aroma yang sangat lezat dari arah dapur, Alexa menyeret langkah kakinya, nampak Lee sedang sibuk memasak untuk menu sarapan mereka berdua.
Lee menoleh kebelakang ketika mendengar suara langkah kaki mendekati nya.
"Selamat pagi Nona Cantik" Lee membungkuk kan tubuhnya untuk menggoda Alexa.
"Pagi juga Lee" sambil membalikkan badannya menuju kamar mandi
Setelah mereka selesai sarapan, Lee mengutarakan niatnya untuk mengunjungi makam kedua orang tuanya, dan meminta Alexa untuk tinggal dirumah saja.
Namun Alexa ngotot untuk ikut dengan Lee, mau tidak mau akhir nya Lee membiarkan saja Alexa mengikuti nya, melewati jalan kecil yang berbatu, dan sedikit becek karena habis diguyur hujan lebat semalam. disekelilingnya ditumbuhi rumput dan Padang ilalang.
Alexa kewalahan melewati jalan itu dan hampir jatuh, dengan sigap Lee menangkap tanganny dan membimbing berjalan.
"Masih sanggup jalannya ? tanya Lee yang melihat Alexa sudah berkeringat ditambah kena terpaan cahaya matahari langsung, dengan kondisi yang seperti itu menambah kecantikan Alexa, kulit putih mulus nya dan wajah sedikit memerah.
Lee membungkukkan badannya
"Naiklah ke atas panggung ku" ucap Lee
Alexa menaikinya tanpa ragu, mereka menikmati perjalanan itu sambil sesekali bercanda, karena Lee selalu menjaihili Alexa. dengan menggelitik bokong Alexa, kada seolah-olah ingin menjatuhkan nya disamping jalan yang terdapat Padang yang terbentang luas
"Kita sudah sampai, lihat lah itu letak makam kedua orang tua ku" sambil menurunkan Alexa
Lee berjalan mendekati makam yang sudah tidak terawat lagi, rumput tumbuh di pinggir makam yang sudah dilampisi tembok.
"Ayah, ibu Lee datang mengunjungi kalian, maafkan Lee yang sudah beberapa tahun ini tidak datang kesini" memandang sedih batu nisan, dan mencabuti rumput yang tumbuh disekitar nya.
Alexa yang memperlihatkan Lee ikut mendekat dan membantu membersihkan nya.
"Ayah, ibu perkenalkan ini Nona Alexa, wanita pertama yang Lee kenal kan pada ayah dan ibu.
Setelah terlihat bersih, mereka menaburkan bunga mawar yang dipetik sekitar pemakaman, kemudian Lee memanjatkan doa untuk kedua orang tua yang sangat dicintainya.
Mereka melanjutkan perjalanan menuju pulang
"Gimana apa mau digendong lagi ? goda Lee
"Tidak kita jalan seperti ini saja" mengandeng lengan Lee
"Alexa aku ingin mengajak mu ke suatu tempat yang sangat indah" ucap Lee sambil menurunkan tangan Alexa dan menggenggam nya
"Benar Lee, ayo cepat aku tidak sabar lagi"
Lee membelokkan kesamping arah jalan nya dari jalan yang semula mereka lewati.
"Alexa lihat lah itu" tunjuk Lee
Alexa mengedarkan pandangannya ke arah tempat yang ditunjuk Lee, nampak sebuah Pemandangan yang sangat indah, sebuah air terjun bertingkat dibawah nya terdapat beberapa batu besar dan telaga.
Alexa memekik kegirangan dan menarik tangan Lee supaya mempercepat langkah kakinya.
"Sabar Alexa, dan pelan kan jalan mu, nanti kamu jatuh" ucap Lee mengeratkan pegangannya.