
"Alexa....,, Alexa cucuku...." ucap Kakek lirih dan pelan sekali
"Tuan syukurlah Anda telah kembali sadar" Asisten Yudha mendekat
"Mana cucuku Alexa ?"
"Sebentar Tuan saya panggil kan dulu, karena Nona Alexa sedang di teras depan"
Asisten Yudha dengan langkah panjang berjalan dari ruangan itu, menemui Alexa yang masih merebahkan kepalanya kedalam dekapan tubuh Lee.
"Mmmhhh Nona Alexa Kakek telah sadar, sekarang dua menanyakan Nona terus"
Tanpa pikir panjang lagi Alexa langsung berlari menuju kamar Kakek, saat hendak membuka pintu, terbersit keraguan dan kecemasan jika seandainya Kakek tau jika Lee bersama nya sekarang.
"Kakek"
Alexa langsung berlari mendekap tubuh Kakek yang masih terbaring lemah.
"Alexa sayang, jika seandainya umur Kakek tidak panjang lagi. maukah kamu merubah sikap dan meneruskan perusahaan kita"
"Mau kek" tiba-tiba menangis melihat kondisi Kakek yang bertambah lemah
"Alexa sayang, Kakek merestui mu bersama Lee, dia lelaki yang baik. sekarang Kakek bisa bernafas dengan lega dan pergi dengan tenang. setelah mengetahui kebenaran tentang Lee" ucap Kakek sambil menggenggam tangan cucunya
"Terimakasih kek" Alexa kembali memeluk kakek, dia tidak sanggup lagi menahan tangis.
"Dimana Lee sekarang, Kakek ingin bertemu"
"Lee ada bersama kita kek, dia diluar ruangan ini, sebentar Alexa panggilkan dulu ya" berlari menuju luar ruangan kamar Kakek dirawat
"Lee Kakek ingin bertemu dengan mu" Alexa menarik tangan Lee masuk ketempat Kakek.
"Apa kabar Tuan" Lee berdiri di sebelah kakek
"Lee tolong jaga dan lindungi Alexa, dan cinta lah dia dengan tulus"
Kakek Juang berkata pelan dan semangkin pelan. sehingga Alexa dan Lee mendekatkan telinganya ke arah Kakek yang tiba-tiba sudah terdiam.
Tangis Alexa kembali pecah menyaksikan sang Kakek kesayangannya sudah diam tidak bergeming.
"Kakek bangun kek.....bangun..." Alexa terus menangis berharap Kakek kembali membuka matanya
Tim dokter yang menangani Kakek pun sudah angkat tangan, karena tbisa berbuat banyak lagi. karena selama ini mereka mengetahui bahwa penyakit yang diderita Kakek cukup parah dan komplikasi Dengan jantungnya.
"Maaf nona Alexa, kami sudah berusaha semaksimal mungkin. namun yang diatas berkehendak lain, dia lebih menyayangi Kakek. kamu yang sabar" ucap salah seorang dokter
Lee membawa Alexa kepelukanya saat dia kembali histeris saat seorang perawat wanita menutupi seluruh tubuh Kakek dengan kain putih.
"Lee Kakek telah pergi, dia telah menyusul kedua orang tua ku. sekarang aku sendirian Lee" menangis sesenggukan
"Tenanglah Alexa, aku akan selalu bersama mu"
"Lee berjanji lah jika kamu tidak akan pernah meninggalkan ku" ucap Alexa disela tangisnya
"Aku berjanji Alexa, demi kamu dan juga Kakek"
Seminggu selepas kepergian Kakek, Alexa masih mengurung diri. dia hanya mau makan dan berbicara jika bersama Lee.
Minnie dan Rian juga datang memberikan semangat dan motivasi buat Alexa agar dia kembali bangkit, dan tidak terlalu larut dalam kesedihan nya.
Berbagai media massa dan televisi swasta masih meliput berita seputar kepergian seorang Pengusaha kaya Juang yang terkenal dermawan dan baik hati.
Berbagai pertanyaan juga bermunculan tentang sosok pewaris kekayaan Juang, Alexa yang masih bungkam dan enggan untuk konversi pers untuk menjawab berbagai pertanyaan.