Love Me Please, L

Love Me Please, L
Kehamilan Alexa



Dua bulan berlalu selepas pesta pernikahan mewahnya Alexa lebih sering menghabiskan waktu di Rumah saja, dan seluruh masalah pekerjaan perusahaan Kakek diambil alih oleh Lee dan Asisten Yudha.


Pagi ini seperti biasa Alexa mengantarkan suaminya sampai teras utama, karena Lee sudah siap untuk berangkat ke kantor. Lee mengerutkan keningnya melihat wajah sang istri yang terlihat pucat lesu dan tidak bergairah seperti biasanya


"Alexa sayang apa kamu sakit ?


Lee meletakkan punggung tangannya di kening sang istri, namun suhu tubuh Alexa biasa saja.


"Lee aku nggak apa-apa kok, nggak usah cemas karena dirumah banyak pelayan yang menjaga aku" tersenyum sambil mencium tangan Lee


"Ya sudah kalau apa apa segera hubungi aku" ucap masuk kedalam mobilnya


"Iya...dah sayang...." Alexa melambaikan tangan melepas suaminya, yang dibalas lambaian tangan yang sama dari Lee


Setelah mobil Lee meninggalkan gerbang utama, Alexa langsung berlari masuk menuju Wastafel untuk memudahkan isi perut nya.


Kepala Asisten Rumah tangga membantu memijit punggung Alexa


"Nyonya apa perlu aku hubungi Tuan"


"Tidak usah, mungkin ini hanya masuk angin biasa" jawab Alexa yang dituntun masuk kekamar nya untuk istrahat.


Dikantor Lee merasa kepikiran Alexa yang akhir ini terlihat pucat dan mengeluh pusing, Asisten Yudha yang memperhatikan kegundahan Lee bertanya


"Lee apa yang sedang kamu pikirkan ?


Lee menceritakan semua tentang Alexa, yang membuat Asisten Yudha tiba-tiba langsung tersenyum.


"Saya yakin sekali sekarang ini Nona kami Alexa tengah hamil" ucap Yudha tersenyum senang


"A... apa hamil" Lee seakan tidak percaya dengan pendengarannya


"Begini saja Lee, coba saja kamu pulang dan ajak Nona Alexa untuk periksa ke dokter khusus kandungan" saran asisten Yudha


"Okey baiklah" Lee langsung berdiri bersiap pulang kembali kerumah nya


Sampai di Rumah Lee langsung berjalan dengan langkah panjang menuju kamar, nampak Alexa tengah meringkuk tidur


Alexa membuka mata perlahan, ketika mendengar langkah mendekati dan tercium aroma tubuh suaminya.


"Lee kenapa balik lagi ?


"Tapi Lee aku tidak apa-apa ? elak Alexa


"Tidak, pokoknya kita harus kerumah sakit untuk periksa" Lee bersikeras dengan keinginan nya


Alexa Akirnya pasrah dan mengikuti saja kemauan keras suaminya, mereka sengaja pergi berdua tanpa sopir pribadi.


Sampai di Rumah Sakit, Alexa menceritakan semua keluhan nya, dokter wanita cantik itu menyuruh Alexa berbaring, dibantu seorang perawat mereka mengolesi jel di perut Alexa dan melakukan USG.


"Lihat lah Nona Anda tengah mengandung semester awal kehamilan, itu janin Anda yang mau mulai berkembang" ucap dokter


Lee langsung tertawa senang memeluk istrinya, begitu pun Alexa yang merasa kebahagiaan mereka terasa begitu lengkap.


"Sayang mulai sekarang kamu harus hati-hati dan menjaga baik baik anak kita" bisik Lee


"Iya sayang"


Kabar bahagia ini sampai ke telinga Bi Uty yang sangat senang karena bakal mempunyai dua orang cucu dari Lee dan Minnie.


"Lee bibi tidak ingin apapun lagi, selain menyaksikan kebagian kamu bersama Alexa dan Minnie serta Rian, dan cucu- cucu ku nantinya" sambil menitikkan air mata kebahagiaan


"Iya bibi terimakasih" ucap Lee sambil melirik Alexa yang tengah tersenyum kearah Lee balik


Sementara itu Cellin berteriak histeris melempar benda mungil tespec ke meja depan Niko yang juga ikut-ikutan syok.


"Aku tidak mau hamil Niko, tidak...tidak" Cellin meremas perutnya


"Jangan Cellin, aku mohon pertahanan kan bayi itu" sambil tersenyum senang karena tiba-tiba mendapatkan ide cemerlang.


"Untuk apa Niko"


"Dia bayi kita, aku tidak ingin kamu membunuh darah daging ku, yang akan membantu ku membalas dendam ku pada keluarga Juang" tertawa lepas


"Apa imbalan yang kamu berikan kepada ku, dengan mengandung bayi mu ini" tantang Cellin


"Apapun, dan berapa banyak uang yang kamu butuhkan"


"Okey, aku akan rawat kehamilan ku ini, sampai melahirkan nanti dan akan menyerahkan nya kepada mu nanti" tersenyum senang