Love Me Please, L

Love Me Please, L
Merasa Kehilangan Lee



"Kondisi Tuan Juang menurun drastis, dan salah satu ginjal nya juga bermasalah mungkin faktor usia juga merupakan salah satu penyebab nya" dokter menjelaskannya


"Lalu bagaimana sebaiknya dokter" Asisten Yudha ikut menimpali


"Salah satu ginjal nya harus dioperasi" ucap dokter tegas


"Apa tidak ada cara lain dokter" Alexa kembali menyeka air mata yang terus mengalir


"Tidak, saya akan merekomendasikan Rumah sakit terbaik di Amerika. sekalian untuk menangani penyakit jantung Tuan Juang" ujar dokter


"Kami akan mengikuti saran dokter, dan kapan kita berangkat ke Amerika ? ucap Asisten Yudha


"Sebaiknya kita tunggu kondisi Tuan Juang dulu ! paling tidak sampai dia sadar" ucap dokter yang melirik Alexa sekilas yang masih terpukul dan menangis.


Alexa melangkah gontai masuk kedalam ruangan rawat Kakek, memandangi wajah keriput itu. perlahan Alexa mencium wajah Kakek dan memegang tangan nya sambil duduk dikorsi, Alexa tidak ingin meninggalkan kakeknya untuk melanjutkan tidurnya, meski Asisten Yudha sudah menyuruh nya istrahat dikamar sebelah Kakek.


Alexa tertidur dikorsi memeluk Kakek nya dari samping, hingga getaran ponsel yang terus-menerus membangunkanya, dengan malas Alexa mengambil ponsel dan melihat siapa yang telah menghubungi nya saat subuh begini.


Kedua mata Alexa berbinar-binar dan tersenyum bahagia, begitu tahu yang menghubungi nya Rian dan menekan tombol "Ok" dilayar ponsel nya.


"Pagi Alea cantik....,," sapa Rian


"Pagi juga Rian" sapa Alexa pelan sambil berjalan keluar ruangan tempat Kakek di rawat, dan duduk di salah satu sofa yang telah disediakan.


"Kakek tidak mau menemui ku, dan kondisi Kakek memburuk sekarang dan belum sadar dirumah sakit" tangis Alexa tiba-tiba pecah kembali


"Okey Alexa kamu tenang dulu...,, aku akan segera kesana" Rian mengenakan jaket dan mengambil kunci mobil segera melakukan mobilnya menuju Rumah Sakit yang disebut kan Alexa barusan.


Rian melangkah cepat menuju koridor Rumah sakit besar itu, tapi begitu banyak penjagaan khusus diruangan VIP tempat Kakek Alexa dirawat. dan mereka tidak memberi izin Rian untuk masuk, sekilas Rian melihat Alexa duduk sambil meringkuk bertumpu pada kedua lutut nya. melalui jendela pembatas ruangan.


Segera Rian teringat ponsel nya dan menghubungi Alexa, nampak Alexa berjalan menemui asisten Yudha. mereka seperti berdebat dan tidak lama seorang Bodyguard yang berjaga maju sambil memberi kode ke arah Rian untuk masuk ke dalam.


Rian berjalan mendekati Alexa mereka duduk bersebelahan "bagaimana kondisi Kakek sekarang ? tanya Rian karena dia hanya diperbolehkan menemui Alexa saja.


"Kakek harus operasi dan melakukan perawatan di Amerika" ucap Alexa sambil menatap lurus kedepan. pandangannya kosong seperti merasa kehilangan seseorang yang selalu berada di dekat nya selama ini. seorang pria yang yang telah menyelamatkan nya sewaktu dia buat ulah dulu dan nyaris diperkosa, dan selalu bersama nya selama ini melalui hari sulit dan senang Alexa dan orang itu bukan Rian.


Secara tidak sadar Alexa tersenyum membayangkan wajah mesum Lee, teringat dimana dia memergoki Lee habis mandi "Lee aku merindukan mu" ucap nya lirih


Rian mengerutkan keningnya " siapa Lee ? tanya Rian menatap lekat wajah Alexa minta kepastian


Alexa tergagap dan tidak menyangka Rian mendengar ucapan nya yang pelan "kamu salah dengar, aku tidak ngomong apa apa" sambil menggelengkan kepalanya seperti menyembunyikan sesuatu.


"Alexa kamu milikku, dan tidak akan membiarkan seseorang merebut mu dari ku" bathin Rian