Love Me Please, L

Love Me Please, L
Lee Dipecat



"Aku telah hancur Rian" tangis Alexa pecah, hati Rian ikut tersayat melihat wanita yang dicintainya itu terluka, perlahan Rian menarik Alexa kepelukanya dan Alexa kembali menumpahkan tangis di dada Rian.


"Tenangkan pikiran dan perasaan dulu Alea, tarik nafas dalam-dalam dan hembuskan perlahan" ujar Rian mengambil tissue dan membersihkan wajah Alexa


Alexa patuh saja dan mengikuti instruksi Rian, lalu mengangkat wajahnya dan menatap wajah Rian. yang seakan memberikan nya kekuatan untuk menghadapi semua, mencoba membuka hati kembali karena merasa dirinya dengan Rian tidak jauh berbeda sekarang.


"mulai saat ini kita akan selalu bersama. aku percaya padamu bahwa kamu tidak seburuk yang mereka pikirkan, kamu sama seperti ku dulu kita sama - sama dijebak oleh orang yang sama yaitu Airin" ucap Rian menatap iba pada Alexa


"Airin" ucap Alexa lirih seakan tidak percaya


"Ya Alexa, dan dia juga yang dulu mencampur obat perangsang keminumanku saat menunggu mu, dan tanpa sadar aku bercerita dengan nya" Rian mengusap wajahnya kasar mengingat kejadian itu


"Saat melihat berita mu yang heboh, aku menyelidiki nya dan untuk saat ini bukti yang aku dapatkan sudah mengarah ke Airin. aku akan membantumu Alexa kita akan membuka kebururukanya nanti, setelah mengumpulkan bukti-bukti yang akurat" ucap Rian


"Maaf aku yang dulu tidak pernah memberikan mu kesempatan untuk menjelaskan kejadian itu Rian" Alexa sudah mulai merasa tenang dan bersuara kembali


"Tidak masalah Alexa, aku tahu kamu begitu terpukul dan kecewa sekali, dan berubah menjadi seperti ini. Mulai sekarang aku ingin Alexa yang dulu lagi, gadis cantik dan baik, tidak pernah minum alkohol dan selalu ceria" ujar Rian tersenyum sambil membelai sayang dagu Alexa.


Alexa juga membalas senyuman Rian, lelaki yang begitu dirindukannya selama ini. cinta pertama sekaligus sahabat baiknya sedari kecil dan bersekolah di tempat yang sama juga. termasuk Airin dan Niko. Alexa tidak menyangka persahabatan mereka berubah seiring berjalannya waktu saat usia mereka menginjak remaja, salah satu pemicunya adalah masalah percintaan yang salah dan rumit.


Niko jatuh cinta pada Alexa, sementara Alexa pacaran dengan Rian, sementara Airin selalu mencari cara untuk mendapatkan cinta Rian yang selalu menolak nya terang terangan.


Lee yang menyaksikan semua itu melalui kaca mobil, merasa ada sesuatu yang melukai perasaan nya. namun dari awal Lee sadar diri dan telah mempersiapkan dan membentengi hatinya agar tidak berharap banyak pada pesona sang Nona Alexa.


"Nona Alexa aku hanya berharap kamu akan bahagia, dengan orang yang kau cintai" lirih Lee sambil tersenyum getir


"Stopp dulu disini" ujar Rian


"Kenapa tidak sekalian ikut masuk" tanya Alexa


"Sekarang waktunya tidak tepat Alexa, aku takut dengan kesehatan Kakek mu yang bertambah syok begitu melihat ku kembali bersama mu, kita akan mencoba memberi pengertian pada Kakek secara perlahan" bujuk Rian


Akirnya Alexa mengangguk setuju, Rian turun dari mobil Alexa dan berjalan menuju mobilnya yang dari awal mengikuti mereka dari belakang. Rian sengaja mengajak sopir pribadi karena telah menduga bakal seperti ini.


Alexa melangkah gontai masuk kedalam rumah, dia ingin menemui Kakek karena Alexa yakin sekali bahwa Kakek telah mengetahui semuanya, dan dia telah siap dengan segala resiko yang dan hukuman yang akan diberikan Kakek nantinya.


Namun langkah kakinya dihadang Asisten Yudha " untuk sementara Kakek tidak mau menemui mu Nona" ujar Yudha sambil merentangkan tangannya


"Apa, minggir kamu" ucap Alexa kesal


"Nona Alexa ini perintah" bentak Asisten Kakek dengan nada yang mulai meninggi


Alexa menghentakkan kakinya kesal dan masuk kekamar. sementara Lee berdiri tidak jauh dari sana menyaksikan. Yudha berjalan mendekati Lee " seperti kamu tidak diperlukan lagi disini, dan mulai sekarang kamu dipecat" Yudha dengan wajah sinis


"Okey baiklah" Lee menyerahkan kunci mobil dan meninggalkan Rumah besar itu.


"Selamat tinggal Nona Alexa" ucap Lee lirih dan berjalan kaki menuju gerbang utama.