
Begitu pun bayi Alexa yang ditukar Niko, terus menangis sementara Cellin telah pergi jauh keluar negeri membawa jumlah uang yang tidak sedikit pemberian Niko.
"Cepat kalian tenangkan bayi itu, kepala ku pusing tiap mendengar suara tangisan nya" bentak Niko pada dua oran pengasuh yang diperkerjakan nya khusus untuk merawat bayi perempuan itu yang belum sama sekali diberi nama
Setelah diberikan susu formula dan diauyunkan pelan dengan tangan lembut pengasuh bayi yang sudah berpengalaman, bayi mungil itu pun tertidur
"Tuan bagaimana jika bayi kecil ini kita kasih nama Aurel" ucap Tini salah seorang pengasuh
"Tidak terlalu buruk, terserah kalian" ucap Niko pergi meninggalkan Apartemen menuju Rumah besar keluarga nya
Hari, bulan dan tahun terus berlalu, tidak terasa sudah lima belas tahun sudah umur anak-anak mereka.
Alexa dibuat sibuk dengan kedua anak kembarnya yang manja, Mikha dan Mikho yang hanya mau sarapan jika yang menyiapkan mami mereka Alexa dan tidak mau jika pengasuh yang mengurus mereka.
Bagi mereka sentuhan kasih sayang sang mami tidak ada duanya, karena Alexa begitu iklhas membimbing dan mengurus kedua nya. dan lebih banyak menghabiskan waktunya untuk dirumah. Untuk urusan Perusahaan masih menjadi tanggung jawab Lee dan Asisten Yudha
Berbeda sekali dengan kehidupan gadis cantik Aurel, dia begitu kesepian meskipun kehidupan nya bergelimang harta, karena Niko selalu memberikan apa yang Aurel minta. namun tidak untuk kasih sayang
Yang Aurel tahu dari kecil dia tinggal diapartemen mewah bersama pelayan dan pengasuh nya semenjak kecil, dan ibunya yang bernama Cellin telah pergi jauh meninggalkan nya. Sementara sang papa Niko tidak pernah lagi mengunjungi nya keapartemen.
Membuat pribadi buruk Aurel keluar, dia sudah mulai mengunjungi Club Malam dan menghabiskan waktu bersama teman-temannya, yang kebanyakan dari mereka anak orang kaya yang sibuk mementingkan diri mereka tanpa peduli pada anak-anak nya. Merasa memiliki nasib yang sama, Aurel dan teman-teman nya itu mencari kebahagiaan sendiri dengan cara mereka juga.
Sementara Niko seolah-olah lepas tangan dan menyerahkan semua urusan Aurel pada Tini, karena kasih sayang nya yang tulus, Tini masih mau bertahan merawat dan menemani Aurel tinggal di Apartemen ini. Sementara pelayan yang lain lebih memilih mundur karena tidak tahan melihat kelakuan buruk dan sifat kasar Aurel.
Tini bahkan memilih hidup menyandang status perawan tua, diumurnya yang sudah kepala empat dia masih belum juga menikah. karena tidak ingin meninggalkan Aurel seorang diri di apartemen ini.
"Jika aku meninggalkan Aurel, aku takut dia akan bertambah hancur dan rusak, sementara Tuan Niko dan Nyonya Cellin tidak pernah peduli sama sekali" ucap Tini sedih
Dalam lubuk hati nya Aurel pun sangat menyayangi dan membutuhkan Tini, karena wanita itu yang dikenalnya semenjak bayi menemani dan menyayanginya, namun kekecewaan terhadap kedua orang tua kandungnya membuat Aurel membangkang dan tidak mau mendengarkan nasehat- nasehat Tini agar dia merubah sikap buruk nya.
Sementara kehidupan Alexa sangat bahagia dengan suami yang sangat dicintainya, dan kedua anak kembarnya yang begitu paruh dan pintar-pintar.
(The End)
PENGUMUMAN
Teman-teman semua begitu lah kehidupan Alexa, tanpa mengetahui misteri bayi mereka yang telah ditukar Niko.
Dan cerita Alexa di Part satu ini author buat tamat, dan nanti author akan lanjutkan Part Dua bercerita tentang kisah cinta Aurel dan Mikho serta Milka. karena saat ini author mau fokus dulu nyelesain novel "Anyelir istri bayaran" yang sedang naik retting atas..,,