
Motor itu terus memutar-mutar menyelingi motor mereka, nampak senyum dan tawa mengejek yang ditujukan kepada Lee, Alexa yang ketakutan dan sangat menghawatir akan keselamatan mereka berdua berbisik ke telinga Lee.
"Siapa mereka Lee"
"Aku tidak tahu Alexa" Lee memegang tangan Alexa yang memeluknya erat ketakutan
"Turun kamu lelaki jalxxxng" ucap salah seorang dari mereka yang turun dari motor. dan diikuti oleh yang lainnya, mereka berjalan ke arah Lee
"Siapa kalian ?, aku tidak punya masalah dengan kalian" ucap Lee
"Tentu kamu punya masalah dengan kami, sebelum kamu tidak mendekati wanita ini lagi" bentak mereka
Salah seorang dari mereka mengambil ancang-ancang untuk memukul Lee, namun dengan sigap Lee berhasil menghindar. perkelahian pun tidak terelakkan lagi Lee berhasil melumpuhkan beberapa diantara mereka.
Alexa hanya mampu menangis dan berteriak-teriak histeris agar perkelahian ini dihentikan, karena lawan yang dihadapi Lee tidak seimbang Lee Akir nya tumbang, dengan kedua tangan dipegang arah belakang mereka memukuli tubuh Lee tanpa henti-hentinya.
Alexa terus berusaha mendorong tubuh mereka agar menghentikan aksinya, sebuah hantaman keras mengenai punggung Alexa saat dia berhasil menggapai tangan Lee dan ingin memeluknya untuk memberikan perlindungan pada orang yang sangat dia cintai itu.Alexa tumbang diatas tubuh Lee yang sudah tidak berdaya, mereka berpelukan dalam kondisi sama - sama pingsan.
Mereka semua tercekat dan kaget saat melihat Alexa tiba-tiba pingsan di atas tubuh Lee
"Bagaimana ini ??? bos bisa marah besar karena kita telah melukai wanita itu" ucap ketua komplotan
"Cepat kita tinggal kan tempat ini sebelum ketahuan orang-orang dan polisi" mereka memacu motornya segera meninggalkan Alexa dan Lee yang tergeletak begitu saja ditepi jalan.
Dirumah bibi Uty sangat cemas sambil sesekali melirik jam dinding yang seakan berputar begitu cepat, sementara Lee masih belum kembali juga
"Kak Lee belum pulang juga ya Bu ? apa ibu sudah coba hubungi ponselnya? Minnie juga mulai merasakan kecemasan, takut terjadi apa-apa pada Lee, yang sekarang sudah dianggap Minnie seperti kakak kandung nya sendiri.
"Sudah Nak, tapi tidak diangkat" ucap Bi Uty duduk di sofa sebelah Minnie
Sebuah mobil polisi yang patroli berhenti mendekati motor yang terparkir ditepi jalan, dengan perasaan penasaran dua orang polisi itu turun.
"Astaga komandan orang ini kelihatannya seperti habis dibegal" polisi yang satu nya menemukan Lee dan Alexa yang masih pingsan tidak jauh dari motor mereka.
"Cepat hubungi ambulan" sambil memeriksa kondisi mereka
"Kasus ini seperti penganiayaan, karena motor serta barang berharga korban lainnya masih ada" ucapnya polisi itu sambil memeriksa kartu tanda pengenal mereka, dan menghubungi pihak keluarga nya.
Tidak terlalu lama mobil ambulans datang, Alexa dan Rian di larikan kerumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.
"Hallo dengan siapa ini? ucap Minnie yang mengangkat panggilan melalui telpon Rumah.
"Benar ini tempat kediaman Abdulee Jailani ? ucap polisi
"Benar sekali pak, ada apa ya ? Minnie mulai cemas, Bi Uty mendekati Minnie sambil ikut menguping pembicaraan mereka
"Kami dari pihak kepolisian, mengabarkan bahwa saudara Abdulee Jailani mengalami kecelakaan dan sekarang berada di rumah sakit xxxx"
"Apa ? Minnie dan Bi Uty kaget, mereka berdua saling berpelukan dan menangis takut terjadi sesuatu yang buruk.